Sabtu, 06 Oktober 2018

Indahnya Golden Moments Setelah Melahirkan


             Kalau dipikir-pikir, banyak banget pengorbanan seorang ibu saat hamil, ya. Sebut saja, kudu menghindari makanan favorit (waktu hamil saya absen makan sate dan steik), ekstra hati-hati memakai skin care, dan musuhan sama high heels (haha!). Ini belum termasuk menanggung rasa tidak nyaman mual muntah, punggung pegal, kaki kram, susah tidur, dll. Semuanya dijalani demi apa, Saudara-saudara? Yap, demi kehadiran jabang bayi ke dunia! 
            Ketika kita melahirkan, segala derita selama sembilan bulan mengandung, tinggallah derita. Tangis bayi menjadi obat paling ampuh. Tangis bayi menjadi salah satu golden moments setelah melahirkan. Meski sudah tutup buku soal kehamilan, saya senang banget ketika diundang Cordlife Indonesia (Cordlife) untuk menghadiri talkshow Golden Moments Right After Birth di JS Luwansa Hotel Jakarta (29/9). Siapa tahu infonya bermanfaat buat teman-teman yang akan dan sedang hamil.  

HayaAliyaZaki

Talkshow Golden Moments Right After Birth bersama Cordlife Indonesia

Ibu Retno Suprihatini (Country Director PT. Cordlife Persada) mengatakan bahwa talkshow ini merupakan rangkaian dari Cordlife Pregnancy Journey yang diadakan Cordlife. 

PT. Cordlife Persada adalah anak perusahaan Cordlife Group Ltd. Singapore yang fokus pada penyedia layanan kesehatan ibu dan anak. Cordlife hadir di Indonesia pada tahun 2001 dan telah memiliki izin operasional dari Kemenkes RI.

Dari Cordlife saya tahu betapa pentingnya menyimpan darah tali pusat sesaat setelah melahirkan. SEL PUNCA (stem cell) dalam darah tali pusat ternyata sangat berharga. 


 


Golden moments melahirkan


Menurut Dr. Ardiansjah Dara, SpOG (dr. Dara), masing-masing trimester kehamilan punya golden moments. Saat test pack dua garis, saat janin mulai bergerak di dalam perut, dan kemudian bayi lahir, seperti yang sudah saya sebutkan di atas, itu semua golden moments. 

Khusus momen bayi lahir, kita bisa mengoptimalkannya dengan mengambil darah tali pusat dan tali pusat bayi, lalu menyimpannya di Cordlife, bank darah tali pusat. Prosesnya betul-betul painless. Baik darah tali pusat maupun tali pusat bayi, keduanya mengandung sel punca. Sementara itu, ari-ari (plasenta) bayi boleh dibawa pulang dan dikubur. 

Kapan golden moments itu? SEPULUH MENIT PERTAMA setelah melahirkan. 



Sel punca merupakan sel induk yang memiliki kemampuan beregenerasi, dapat berkembang menjadi sel-sel baru di dalam tubuh. Sel punca sudah diakui dunia dapat menyembuhkan macam-macam penyakit berat, misalnya leukemia, thalassemia, diabetes, dll.        
Teman-teman pernah menonton film Hollywood Deadpool? Tangan Deadpool yang putus bisa langsung tumbuh seperti normal lagi karena Deadpool memiliki kekuatan super regenerasi sel. Kira-kira sistem kerja sel punca mirip seperti itu meskipun tidak ekstrem kayak Deadpool. Kelak, bukan hanya si bayi yang bisa memanfaatkan sel punca, anggota keluarga yang lain juga bisa.  
Bagi dr. Edi Setiawan Tehuteru, Sp. A(K)., momen IMD (Inisiasi Menyusu Dini) setelah melahirkan, termasuk golden moments. IMD adalah momen di mana bayi yang baru lahir diletakkan di dada atau perut ibu. Bayi secara alami mencari sendiri puting ibunya untuk menyesap ASI. Bapak-bapak tugasnya berdiri di samping istri jagain bayinya jangan sampai jatuh ya haha.
Jangan khawatir jika ASI belum keluar. Jangan buru-buru kasih susu formula. Jangan selak disuapi pisang. Hadeh. Kalau kenyang, bayi akan malas mengenyot puting ibu. ASI semakin lama keluar karena tidak ada rangsangan.
Fyi, bayi punya cadangan makanan yang disebut brown fat (lemak cokelat) untuk lima hari. Allah Maha Baik. Insya Allah bayi kita tidak lapar. So, biarkan bayi terus mengenyot puting ibu. Lagian, lambung bayi yang baru lahir cuma sebesar kelereng (kapasitas 5–7 ml air). Bayi belum butuh banyak minum. Bayi menangis bukan selalu karena lapar. Bayi menangis antara lain juga karena pengin BAK/BAB, pengin digendong, pengin diajak mengobrol, dst. Bayi gelisah kalau sepi karena terbiasa dengan suasana berisik di dalam rahim.    
IMD terbukti mampu mengurangi angka kematian bayi yang baru lahir. ASI memberikan kekebalan tubuh, tumbuh kembang yang baik, dan menjamin kesehatan bayi secara keseluruhan.

