Kamis, 14 Mei 2020

Indahnya Silaturahmi di Tengah Pandemi


Siapa pun tahu, Ramadhan tahun ini “istimewa”. Pandemi Covid-19 melanda dunia dan dampaknya demikian luar biasa. Biasanya, saat Ramadhan, kita silaturahmi setiap hari, apakah tarawih berjamaah, tadarus di masjid, atau buka puasa bersama. Kini, semua rutinitas itu tiada, termasuk mudik Lebaran. Rasa sesak memenuhi rongga dada kala menonton video YouTube “Ramai Sepi Bersama” hasil kolaborasi empat musisi; Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Yura Yunita, dan Sal Priadi. Video yang diinisiasi IM3 Ooredoo ini mewakili perasaan saya, bahkan mungkin banyak umat muslim di Indonesia.  



        Ramadhan selalu jadi momen yang paling saya tunggu, terutama beberapa tahun belakangan. Anak-anak sudah beranjak besar sehingga saya bisa leluasa tarawih di masjid. Kalau dulu, saya dan suami selang seling tarawih di rumah dan di masjid karena kami harus bergantian menjaga anak-anak yang masih kecil. Kami tidak bisa selalu membawa anak kecil ke masjid karena kadang kondisi anak kecil kan tidak terduga. Sedih, tahun ini balik tarawih di rumah saja, bahkan full sampai sebulan ya Allah. 
Setiap Ramadhan, pagi-pagi saya selalu ikut tadarusan ibu-ibu pengajian di masjid. Saya lebih senang mengaji tartil, membaca Alquran dengan pelan dan tenang. Jadi, demi mengkhatamkan 30 juz, enaknya memang tadarusan di masjid. Lebih senangnya lagi, ada Bu Hj. Nasir, guru mengaji kami, yang mambantu membimbing seandainya kami salah membaca huruf, tajwid, dan lain-lain. Maklum, pagi hari mata rawan terserang kantuk. Setelah sahur, ibu-ibu tidak balik ke kasur he-he.   
Lanjut ke kebiasaan berikutnya. Bukber blogger saat Ramadhan merupakan kesempatan berpapasan sekaligus menambah wawasan. Saya dan teman-teman blogger bercanda kalau bukbernya blogger itu keren karena sering “disponsori” brand ha-ha! Ya, saat Ramadhan, sesekali kami diundang brand untuk meliput acara dengan narsum dari berbagai bidang profesi. Bahkan, saya pernah ikut bukber yang berbuah laptop canggih dari brand. Pasalnya, tulisan saya dari acara bukber itu diperlombakan dan memenangi juara satu. Silaturahminya dapat, wawasannya dapat, hadiahnya pula dapat. Masyaallah. Tahun ini, bukber blogger terpaksa absen dulu hiks.            
Soal tradisi mudik Lebaran, saya punya cerita lebih heits lagi. Halah. Setiap tahun kami mudik ke tempat orangtua saya di Medan atau ke keluarga besar suami di Yogya. Tahun lalu, giliran kami mudik ke Medan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kami sekeluarga nekat mudik ke Medan pakai mobil pribadi dan sopirnya hanya satu, yakni suami saya! Benar-benar pengalaman SUPEEERRR, melebihi pengalaman kami traveling ke berbagai negara di Eropa. Sungguh!
Sebenarnya, kami cukup sering mudik road trip pakai mobil pribadi, tapi paling banter sampai Yogya doang. Sekarang Tangerang–Yogya 12 jam kelar. Lha ini, Tangerang–Medan! Bukan perkara mudah merencanakan road trip Tangerang–Medan-Tangerang sejauh 4000 km atau total 6 hari 6 malam, membawa anak-anak, dan itu tadi sopirnya cuma satu. Kalau istilah orang Medan: ngeri-ngeri sedap. Selain kudu lihai menyetir, stamina suami harus prima. Niat silaturahmi kepada orangtua tidak terbendung, apa daya harga tiket pesawat lagi gila-gilaan banget. Seingat saya, waktu itu ancar-ancar harga tiket pesawat kami mencapai Rp40 juta sekali jalan. Catet, sekali jalan, yo. Harga tiket pesawat naik berkali-kali lipat dibandingkan dengan harga biasa di musim Lebaran. Bolak-balik bisa Rp100 juta. Alamak.
Saat berangkat, suami memilih melewati jalur Sumatera lintas timur. Pulangnya, jalur Sumatera lintas barat. Beberapa kali bapak mertua menelepon karena khawatir. Tante di Medan pun sama khawatirnya. Jangan sampai kami ketemu “bajing loncat”. “Bajing loncat” adalah perampok bengis yang kerap mencegat di jalan. Mereka mengincar barang-barang bawaan truk atau mobil.        
Jelang malam di perjalanan, saya kerap berdebar, teringat suami lelah atau mengantuk. Kadang jurang yang terbentang di kanan kiri jalan, bikin hati diserang takut. Belum lagi kalau jalan gelap tidak berlampu. Alhasil saya komat-kamit melulu baca doa. Istirahat? Belum tentu ada penginapan yang kosong atau layak saat malam tiba. Kami pernah menginap di dalam mobil karena tidak dapat penginapan! Perjuangan mudik tahun lalu rasanya tidak sia-sia bila mengingat akhirnya kami bisa silaturahim ke orangtua. Tambahan pula ternyata tahun ini kami tidak bisa mudik sama sekali gara-gara pandemi.  

Kenang-kenangan mudik ke Medan tahun lalu

Pandemi Covid-19 membuat saya banyak menabung syukur. Saya diberi waktu bermuhasabah bahwa silaturahmi itu indah. Betapa berharganya makna keluarga dan handai tolan. Alhamdulillah, meski pandemi, #SilaturahmiSetiapHari tetap terjaga. Berkat paket Freedom Kuota Harian IM3 Ooredoo, jarak bukan lagi kendala. Hanya dengan 1 GB, saya bisa tadarusan bersama ibu-ibu via grup media sosial. Niat one day one juz insya Allah terlaksana. Hanya dengan 1 GB, saya bisa bukber online teman-teman blogger. Mungkin bakal seru kalau ceritanya nanti ditulis di blog ha-ha! Hanya dengan 1 GB, saya bisa video call dengan orangtua dan keluarga besar. Kok ya jadi ngikik-ngikik geli melihat rambut bapak-bapak yang mulai berkibar.  

Tahun ini silaturahmi virtual saja, ya

Pandemi tidak menghalangi IM3 Ooredoo menciptakan karya kolaborasi bareng empat musisi; Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Yura Yunita, dan Sal Priadi. Unik, syuting dilakukan dari rumah masing-masing. Lahirnya lagu “Ramai Sepi Bersama” jadi penyemangat sekaligus pengingat bahwa apa pun yang terjadi, tidak ada yang lebih penting daripada silaturahmi. Duh, saya sudah beberapa kali menonton videonya, tapi mata tetap berkaca-kaca. Liriknya bikin hati sendu. Salut dengan IM3 Ooredoo yang menginisiasi kolaborasi empat musisi hebat ini. Kami-kami berasa tidak sendiri menghadapi pandemi.            
Ramadhan tahun ini memang pelik. Kita sedang ditempa habis-habisan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dan lagi. Insya Allah kita bisa. Semoga pandemi lekas berlalu. “Apa pun yang terjadi, tidak apa ....” [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Jumat, 24 April 2020

[Resensi Buku] Pentingnya Belajar Cara Menghadapi Bencana


(Kedaulatan Rakyat, 14 April 2020)


Judul: Jangan Panik! vol.3 Anak Siaga dan Tanggap Bencana
Penulis: Watiek Ideo dan Fitri Kurniawan
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Cetakan: I, 2020
Tebal: 80 halaman
ISBN: 978-623-216-859-6





Sepertinya sudah tidak terhitung bencana yang singgah di bumi Indonesia. Awal 2020 beberapa daerah mengalami (lagi) banjir, tanah longsor, dan gempa. Faktor geografis menyebabkan Indonesia rawan bencana. Indonesia berada di antara tiga lempeng tektonik dunia, yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Selain itu, Indonesia terletak di Sabuk Alpine (Alpine Belt) dan dikelilingi Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). 

Sayang, kondisi Indonesia yang rawan bencana belum diikuti aksi siaga dan tanggap bencana. Pendidikan seputar hal ini masih minim, terutama untuk anak-anak. Mungkin kita bisa belajar dari Jepang. Sebagai contoh, Jepang rutin mengadakan simulasi gempa di sekolah-sekolah. Saat simulasi gempa, anak-anak akan merasakan sensasi gempa dan latihan menyelamatkan diri.

Buku juga menjadi sarana penting bagi pendidikan. Bersyukur sekali ketika mengetahui buku Jangan Panik! Vol.3 Anak Siaga dan Tanggap Bencana hadir untuk anak-anak. Di dalamnya ada sepuluh cerita anak tentang berbagai bencana yang akrab terjadi di Indonesia. Rumah Reno bercerita tentang Reno yang malah ingin main air ketika banjir. Suatu Malam di Rumah Kakek bercerita tentang Kakek yang masih menjaga keberadaan pohon untuk mencegah tanah longsor. Bersih-Bersih Rumah bercerita tentang Tio dan Rena yang mengalami gempa ketika sedang membereskan buku-buku di perpustakaan rumah. Cerita yang paling menarik menurut saya adalah Tas Penyelamat. Apa saja isi tas penyelamat? Berapa banyak dari kita yang berinisiatif menyiapkannya sebelum bencana datang? Kelihatannya sepele, tapi ternyata sangat penting! Setiap cerita diakhiri dengan penjelasan tanda-tanda bencana serta hal-hal yang harus dilakukan sebelum dan ketika bencana datang.  
      
Di buku ini, pendidikan siaga dan tanggap bencana disampaikan melalui kalimat sederhana dan dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan Inggris). Semua halaman dihiasi ilustrasi penuh warna yang atraktif. Bukan cuma anak, orangtua juga perlu membaca buku ini supaya bisa duduk bareng membahasnya dengan anak. Mari belajar siaga dan tanggap bencana demi keselamatan bersama. Sikap yang paling pokok, jangan panik berlebihan dan pahami sinyal bahaya. [] Haya Aliya Zaki, penulis dan pemerhati cerita anak


Cara mengirim resensi ke koran Kedaulatan Rakyat
1. Buku yang diresensi harus baru (tahun 2020).

2. Jenis bukunya boleh apa saja, termasuk buku cerita anak.

3. Tulis resensi maksimal 250 kata. Kalau lebih dari 250 kata, resensi akan dipotong redaktur. Kalimat berwarna merah di atas adalah kalimat saya yang dipotong redaktur.

4. Kirim resensi ke rubrik PUSTAKA dengan email resensikrm@yahoo.com dan redaksi@krjogja.com

5.  Lampirkan naskah resensi, scan cover buku, scan halaman keterangan buku (setelah cover), scan KTP, dan foto diri. Ingat, harus komplet lampirannya, ya. 

6. Sertakan biodata, pendidikan terakhir, dan nomor rekening bank di naskah dan badan email.

7. Resensi di atas saya kirim 13 Maret 2020 dan dimuat 14 April 2020 (masa tunggu sebulan).

8. Resensi terbit setiap hari Selasa, Jumat, atau Sabtu (seminggu sekali). Silakan pantau melalui e-paper gratis daftar di epaper.krjogja.com.  
Selanjutnya ...

Selasa, 07 April 2020

5 Alasan Kamu Harus Punya Gamis


Tidak terasa sebentar lagi Ramadhan, terus Lebaran, deh. Masya Allah ... tidak sabar! Saat-saat Ramadhan dan Lebaran, baju favorit sejuta umat, eh, sejuta emak tentulah gamis. Betul? Tapiii, tapiii, hari gini beli gamis mau dipakai ke mana? Dunia sedang heboh oleh pandemi Covid-19. Kita wajib #DiRumahAja, tidak boleh ke mana-mana, demi memperkecil risiko tertular atau menularkan virus korona bandel itu. Paling banter jalan-jalan mentok ke dapur, sumur, kasur. Halah.
Sebenarnya, bagi saya, gamis bukan cuma cocok dipakai ke pengajian atau hari raya. Gamis jadi salah satu baju andalan ke ... kondangan! Setelah menikah dan punya tiga anak, badan kok melarnya enggak sopan amat, ya. Pengin pakai kebaya modern, dress anggun, baju ini itu, tapi semua sempit! Alhamdulillah gamis jadi penolong. Berikut 5 alasan kalian harus punya gamis. 

Narsis di kondangan

1. Banyak ukuran

            Senangnya sama gamis karena punya banyak ukuran dari XS sampai XXXL, bahkan ada yang lebih jumbo lagi. Kita jadi punya pilihan. Tidak perlu terlalu serius mengecek ukuran bodi sebelum membeli. Tidak bakal sakit hati gara-gara urusan lingkar dada atau lingkar keti. Meski begitu, Teman-teman yang bertubuh mungil jangan sampai membeli gamis kebesaran. Nanti malah kelihatan tenggelam.   

2.  Bahan beraneka  

            Rata-rata bahan gamis itu tebal, tapi tidak panas. Ada bahan katun, sifon, sutra, jersey, wolfis, dan lain-lain. Saya suka gamis bahan katun dan wolfis. Bahan katun ringan dan menyerap keringat. Saya memakainya ke acara kumpul keluarga atau jalan-jalan santai. Kalau bahan wolfis itu bahan untuk gamis Arab yang syar’i. Bentuknya jatuh dan bagus di badan. Saya selalu memakainya ke kondangan.     

3. Motif beragam

            Zaman sekarang gamis segala motif ada, dari yang polos, polkadot, bunga-bunga, you name it dah. Favorit saya tetap gamis hitam polos dengan hiasan payet, manik-manik, atau benang emas serta perak di ujung lengan dan di ujung bawah gamis. Tidak usah pusing tujuh keliling obrak-abrik lemari baju sebelum berangkat. Gamis hitam netral dipakai ke pengajian, kondangan, atau acara-acara lain yang semi formal.   

4. Praktis

            Model gamis macam-macam ada yang simpel seperti artis Dian Ayu Lestari atau berlapis seperti ustazah Peggy Melati Sukma. Hanya, teteup modelnya ora neko-neko. Kalau mau dipakai, tinggal dimasukkan melalui leher dan blos kejeblos ... beres! Gamis premium yang sudah ada hiasan payet, manik-manik, atau benang emas serta perak, tidak membutuhkan mix and match perhiasan lagi. Begitu saja sudah kelihatan mewah.    

5. Nyaman

Gamis itu longgar dan nyaman dipakai. Berbeda dengan baju atau celana ketat. Meski terasa keren karena mengikuti tren, memakai baju atau celana ketat bisa berakibat buruk pada kesehatan, seperti membuat sakit perut, memunculkan ruam di kulit, dan menyebabkan gatal-gatal pada area kewanitaan. Kalau terjadi hal seperti ini, segera konsultasi ke dokter.

  Teman-teman yang pengin beli gamis, tidak perlu datang desak-desakkan ke toko baju. Nanti pulangnya malah diintilin korona. Hiiiy! Jadi? Pesan online saja dan tunggu paket berisi gamis kesayangan tiba di rumah!
Nah, berhubung lagi pandemi Covid-19, menerima kiriman paket pun ada protokolnya. Sebelum sampai ke kita, paket telah dijamah (((DIJAMAH))) oleh banyak orang. Perlu diketahui, virus korona bisa bertahan di permukaan kardus, kaca, stainless steel, dalam waktu beberapa jam bahkan beberapa hari. Meski menurut pakar penyebaran virus korona melalui paket rendah sekali, tidak ada salahnya kita berjaga-jaga. Sekalian saya sampaikan di sini protokol menerima paket. Duh, kurang baik apa cobaaa.
            Pertama, seandainya memungkinkan, lakukan pembayaran secara online supaya Teman-teman tidak perlu kontak fisik dengan kurir saat membayar. Kedua, mintalah kurir menaruh paket di depan pintu atau jaga jarak minimal 1–2 meter saat menerima paket. Ketiga, bersihkan bungkus paket dengan disinfektan, tunggu sekitar 5 menit, lalu lap kering. Keempat, buang semua bon dan struk ke tong sampah. Kelima, cuci tangan. Ingat, jangan menyentuh bagian wajah sebelum cuci tangan, ya!     
            Semoga kita semua selalu dianugerahi kesehatan dan keselamatan. Aamiin. Yuk, doa yang kenceng supaya pandemi Covid-19 segera berlalu, terus kita jalan-jalan gamisan bareng! Sementara ini, gamisan di rumah saja dan bikin foto keluarga yang cakep hi-hi. Kalau pandemi Covid-19 usai, kalian mau pakai gamis ke mana, nih? Share, dong! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Kamis, 12 Maret 2020

Senangnya Jumpa Eko Yuli Irawan, Atlet Angkat Besi Dunia Asal Indonesia


Salah satu resolusi 2020 saya adalah mengamalkan gaya hidup sehat. Biasanya niat olahraga selalu maju mundur syantik. Akan tetapi, kali ini dokter sudah memberi ultimatum, saya benar-benar harus menurunkan berat badan. “Ibu jangan memanjakan lidah Ibu terus,” kata dokter dengan syahdunya. Pasalnya, dengkul saya langganan cenat-cenut, apalagi kalau lagi naik tangga. Napas gampang ngos-ngosan, apalagi kalau lagi bulan tua. *eh* Belum lagi penyakit asam lambung yang kumat-kumatan.
Sejak Januari sampai sekarang berat badan sudah turun 5 kg dari 82 kg ke 77 kg. Desember 2019 malah sempat 85 kg. Not bad, ya. Saya masih punya utang nurunin minimal 10 kg lagi. Rajin olahraga, rutin puasa, dan kurangi asupan makan. Itu kuncinya. Alhamdulillah, badan lebih enteng. Kalau dulu saya selalu memulai hari dengan minum kopi, sekarang cukup air putih.  
Ketika sedang semangat-semangatnya olahraga begini, saya berasa ketiban durian runtuh diundang Visa meliput acara mereka di CrossFit 6221, The Bellagio Boutique Mall, Jakarta (5/3). Boleh ajak anak-anak pula! Guess what ... siapa bintang tamunya? Mas Eko Yuli Irawan, atlet angkat besi dunia asal Indonesia! Wah, mimpi apa saya?


Teman-teman yang pernah jumpa Mas Eko pasti setuju kalau Mas Eko itu orangnya humble masya Allah, padahal prestasinya enggak main-main. Mas Eko meraih medali emas dan menjadi juara dunia dalam ajang International Weightlifting Federation World Championship 2018 untuk kategori 61 kg di Ashgbat, Turkmenistan. Debut internasional pertamanya dimulai saat beliau berusia 17 tahun, yakni dalam ajang Junior World Weightlifting Championship 2006 di Santo Domingo, Republik Dominika. Baru-baru ini Mas Eko meraih medali emas untuk kategori 67 kg dalam ajang Fajr Cup 2020 di Rasht, Iran. Kini Mas Eko fokus latihan demi memenangi medali emas di olimpiade musim panas Tokyo yang digelar tanggal 24 Juli – 9 Agustus 2020 mendatang. Kabarnya, olimpiade tahun ini diikuti atlet dari 216 negara dengan 33 cabang olahraga termasuk beberapa olahraga baru, yakni skateboard (papan luncur), selancar, dan panjat tebing.
            Visa, perusahaan terdepan pembayaran digital dunia, dengan bangga merangkul Mas Eko untuk bergabung dengan tim Visa. Visa bakal punya area khusus bernama Visa Village di olimpiade Tokyo. Siapa tahu teman-teman ada rezeki jalan-jalan ke Jepang dan nonton, jangan lupa mampir. Fyi, Visa masuk jajaran the olympic partnership pada tahun 1986. Sejak saat itu Visa resmi menjadi sponsor olimpiade di seluruh dunia dan akan terus menjadi sponsor sampai olimpiade 2032. Setakat ini, Visa telah mendukung lebih dari 400 atlet berprestasi dunia. Banyak, ya? Mas Eko yang pertama dari Indonesia. Salut!

Eko Yuli Irawan, atlet angkat besi dunia dari Indonesia

Di balik prestasi yang gemilang, Mas Eko berkisah jatuh bangun beliau meniti karier. Mas Eko lahir dari keluarga pas-pasan. Beliau ingin mengangkat derajat keluarga dengan menjadi atlet. Demi mencapai mimpi, Mas Eko rela jauh dari keluarga untuk mengikuti karantina, padahal waktu itu usianya baru 12 tahun, lo. Pengorbanan latihan jangan dikata. Pokoknya semua tercurah seratus persen. Kata pepatah, usaha tidak mengkhianati hasil. Kejadian, pada usia 12 tahun itu Mas Eko berhasil meraih medali emas pertama olahraga angkat besi tingkat nasional! Kelak pria asal Lampung ini ingin mendirikan akademi olahraga angkat besi. 
            Kira-kira apa pertimbangan Visa memilih Mas Eko?
        Pastinya Visa tidak sembarangan memilih, dong. Menurut Pak Widyananto Sutanto (Director Corporate Communication Visa), nomor satu prestasi dan prestasinya harus internasional. Latar belakang, perjuangan, komitmen, bahkan attitude atlet pun menjadi pertimbangan Visa. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, Mas Eko ini orangnya humble banget, kan.
            Serunya, di acara kami diajari latihan pemanasan dan teknik sederhana mengangkat besi oleh Mas Eko. Sulit ternyata! Gimana mau angkat besi, bawa badan sendiri aja kadang aku tak sanggup hi-hi-hi. Mas Eko berpesan kepada orangtua, anak-anak jangan dipaksa latihan, tapi diarahkan supaya mereka suka dan enjoy.
            Bismillah ya Mas Eko selamat berjuang mengharumkan nama Indonesia di olimpiade Tokyo nanti. Kami bangga padamu! Emas, emas, emas! Terima kasih Visa yang telah mendukung atlet berprestasi Indonesia. Semoga hal ini menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk mendukung atlet Indonesia yang berlaga di panggung akbar olahraga dunia. Oiya, semoga tahun 2032 Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade! Semangaaattt! [] Haya Aliya Zaki



Selanjutnya ...

Jumat, 06 Maret 2020

Sophie Paris Bulan Maret 2020 Hadirkan Tema "Spring Season Fashion"


Kalau saya sebut merek Sophie Martin pasti teman-teman sudah pernah dengar, kan? Atau, mungkin kalian pencinta produk-produknya juga? Dulu saya punya beberapa tas Sophie Martin. Selain tas, Sophie Martin juga menjual dompet, jam tangan, sepatu, dan produk-produk beauty.
Sekarang Sophie Martin bertukar nama jadi Sophie Paris. Zaman sudah berubah. Dulu kalau pengin produk Sophie Martin, kita harus membeli di kantor pusat atau titip ke teman yang terdaftar sebagai member. Sekarang tidak lagi. Belanja produk Sophie Paris sudah lebih mudah, modal jari-jemari lentik saja ha-ha!
Sophie Paris mengubah konsep penjualan langsung menjadi belanja digital yang praktis dan modern. Kini Sophie Paris dikenal sebagai salah satu platform social shopping yang menawarkan produk-produk eksklusif yang terinspirasi dari fashion Perancis. Lebih dari 2 juta member menjual 50 ribu tas Sophie Paris setiap harinya dan membuat Sophie Paris maju sebagai platform social shopping.     
Saya dan teman-teman Dear Blogger Net beruntung mendapatkan undangan acara launching katalog Maret 2020 Sophie Paris di Tangerang City Mall (2/3). Setelah zuhur, acara dibuka dengan Sophie Dance Solution bersama tim Sophie Paris. Ibuk-ibuk pada semangat banget narinya!

Launching katalog Sophie Paris Maret 2020

Produk-produk Sophie Paris

Kosmetik Sophie Paris

Fashion show

Goodie bag yang cetar membahana

Saya dan teman-teman Dear Blogger Net

Katalog Maret 2020 bertema Spring Season Fashion. Sesuai tema, Sophie Paris menghadirkan produk-produk cerah warna pastel yang dipadukan dengan warna klasik seperti hitam, marun, dan cokelat. Setiap bulan Sophie Paris launching produk baru. Dan, bulan Maret ini, ada sekitar 150 produk baru yang bikin ngiler. Benar-benar kita kaum hawa disulap tampil dinamis dan trendi! Buat acara santai bisa, acara formal juga bisa.

Katalog fashion dan beauty Maret 2020 














Program-program di Sophie Paris


1. Free membership
Teman-teman sudah jadi member? Silakan daftar di web situs sophieparis.com, maka status langsung jadi member. Sophie Paris menawarkan membership seumur hidup.
Kalian bisa mendaftarkan calon member baru dari jaringan kalian dan pastikan dia membeli minimal satu produk Sophie Paris supaya pendaftaran gratis. Seluruh member mendapatkan keuntungan 30% (atau potongan harga 30% langsung) dari setiap penjualan produk, katalog gratis, voucher belanja 50 ribu rupiah, dan share online referral. Tersedia bonus bulanan dari penjualan pribadi + komunitas + rekomendasi.

2. Bebas ongkir
            Teman-teman akan bebas ongkir kalau belanja minimal Rp150.000,00 untuk area Jabodetabek dan minimal Rp245.000,00 selain area Jabodetabek. Pengiriman ke seluruh Sophie Pick Up Point (BC dan Indomaret) di seluruh Indonesia.

3. Share link produk untuk royalti 20%
            Rajin-rajin share link produk setiap hari supaya semakin banyak orang yang belanja dan jadi member melalui jaringan kalian. Kalau mereka belanja produk dari link yang kalian bagikan, kalian akan mendapatkan royalti 20% dari total belanja mereka.

4. Bisa bayar pakai OVO!
            Caranya mudah. Teman-teman masukkan nomor ponsel yang terintegrasi dengan akun OVO saat check out di sophieparis.com dan bayar sesuai biaya belanja. Tapi, ingat lo, kalian cuma punya waktu 30 detik untuk memasukkan nomor ponsel. Lebih dari 30 detik, belanjaan akan batal otomatis.

5. Tebus murah tas cantik
            Ibu Wahyu Titik Sari (Area Sales Manager) dan Bapak Mohammad Imam (e-Training Center Manager) mengatakan bahwa ada program Tebus Murah di bulan Maret 2020. Setiap belanja Rp1000.000,00 (harga member), kalian bisa tebus murah tas Kalani sling senilai Rp269.900,00 dan parfum Shakila Rp99.900,00 yang totalnya Rp369.800,00 jadi ... Rp98.900,00 saja! Murah, ya? Hemat Rp279.900,00.

Tebus Murah

Sophie Paris memiliki lebih dari 300 Business Center (BC) dan e-Training Center (e-TC) yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Fasilitas ini sebagai bentuk dukungan kepada komunitas dan juga tempat pengambilan gratis barang belanjaan online.
Tunggu apa lagi? Saya sudah daftar jadi member Sophie Paris. Teman-teman yuklah daftar juga! Selain program-programnya yang oke, banyak promo penuh kejutan yang memanjakan baik untuk calon member maupun member yang telah lama bergabung dengan Sophie Paris! [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Rabu, 04 September 2019

Vaseline Superfood Skin Serum, Nutrisi Menyeluruh untuk Kulit


Teman-teman mungkin pernah melihat ada orang yang penampilannya jaaauh lebih muda daripada usianya karena kulitnya yang sehat. Ya, kulit jadi salah satu parameter kesehatan seseorang. Orang yang kulitnya sehat, biasanya tubuhnya juga sehat. Orang yang tubuhnya sehat, biasanya penampilannya tampak muda.
Tidak heran kalau kaum hawa (dan adam!) ramai-ramai berburu produk perawatan kulit. Nah, bagi kalian yang sedang berburu produk perawatan kulit, yuk, setop sejenak.  Saya mau ngenalin Vaseline Superfood Skin Serum limited edition yang diklaim mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kulit! Produk ini diluncurkan pada tanggal 5 Agustus 2019 lalu. Hm, kulit butuh nutrisi?


citrus-green-tea-cranberry
Vaseline Superfood Skin Serum

Ya iyalaaa. Perawatan kulit kudu internal dan eksternal. Kalau internal itu dengan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, misalnya. Nah, kalau yang eksternal itu bisa dibantu dengan Vaseline. Brand Vaseline merupakan brand lama dan dijamin bukan brand abal-abal, ya. Mariii baca review Vaseline Superfood Skin Serum iniii.

Vaseline Superfood Skin Serum

            Vaseline Superfood Skin Serum mengandung bahan utama petroleum jelly (Vaseline Jelly) yang mampu melembapkan dan mengatasi masalah kulit kering + pecah-pecah. Penyebab kulit kering + pecah-pecah macam-macam antara lain karena sengatan sinar matahari, kelamaan di dalam ruangan AC, dan polusi. Waktu saya kuliah Farmasi, petroleum jelly memang disebut-sebut sebagai bahan yang mampu membantu merawat kulit, bahkan mengurangi penyakit kulit bersisik, gatal-gatal, dan kemerahan.

Sesuai slogannya, Vaseline Superfood Skin Serum memberi tiga tahap repairing sbb: mengembalikan kelembapan kulit, mempertahankan kelembapan kulit, dan mengeluarkan kilau kulit yang tersembunyi.

Vaseline Superfood Skin Serum punya tiga aroma alami, yakni Citrus, Green Tea, dan Cranberry. Saya sudah mencoba ketiganya selama beberapa hari. Teksturnya ringan banget, lebih cair daripada losion biasa. Cepat menyerap di kulit! Setelah dioles, teksturnya berasa semakin halus dan tidak lengket sama sekali. Bila perlu, monggo dioles lagi dan lagi. Bisa jadi hand cream juga, lo.     

Teksturnya ringan di kulit

Vaseline Superfood Skin Serum Citrus

            Aroma Citrus favorit saya! Saya tidak bosan mencium harumnya berulang-ulang. Entah kenapa, segala sesuatu yang berhubungan dengan citrus, saya pasti suka! LOL. Vaseline Superfood Skin Serum Citrus mengandung jus Citrus lemon untuk kulit tampak segar. Buah citrus memang dikenal sebagai buah yang memberi banyak manfaat untuk kulit.
            Produk ini tercatat aman di BPOM. Sila cek langsung di web situs pom.go.id. Tanggal kedaluwarsa jelas, yakni tahun 2021. Jangan sekali-kali membeli produk perawatan kulit yang tidak menerakan tanggal kedaluwarsa. Kulit bukannya sehat, yang ada malah kena penyakit!    

vaseline-citrus
Vaseline Superfood Skin Serum CITRUS

Tercatat aman di BPOM


Vaseline Superfood Skin Serum Green Tea

            Sebenarnya saya juga suka aroma Green Tea, tapi tetap Citrus is the best. Varian Green Tea harum daun-daunan. Vaseline Superfood Skin Serum mengandung ekstrak Camelia sinensis, tanaman teh hijau yang terkenal akan sifat antioksidannya, untuk kulit lebih sehat berkilau. Produk ini tercatat aman di BPOM. Tanggal kedaluwarsa jelas, yakni tahun 2021.

vaseline-green-tea
Vaseline Superfood Skin Serum GREEN TEA

Tercatat aman di BPOM
           

Vaseline Superfood Skin Serum Cranberry

            Aroma Cranberry maniiisss so sweet gimana gitu. Pas buat kalian yang punya kepribadian girly. Vaseline Superfood Skin Serum mengandung jus Vaccinium macrocarpon (cranberry) untuk kulit lebih cerah. Kulit kusam buruan minggat! Produk ini tercatat aman di BPOM. Tanggal kedaluwarsa jelas, yakni tahun 2021. 

vaseline-cranberry
Vaseline SUperfood Skin Serum CRANBERRY

Tercatat aman di BPOM

Halal!

            Saya gonta-ganti memakai produk ini, pilih harum sesuai mood. Maklum, Gemini orangnya bosenan ha-ha! Psssttt ... untuk kalian yang kelebihan berat badan seperti saya, Vaseline Superfood Skin Serum bisa membantu melicinkan gesekan antara lipatan kulit. Kulit jadi lebih nyaman dan tidak lecet. Oiya, semua varian Vaseline Superfood Skin Serum insya Allah HALAL! Kita yang muslimah jadi lebih tenang, ya. Rasanya senang banget karena nutrisi untuk kulit ada di dalam satu kemasan praktis.  
Sekali lagi, produknya LIMITED EDITION! Cepetan cari Vaseline Superfood Skin Serum di LAZADA! Harga sangat terjangkau sekitar Rp20 ribuan saja. Jangan sampai kehabisan! Pengin kan punya kulit sehat? Kulit sehat sudah pasti kulit yang cantik. Kulit yang cantik bikin kita glowing dan awet muda! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Iklan