Dissy Reborn, Momen Kembalinya Brand Kosmetik Lokal Milik Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty

Teman-teman sudah pada baca postingan saya yang Review Dissy Lipstick Matte Rifa belooom? Di situ saya me-review matte lipstick Dissy, sebuah brand kosmetik lokal. Sebelumnya sayup-sayup (((SAYUP-SAYUP))) saya pernah mendengar tentang Dissy, tapi belum jodoh menelaah lebih jauh. Nah, sebulan yang lalu saya mendapat kesempatan mencoba produk Dissy dan lanjut seminggu yang lalu ketemu langsung dengan pemiliknya, artis kondang Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty, di acara launching Dissy Reborn di Agneya Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

            Terus, setelah 4 tahun Dissy hadir di permukaan bumi ini (halah), kenapa sekarang pakai tagline Dissy Reborn?

Dissy Reborn merupakan serangkaian paket kosmetik terbaru Dissy. Segala sesuatunya berbeda dengan produk lama Dissy, baik dari segi logo, formula, maupun kemasan. “Singkatnya sih kami pengin Dissy naik kelas,” ujar Andhika.

Monmaap, saya pernah membaca review kurang apik dari produk lama Dissy, misal soal lipstik yang cracked dan menggumpal (sulit menyatu) di bibir. Tapi, jujur, ini tidak saya rasakan waktu memakai matte lipstick Dissy Reborn. Lipstiknya terasa lembut di bibir dan tidak membuat bibir kering meskipun saya tidak memakai lip balm. “Kalian beli Dissy Lip Velvet (lipstik cair dengan hasil velvet to matte yang ringan), kalau hasilnya cracked dan menggumpal, saya akan kembalikan uang kalian,” janji Ussy. Ussy berkata seperti itu karena dia yakin dengan okenya formula produk Dissy Reborn. Saya pun sudah membuktikannya sendiri saat mencoba Dissy lipstick matte Rifa. Soal kemasan, kemasan Dissy Reborn berwarna rose brown. Kesannya lebih glam dan eksklusif karena ada tanda tangan Ussy. Suka!

Pastinya ada pembelajaran selama 4 tahun. Dissy benar-benar milik Andhika dan Ussy, tidak ada campur tangan dari pihak lain. Ussy menjabat direktur, sementara Andhika komisaris. Meski baru kali ini ketemu, saya bisa melihat, jiwa enterpreneur Ussy menonjol banget.

Di awal lahirnya Dissy, Andhika dan Ussy hanya memproduksi sabun, losion, dan lipstik. Jangan salah, meski tidak diekspos di media, Dissy mengalami proses jatuh bangun yang panjang dan melelahkan. Kompetitor brand komestik milik artis satu per satu bermunculan. Dissy banyak introspeksi, terutama dalam hal kualitas. Proses demi proses dinikmati.

Sekarang produk Dissy sudah komplet, ada lip serum dan lip tint segala, lho. Khusus lip tint, Ussy terinspirasi dari komestik Korea. Soalnya Ussy hobi nonton drakor. Hayooo siapa yang hobi nonton drakor juga? Perhatiin deh bibir pemain drakor pada cakep-cakep semuwah. Omong-omong, itu bibir apa permen Yupi?! Dan, enggak sia-sia, lip tint jadi produk bestseller Dissy. Yay! Produk Dissy bukan asal produksi, ada riset dan survei yang sungguh-sungguh. Salah satu nawaitu Dissy memang membuat produk lokal dengan harga terjangkau.

Produk Dissy sudah mendapat sertifikat HALAL dari MUI dan memiliki nomor POM. Jadi, selain halal, Dissy tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh seperti hidrokuinon, merkuri, dll.   

“Jangan pernah takut memakai produk lokal. Banyak produk lokal yang kualitasnya bagus, termasuk Dissy,” kata Ussy tersenyum.  

Tahun lalu penjualan Dissy sempat tersendat karena kondisi psikologis Ussy yang hamil dan melahirkan. Tahun ini semua diperbaiki dari produk sampai sistem kerja. Produk Dissy bisa dibeli di e-commerce terkemuka seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Elevania, dan segera di Blibli.com. Ussy menghindari menjual produknya di pasar tradisional karena nanti bakal kecampur sama produk-produk lain.

Namun, menurut Andhika, selama ini omset terbesar mereka justru berasal dari reseller. Dissy dan reseller sudah ibarat keluarga, bukan sekadar rekan bisnis. Berkat reseller, konsumen di Papua dan Taiwan bisa membeli produk Dissy. So, insya Allah Dissy tidak akan pernah melupakan reseller. Nawaitu Dissy yang lain adalah menyejahterakan reseller-reseller mereka. Mulia banget, ya! Salut!

Meski sibuk sebagai artis dan kini pengusaha, Ussy tetap mengutamakan keluarga. Keluarga nomor siji itu harga mati. Kalau jadwal acara anak di sekolahan dan jadwal meeting tabrakan, Ussy akan memilih hadir di acara sekolah anak. Boleh percaya boleh enggak, sampai sekarang Andhika kalau makan masih harus disuapi Ussy! Ya amplop anak-anaknya kalah haha. Ngobrol sama dua sejoli muda ini seru banget tahu-tahu sudah beduk buka puasa aja. Satu pesan Ussy yang nempel di kepala saya, “Jangan mengumbar masalah pribadi di medsos, apalagi masalah rumah tangga. Selesaikan secara intern.” So inspiring!

Tahniah atas lahirnya Dissy Reborn! Semoga Andhika dan Ussy berjaya dalam bisnis dan kehidupan berumah tangga. Kami tunggu produk-produk Dissy Reborn berikutnya! 🙂 [] Haya Aliya Zaki

Review “Bedak Ajaib” POND’S Magic Powder BB

Pertama kali kenal POND’S Magic Powder BB itu waktu saya butuh touch up setelah shalat, tapi lupa bawa bedak. Alhasil saya pinjem bedak ke Lidya. Saya pikir, ini bedak tabur untuk wajah, tapi kok bentuknya lucu amat. Konon pula setelah googling dapat info kalau beauty influencer sekelas Lizzie Parra memuji-muji kehebatan bedak ini. Saya jadi pengin punyaaa, cuma mau beli di manaaa? :)) Lidya dikasih temannya yang pulang liburan dari Thailand. Di Indonesia belum ada yang jual hiks.

Kemasan Alhamdulillah rezeki blogger solehah (ya iyalaaah masa blogger soleh?) memang enggak ke mana. Akhirnya, kesampaian juga saya punya POND’S Magic Powder BB si bedak ajaib. Kenapa saya sebut bedak ajaib? Yuk, simak review berikut.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, POND’S Magic Powder BB merupakan bedak tabur untuk wajah. Kemasan mungil dengan twist cap untuk membuka. Tuang ke telapak tangan dan tap tap tap ke wajah. As you can see, penampakannya persis kayak bedak bayi. :)) Gemesin! Asyik dibawa travelling. Warnanya pink, warna favorit saya.

Berhubung bedak ini asli impor dari Thailand, sebagian besar tulisan di kemasannya berbahasa Thailand. Untungnya komposisi bedak ditulis dalam bahasa Inggris. Insya Allah bahan-bahan bedak aman dan tidak ada yang haram. Ada tulisan berbahasa Indonesia yang menyebutkan: POND’S Magic Powder BB didistribusikan oleh PT. Unilever Indonesia dan PERINGATAN: Jangan terlalu lama di bawah paparan sinar matahari walaupun menggunakan produk yang mengandung tabir surya. Baik banget POND’S mencantumkan peringatan seperti ini. Yap, bedaknya memang sudah mengandung UVA dan UVB protection, tapi jangan takabur, mungkin maksudnya begitu. 🙂

Harumnya tergolong kuat cenderung seperti harum deodoran Rexona. Sebagian orang kurang suka. Kata mereka seperti bau bedak ketek, tapi menurut saya ….? Saya suka harumnya! Disebut-sebut seperti bau bedak ketek tidak masyalah, yang penting bukan bau ketek itu sendiri! LOL. Teman-teman jangan buru-buru antipati setelah membaca ulasan beberapa beauty blogger yang mengatakan bahwa bedak ini bau bedak ketek, mending kalian cium langsung aja sendiri. Selera dan sensitivitas daya penciuman seseorang itu berbeda-beda. Saya sih SUKA SUKA SUKA. Oiya, harumnya masih kerasa beberapa saat setelah dipakai di wajah Harum

Baca juga Review QL Cosmetic Matte Lip Cream

Kesan POND’S Magic Powder BB

Bedak POND’S dengan kemasan bedak bayi punya 3 varian, yakni POND’S Magic Powder BB (yang sedang saya review), POND’S Angel Face Pinkish White Glow (kemasan putih pink), dan POND’S Angel Face Natural Mattifying (kemasan putih biru). Saya enggak bisa cerita varian yang kedua dan ketiga karena belum mencoba.

Di kemasan POND’S Magic Powder BB dianjurkan supaya kita memakai pelembap sebelum memakai bedak ini. Bedaknya berwarna natural beige dan semacam ada glitter berkilaunya. Awal dipakai tampak putih, tapi lama-kelamaan berbaur halus sama warna kulit wajah. Tidak cracked sama sekali. Bertahan sekitar 5 jam setelah wajah saya bolak-balik ditabok angin di ojek dan kereta. Setelah 5 jam kelihatan mengilap sedikit di bagian hidung secara hidung saya memang kilang minyak nomor wahid.

Kesimpulan, oil control POND’S Magic Powder BB kece abis! Bedak yang benar-benar menyerap minyak.

Terus, saya coba tes ke wajah teman saya yang berjenis kulit kering dan tanpa pelembap. Hasilnya? Kurang bagus. Kulit wajahnya seperti agak terkelupas. Bedak tidak bisa menyatu. Apakah bedak ini khusus untuk wajah berminyak aja, saya kurang tahu.

Harga POND’S Magic Powder BB

Harga POND’S Magic Powder BB sekitar Rp25 ribuan aja, Saudara-saudara. Murah, khaaan khaaan khaaan?

Beli di mana?

Sekarang POND’S Magic Powder BB udah dijual di Indonesia, dari e-commerce ternama seperti Blibli, Tokopedia, sampai minimarket dekat rumah. Di mana-mana ada! Jadi, kalian tidak perlu repot titip ke teman yang bakal liburan ke Thailand. Iya kalau teman kalian pengin liburan ke Thailand, kalau dia lagi pengin liburan ke Bali gimana? Halah.

Kata magic pada POND’S Magic Powder bukan bo’ongan. Apa sih yang diharapkan dari bedak tabur wajah seharga 25 ribu perak? Nyatanya, kualitas produk ini mampu melampaui ekspektasi saya. Tidak heran jika banyak beauty blogger hits yang merekomendasikannya.

Teman-teman sudah mencoba POND’S Magic Powder BB belum? Yuk, share cerita kalian di sini! 🙂 [] Haya Aliya Zaki

Disclaimer: produk dikirim oleh Clozette ID. Review ditulis berdasarkan pengalaman saya pribadi.