Cordlife-talkshow-kehamilan
dr. Dara dan dr. Edi, narsum acara Cordlife

talkshow-kehamilan
dr. Meriana Virtin dari Cordlife Indonesia


Kembali ke soal golden moments sel punca.


Mahalkah menyimpan darah tali pusat dan tali pusat di Cordlife? Insya Allah tidak. Biayanya tidak lebih dari harga secangkir kopi pagi kita per minggu atau sekitar Rp1.650.000,00 (satu juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) per tahun selama 21 tahun. Penyimpanan bisa diperpanjang sampai seumur hidup. 
 
Acara talkshow Golden Moments Right After Birth didukung oleh Sorella, Mustella, Mothercare, Cosmos, UnicorN AdCom, dll. Surga banget produk-produknya buat para bumil. Oiya, dalam rangka Cordlife Pregnancy Journey juga, dua minggu yang lalu saya dan teman-teman blogger &  influencer diajak Cordlife untuk mengunjungi anak-anak penderita kanker di RS Dharmais Jakarta. Mereka anak-anak yang kuat dan pemberani. Kami menikmati pertunjukan musikal dongeng Kak Miqdad Prakoso dari Kampung Dongeng. Kapan-kapan saya pengin mengajak anak-anak saya melakukan hal ini untuk melatih rasa simpati dan empati mereka. 
Indahnya golden moments setelah melahirkan. Mari kita rayakan golden moments ini dengan lebih berarti. Ambil darah tali pusat dan tali pusat bayi pada sepuluh menit pertama setelah melahirkan, kemudian simpan di bank darah tali pusat Cordlife. Kalian tidak perlu keluar negeri. Cordlife telah mengkaver seluruh wilayah di Indonesia.
Pesan dr. Meriana Virtin dari Cordlife, persiapan pengambilan sel punca harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum melahirkan. Biasanya pada trimester kedua kehamilan. Tidak mungkin pada hari H kita dadakan memanggil tim Cordlife. Ada surat-surat yang harus ditandatangi juga. Sila hubungi (021) 8379 7464 atau 0813 8060 5508. Konsultan Cordlife akan dengan senang hati membantu menjawab pertanyaan kalian. [] Haya Aliya Zaki

7 komentar:

  1. Masya Allah, ilmu pengetahuan berkembang begitu pesat yaa mbak. Baru tau kalo darah tali pusat ada manfaatnya sebegitu besar. Kalo tali pusat bayi sih udah sering denger kalo itu ada manfaatnya. Punya saya dan anak saya masih saya simpan sampai sekarang. Tapi ya entah penyimpanannya bener apa enggak. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyimpanannya harus di tempat khusus dan ada treatment khusus juga supaya sel punca tetap "hidup", Mbak. Cordlife menjamin penyimpanan tersebut. 😊

      Hapus
  2. Kak, ada demonya gak kak, semacam video gitu seperti apa proses pengambilan, penyimpanan tali pusat nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya makasih udah diingetin. Videonya udah kumasukin di atas, Dek. Sila ditonton. ^^

      Hapus
  3. Ilmu pengetahuan kalo digunakan dengan bijak ...luar biasa ya manfaatnya.
    Btw, udah tutup buku kehamilan ya, Hay? :D

    BalasHapus
  4. Kapan cordlife ke Medan, banyak pertanyaan ku kak haha😂makasi kak video nya😘

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan