Senin, 01 Oktober 2018

Lugano Lake Park, Hunian Impian untuk Tempat Pulang


             Saya masih ingat masa-masa di mana saya senang sekali menulis profil tokoh dan mengirimkannya ke media cetak. Ibarat minum air laut, semakin sering saya mendengar kisah inspiratif seseorang, semakin saya merasa haus. Tidak pernah cukup, selalu pengin lagi dan lagi. Semua jadi pembelajaran, syukur-syukur bisa saya terapkan dalam kehidupan.
            Salah satu kisah tentang rumah yang paling saya ingat adalah kisah dari Iwan Setyawan, penulis buku 9 Summers 10 Autums, pada sebuah talkshow tujuh tahun lalu. Teman-teman pasti udah tahu siapa Iwan, ya? Dia anak sopir angkot dari Kota Apel Malang yang sukses menggenggam jabatan direktur sebuah perusahaan bergengsi di Big Apple New York City.
            Di talkshow itu, Iwan membuka kenangan tentang rumah masa kecilnya yang berukuran 6x7 meter berlokasi di sebuah gang sempit di Kota Malang. Dia tinggal bersama bapak, ibuk, dan empat saudaranya. Kebayang umpel-umpelannya kayak apa. Saban pukul dua dini hari, Iwan memaksakan diri untuk bangun tidur demi bisa belajar. Selain waktu ini, jangan harap dia bisa. Hiruk pikuk suasana rumah dan berisik suara tetangga membuatnya sulit konsentrasi. Belajarnya pun harus di dekat jendela terbuka karena udara yang sumpek.  Iwan sama sekali tidak takut hantu. Kemiskinan mengalahkan ketakutannya kepada hantu. Dengan bersekolah, dia berharap kelak dapat mengubah nasib.
Mungkin karena saya belum pernah mengalami, momen mendengarkan lakon hidup seorang Iwan Setyawan begitu membekas di hati. Saya baru ngeh, betapa berharganya arti sebuah rumah dan lingkungan di sekitarnya. Menurut Lori Greiner, seorang inventor dan entrepreneur Amerika, kian bagus rumah dan lingkungannya, kian bagus pula kualitas hidup seseorang. Jadi, berjuang untuk memiliki rumah yang nyaman dengan lingkungan yang baik, ini penting banget!
Terus, omong-omong soal rumah, minggu lalu (22/9) saya dan teman-teman blogger diajak jalan-jalan dong ke CitraRaya Tangerang untuk melihat perumahan Tangerang terbaru bertajuk Lugano Lake Park. Fyi, CitraRaya Tangerang is the largest integrated township development by Ciputra Group. Hunian, wilayah komersil, dan fasilitas umum, komplet di sini. CitraRaya dikembangkan sejak tahun 1994 dan kini telah menjadi hunian bagi 65 ribu jiwa (51 cluster perumahan dan 1.800 unit komersil).

Lugano Lake Park


Kawasan Lugano Lake Park memiliki luas 200 hektar. Lake Park adalah konsep hunian yang ditawarkan, perpaduan antara hunian modern dan asrinya danau & taman.

Pertama kali mendengar kata Lugano, rasanya kok kayak pernah dengar di mana gitu, ya. Ternyata, benar. Lugano diambil dari nama sebuah danau di Swiss, yakni Danau Lugano. Swiss memang terkenal akan keindahannya and guess what, inilah sebabnya Swiss jadi salah satu destinasi wisata kami saat liburan ke Eropa bulan Januari tahun depan haha.
Menurut Wikipedia, Danau Lugano adalah danau glasial yang terletak di perbatasan selatan Swiss dan utara Italia, di antara Danau Como dan Danau Maggiore. Danau yang indah for sure, dalam dan jernih, dengan pemandangan eksotis barisan pegunungan yang membentenginya.  
            Nah, kabar gembira, Teman-teman tidak perlu jauh-jauh ke Swiss sebenarnya untuk menikmati sempurnanya pemandangan Danau Lugano. Suasana Danau Lugano akan dihadirkan di kawasan Lugano Lake Park di CitraRaya Tangerang! Yay! 
Konsep Lugano Lake Park benar-benar back to nature, perpaduan antara danau alami Lugano Lake dan hijaunya taman Lugano Park. Jika orang-orang masuk ke kawasan CitraRaya, mereka akan merasakan suasana urban, namun ketika masuk ke Lugano Lake Park, mereka akan merasakan suasana yang berbeda lagi,” kata Pak Yance Onggo, Associate Director PT. Ciputra Residence.        

        
Corona-Park
Cluster Corona Park di Lugano Lake Park

living-room
Living room

dapur
Dapur

Meja makan (credit: nurulnoe.com)

kamar-tidur
Kamar tidur utama

kamar-anak
Kamar tidur anak

 

Lokasi Lugano Lake Park

Kami datang ke Lugano Lake Park naik bus Trans CitraRaya Tangerang. Bus ini menghubungkan CitraRaya dengan beberapa lokasi di Jakarta seperti Blok M, Mangga Dua, Tanah Abang, dan Gambir. Kalau Teman-teman dari Jakarta mau ke CitraRaya, gampil banget, kan. Tinggal duduk pewe di dalam bus gede ber-AC, tahu-tahu sampai. Tidak perlu gonta-ganti bus.  

bus-CitraRaya-Tangerang
Bus Trans CitraRaya Tangerang (credit: kokogiovani.com)

Lokasi Lugano Lake Park sangat strategis karena dekat dengan akses rencana tol Serpong–Balaraja dan hanya selangkah menuju Central Business District (CBD) CitraRaya Tangerang. CBD seluas 15 hektar ini akan dikembangkan menjadi business dan lifestyle center. Fasilitasnya lengkap, bukan cuma untuk menunjang kebutuhan business dan lifestyle penghuni Lugano Lake Park, melainkan juga penghuni CitraRaya sekitarnya. CBD, Lugano Lake, dan Lugano Park merupakan tiga titik Golden Triangle.  

Baca juga: Jangan Buang Meja Kaca yang Retak

Carona Park

            Saya dan teman-teman blogger melihat-lihat rumah contoh Carona Park, cluster perdana di Lugano Lake Park. Kawasan Lugano Lake Park dikembangkan dengan sejumlah cluster di dalamnya. Cluster Lake untuk yang berlokasi di dekat danau dan cluster Park untuk yang berlokasi di dekat taman. Berarti cluster Corona Park ini di dekat taman, ya.  
            Rumah-rumah di Carona Park merupakan compact house tapak satu lantai dengan 3 tipe pilihan rumah; Albero, Fiore, dan Giardino. Desainnya modern. Langit-langit yang tinggi (sekitar 4,5 meter) memberi kesan sejuk, luas, dan benderang. Ada living room, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Rumah dilengkapi sistem keamanan 24 jam, CCTV, teve kabel, internet, dan telepon. Kita tidak akan melihat kabel-kabel listrik yang ruwet di jalanan karena jaringan kabel ngumpet di bawah tanah. Saluran drainase tertutup.
            Fasilitas yang paling saya suka tentu adanya jalur pedestrian. Soalnya hunian saya yang sekarang tidak ada jalur pedestriannya huhu. Rada sport jantung kalau anak-anak main ke jalan utama komplek. Takut kesenggol kendaraan cuy. Jalur pedestrian kelihatannya sepele, tapi fungsinya vital, Saudara-saudara. Makanya waktu jalan-jalan ke Singapura dan Jepang, kami berasa surga. Jalur pedestrian di sana lebar dan bersih. Selain jalur pedestrian, di Carona Park juga ada jogging track dan bicycle lane. Pejalan kaki dan pesepeda benar-benar dimanjakan.   


Jalan-jalan di Akasaka Jepang, trotoarnya lebar dan bersih!

Lugano Lake Park, hunian sekaligus investasi

Hadirnya sekolah, universitas, rumah sakit, supermarket, restoran, dan Mal Ciputra seluas 4,5 hektar (on progress), membuat CitraRaya tumbuh menjadi kota mandiri. CitraRaya memiliki luas 2.760 hektar. Baru sepertiga yang dikembangkan. Pembangunan terus kontinu dilakukan.
Sekarang hunian Lugano Lake Park sedang dibangun. Rencananya 600 unit. Kira-kira dua tahunan selesai. Cluster perdana Corona Park ditawarkan di bawah harga Rp578 juta (termasuk PPN). Hanya tersedia 200 unit! Cocok untuk first buyer atau generasi milenial yang pengin berinvestasi properti. CitraRaya juga memberikan promo menarik berupa DP dari 5% dan bisa dicicil sampai 5 kali. Kalau Teman-teman penasaran, silakan lihat rumah contoh Carona Park. Bisa kirim email dulu ke PT. Ciputra Residence via Caca Casriwan atau telepon 081286085952.
Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tempat kita berlindung dari panas dan hujan. Rumah, tempat kita pulang, melepas penat, tinggal di dalamnya memberikan ketenteraman. Apa lagi yang kita butuhkan selain tubuh yang sehat dan jiwa yang bahagia? Yuk, berjuang untuk mendapatkan rumah yang nyaman dan lingkungan yang baik. Lugano Lake Park, paket hunian modern dengan danau dan tamannya, bisa dijadikan pilihan. [] Haya Aliya Zaki

7 komentar:

  1. Skrg di Bandung dan Jakarta juga pedestriannya udah lumayan byk perbaikan. Cuma kadang ya kurang terawat aja. Padahal yg bikin betah pejalan kaki itu kalau trotoar lebar, bersih, aman jadi nyaman buat jalan-jalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komplek rumahku gak ada trotoarnya wkwkwk. Ngeri-ngeri sedep kalau jalan kaki, Dzul. Kalau di Jakarta Bandung tengah kota sih udah apik trotoarnya, ya.

      Hapus
  2. Yup, rumah yang nyaman akan bikin hati bahagia dan berpengaruh juga pada kesehatan tentunya.
    Lugano Lake Park ini selain bisa ditinggali, cocok juga nih buat investasi ya.
    Btw itu jalanan di jepang bersih bangeeet!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Lugano Lake Park cocok buat investasi. Akses mudah dan fasilitas komplet.
      Jepang bersihnya memang juwarak!

      Hapus
  3. Dapur secantik itu bikin gak tega buat masak, jadi beli aja lah ya.. *alasan hahaha... Mbak Haya yg foto di meja makan itu eye catching banget, jilbab bunga2 sesuai sama bunga mawarnyaa.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiahahaha harusnya jadi tambah rajin dong masaknya. 🤣 Foto yang di meja makan itu difotoin Noe. Makasih, Mbak. 😁

      Hapus
  4. MasyaAllah huniannya spotphotoable :D Kalau tinggal di situ, aku nggak perlu pakai photoshop buat kinclongin foto :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan