Jumat, 19 Februari 2021

Dukung Anak Generasi Maju, Sarihusada Luncurkan SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC

 

Beberapa waktu lalu si bungsu mengeluh sakit perut berhari-hari. Ternyata, dia terkena asam lambung. Lo kok bisa? Bingung dong saya. Perasaan, makannya tidak pernah telat dan perutnya selalu kenyang. Setelah konsultasi dengan dokter, saya pun ngeh kelalaian saya. Si bungsu jarang banget makan sayur dan buah. Itulah kenapa lambungnya bermasalah. Jadi, makan tidak asal makan ya, Teman-teman. Gizi harus terpenuhi, terutama pada tahapan tumbuh kembang anak.

 

Gizi yang lengkap

Hari Kamis kemarin (18/2) saya diundang menghadiri konferensi pers virtual peluncuran SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC. Di acara ini saya mendapat wawasan seputar gizi dari Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS., SpGK. (President of Indonesia Nutrition Association). Dr. Luciana berprofesi sebagai dokter spesialis gizi klinis. 

 

Launching SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC


Narasumber


Menurut Dr. Luciana, porsi makanan yang ideal untuk anak adalah nasi atau karbohidrat lain 35%, lauk pauk 35%, dan sayuran 30%. Jadi, makanan anak berbeda dengan makanan orang dewasa. Lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut. Menu dibuat bervariasi supaya anak tidak bosan. 

 



 

Makanan yang dikonsumsi anak berfungsi untuk metabolisme basal, pertumbuhan, aktivitas fisik, dll. Kalau gizi anak tidak terpenuhi, metabolismenya, pertumbuhannya, aktivitas fisiknya, dll itu bisa terganggu. Nah, seperti si bungsu saya, nih. Gara-gara kurang makan sayur dan buah, metabolisme tubuhnya terganggu. Tip dari Dr. Luciana, waktu pertama kali memperkenalkan sayur kepada anak, sebaiknya kasih sayur yang manis dan empuk. Jangan langsung kasih sayur yang pahit dan alot (kurang matang). Terus, yang paling penting, orangtua harus memberi contoh makan sayur kepada anak-anak. Catet!       

 Bicara soal gizi, tempo hari saya membahas tentang zat besi di postingan Dampak kekurangan Zat Besi pada Tumbuh Kembang Anak. Kali ini saya kembali mengulas tentang kebutuhan zat besi untuk anak. Faktanya, 1 dari 3 anak di Indonesia kekurangan zat besi (Riskesdas 2007, 2012, dan 2018). Kian tahun jumlahnya kian meningkat. Kalau tubuh kekurangan zat besi, sel darah merah akan menjadi kecil dan pucat. Pemeriksaan sel darah merah dilakukan di laboratorium, ya. Kondisi seperti ini disebut anemia. Anemia tidak selalu disebabkan oleh kekurangan zat besi, tapi kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Berikut dampak anemia jangka pendek dan jangka panjang pada anak. Jika tidak ditangani, dampak anemia bisa permanen, lo.  

 


Makanya, penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Biar makin oke, jangan lupa vitamin C buat anak. Tahukah teman-teman, vitamin C membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh? Makanan yang mengandung vitamin C antara lain pepaya, nenas, bayam, dll.

 

SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC

            Oiya, tadi saya menyebutkan produk SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC, inovasi Sarihusada yang hadir atas dasar concern terhadap jumlah anak-anak yang kekurangan zat besi di Indonesia. Susu SGM Eksplor  ini merupakan susu formula kaya zat besi, di mana terdapat IronC vitamin zat besi anak kombinasi antara zat besi dan vitamin C dalam rasio molar yang telah disesuaikan untuk memberikan asupan zat besi kepada anak dan memastikan asupan tersebut terserap secara optimal. Manfaat minum susu bantu lengkapi kebutuhan gizi anak.

“Selain IronC, SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC ini juga dilengkapi nutrisi penting lainnya seperti minyak ikan, omega 3 & 6, tinggi protein, kalsium, vitamin D, serat pangan, dan zinc,” jelas Mbak Astrid Prasetyo (Marketing Manager SGM Eksplor). Manfaat minyak ikan sangat baik untuk pertumbuhan otak dan sistem imun tubuh anak.

 

Stimulasi yang tepat

            Gizi lengkap sudah, terus apa lagi? Stimulasi! Anak juga butuh stimulasi yang tepat. Nah, topik yang ini paling cocok dibahas oleh Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si. (Psikolog Anak dan Keluarga) atau akrab dipanggil Mbak Nina. Menurut Mbak Nina, aspek tumbuh kembang anak terbagi 3, yakni fisik–motorik (kemampuan anggota tubuh tumbuh tinggi dan bergerak lincah), kognitif–bahasa (kemampuan berpikir dan berbicara), dan sosioemosional (kemampuan mengenali dan mengendalikan emosi serta berinteraksi dengan orang lain). 

 




            Tiga aspek tumbuh kembang anak mempengaruhi 5 potensi prestasi anak yang dibutuhkan untuk menjadi Generasi Maju. Mestinya 5 potensi prestasi ini tumbuh dan berkembang secara setara, tidak ada yang terlambat. Indonesia punya mimpi menjadi negara maju ada perayaan 100 tahunnya di 2045.  

Bagaimana cara menstimulasi anak?

1. Tumbuh tinggi

- penuhi kebutuhan gizi, termasuk zat besi dan vitamin C

- ajari aktivitas mandiri

- libatkan dalam aktivitas rumah tangga

- perbanyak aktivitas fisik

- beri ruang aman untuk bergerak

2. Berpikir cepat

- ajari bicara

- ajak ngobrol

- bermain teka teki

- bacakan buku

- mengamati lingkungan

3. Percaya diri

- buat relasi hangat

- beri kesempatan memilih

- puji perilakunya (spesifik)

- dorong untuk hadapi kesulitan

- kurangi celaan dan marah berlebihan

4. Aktif bersosialisasi

- rajin lakukan kontak mata

- ajak anak ngobrol dengan bahasa utama

- beri respons positif saat anak bergaul

- ajari menebak emosi orang lain

- lakukan foreplay (bermain peran)

5. Tangguh

- jadi teladan pribadi tangguh

- tingkatkan target kemampuan bertahap, beri apresiasi

- bersabar menunggu anak berproses

- beri konsekuensi perbuatan

- ajari kelola stres

 

            Acara ini juga dihadiri oleh Alyssa Soebandono, selebritas dan ibu dari 2 anak. Alyssa mengaku hingga sekarang dia masih terus belajar mengasuh dan mendidik buah hatinya, Malik dan Rendra. Baginya, orangtua harus banyak membaca dan mencari info, tidak boleh malas. Belajar bisa dari mana saja. Alyssa selalu memantau info-info dari akun Instagram @akuanaksgm dan web situs Generasi Maju

 

Soal kekurangan zat besi, Alyssa memastikan anak-anak tercukupi kebutuhannya. Jika anak sampai mengidap anemia, kita tidak boleh menunda-nunda untuk mengobati. Rutin cek grafik tahapan perkembangan anak menurut umur. Demikian pula soal stimulasi. Alyssa dan suami tidak ragu membelikan mainan atau apa pun itu jika dirasa bermanfaat menstimulasi anak.

 

Teman-teman yuk kunjungi platform Sekolah Generasi Maju. Isinya bukan cuma tentang pertumbuhan dan perkembangan anak, melainkan masih ada seabrek info lainnya. Konten-kontennya sudah dikurasi oleh para ahli. Tinggal masukkan keyword, nanti semua info yang kita butuhkan akan keluar. Klak klik beres. 

 

Lalu, melalui Aplikasi Analisis Potensi Prestasi Anak Generasi Maju, kita dapat memantau tumbuh kembang anak dalam mencapai potensi prestasinya melalui serangkaian pertanyaan. Semua bisa diakses gratis di web situs www.generasimaju.co.id. Satu lagi, Online Festival Generasi Maju, rangkaian acara di platform digital yang membahas topik-topik tentang tumbuh kembang anak bersama para ahli. Kegiatan ini dimulai April 2021. SGM Eksplor komit kepada orangtua Indonesia untuk memberikan yang terbaik demi membantu mewujudkan Generasi Emas 2045. Cuss! [] Haya Aliya Zaki

1 komentar:

  1. SGM Eksplor Pro-gress Maxx ini kandungannya lengkap banget termasuk zat besi dan vitamin C yang memang dibutuhkan anak. Eh trus aku sudah mampir ke webnya generasi maju buat cari ide stimulasi. Banyaaaak info menarik di sana. Terima kasih infonya, Mbak Haya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...