Senin, 13 Agustus 2018

9 Tip Menulis Artikel SEO Friendly


Mungkin hampir semua blogger mikirin gimana caranya supaya postingan blog mereka berada di halaman awal Google berdasarkan pencarian keyword tertentu. Kalau tidak ketemu, palingan saya menambahkan keyword. Jarang banget googling lebih dari halaman 3, apalagi sampai ke halaman 15. Wew!
Ilmu untuk mempelajari hal ini namanya ilmu Search Engine Optimization (SEO) atau optimisasi mesin pencari. Saya termasuk yang mikirin soal SEO walaupun enggak mikir-mikir amat haha. Mikirin konten aja udah pusing sendiri, Cyiiin! Tapi, sekali lagi, ilmu SEO cukup penting. Rasanya merana juga ya kalau kita udah susah payah bikin konten, tapi sedikit yang baca atau lebih fatalnya lagi, blog post kita hampir tidak bisa ditemukan di Google.
Alhamdulillah, beruntung saya mendapat undangan mengikuti workshop SEO dari tim Medialogy yang berlokasi di Mandiri Inkubator Bisnis, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (7/8). Yes, tebakan kalian tepat. Kalau membaca nama lokasinya, workshop ini memang bekerja sama dengan Bank Mandiri. Ibu Maristella Triharyanti, Assistant Vice President Corporate Communication Bank Mandiri, hadir dan memberikan kata sambutan. 

workshop-SEO-Mandiri-Online
Wajah-wajah pinter setelah belajar keuangan dan SEO sekaligus :))

Sebelum workshop, Mbak Fushiko Binar Ardani, Transaction Banking Retail Sales, menjelaskan tentang produk andalan Bank Mandiri, yakni Mandiri Online. Produk Mandiri Online lahir dari animo masyarakat zaman now yang pengin bertransaksi secara mudah, cepat, dan tanpa antre. Bayar listrik, belanja online, pesan transportasi, beli tiket bioskop, dll semuanya kalau bisa dilakukan dalam sekali duduk!
Apa bedanya Mandiri Mobile yang lama dengan Mandiri Online yang baru?
Salah satunya, kita bisa mengecek tagihan kartu kredit secara real time dengan Mandiri Online. Dengan begini, urusan kartu kredit lebih terkontrol. Mandiri Online ibarat Mandiri Mobile yang ganti baju. Mandiri Mobile memiliki beberapa fitur SMS yang bisa digunakan untuk nasabah yang belum punya smartphone. Buat kita-kita, Mandiri Mobile bisa digunakan seandainya sinyal sedang kurang bersahabat. Mandiri Online hanya perlu satu user ID dan satu password. Transaksi tidak perlu token. Lebih simpel. Tapiii, kalau buka rekening tetap harus datang ke bank cabang, ya. Tujuannya untuk identifikasi nasabah demi keamanan nasabah sendiri. Sekali seumur hidup doang, kok. Kalian yang sudah punya rekening Bank Mandiri, sila instal aplikasi Mandiri Online di Play Store atau App Store.   

tip-menulis-artikel-seo-friendly-dari-mandiri-online
Mbak Fushiko menjelaskan dengan gaya kocak, enggak bosenin sama sekali!

Oke, sekarang kita ke materi utama, yakni menulis artikel SEO friendly. Narsumnya Mas Rendy Doroii Herison (Doroii). Tahun 2007 zaman di mana orang-orang belum kenal radio online itu makhluk apa, Mas Doroii sudah bikin radio online bareng teman-temannya. Blio jurnalis, senior copy writer, social media strategist, dan kini menjabat sebagai Chief Operations Officer PT. Medialogy Digital Indonesia. Eh, eh, denger-denger, blio mantan pramugara juga! Berikut info tentang menulis artikel SEO friendly dari Mas Doroii. 

Tip menulis artikel SEO friendly


1. minimal 300 kata dalam satu artikel
            Lebih banyak lebih bagus, asal tidak bikin tulisan jadi bertele-tele. Yang ada pembaca malah mabok. Saya pribadi sih prefer minimal 500 kata. Kalau 300 kata sekian rasanya masih terlalu sedikit.      

2. tempat utama focus keyword
            Trik SEO yang dasar banget. Letakkan focus keyword pada judul dan slug. Sebelum publish artikel, ubah slug dengan focus keyword yang kita inginkan meskipun focus keyword tersebut tidak ada di judul. Slug jangan terlalu panjang. Teliti sebelum publish. Kalau artikel sudah publish, slug tidak dapat diubah lagi. Slug bukan sang mantan yang cintanya selalu berubah-ubah kepadamu. Halah.  
Satu lagi, letakkan juga focus keyword di paragraf pertama, bukan di kalimat pertama, ya. Tinggal disiasati aja yang penting focus keyword ada di paragraf pertama.    

ubah-slug-masukkan-focus-keyword
Ubah slug dengan focus keyword yang kita inginkan

3. letakkan focus keyword di HEADING
            Ternyata, meletakkan focus keyword di HEADING bermanfaat untuk SEO blog post kita. HEADING dibaca sebagai subjudul oleh Google. Wah, setelah saya cek dengan saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya, saya meletakkan semua focus keyword di blog saya itu di ... NORMAL, Saudara-saudara! *pengsan* 

focus-keyword-di-heading-seo
Blok focus keyword dan pilih HEADING

4. jumlah focus keyword 0,5–2% dari jumlah kata
            Jumlah focus keyword di dalam postingan jangan terlalu banyak. Nanti dianggap spam oleh Google. Saya pernah membaca postingan peserta lomba blog SEO bertema yogurt. Dari paragraf satu sampai terakhir (bahkan hampir di setiap kalimat), saya jumpa focus keyword yogurt di sana. Selesai baca, kepala jadi pening. Focus keyword jangan pula terlalu sedikit. Idealnya sekitar 0,5–2% dari jumlah seluruh kata di artikel. Sebaiknya tidak menggunakan focus keyword yang sama dengan postingan sebelumnya. 

5. hindari penggunaan stop words
            Stop words adalah kata yang terlalu umum dan luas digunakan, tapi dianggap tidak memiliki makna. Contohnya, the, a, of, sebuah, dan, dia, tentang, atau, dll. Hindari menjadikan stop words sebagai focus keyword.
Kecualiii, kecuali jika memang salah satu dari stop words itu merupakan focus keyword. Anji harus menggunakan focus keyword dia (meskipun dia termasuk stop words) karena judul lagunya adalah Dia. Hanya, bayangkan sulitnya kalau kita search kata dia yang bisa langsung memunculkan judul lagu Anji.    

6. perlukah www di depan domain?
            Secara teknis, tidak ada untungnya dari sisi SEO menggunakan www di depan domain, tapi kenapa masih ada web situs yang menggunakannya? “Dulu, adanya www di depan domain jadi semacam standar. Beberapa web situs masih melanjutkan tradisi ini tanpa sadar. Bagi web situs berusia tua dan banyak update, perubahan menjadi naked domain (tanpa www) akan cukup menyulitkan karena ada potensi salah direktori,” jelas Mas Doroii. Gimana dengan blog Teman-teman? Apakah bisa langsung muncul dengan mengetik naked domain kalian? 

workshop-seo-dari-doroii
Praktik SEO di sesi Mas Doroii

7. masukkan focus keyword ke properties image
            SEO dipengaruhi image? Jawabannya: iya! Cek pilihan Properties di image dan masukkan focus keyword di situ. Deskripsikan image dalam kalimat. Suatu saat jika pembaca mencari keyword tersebut, image akan membantu.   


Masukkan focus keyword ke properties image

8. gunakan outbound link dari web situs yang tepercaya
            Outbond link atau external link adalah link dari web situs lain yang kita masukkan ke artikel kita. Jika diklik, pembaca akan meninggalkan blog kita menuju link yang kita masukkan tersebut. Syaratnya, masukkan outbond link dari web situs tepercaya dan relevan dengan konten artikel. Kalau kita mencantumkan sumber yang dipercaya berarti postingan kita juga dapat dipercaya toh. Jangan sembarangan memasukkan outbond link karena dapat menurunkan kualitas blog kita.

9. cek keyword yang nyasar di blog kita
            Gunakan the power of Google Analytics untuk mengecek keyword yang nyasar di blog kita. Guess what, keyword nyasar ini bisa jadi ide, lho, jadi semacam petunjuk bahwa cukup banyak orang yang membutuhkan konten terkait hal tersebut. Misal, ada keyword kos-kosan murah nyasar di blog kita, padahal kita belum pernah menulis tentang kos-kosan. Kenapa enggak beneran kita coba menulis tentang kos-kosan murah di blog? Bagus untuk SEO bermanfaat pula untuk pembaca.   
            Nah, itu dia 9 tip menulis artikel SEO friendly yang tertatih-tatih saya rangkum. Maklum, otak bawaannya pengin kram melulu kalau belajar yang beginian. LOL. Tapi insya Allah semua yang saya tulis di sini sudah saya pahami, jadi bukan asal tulislah yauw. Kalau kalian belum paham, silakan mention dan tanya Mas Doroii langsung hihi. Jangan lupa ikutan lomba blog berhadiah belasan juta rupiah. Cek infonya di bit.ly/lombaseomandiri.
Teman-teman punya tip menulis artikel SEO friendly yang lain? Share di sini, dong! Siapa tahu saya dan pembaca yang lain bisa ikutan belajar juga. :) [] Haya Aliya Zaki

15 komentar:

  1. Ditunggu workshop serupa dgn DBN ya mbak😁

    BalasHapus
  2. Kapan DBN bikin yg kayak gini Kak?

    BalasHapus
  3. Asik banget ilmunya, mba. Beberapa sudah ada yang saya terapkan. Beberapa baru saya tahu. Ah indahnya blogwalking bisa dapat ilmu baru yang kalau digoogling belum tentu dapat sedetail ini. Terimakasih, mba.

    BalasHapus
  4. Domain blogku malu kalo mesti naked, Hay *eh....

    BalasHapus
  5. Membaca pelan-pelan setiap poinnya sambil mengecek apakah poin-poin tersebut sudah aku aplikasikan ke postinganku atau belum. Terima kasih mbak hayya, dapat ilmu baru lagi dari postingan ini

    BalasHapus
  6. Makasih ilmunya cikguuu...
    Praktekin aahh

    BalasHapus
  7. Belajar SEO selaku menarik ya Mba Gaya, bikin pening tapi butuh. Walau gak hadir di lokasi tapi dari tulisan Mba Haya jadi bisa tahu. Tulisannya daging semua, makasiii

    BalasHapus
  8. Thanks untuk artikelnya. Saya sebenarnya udah nerapin beberapa cara di atas. Hanya nomor 4 dan 5 yang belum kepikiran.

    BalasHapus
  9. Wow! Makasih banyak sharing-nya mbak Haya. Nambah ilmu banget nih. 👍

    BalasHapus
  10. Makasih sharing ilmunya, Mbak Haya 😊 Sekarang upload foto jadi lebih lama ya karena mesti ini-itu dulu masukin keywordnya hehehe.

    BalasHapus
  11. Makasih ilmunya mba Haya,

    Ikut ngecek juga. Semua focus keyword di blog saya itu di Normal.... ikut pingsan.

    BalasHapus
  12. OMG selama ini aku letakan focus keyword di normal bukan di heading, ahahhaa makasih byk ya mbak ilmunya bermanfaat banget buat aku yg masih buta SEO, lebih sibuk mikirin konten & foto doang sih aku hahahha #parah

    BalasHapus
  13. Selama ini saya focus keyword di Normal, bukan Heading. Makasih untuk sharing ilmunya...

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan