Kamis, 23 Mei 2019

Karena Mata adalah Jendela Dunia


Ketika duduk kelas 4 SD, Faruq, si sulung, mendadak murung. Nilai-nilai sekolahnya pada turun. Biasanya kalau jalan-jalan naik mobil, dia senang duduk di depan sama abahnya, belajar membaca peta dan pura-pura jadi navigator. Tapi, tiba-tiba dia tidak mau lagi duduk di depan. Sayangnya, saya mengabaikan perubahan perilaku Faruq. Entahlah apa karena saya terlalu sibuk mengurus adik-adiknya, saya sendiri lupa. Hingga suatu hari Bu Yana, wali kelas Faruq, memanggil saya ke sekolah.

“Saya khawatir, mungkin mata Faruq bermasalah, Bunda,” kata Bu Yana.
Saya terdiam bingung. Bermasalah? Bermasalah gimana maksudnya? Saya dan suami tidak pernah punya masalah mata. Waktu itu saya belum berkacamata. Suami sampai sekarang pun masih belum berkacamata.
“Coba saja periksakan Faruq ke dokter mata, Bunda,” kata Bu Yana lagi. 

Meski ragu, saya menuruti anjuran Bu Yana. Saya dan suami membawa Faruq ke rumah sakit. Dan, hasil pemeriksaan dokter bikin saya kaget. Faruq mengidap dua penyakit mata sekaligus, yakni mata minus (rabun jauh/miopi) dan mata silinder (astigmatisma). Tanpa kacamata, pandangannya kabur blas. Ya Allah, anakku … mungkin dia juga bingung masalahnya apa … pantas saja perilakunya berubah …. Kenapa saya enggak peka, ya? Yang bikin parno, katanya, penyakit ini akan bertambah parah terus dan tidak bisa disembuhkan!   


Faruq kini dan aktivitasnya


LASIK

Beberapa tahun kemudian, saya mendapat info konkret bahwa mata minus dan mata silinder bisa disembuhkan dengan LASIK, Teman-teman. Salah satu klinik yang menawarkan lasik adalah KMN EyeCare atau dulu dikenal dengan Klinik Mata Nusantara.

Lasik singkatan dari Laser Assisted in Situ Keratomileusis yang artinya operasi dengan menggunakan sinar laser untuk memperbaiki kelainan refraksi mata seperti rabun jauh, silinder, dan rabun dekat. Lasik mulai dipraktikkan pada tahun 1990 di Amerika Serikat. (klinikmatanusantara.com,  2019)


KMN EyeCare didirikan oleh Dr. Sjakon G. Tahija, SpM., dokter retina terbaik di Indonesia. Salut banget sama beliau, ahli medis yang bergiat di dunia filantropi. Btw, KMN EyeCare bagian dari PT. Austindo Nusantara Jaya Healthcare. Kliniknya tersebar di daerah Kemayoran, Kebon Jeruk, Pantai Indah Kapuk, dll. Setiap klinik memiliki pelayanan penyakit katarak, retina, glaukoma, mata juling (strabismus), dan oftalmologi umum. KMN EyeCare juga menyediakan layanan gangguan mata kering, oftalmologi pediatrik, retinopati pada bayi prematur, bedah estetika mata, dan … LASIK.   

Di KMN EyeCare, lasik tidak menggunakan pisau sama sekali (istilahnya: bladeless), berbeda dengan lasik konvensional yang menggunakan pisau. Lasik di sini diklaim tanpa rasa sakit. Dokter mata KMN EyeCare begitu terampil menggunakan teknologi laser excimer (yang telah disetujui FDA) untuk mengoreksi penglihatan pasien. Prosesnya cepat sekitar 20 menitan dan hasilnya sesuai harapan. 

Mungkin sebagian dari Teman-teman bertanya, apa sih efek samping lasik? Efek samping berbeda-beda tergantung respons individu. Akan tetapi, setelah lasik biasanya pasien akan merasakan seperti ada pasir mengganjal di mata. Kadang penglihatan kabur kadang tajam. Sesekali terjadi sensitivitas terhadap cahaya (silau). No need to worry. Hal ini cuma berlangsung beberapa bulan. Selanjutnya sembuh total. Sebelum lasik, perhatikan hal-hal sbb; jangan memakai lensa kontak (kira-kira 2 minggu), tidak memakai make up + parfum, dan jaga kebersihan bulu mata.

Lasik dapat mengobati kelainan refraksi rabun jauh hingga -12 Dioptre, mata silinder +/- 6 Dioptre, rabun dekat hingga 8 Dioptre. Untuk dapat menjadi pasien lasik, ketebalan kornea merupakan penentu.    

Well, tidak heran, KMN EyeCare memiliki dokter mata terbaik. Mereka profesional di bidangnya masing-masing dan menjunjung tinggi etika. Fasilitasnya bintang lima dengan teknologi terkini. Layanan mencakup optik, laboratorium, dan farmasi. KMN EyeCare menjadi panutan pelayanan kesehatan berstandar internasional. 



Skrining penglihatan anak


Sepertinya saya dan suami akan mempertimbangkan lasik untuk Faruq di KMN EyeCare beberapa tahun lagi. Sekarang belum memungkinkan karena minimal usia pasien lasik itu 18 tahun, sementara Faruq masih 15 tahun. Padahal, sekarang lagi ada promo lasik lho dari harga hampir Rp34 juta jadi harga Rp27 juta all in. Semoga nanti saat Faruq berusia 18 tahun, harga lasik semakin murah. Aamiin! Doa buibuk banget ini hehe. Sebelum pengobatan, kami akan mencoba berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mata di KMN EyeCare. Fyi, ibu hamil atau menyusui dan pasien diabetes tidak bisa jadi pasien lasik.

Orang bilang, mata adalah jendela hati. Dari mata seseorang, kita bisa menduga apakah seseorang tersebut tulus atau tidak, bahagia atau tidak, dst. Bagi saya, mata adalah jendela dunia. Berkat mata, kita bisa melihat aneka ciptaan Allah Swt. yang luar biasa. Berkat mata, kita bisa membaca dan mendapatkan macam-macam informasi. Berkat mata jualah kita bisa mengetahui apakah seseorang sedang dalam kondisi sehat atau tidak. 

Jika mata sakit, serahkan pengobatannya kepada tim medis yang berpengalaman dan tepercaya di KMN EyeCare. Insya Allah pasien aman, nyaman, dan tetap pede. Teman-teman yang berniat lasik dalam waktu dekat, sila cek promonya di web situs dan media sosial KMN EyeCare sampai 31 Mei 2019. Lakukan skrining penglihatan anak pada usia 4 tahun untuk mencegah terjadinya gangguan mata serius. KMN EyeCare telah terbukti jadi panutan pelayanan kesehatan berstandar internasional. Yuk! [] Haya Aliya Zaki

2 komentar:

  1. Sebagai orang yang matanya juga minus, saya juga ada keinginan lasik nih. Biar nggak riweh lagi pas kelupaan naruh kacamata. Tapi harganya cukup mahal ya, kudu nabung dulu euy.

    BalasHapus
  2. Berarti penyakit mata itu bukan penyakit turunan, ya. Dan ternyata biaya lasik sungguh menguras isi tabungan. Semoga mata saya baik-baik saja sampai tua deh. Hehe.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan