Kamis, 30 Juli 2020

Local Juga Bisa Vocal


Judul postingan blog saya kali ini berasa powerful banget enggak, sih? Saya yakin teman-teman suka. Saya blogger yang support bisnis UMKM lokal melalui media blog. Bersama tim Dear Blogger Net, tahun lalu kami membuat acara kunjungan ke PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Ginus Itaco di Bekasi Timur. Sekadar info, siswa Itaco adalah anak-anak jalanan yang awalnya putus sekolah. Di Itaco, mereka mendapatkan pendidikan umum dan belajar aneka keterampilan tanpa dipungut bayaran. Sekolah yang digagas blogger muda bernama Susi Sukaesih ini pula mengajak siswa berwirausaha membuka bisnis UMKM lokal melalui label Siswa Wirausaha. Siswa Wirausaha fokus memproduksi kebutuhan ibu dan anak seperti tas, dompet, kaus, dan lain-lain. Keren, kan?
Sejak pandemi Covid-19, keinginan untuk support bisnis UMKM lokal kian menjadi. Pandemi melibas banyak sektor perekonomian di Indonesia dan dunia. Jangankan UMKM lokal, bisnis berskala besar saja banyak yang tumbang. Sedih. Selain di blog, saya berinisiatif memanfaatkan media sosial Instagram sebagai ajang promosi cuma-cuma. Saya bekerja sama dengan sejumlah pengusaha UMKM lokal. Sebagian produk dikirimkan gratis, sebagian lagi saya beli sendiri. Kami berdiskusi soal produknya, bagaimana fotonya, pemilihan caption-nya, dst. Kerja sama yang menyenangkan bagi kedua belah pihak dan insyaallah bermanfaat.        

Ninja Xpress support UMKM lokal

Senang sekali waktu tahu Ninja Xpress memiliki visi dan misi yang sama tentang bisnis UMKM lokal. Ninja Xpress merupakan jasa pengiriman paket andalan. Hadir sejak 2015, Ninja Xpress mendukung bisnis UMKM lokal dengan menciptakan solusi pengiriman yang menjangkau beragam skala bisnis dan berbasis teknologi memadai. Oiya, pertama kali pakai jasa Ninja Xpress, saya menerima SMS yang bikin mesem-mesem. Gimana enggak, di SMS itu saya dikabari kalau sebentar lagi bakal ada Ninja datang menyambangi rumah (membawa paket). Jadi membayangkan karakter ninja gesit di film-film Jepang ha-ha.

JAJAL, konten terbaru Ninja Xpress

Saat ini Ninja Xpress sedang kampanye #ObsesiuntukNegeri berkolaborasi dengan kreator konten lokal melalui YouTube untuk support bisnis UMKM lokal dalam menghadapi kondisi new normal. Tempo hari saya sempat menonton video JAJAL (Jajan UMKM Lokal) Time Kids vs Gingersnaps: Kamu Tim Kaus Bayi Lokal atau Luar? di YouTube. JAJAL adalah salah satu konten Ninja Xpress yang mencoba dan membuktikan kalau kualitas produk brand lokal mampu bersaing dengan produk high-end brand.    
     


Lo, Mbak Haya kok nonton video kaus bayiii? Pasti ada yang komplain kan ha-ha. Iya, iya, perasaan sudah berabad-abad (((BERABAD-ABAD))) yang lalu saya berjibaku dengan segala tetek bengek perlengkapan bayi, terutama kaus. Sekarang si bungsu berusia 9 tahun. Tapi, konten JAJAL ini menarik dan bikin penasaran! Secara saya pernah jadi ibu-ibu penganut garis keras ono rego ono rupo alias ada harga ada rupa. Hm, mungkin kalian juga?

Brand lokal vs high-end brand?

            Apa pertimbangan teman-teman sebelum membeli baju bayi? Saya yang penting bahan adem, jahitan rapi, dan tidak boleh ada pernak-pernik ribet di baju. Model dan warnanya oke dipadupadankan. Kadang saya membeli baju bayi high-end brand karena tergiur dengan value brand tersebut. Untung Mama mengingatkan kalau masa pakai baju bayi tidak lama. Brand lokal pun banyak yang bagus.     
Kembali ke konten JAJAL tadi. JAJAL Time Kids vs Gingersnaps: Kamu Tim Kaus Bayi Lokal atau Luar? membahas tentang 3 mama cantik Yunita, Tasya, dan Nisa yang menjajal kualitas kaus bayi tanpa tahu mana yang brand lokal dan mana yang high-end brand. Tiga mama ini dikasih masing-masing 1 kaus bayi brand lokal dan 1 kaus bayi high-end brand. Seru ih ngeliat para mama asyik menelaah bahan baju, jahitan, warna, dan lain-lain. Saya paling suka sama mama Yunita yang ekspresif! Komentarnya selalu berhasil memancing senyum. 



         Hasil penilaian para mama, kualitas kaus brand lokal tidak kalah dengan kaus high-end brand. Nilai plus buat saya, sablon kaus bayi brand lokal tersebut terbuat dari cat air yang aman dan gambarnya edukatif. Pastinya, dengan kualitas yang kece, harga produk brand lokal tetap terjangkau, dong. Local juga bisa vocal. Meskipun sekarang anak-anak saya sudah gede, video JAJAL ini bakal jadi pedoman belanja yang everlasting, terutama pada masa pandemi. Gimana caranya kita bisa mendapatkan barang berkualitas sesuai kebutuhan tanpa bikin kantong jebol.
Nah, sebagai mitra UMKM, Ninja Xpress komit untuk terus support karya anak bangsa. Di masa pandemi, Ninja Xpress ingin bangkit dan bertumbuh bersama dalam menghadapi kondisi new normal. Teman-teman yuk galakkan membeli produk UMKM lokal dan pilih Ninja Xpress untuk pengiriman paketnya. Ninja Xpress memberi macam-macam pilihan fleksibel kepada pelanggan. Kita lebih mudah mengecek pelacakan paket secara real time, pembayaran bisa COD, dan layanan CS yang profesional.
Jangan lupa tonton channel YouTube Ninja Xpress. Next, produk apa lagi yang akan dibahas di JAJAL, ya? Selain JAJAL, masih banyak konten inspiratif lainnya. Ada BEDAH (Berita Daerah) konten tentang produk UMKM lokal dari daerah tertentu, BERGURU (Belajar Ragam Usaha Baru) konten tentang ajakan untuk tetap produktif dari rumah, BATUNTAS (Bahas Tuntas Komunitas) konten keberadaan sebuah komunitas dan membantu keberlangsungan komunitas tersebut, NINJA TALK konten kenyataan hidup dan konsekuensi yang dihadapi di tengah pandemi, OASIS (Obrolan Asik Seputar Bisnis) konten info bisnis dan tips menjalankan bisnis, OBROL OBSESI konten kisah-kisah yang menggugah, dan INFORMINUTES konten tips bertahan saat pandemi. Wah, ilmu keren semuaaa dan free! So, jangan sampai kalian enggak subscribe dan like channel YouTube Ninja Xpress! [] Haya Aliya Zaki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan