Sabtu, 16 Februari 2019

Belajar Memaknai Indahnya Irama Kehidupan dari Sosok Stanley Sagala


           Hari Minggu lalu pukul sebelas siang di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.
Di langit, matahari bersinar semakin garang. Kulit terasa seperti dicubit-cubit. Dari balik kacamata hitam, saya memelototi nomor plat mobil yang berseliweran. Nah, itu dia! batin saya ketika melihat nomor plat mobil yang cocok dengan orderan saya di aplikasi Grab. Saya semangat melambai-lambaikan tangan ke arah mobil tersebut, tiba-tiba ... kata Cancel pop up dengan semena-mena di aplikasi. Astagfirullah! Jarak udah dekat selemparan pisang gini, kok, si sopir tega memilih cancel, sih? GERAAAMMM!!!
Kalau Teman-teman jadi saya, pasti kalian bakal jengkel setengah mati juga, kan? Cuaca panas badan lelah usai meliput event, bikin saya enggak sabar pengin cepat-cepat ngadem di dalam mobil ber-AC dan cap cuss menuju rumah. Tapi, siapa sangka, di balik kejengkelan ini, Allah menganugerahi hikmah lain. Aplikasi Grab otomatis mencari sopir baru. Mata saya mengerjap tidak percaya ketika membaca nama sopir baru yang tertera.
Stanley Michael Sagala ....
Stanley Sagala ....
Stanley ... Sagala ....
Hah, ini beneran Stanley Sagala penyanyi itu?! Dada saya berdegup kencang. Saya memperhatikan dengan saksama foto wajahnya di aplikasi. Iya, benar, ini Stanley Sagala penyanyi itu! Saya mengenalinya! Hanya, kini wajahnya kelihatan sedikit menua. Saya perkirakan usia Stanley sekitar 40 tahun lebih (tepatnya 45 tahun ternyata).
Nostalgia sekedap. Tahun 90-an, saya ngefans berat dengan band-band lokal seperti Modulus Band, Emerald Band, dan Protonema. Lagunya bagus-bagus. Suara vokalisnya keren-keren. Saya tumbuh bersama musik mereka. Sayangnya Ricky Jo, vokalis Emerald Band, dan Miko, vokalis Protonema, udah lama wafat karena serangan jantung hiks. Tinggallah Stanley, mantan vokalis Modulus Band, yang tidak ketahuan di mana rimbanya. Dan, hari Minggu lalu, kami ditakdirkan bertemu.
Kalau membaca berita tentang artis menjadi sopir transportasi online, mungkin udah agak agak biasa ya, tapi kalau kalian mengalami sendiri naik transportasi online yang disopiri artis dan artis itu adalah artis idola kalian, rasanya dijamin W-O-W!

            Saat menunggu Stanley datang, berbagai pertanyaan merecoki kepala saya. Apakah Stanley masih nyanyi? Dia punya band baru enggak? Kenapa dia jadi sopir Grab? Hidupnya susah bangetkah? So, begitu masuk mobil, tanpa ampun saya langsung nembak, “Ini Bang Stanley penyanyi Modulus Band bukan?” Noraaakkk ... hahahahaha! *tutup muka nan cantik jelita*
Stanley mengangguk sambil tersenyum simpul. Sikapnya tampak tenang. Tidak terbaca rasa canggung sama sekali. Tangannya yang tegap dan bertato lihai memutar setir. Perlahan mobil bergerak meninggalkan kerumunan orang-orang di Jl. Jend. Sudirman. Hmmm, kesan pertama yang baik. Kami pun memulai perjalanan .... 



             “Saya masih menyanyi di acara-acara off air, Mbak. Band punya, tapi cuma untuk mengiringi saya menyanyi, bukan band komersil seperti Modulus dulu,” Stanley menjawab sopan pertanyaan saya. Dalam waktu dekat, lelaki keturunan Batak-Ambon ini mengaku akan mengeluarkan album baru. Butuh proses panjang menuju album baru ini karena Stanley punya idealisme tinggi dalam bermusik. Dia tidak mau bikin lagu asal jadi, lalu dijual online. Sekarang tinggal menunggu label yang tepat aja.  
Anak 90-an mungkin pada tahu bahwa selain bersuara merdu, Stanley juga aktor berbakat. Dia sempat membintangi beberapa sinetron beken. Nah, soal sinetron, Stanley menumpahkan kegalauannya.
Proses pembuatan sinetron jadul amat sangat berbeda dengan sinetron zaman sekarang. Duluuu setiap ditawari sinetron baru, Stanley diberi kesempatan mempelajari cerita dan karakter yang akan dia perankan. Sutradara menyerahkan naskah minimal sepuluh episode kepada pemain. Jika mendapat peran sebagai orang Yogya, misalnya, Stanley akan menetap di Yogya selama sekian waktu sebelum syuting dimulai. Di sana, dia memperhatikan lakon orang Yogya, merekam percakapan orang Yogya, dst. Istilahnya seperti risetlah.
            Sekarang? Pemain hanya diberikan selembar kertas untuk satu scene thok pada hari syuting. Naskah untuk scene berikutnya masih di awang-awang. Sinetron tayang setiap hari seperti dikejar setan. Boro-boro riset, sering pemain no clue mau ngomong apa dan berakting apa pada hari syuting. Stanley memilih setop main sinetron sampai dengan jangka waktu yang dia sendiri belum tahu. I feel you, Stanley. That’s why saya malas nonton sinetron zaman sekarang. Rindu sama sinetron Losmen, Pondokan, dan Jendela Rumah Kita. Palingan sesekali nemenin suami nonton sinetron Preman Pensiun dan Tukang Ojek Pengkolan hehe.     
            “Maaf, mmm ... Bang Stanley enggak malu menjadi sopir Grab?” tanya saya hati-hati. Akhirnya saya melontarkan pertanyaan ini juga, pertanyaan sensitif yang saya nanti-nanti jawabannya sedari tadi.
            Stanley spontan tertawa. “Entah sudah berapa kali saya mendapat pertanyaan seperti ini. Awalnya berasa seperti tamparan keras. Lama-lama saya terbiasa. Yaaah, kenapa harus malu? Ini pekerjaan halal! Saya, kan, enggak nyolong, Mbak,” jawabnya enteng. Stanley bercerita, dia menjadi sopir saat weekend aja jika tidak ada tawaran menyanyi off air atau permintaan training dari klien. Lumayan buat tambah-tambah. “Kerja apa pun kalau dijalani dengan ikhlas, tidak akan terasa berat. Yang berat itu gengsi, Mbak,” lanjutnya bijak.
Stanley justru menikmati pekerjaannya sebagai sopir transportasi online karena dia bisa ketemu dan ngobrol dengan macam-macam orang. Maklum, waktu masih aktif di dunia hiburan, segala gerak-geriknya diatur ketat oleh tim manajemen. Stanley dilarang ketemu, apalagi mengobrol dengan sembarang orang.



Jujur, awalnya saya berpikir saya akan mendengar cerita sedih menye menye Stanley soal kehidupannya, tapi rupanya saya salah. Saya juga takut Stanley tersinggung dengan pertanyaan-pertanyaan saya, tapi alhamdulillah tidak.
Laki-laki yang mau bekerja keras mencari rezeki halal (padahal mungkin pekerjaan itu dianggap remeh oleh sebagian orang) adalah laki-laki TANGGUH dan PEMBERANI. Bekerja merupakan cara untuk memuliakan diri sendiri dan keluarga supaya tidak menjadi peminta-minta atau beban bagi orang lain. Stanley Sagala contohnya. Hormat!      
Hampir sepuluh tahun menikah dengan gadis keturunan Batak-Manado, Stanley belum dikaruniai keturunan. Dia tidak terlalu memusingkan hal ini. Lebih baik menyibukkan diri dengan pekerjaan. Wait, wait, cerita belum selesai. Kalau membahas soal pekerjaan, tadi di atas saya menyebutkan kalimat permintaan training dari klien, jadi apa lagi sebenarnya pekerjaan Stanley?
Sejak tahun 2010, Stanley merintis bisnis EO (saya lupa namanya) di bidang training untuk perusahaan-perusahaan. Biasanya dia memberi training motivasi, termasuk memotivasi para pegawai yang hampir pensiun supaya kelak tidak malu memulai bisnis yang mungkin dianggap remeh oleh orang lain. Di setiap acara training, Stanley selalu menyelipkan sesi musik. Believe it or not, orang-orang yang sebelumnya tidak bisa main angklung, jadi bisa, lho, berkat arahan dari Stanley. Apa rahasianya nih hihi. Kayaknya seru kalau kapan-kapan kita undang Stanley mengisi event blogger gathering. :))
“Bagi saya, pengalaman dan kerendahan hati adalah modal yang tidak ternilai dari seorang anak manusia.” – Stanley Sagala

Tidak terasa, satu jam perjalanan bersama Stanley usai, padahal masih banyak hal yang pengin saya tanyakan. Sungguh pengalaman yang berharga. Semoga saya mendapat kesempatan lain, mengobrol entah dengan siapa. Saya pernah mengobrol dengan sopir yang jadi korban KDRT ayahnya, sopir yang dulunya chef di kapal pesiar, dll. Kapan-kapan saya tulis. Saya percaya, setiap orang punya mutiara kehidupannya masing-masing dan insya Allah bermanfaat jika dibagi. Kian ke sini saya kian menyadari, tugas blogger/penulis bukanlah sekadar menulis (dan menghasilkan uang), melainkan juga menyampaikan jutaan pesan dari semesta kepada pembaca. Isn’t that beautiful? Betapa saya mencintai pekerjaan ini. :)
Terima kasih, Stanley Sagala! Indahnya memaknai irama kehidupan tanpa perlu menggugat keputusan Yang Maha Kuasa. Selamat menjemput rezeki halal di bumi-Nya yang kaya. Ditunggu lagu-lagu terbarunya! Aamiin! [] Haya Aliya Zaki

 
PS. Stanley Sagala sudah mengizinkan saya menulis cerita ini. Dia sangat ramah dan welcome, tapi saya memutuskan tidak mengambil foto saat dia menyetir. Bukan apa-apa, saya merasa sungkan dan khawatir fotonya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Insya Allah cerita di atas benar adanya, meski tanpa foto. ^^
Selanjutnya ...

Kamis, 14 Februari 2019

Kulit Wajah Sehat Terawat Berkat L’oreal UV Perfect Matte & Fresh


Saya percaya bahwa segala unsur dalam kehidupan memiliki dua sisi mata pisau, ada hitam-putih, ada baik-jahat, dst. Semuanya tergantung kepada kita sebagai pengendali, Teman-teman. Kita bisa mendapat manfaat bisa pula terjerumus karena mudharat. Sekarang saya mau ngobrol-ngobrol soal dua sisi mata pisau SINAR MATAHARI dan cara mengendalikan sisi jahatnya.
Sinar matahari berfungsi mengubah provitamin D menjadi vitamin D di dalam tubuh. Yap, provitamin D tidak bisa berubah menjadi vitamin D tanpa bantuan sinar matahari. Kita mungkin mendapatkan vitamin D dari makanan atau suplemen, tapi vitamin D dari bantuan sinar matahari terbukti lebih bagus. Vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium dan memperkuat tulang dan gigi.
Menurut info dari para ahli, yang paling baik itu sinar matahari sebelum pukul sembilan pagi atau sore hari selama maksimal 15 menit aja. Kalau terpapar sinar matahari siang mana lagi terik-teriknya dan terlalu lama pula, sinar matahari bakal berubah jadi jahat bagi kulit! Terus, gimana dong cara mengendalikannyaa, apalagi kondisi kita yang aktif bekerja di luar ruangan, misalnya?
Saya beruntung, hari Minggu lalu (10/2) saya diundang oleh Sociolla Blogger Network untuk menghadiri acara L’oreal Car Free Day, di fX Sudirman, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Pusat. Di sana kami main-main ke booth L’oreal cobain sunscreen L’oreal UV Perfect Matte & Fresh, foto-foto, mendengarkan penjelasan menarik dari narsum terkait topik ini, sekalian olahraga bareng yay! 

HayaAliyaZaki
Foto-foto manjah di booth L'oreal

sunscreen-Loreal-UV-matte-fresh
Dikasih tote bag ini asyik!

Loreal-car-free-day
Pound fit!

Btw, olahraganya bukan olahraga senam biasa, melainkan olahraga pound fit. Baru kali ini saya ikutan. Seru, soalnya menggunakan alat semacam drum stick! Musiknya pun bikin semangat! Kelihatannya yaaa pound fit itu gampang, tapi ternyata enggak sama sekali, Bok! Bagi yang jarang olahraga kayak saya, badan bakal sukses pegel-pegel sampai tiga hari haha. Duh, jadi malu, nih. *panci mana panci*     
Back to topic. Menurut Mbak Rita Wijaya (Group Product Manager L’oreal Paris Skin and Hair), acara hari Minggu lalu merupakan rangkaian dari peluncuran produk terbaru dari L’oreal Paris, yakni sunscreen L’oreal UV Perfect Matte & Fresh itu tadi.
“Perempuan selalu haus tren make up terkini, tapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan perawatan kulit. Salah satunya dengan selalu menggunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berlebihan,” kata Mbak Rita.   
Kapan, sih, biasanya kita pakai sunscreen? Pasti sebagian besar dari kalian menjawab, waktu mau ke pantai atau berenang! Iya, kan? “Padahal, kita wajib menggunakan sunscreen meskipun kita beraktivitas di dalam ruangan lho karena kita tinggal di negara tropis,” jelas Mbak Beatrix Oktaviani (Junior Product Manager L’oreal Paris Skin and Hair).
Tyna Kanna Mirdad (selebgram) mengamini. Konon pula doi punya gen dark spot di wajah. Tyna bertekad rajin pakai sunscreen supaya tidak mengalami kondisi seperti mamanya sekarang. Jarang pakai sunscreen selagi muda, dark spot di wajah mamanya Tyna kian melebar dan menghitam. Ditutupi make up juga kurang mempan.  

Loreal-car-free-day

tyna-kanna-mirdad
Narsumnya kece-kece!

Fyi, spot akibat bekas jerawat dengan spot akibat terpapar sinar matahari sekilas kelihatan sama, tapiii ... spot akibat terpapar sinar matahari lebih sulit pulih dan biaya perawatannya ... mahaaalll! Jika terus-menerus terpapar sinar matahari, kulit tidak hanya gosong, tapi juga kendur dan rusak. Bahaya kanker kulit mengintai hiiiyyy. Coba Teman-teman googling keyword sunscreen truck driver. Nanti akan muncul cerita sopir truk yang wajah sebelah kirinya setiap hari terpapar sinar matahari, sementara wajah kanannya tidak. Bertahun-tahun berlalu, penampakan wajah kiri si sopir truk beda banget sama wajah kanan! Wajah kiri kendur dan rusak. Wajah kanan aman-aman aja. Paaak Paaak coba kalau dari dulu pakai sunscreen, ya. So, lebih baik kita memproteksi kulit wajah kita daripada ngeluarin banyak hepeng di kemudian hari.  

sunscreen-truck-driver
Wajah kiri dan wajah kanan sopir truk ini beda banget, kan? (credit: cbsnews.com)

Sayangnya, sunscreen yang sudah ada biasanya memberikan efek berminyak dan mengilap jika dipakai di wajah. Wajah jadi nyempluk putih-putih enggak jelas. Make up terancam luntur. Malesin banget, deh. Atas alasan inilah L’oreal UV Perfect Matte & Fresh hadir. Saya jabarkan kelebihannya satu per satu, ya.  

Kelebihan L’oreal UV Perfect Matte & Fresh


1. Formula Advanced UV Protector

            Kandungan Mexoryl dan Long UVA filters berfungsi mencegah penggelapan kulit dan penuaan dini. Kandungan Oil-Control Formula menyerap minyak berlebih di kulit. Kandungan Detoxyl melindungi kulit dari partikel polusi.
Kata Mbak Beatrix, sunscreen ini both perfect combination antara chemical and physical sunscreen. Kenapa harus ditambahkan chemical sunscreen? Physical sunscreen (Titanium Dioxide) bagus untuk kulit, tapi sunscreen akan mudah luntur jika hanya mengandung physical sunscreen. Jadi, perlu ditambahkan chemical sunscreen juga. Kulit terlindungi sekaligus tetap kelihatan cantik. Yes! 

Loreal-UV-perfect-matte-fresh
L'oreal UV Perfect Matte & Fresh

cara-pakai-sunscreen
Jumlah pemakaian sunscreen yang benar

2. Sun Protection Factor (SPF) tinggi

            L’oreal UV Perfect Matte & Fresh mengandung SPF 50 yang mampu melindungi kulit dari UVB dan PA +++ yang mampu melindungi kulit dari UVA. Saran Mbak Beatirix, pakailah produk yang mampu sepaket melindungi kulit kita baik dari UVA maupun UVB. 

3. Tekstur tidak lengket


Saya sendiri sudah mencoba sunscreen L’oreal UV Perfect Matte & Fresh. Teksturnya agak kental, tapi langsung menyerap dan nge-blend sempurna saat diaplikasikan ke wajah dan leher (catet, leher juga wajib pakai sunscreen!). Tidak ada efek berminyak atau mengilap. Tidak perlu ditungguin sambil dikipas-kipas hihi. Hasilnya matte. Setelah ditimpa bedak, lapisan di wajah tetap mulus, tanpa crack atau retak-retak. Laaafff! Setiap 2 jam sekali, pemakaian sunscreen diulang. Kalau repot, boleh pakai yang bentuk sediaan mist (spray). Semprotkan ke wajah dan leher dari jarak 10-15 cm. 
Sunscreen L’oreal UV Perfect Matte & Fresh bisa dipakai sejak usia remaja. Perempuan dan laki-laki boleh! Kayaknya saya bakal menyarankan suami pakai. Perawatan kulit bukan cuma kegiatan perempuan, melainkan laki-laki juga. Laki-laki bisa mengalami masalah kulit yang sama. Contohnya sopir truk di atas. Betul?

Loreal-blogger-gathering
Capek olahraga, tapi hati senang!

Teman-teman sila membeli sunscreen L’oreal UV Perfect Matte & Fresh di Sociolla sekalian intip-intip dan follow Instagram @getthelookid & @beautyjournal, ya. Banyak produk dan info seputar kecantikan & skin care di sana. Jangan ketinggalan info promosinya! Nah, kalian punya cerita tentang sunscreen juga? Share di sini, yuk! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Jumat, 01 Februari 2019

7 Tip Jalan-Jalan Bareng Keluarga di Bali


Bali. Bali. Bali.
Pastinya hampir semua sudah pada tahu. Bahkan di luar negeri, Bali lebih dikenal daripada Indonesia. Siapa pun tak akan memungkiri keindahan dan daya tarik magis Pulau Dewata ini. Saya pribadi pernah beberapa kali ke Bali bareng teman dan keluarga.
Omong-omong, kalau ditanya, mana paling berkesan, jalan-jalan sama teman atau keluarga (anak-anak), saya jawab: keluarga. Maaf, bukan kutak sayang kamu, Teman, tapi entah kenapa, setiap jalan sama teman, wajah anak-anak selalu muncul di pelupuk mata hahaha! Kebayang riang gembiranya anak-anak diajak jalan-jalan. Meski kadang capek atau lapar, enggak sekali pun mereka merengek minta pulang tuh. Jalan-jalan lanjooottt terooosss! :))
So, bolehlah saya share tip jalan-jalan bareng keluarga ke Bali ala ala saya. Siapa tahu Teman-teman pengin jalan-jalan ke Bali juga dalam waktu dekat. Mariii!

gunung-batur
Jalan-jalan ke Bali yuk!

Tip jalan-jalan ke Bali


1. pilah pilih waktu jalan-jalan

            Biasanya kami jalan-jalan bukan saat musim liburan. Kebayang ramenya Bali musim liburan! Di mana-mana manusia. Di mana-mana kudu antre luaaama. Saya dan suami khawatir anak-anak kurang nyaman dan malah tidak menikmati. Dua tahun lalu, kami ke sekeluarga ke Bali pada bulan April. Terus, kalau bukan musim liburan, harga tiket pesawat juga jadi lebih murah khaaan khaaan khaaan. Hanya, jadwal sekolah perlu diperhatikan. BIG NO jalan-jalan saat musim ulangan atau ada acara penting di sekolah.   

2. the art of packing

Packing harus dilakukan jauh-jauh hari. Packing untuk jalan-jalan ke Bali, saya lakukan minimal banget seminggu sebelumnya. Packing untuk jalan-jalan ke luar negeri, apalagi seperti ke Eropa tempo hari, saya lakukan sebulan sebelumnya. Pakaian dan segala printilan didata, lalu dicicil masuk ke koper. Sebaiknya enggak packing koboi alias packing dadakan kalau jalan-jalan bareng keluarga, takutnya nanti ada yang kelupaan dibawa. Bisa berabe. Lebih baik ribet di awal daripada rempong di akhir. Betol? Jangan sampai ada deramah di antara kitah gara-gara packing yang tidak terencanah.
Bagi Teman-teman yang berniat membawa stroller, better think twice, deh. Soalnya, trotoar di Bali belum ramah pedestrian. Trotoar di tourist area gradak gruduk (tidak rata), sempit kemakan sama jalan, juga sering disalahgunakan jadi tempat dagang dan parkir motor.  

3. booking hotel sesuai kebutuhan

Pertimbangkan beberapa hal saat memilih hotel, salah satunya, apakah kita akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk jalan-jalan di luar atau santai-santai di hotel? Saya pernah melakukan kesalahan. Itinerary kami di Bali seharian jalan-jalan di luar melulu, di hotel cuma numpang tidur. Sementara, saya booking hotel bintang 5, Saudara-saudara! Alhasil fasilitas hotel enggak kepake sama sekali huhu. Tahu gitu, mending saya booking hotel yang biasa-biasa aja. Oiya, kalau anak-anak senang berenang, paling oke booking hotel dekat pantai.
Di mana booking hotel di Bali?  Pastinya info hotel terbaik bisa dicek di Pegipegi! Pegipegi adalah perusahaan yang melayani booking hotel, tiket pesawat, dan tiket kereta api melalui web situs. Tersedia pula aplikasi gratis di Android dan iOS. 
pegipegi
Booking hotel di Bali di Pegipegi

hotel-di-kuta
Pantai di belakang hotel kami

Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini terhubung langsung ke lebih dari 7.000 hotel di Indonesia, lebih dari 20.000 rute penerbangan, dan 1.600 rute perjalanan kereta api. Pegipegi fokus mengelola kebutuhan liburan dan business trip menjadi fun travelling partner.
Booking hotel di Pegipegi mudah banget bisa kapan aja di mana aja. Pilihan harga, bintang hotel, lokasi, fasilitas, dll semua ada. Berbagai penawaran menarik akan kita dapat kalau menjadi member. Saran saya, meski sudah booking hotel via online, tetap telepon pihak hotel sebelum berangkat. Just make sure nama kita sudah tercatat di sana.  

4. rental mobil is a must

            Sebenarnya, kami sekeluarga paling senang naik transportasi umum. Kalau jalan-jalan ke luar negeri, kesempatan emas bagi kami untuk mencoba MRT dan tram. Sayangnya, di Bali berbeda. Transportasi umumnya belum menjangkau semua lokasi. Jarak lokasi wisata dari satu tempat ke tempat yang lain juga cukup jauh. Mau tidak mau, kami kudu rental mobil selama di sana. Rental mobilnya dilakukan beberapa hari sebelum ke Bali, ya. Jadi begitu kita tiba di Bali, mobil sudah ready menunggu di bandara. Rental mobil lepas kunci manual sekitar Rp250 ribu per 24 jam dan matic Rp300 ribu per 24 jam.   

5.  cari tempat wisata yang cocok

            Senjata saya, browsing internet dan baca-baca review blogger. Kami memilih wisata ke pantai, gunung, dan kota. Cari tahu juga alamat persis tempat wisata. Tempat wisata yang pertama dengan yang berikutnya dekat atau berjauhan? Apakah dalam satu hari memungkinkan jalan-jalan ke beberapa tempat? Kira-kira kalau dijabanin, anak-anak sanggup enggak? Sila didiskusikan. Saya menulis pengalaman jalan-jalan ke Desa Penglipuran, Bali Pulina, dan DMZ Bali. Monggo yang mau baca.   

Nonton Hanoman di Uluwatu

dmz-bali
Anak-anak main di DMZ Bali

6. beli tiket wisata online

            Sejak kenal yang namanya tiket online, saya prefer membeli online daripada membeli di TKP. Keuntungannya, tentu kita tidak perlu antre di TKP. Kami pernah sampai di Uluwatu (untuk menonton tari kecak) saat pertunjukan siap-siap dimulai. Saya dicegat masuk oleh petugas. Tiket sudah habis, kata mereka. Saya keluarin tiket online yang sudah saya beli dong dong dong. Kami pun masuk dengan mulus. Selain itu, harga tiket online LEBIH MURAH. Selisihnya lumayan!

7. riset makanan halal

            Jalan-jalan sendiri atau sama teman, bolehlah ambisius. Urusan makan bisa ntar sok ntar sok. Tapi, kalau jalan-jalan bareng anak, saya enggak berani. Telat makan, anak-anak bakal cranky. Mood jalan-jalan terancam bubar.  
Di Bali, penduduk muslimnya minoritas. Kehalalan makanan wajib diperhatikan. Saya rekomen menu ayam betutu dan sayur gonde di Ayam Betutu Khas Gilimanuk Bali dan nasi campur di RM. Wardani di Kuta. Enak dan halal! Btw, RM. Wardani ini unik, dari luar kelihatan seperti toko kecil aja, tapi begitu masuk, baru deh ketahuan ternyata rumah makannya luaaas. Spot-spotnya cakep dan instagramable.    

sayur-gonde
Sayur gonde


nasi-campur
Nasi campur

Teman-teman mau menambahkan tip jalan-jalan bareng keluarga, khususnya ke Bali? Boleh juga cerita-cerita pengalaman kalian ke Bali di kolom komen di bawah ini. Yuk! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Sabtu, 29 Desember 2018

Penyandang Disabilitas Perlu Diberi Ruang untuk Berkarya dan Berprestasi


Sekian tahun lalu waktu memenuhi undangan meliput rumah sakit di Singapura, saya dkk blogger diajak makan siang di sebuah resto oleh panitia. Sebenarnya menu makanannya biasa aja, bahkan cenderung kurang cocok di lidah saya. Akan tetapi, satu pemandangan membuat semuanya jadi luar biasa. Di resto Singapura kami dilayani oleh karyawan penyandang disabilitas rungu. Ini kali pertama saya melihat penyandang disabilitas bekerja berbaur dengan karyawan biasa. Masya Allah!
Gimana di negeri sendiri? Alhamdulillah, hari gini di Indonesia, penyandang disabilitas semakin banyak yang berdaya. Terbukti beberapa kali saya mendapati mereka bekerja di berbagai perusahaan.
Daaan, kabar gembira untuk kita semua! Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Sosial RI sepakat berkolaborasi demi meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas di aneka sektor industri formal maupun informal. Saya dkk blogger diundang menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pelatihan, Sertifikasi, dan Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas antara Bapak Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian RI) dan Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Sosial RI) di Ruang Garuda, Gedung Kementerian Perindustrian RI, Jakarta (27/12). Harapannya, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama menikmati pertumbuhan ekonomi dan mengakses kesejahteraan sosial.    

Penandatanganan Nota Kesepahaman

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2015, diperkirakan 8,56% atau 22 juta jiwa penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Data lebih lanjut, 24% dari mereka yang menganggur, berstatus kepala rumah tangga. Rantai kemiskinan merupakan masalah yang cukup krusial bagi penyandang disabilitas. Prioritas pemerintahan kita, memutuskan rantai kemiskinan ini dengan membuat macam-macam program yang membangun penyandang disabilitas menjadi sosok mandiri secara sosial dan ekonomi. What a wonderful new year gift tho! 
Pada acara puncak Hari Disabilitas Internasional tanggal 3 Desember 2015 di Istana Negara, Bapak Presiden Joko Widodo menyampaikan, negara harus adil menegakkan hak-hak penyandang disabilitas. Maka, lahirlah UU no. 8 tahun 2016.
Payung hukum tersebut berguna mengakui, melindungi, dan melindungi hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia. Selain itu, disebutkan bahwa perusahaan swasta wajib memperkerjakan sedikitnya 1% penyandang disabilitas dari jumlah seluruh karyawannya. – UU no. 8 tahun 2016

Komitmen diperkuat pada perayaan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Bekasi. “Pemerintah berjanji menyediakan ruang untuk penyandang disabilitas memberi manfaat, berkarya, dan berprestasi. Kementerian Sosial RI sedang membuat konsep industri yang sepenuhnya untuk penyandang disabilitas,” kata Pak Agus. Perkara industri, mestinya paling klop tek-tokan dengan Kementerian Perindustrian RI. Nah, demikian asal muasal kolaborasi ini, Teman-teman.  
Ruang lingkup Nota Kesepahaman meliputi pertukaran data dan informasi, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penempatan kerja di perusahaan industri, serta pengembangan kerja sama kelembagaan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas masing-masing pihak.
Berdasarkan isi Nota Kesepahaman, tugas dan tanggung jawab Kementerian Perindustrian RI adalah menentukan jenis pendidikan dan pelatihan untuk penyandang disabilitas, melaksanakan pendidikan dan pelatihan, melakukan sertifikasi kompetensi, dan memfasilitasi penempatan kerja di perusahaan industri.
Sementara itu, tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial RI adalah menyediakan data potensi penyandang disabilitas, melaksanakan rekrutmen, serta memfasilitasi sarana prasarana termasuk operasionalisasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan.



Di acara, hadir perusahaan-perusahaan yang bersedia menerima tenaga kerja penyandang disabilitas, yakni PT. Wangta Agung, PT. Ecco Indonesia, PT. Young Tree Industries, PT. Widaya Inti Plasma, PT. Inti Dragon Suryatama, PT. Bintang Indokarya Gemilang, dan PT. Aggio Multimax. Tidak lupa industri garmen, yakni Intima Globalindo, Mataram Tunggal Garmen, Pan Brothers Group, Ungaran Sari Garments, dan Srite Group. Menurut Pak Airlangga, industri makanan, pakaian jadi, dan alas kaki merupakan industri yang punya potensi paling besar untuk menyerap tenaga kerja penyandang disabilitas. Insya Allah Januari tahun depan bisa terlaksana, ya.    
Hal yang paling istimewa buat saya di acara adalah saya bisa bertemu dengan adik-adik dari BRSPDSRW Melati Jakarta (penyandang disabilitas rungu wicara). Saat menyampaikan kata sambutan, Pak Menteri didampingi penerjemah bahasa isyarat supaya adik-adik ini mengerti. Guess what ... mereka jago main angklung! Mereka bisa memainkan lagu Tanah Airku dan Selendang Sutra yang begitu indah yang bahkan mereka sendiri tidak bisa mendengarnya! :( 
Saya jadi penasaran, gimana cara mereka berlatih? Saya pun mewawancara Pak Burhan, pelatih angklung adik-adik BRSPDSRW Melati Jakarta. Pak Burhan pensiunan yang mengabdikan dirinya untuk dunia kesenian. Usianya udah 76 tahun, lho. Beliau bukan penyandang disabilitas, tapi beliau bisa bahasa isyarat sehari-hari dan bahasa isyarat khusus not musik. Sepertinya kami luput melihat tangan Pak Burhan yang memberi isyarat not-not musik tersebut saat di panggung. Bagi saya, Pak Burhan sama hebatnya! Semoga selalu dianugerahi kesehatan ya, Pak! Kalian tertarik belajar bahasa isyarat? Silakan intip akun Instagram @pusbisindo.
Selesai acara, saya mengunjungi bazaar yang menjual hasil karya penyandang disabilitas. Ada tempat tisu, boneka, gantungan kunci, dompet, dll. Bagus-bagus, deh. Saya membeli tempat tisu batik berbentuk baju yang imut. Mereka bilang, mereka belajar membuat kerajinan seperti itu justru dari orang bule. Lumayan bisa dijadikan sumber pendapatan. 

Saya dan adik-adik BRSPDSRW Melati Jakarta


Mereka jago main angklung!


Saya dan Pak Burhan




Hasil karya penyandang disabilitas

Back to Nota Kesepahaman. Semoga Nota Kesepahaman ini menjadi pendorong munculnya upaya-upaya lain dari pemerintah untuk menegakkan hak-hak penyandang disabilitas. Semoga ke depannya terwujud masyarakat penyandang disabilitas yang impulsif dan aktif. Aamiin! [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Jumat, 21 Desember 2018

Waktunya Hijrah Bersama Sasha Halal Toothpaste


           Bagi saya, rezeki bukan cuma materi. Bisa bersua dengan seseorang yang menginspirasi, itu juga rezeki. Beberapa tahun lalu masjid sekolah anak saya mengadakan pengajian dengan ustazah Peggy Melati Sukma. Wow, rasanya tidak sabar pengin hadir dan mendengarkan langsung kisah hijrahnya! Peggy adalah artis pemeran sinetron Gerhana pada tahun 90-an. Dia kerap berpakaian seksi dan bersikap centil. Bicaranya cepat seperti kereta peluru shinkansen. Peggy mengakui, dulu hidupnya bukan hanya bergelimang harta, melainkan juga bergelimang maksiat. Lalu, kini?
            Kini Peggy telah berhijab rapat dan memutuskan meninggalkan atribut duniawi. Dia disibukkan dengan aktivitas dakwah dari pelosok daerah hingga keluar negeri. Apa yang membuat Peggy merasa inilah #WaktunyaHijrah? Jawabannya, ketika dia mengenal Alquran. Peggy berusaha betul memahami ayat-ayat Alquran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Nikmat sekali. Tak pernah sehari pun dia pengin jauh dari kalam Ilahi. Masya Allah.
            Bicara soal hijrah, hari Minggu lalu saya diundang Hijab Influencers Network untuk menghadiri launching produk Sasha Halal Toothpaste (PT. Kino Indonesia) di The Hook Restaurant, Jakarta Selatan (2/12). Sukaaa, narsumnya idola semua Lulu Elhasbu (fashion blogger & designer) dan Ummu Balqis (parenting & marriage influencer). Saya dkk blogger terlibat dalam diskusi tentang hijrah yang sangat menarik! 

pasta-gigi-siwak
Launching Sasha Halal Toothpaste (credit: @hijabinfluencersnetwork)


            Bagi Lulu, hijrah adalah proses yang terus-menerus kita upayakan untuk menjadi pribadi yang lebih baik sampai akhirnya kita menutup mata dan saat itulah upaya kita selesai. Setuju banget! Sejak kecil, Lulu menempuh pendidikan di sekolah Islam, bahkan pernah mencicipi pendidikan pesantren juga. Akan tetapi, masa itu, Lulu berhijab masih sekadar berhijab, belum tahu apa sesungguhnya maknanya berhijab. Saat kuliah, Lulu malah membuka hijabnya.
            Lulu kembali berhijab setelah pulang umroh dan mulai merintis karier menjadi model muslimah. Sedikit demi sedikit cara berhijabnya diperbaiki dari yang sedikit terbuka menjadi full tertutup, dari yang pendek menjadi panjang, dan dari yang ketat menjadi longgar. “Dalam proses hijrah itu kita butuh terus mencari dan menggali ilmu. Ikut pengajian, hadir di majelis taklim, membaca Alquran, dll. Ya, berhijab juga butuh ilmu, bukan cuma ikut-ikutan tren,” tegas Lulu.
            Pada tahun 2010, bersama beberapa temannya, Lulu mendirikan Zaura Models, manajemen model muslimah pertama di Indonesia. Lulu menekankan pentingnya inner beauty atau akhlak kepada model-modelnya. Secantik apa pun model tersebut, tapi kalau akhlak nol, so sorry they have to say goodbye. Nama baik muslimah dipertaruhkan di sini. Maka, wajar jika pelajaran pertama di Zaura Models adalah soal akhlak, selanjutnya barulah belajar cara berjalan di catwalk. 

Bersiwak untuk kesehatan gigi dan mulut    

            Selain memperbaiki penampilan, Lulu sangat memperhatikan produk yang dikonsumsinya apakah produk tersebut halal atau tidak. Jangan sampai dalam darah kita mengalir sesuatu yang haram. Jangan sampai berkahnya hilang. Naudzubillahi min dzalik. Jadi, untuk pasta gigi, Lulu mantap hijrah ke Sasha Halal Toothpaste karena 100% halal.
            Lebih kerennya lagi, Sasha Halal Toothpaste mengandung serpihan siwak asli (bukan essence) yay! Produk yang mengandung siwak asli, di kemasannya tertulis “Salvadora perisica extract”. Sementara itu, produk yang mengandung siwak essence, di kemasannya hanya tertulis siwak (tanpa nama ilmiah atau kata ekstrak).  Ini yang saya pelajari di kuliah Farmasi dan saya sudah konfirmasi kebenarannya dengan Mbak Danti Nastiti (Assistant Brand Manager Sasha Halal Toothpaste) setelah selesai acara.
            Bersama Annisa Rizki Amalia, drg., Sp.KGA, kami membahas lebih dalam tentang manfaat siwak. Siwak (Salvadora persica) adalah tangkai kayu berwarna putih, berserat lembut, dan wangi. Biasanya siwak tumbuh di Timur Tengah dan Afrika. Kadang siwak disebut juga tongkat kunyah.

Sejak zaman Rasulullah, siwak dipakai untuk membersihkan gigi dan mulut. Berdasarkan penelitian, siwak memang mengandung aneka zat yang memberi perlindungan pada gigi seperti fluoride, antimikroba, flavonoid, astringen, macam-macam mineral, dll.
Perbedaan siwak dengan sikat gigi: dipakai segahar apa pun (((GAHAR))), siwak tetap aman untuk gigi dan mulut karena teksturnya begitu lembut. Kalau sikat gigi, kita harus hati-hati seandainya salah sikat bisa melukai gusi dan dinding mulut. So, tidak heran, World Health Organization (WHO) resmi merekomendasikan siwak sebagai pembersih alami gigi dan mulut. Sekarang Teman-teman percaya kan kenapa bersiwak itu sunnah? Pastinya karena ada begitu banyak kebaikan di dalamnya. Hebat, ya!

        “Bersiwak bagian dari kebersihan mulut dan dan keridhoan bagi Rabb.” (HR. Ahmad 66)
“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap hendak menunaikan shalat.” (HR. Bukhari 70)
            Ummu Balqis berkata, kebersihan mulut sangat penting dalam ajaran Islam. Jabir bin Abdullah meriwayatkan Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa memakan bawang merah atau bawang putih, hendaklah ia menjauhi kami atau masjid kami, serta hendaklah ia duduk di rumahnya saja.” See, Rasulullah sudah kasih warning, jangan sampai bau mulut mengganggu khusuknya jamaah shalat dan beribadah lain hehe. Sedemikian pentingnya soal kebersihan mulut ini di mata Rasulullah.  
            Kalau dalam berumah tangga gimana, Um? Wow, apalagi ini yekan. Pasangan suami istri sebaiknya jangan bau mulut, ah. Sungkan mengingatkan pasangan yang bau mulut? Coba cari waktu yang tepat misal, saat couple time. Ngobrol-ngobrol tentang kekurangan masing-masing yang harus diperbaiki. Manfaatkan kesempatan ini untuk memuji kelebihan pasangan terlebih dahulu, lalu lanjut mengkritik sayang (cieee) bau mulutnya sekaligus memberi saran. Suami istri saling terbuka insya Allah keluarga harmonis aman tenteram. Aamiin.   

pasta-gigi-siwak
Narasumber yang kece-kece

Review Sasha Halal Toothpaste

Hadirnya Sasha Halal Toothpaste jadi kabar gembira buat kita karena sekarang bersiwak lebih praktis. Seperti yang kita tahu, siwak sulit didapat di Indonesia. Sasha Halal Toothpaste punya dua varian, yakni Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial mengandung serpihan siwak asli dan ekstrak daun sirih (kemasan emas). Fungsinya membunuh bakteri penyebab plak dan membuat napas segar lebih lama. Sasha Toothpaste Whitening mengandung serpihan siwak asli, lemon, dan garam (kemasan putih). Fungsinya memberi perlindungan ganda dan membuat gigi tampak putih. Semingguan saya memakai Sasha Halal Toothpaste. Berikut reviewnya. 

Kemasan Sasha Halal Toothpaste

            Sudah saya sebutkan di atas, warna kemasan Sasha Halal Toothpaste ada dua sesuai variannya. Di kemasan banyak tulisan Arab gundul. Jangan khawatir, ini translate bahasa Arab untuk tulisan berbahasa Indonesia di kemasan,  bukan semacam tulisan doa yang dilarang dibawa ke kamar mandi. Tanggal kedaluwarsa (expired date) tercantum jelas. Ukuran dua macam; 65 gram dan 150 gram. 

pasta-gigi-siwak
Dua varian Sasha Halal Toothpaste

Kandungan siwak asli dan expired date tercantum jelas

 

Aman dan halal

            Tugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) adalah memastikan sebuah produk mengandung bahan berbahaya atau tidak. Contoh bahan-bahan berbahaya antara lain merkuri, formalin, dan rodamin B. Jika aman, BPOM memberikan nomor POM untuk produk tersebut.
            Gimana cara mengecek nomor POM palsu atau tidak? Sila ke web situs pom.go.id. Pilih Daftar Produk dan masukkan nomor POM yang tertera di kemasan. Saya memasukkan nomor POM Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial dan Sasha Toothpaste Whitening. Terbukti kedua produk ini tercatat aman di BPOM.   
Sasha Halal Toothpaste juga sudah mendapat sertifikat halal MUI. Pasta gigi ini tidak cuma mengandung bahan-bahan halal, tapi proses pembuatannya dari hulu ke hilir pula halal. Semua diperbolehkan dalam hukum Islam. Alhamdulillah. 

nomor-pom-aman
Nomor POM di kemasan

Kedua varian Sasha Halal Toothpaste tercatat aman di BPOM


halal-mui
HALAL!

Kesan

             Semingguan saya memakai Sasha Toothpaste Whitening. Gimana rasa siwaknya, saya kurang tahu. Soalnya saya belum pernah bersiwak. Pasta giginya warna putih dan beraroma mint. Tekstur ringan, tidak seperti pasta gigi lain yang berasa tebal/kaku, dan tidak banyak berbusa. Hemat air kumur haha. Lemon dan garam kolaborasi whitening alami. Hanya, hasil putihnya belum kelihatan dong secara baru seminggu. Nanti hasilnya tergantung kebiasaan juga apakah sering merokok, ngopi, dll. Saran drg. Annisa, wajib sikat gigi minimal sebelum tidur malam dan setelah sarapan.
Dulu pernah si bungsu (8 tahun) salah pakai pasta gigi, yang dipakai pasta gigi lama saya. Dia langsung jerit-jerit kepedasan. Kemarin saya minta si bungsu mencoba Sasha Toothpaste Whitening. Katanya, “Enggak pedas, Ummi!” Kadar mint-nya masih bisa ditolerir si bungsu ternyata. Oiya, saya juga mencoba Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial, tapi tidak setiap hari. Warna pasta giginya cokelat muda dan ada butiran sirih. Harum sirih memenuhi rongga hidung (tapi tidak menyengat) saat sikat gigi. Love it! Segaaar! Kalau mau keluar rumah, saya pasti pakai Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial haha. Siwaknya aja udah keren, ditambah lagi sirih. As we know, sirih juga bermanfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut.  So far cocok sama dua varian pasta gigi ini. Insya Allah saya mengikut jejak Lulu hijrah ke Sasha Halal Toothpaste. ^^  

Harga berapa beli di mana

            Harga Sasha Halal Toothpaste cukup terjangkau sekitar Rp12 ribuan. Bisa dibeli di minimarket dan supermarket terdekat. Info lebih lengkap bisa diintip di Facebook Sasha Pancaran Aura Islami dan Instagram Sasha Indonesia.
 Btw, nama Sasha identik dengan nama perempuan, tapi pasta gigi ini untuk semua jender, kok. Dengan segala kebaikannya, Sasha Halal Toothpaste oke banget dipakai oleh kalian yang nonmuslim juga. Saya sendiri sudah merasakan kebaikannya. Bersiwak bareng keluarga, why not?
Last but not least, cerita tentang hijrah memang selalu menarik minat karena banyak orang concerned di sini. Pesan Ummu Balqis, jangan pernah berhenti berproses. Mari berbagi dan dukung teman-teman kita yang pengin berhijrah. Gimana dengan kalian? Apakah punya kisah hijrah yang menyentuh hati? Yuk, share di sini. [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Iklan