Rabu, 21 November 2018

Kenapa Berobat ke Penang?


        Entah kenapa kalau mendengar kata Penang, yang terbayang di benak saya adalah rumah sakit haha. Mungkin karena waktu kecil saya terbiasa mendengar kabar keluarga dan teman berobat ke Penang, ya. Fyi, saya lahir dan besar di Kota Medan, Sumatera Utara. Jarak Medan dengan Penang tidak jauh, sekitar 30 menit jika naik pesawat.
Penang atau Pulau Pinang merupakan Negara Bagian Malaysia. Asal namanya dari Pohon Pinang. Kotanya tidak terlalu luas. Penang terkenal dengan aneka wisata, termasuk wisata medis (medical tourism). Wisata medis artinya pasien bukan cuma menjalani perawatan medis, melainkan juga menikmati perjalanan wisata. Puyeng kan kalau yang dicium bau karbol rumah sakit melulu. Pasien dan pendamping perlu refreshing. Sekali-sekali makan-makan dan belanja-belanja dong hoho. Wisata medis biasanya bekerja sama dengan industri pariwisata.
Banyak rumah sakit berstandar internasional di Penang. Berdasarkan data dari Malaysia Healthcare Travel Council, setiap tahun ada 500 ribu pasien Indonesia yang berobat ke Malaysia, khususnya Penang.

Beberapa tahun lalu orangtua saya menderita penyakit cukup serius dalam waktu bersamaan. Abah kena saraf kejepit di punggung dan divonis nyaris gagal ginjal, sementara Mama sakit jantung. Mereka memutuskan ke Island Hospital dan Gleneagles Penang di Penang. Selain 2 rumah sakit ini, ada 4 rumah sakit favorit lainnya, yakni Loh Guan Lye, Adventist Penang, Pantai Hospital Penang, dan Mount Miriam Cancer Hospital. Kenapa berobat ke Penang?
Awalnya orangtua saya cuma berniat meminta second opinion dari dokter di Penang. Akan tetapi, setelah berkomunikasi intens dengan pihak rumah sakit, mereka memilih berobat di sana sekalian. Hampir semua dokter spesialis di Penang menempuh pendidikan di Amerika, Australia, Inggris, dan Singapura. Keempat negara ini tergolong maju ilmu kedokterannya. Pelayanan rumah sakit di Penang ramah dan sigap. Fasilitasnya canggih. Biayanya pun tidaklah terlalu mahal seperti yang disangkakan orang-orang. Biaya medical checkup komplet sekitar Rp2–3 juta saja.

konsultasi-di-rs-penang

cek-tensi-di-rs-penang

operasi-di-penang
Berobat ke Penang

Selain itu, suasana di Penang cenderung lebih santai dibandingkan Jakarta atau Kuala Lumpur yang setiap hari macet parah. Abah memang mumet sama urusan satu ini. Macetlah yang paling bikin beliau tidak betah berlama-lama di Jakarta.

Tip berobat ke Penang    


            Persiapan berobat keluar negeri tentu sedikit berbeda dengan persiapan berobat di negeri sendiri. Berikut beberapa tip berobat ke Penang berdasarkan pengalaman orangtua saya.   



1. cari info berobat ke Penang



            Sebelum memutuskan berangkat, sebaiknya Teman-teman mencari info dari sumber yang kredibel seperti BerobatKePenang.com. BerobatKePenang.com adalah perwakilan resmi rumah sakit favorit di Penang. Mereka dapat membantu kita memberikan rekomendasi dokter, membuatkan perjanjian dengan dokter, dan memperkirakan biaya berobat (sekadar acuan). Please be noted, tidak semua penyakit bisa diberikan perkiraan biayanya. Semua sangat tergantung kepada kondisi pasien dan keputusan dokter. Jangan khawatir soal bahasa. Dokter dan staf rumah sakit di Penang fasih berbahasa Indonesia, kok.    

2. bawa berkas-berkas terkait



Contoh, hasil medical checkup, foto rontgen, dll. Bawa juga obat-obat yang sedang dikonsumsi pasien, oksigen portabel, dan kursi roda traveling bila perlu.

3. bawa kartu identitas 


           dan paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan

4. memesan tiket pesawat dan hotel 



            Sebelum membeli tiket pesawat dan memesan hotel di Penang, kalian harus menghubungi BerobatKePenang.com terlebih dahulu untuk memastikan ulang apakah dokter memang available (tidak sedang cuti atau ada jadwal operasi).   

5. siapkan dana



 Siapkan dana ancar-ancar sesuai perkiraan BerobatKePenang.com. Jika harus transfer biaya dari Indonesia ke rekening bank rumah sakit di Penang, boleh coba pakai Bank Mandiri karena BerobatKePenang.com bekerja sama dengan Bank Mandiri. Bawa kartu kredit juga untuk jaga-jaga. Rumah sakit di Penang menerima pembayaran kartu kredit berlogo Visa atau Master. Soal asuransi, sila tanya langsung ke agen asuransi kalian karena masing-masing premi punya jenis pertanggungan yang berbeda.
            Alhamdulillah, kini Abah dan Mama sudah bisa beraktivitas kembali, meski masih tetap dalam pengawasan dokter dan rutin minum obat. Surprisingly, fungsi ginjal Abah yang tadinya 15% sekarang naik jadi 21%. Tentu didukung dengan pola makan sehat dan olahraga ringan. Semoga kondisi mereka terus membaik. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain bisa berkumpul bersama orangtua dan nama kita dilangitkan melalui doa-doa mereka. Aamiin yaa Rabb.
            Oiya, jangan lupa cari info wisata di Penang. Berobat sambil jalan-jalan, kenapa tidak? Nah, apakah Teman-teman pernah berobat ke Penang? Boleh share pengalaman kalian di sini, yuk! Insya Allah bermanfaat buat pembaca lainnya. [] Haya Aliya Zaki

Disclaimer: foto-foto di atas adalah ilustrasi karena orangtua saya tidak mengambil foto saat berobat ke Penang

2 komentar:

  1. Aku tiap tahun ke Penang untuk kepentingan orang tua dan kadang juga aku pribadi. Biasanya hasil rontgen mau dibawa atau tidak, akan selalu dilakukan pemeriksaan baru disana ya,:)

    Website berobatkepenang sepertinya cukup membantu untuk yang baru pertama kali kesana atau utk yg ragu berobat disana.

    BalasHapus
  2. Mudah-mudahan kita semua selalu sehat ya, Mbak. Meski fasilitas di sana bagus, tapi tetep sih kalau bisa jangan sampai harus nginap di sana, hehe.. Ini bisa jadi referensi buat yang lagi cari tempat berobat yang bagus yahhh :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan