Kamis, 01 Agustus 2019

5 Cara Jitu Mengatasi Anemia


Orang-orang bilang, perempuan itu banyak banget tetek bengeknya. Dari soal menstruasi, hamil, melahirkan, menyusui, sampai menopause. Dari soal mood swing karena hormon sampai perubahan fisik karena macam-macam fase. Hal ini sering sulit dipahami kaum adam. Kita malah disangka lebay dan manjah manjelitaaah huhu. *kucedi*  
Bicara soal fase kehidupan perempuan berarti saya juga bicara soal anemia, dong. Menurut WHO, hampir sepertiga penduduk di dunia mengidap anemia, terutama perempuan dan anak-anak. 
Sayangnya anemia sering dianggap sepele, padahal anemia parah dan diidap dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kerusakan organ (jantung dan otak) bahkan kematian, lo.
Ada yang mengira anemia sama dengan darah rendah. Fyi, anemia BERBEDA dengan darah rendah! Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah (eritrosit) di dalam tubuh terlalu sedikit. Normalnya, nilai eritrosit pada perempuan dewasa itu 4,1–5,1 juta/mikroliter. Sementara, darah rendah adalah kondisi di mana tubuh memiliki tekanan darah yang rendah. Normalnya, tekanan darah itu 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan darah rendah jika tekanan darahnya lebih kecil dari 90/60 mmHg. (Klikdokter.com, 2016)     
Ciri-ciri orang anemia sbb: tubuh sering lemas dan lelah, wajah pucat, sakit kepala, nyeri dada, kaki kram, dll. Penyebabnya antara lain karena kekurangan zat besi, pendarahan, dan mengidap macam-macam penyakit. Saya beberapa kali kena anemia, tapi tidak parah. Pernah teman kena anemia sampai harus transfusi darah. Duh, jangan sampe deh. Teman-teman yang sedang anemia, sebaiknya istirahat yang cukup. Selain itu, saya mau berbagi 5 cara jitu mengatasi anemia. 

1. makan makanan yang dibutuhkan

            Biasanya pasien anemia membutuhkan makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, dan asam folat, yakni daging merah, ati ayam, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan seperti stroberi, jeruk, melon, dll.  

2. hindari minum teh setelah makan

            Kalau poin yang ini mungkin sudah banyak yang tahu ya, tapi tetap saja masih pada doyan. Teh dan kopi menghambat penyerapan zat besi yang terdapat di dalam makanan. Padahal, zat besi dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin (protein darah). Hemoglobin fungsinya mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tubuh kekurangan zat besi? Bisa jadi tubuhmu akan kekurangan oksigen nanti. Bahaya, kan?

3. hidrasi tubuh

            Banyak minum air putih, terutama air putih hangat. Oiya, bagi yang sedang menstruasi, minum air putih hangat ini bagus banget, lo. Soalnya bisa membantu mengurangi kram perut juga. Hati-hati beraktivitas di cuaca yang panas. Siap sedia selalu air minum di dalam tas!   

Minum, minum, minum!

4. olahraga santai

            Penderita anemia olahraga? Yes, olahraga teteuuup supaya metabolisme tubuh oke. Olahraganya tidak usah yang berat-berat, cukup jalan kaki atau bersepeda. Sebisa mungkin pilih jalan yang rata tanpa tanjakan supaya kita tidak cepat ngos-ngosan. Satu lagi, olahraga dilakukan maksimal tiga jam setelah makan. Olahraga saat perut kosong bakal bikin badan lemas. Segera berhenti kalau berasa pengin semaput.

5. konsumsi Fufang Ejiao Jiang

            Bila perlu, konsumsi Fufang Ejiao Jiang (Ejiao) setiap hari. Eh, produk apa pula ini? Kok kayak susah kali namanya? Ejiao adalah obat tradisional Tiongkok yang bisa membantu mengatasi anemia. Ejiao sering disebut-sebut sebagai obat penambah darah.    



Kandungan Fufang Ejiao Jiang

- Corii asini colla - gelatin padat dari rebusan sari kulit keledai
- Codonopsis pilosulae radix – semacam ginseng
- Crataegus pinnatifida – buah semak gunung
- Rehmanniae glutinosa radix – akar tanaman herba
- Panax ginseng radix – ginseng Asia
            Semua kandungannya berbahan tumbuhan (kecuali sari kulit keledai) yang sekali lagi memang terkenal turun-temurun untuk pengobatan tradisional di Tiongkok. Ejiao sudah punya nomor POM. Saya coba mengeceknya langsung di web situs pom.go.id. Hasilnya, Ejiao tercatat AMAN di BPOM. Nomor POM-nya asli, bukan abal-abal.  

Nomor POM Ejiao asli, bukan abal-abal


Selain untuk anemia, Ejiao juga bagus untuk membantu mengatasi demam berdarah (terbukti nilai trombosit dan hemoglobin naik lebih cepat), menambah stamina (termasuk untuk pasien kanker), dan membantu proses pemulihan setelah sakit. 

Ejiao boleh dikonsumsi jangka panjang karena tidak menimbulkan ketagihan atau efek samping seperti kebanyakan obat sintetis. Hanya, harap diperhatikan, Ejiao TIDAK dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.



Tanggal kedaluwarsa tercantum jelas

            Saya sudah mengonsumsi Ejiao selama hampir seminggu. Alhamdulillah, badan terasa lebih fit. Rasanya enak mirip madu gitu, tidak pahit sama sekali. Beneran enak! Cara minumnya gampang. Ampul ditusuk pakai sedotan mini, terus tinggal glek-glek-glek. Jangan lupa kocok Ejiao terlebih dahulu sebelum diminum.  
Kemasan ampul Ejiao travel friendly jadi bisa dibawa ke mana-mana. Ampul Ejiao memang terbuat dari kaca, tapi tidak mudah pecah. Kacanya cukup tebal. Ejiao bisa dibeli di Tokopedia (official store Ejiao) dan apotek-apotek. Harga Rp224 ribu per boks (isi 12 ampul @ 20 ml). Hati-hati produk palsu!    
 Anemia sangat mengganggu. Kita jadi sulit beraktivitas, pengennya mereeem melulu. Pastinya lebih baik mencegah daripada mengobati. Teman-teman punya cara lain mengatasi anemia? Boleh share di sini, yuk! [] Haya Aliya Zaki  

1 komentar:

  1. Aku pernah kena anemia, puyeng banget rasanya. Pas ke dokter, eh dibilang anemia. Baru denger Ejiao, nggak cuma buat anemia, bisa untuk DB ya.. Sip2, aku catet, siapa tau nanti butuh

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan