Sabtu, 22 September 2018

SAVASA, Hunian Minimalis Ala Jepang di Kota Deltamas


Sebelum berangkat liburan ke Jepang bulan Januari lalu, saya benar-benar have no idea hunian di sana kayak apa. Rada surprise juga sepanjang jalan melihat rumah orang Jepang yang minimalis. Saya berkenalan dengan Teh Dewi, muslimah asal Indonesia yang menikah dengan orang Jepang dan tinggal di Takatsuki. Teh Dewi punya usaha menyewakan kimono kepada turis. 

Kebetulan waktu itu saya diajak sepupu main ke rumah Teh Dewi. Rumahnya berdesain minimalis dengan lantai kayu. Saya tekun menyimak sudut demi sudut ruangan. Semua porsi ruangan tampak pas dan optimal dipergunakan. Istilahnya tidak ada ruangan luas yang mubazir. Demikian pula perabot rumah tangga. Salut dengan landasan hidup orang Jepang yang menghindari sesuatu yang berlebihan. Mereka terkenal akan prinsip kesederhanaannya.    

Saya main-main ke rumah minimalis Teh Dewi di Takatsuki, Jepang

Omong-omong hunian ala Jepang, hari Sabtu (15/9) lalu saya dan teman-teman blogger mendapat undangan menghadiri acara Opening Ceremony Marketing Gallery SAVASA Deltamas di Cikarang.
Sinar Mas Land berkolaborasi dengan Panasonic Homes, pengembang hunian Jepang milik PT. Panasonic Homes Gobel Indonesia (Panasonic Homes), membangun proyek hunian SAVASA di Kota Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

         Btw, beberapa hari sebelum acara, kami sudah dag-dig-dug-der dalam dada haha! Gimana enggak, kami dikabari kalau Hiroaki Kato (Hiro) bakal jadi salah satu pengisi acara! Hiro ini musisi asal Jepang yang senang membawakan lagu-lagu Indonesia. Dia juga yang menyanyikan lagu Meraih Bintang (Hoshi wo Tsukame) song theme Asian Games 2018 versi bahasa Jepang. Wiiih. Tiati, jangan sampai salah fokus di acara ya, Buibuk! :))

            Acara Opening Ceremony diawali dengan Taiko, semacam pertunjukan seni beduk Jepang oleh Benteng Taiko. Semangat memukul beduk, semangat pula mereka menimpali suara beduk. Riuh! Lalu, pertunjukan angklung Sepanjang Jalan Kenangan oleh adek-adek SMK Mitra Industri, sukses membuat saya hanyut dalam nostalgia tralala. 

SAVASA merupakan proyek pertama Panasonic Homes di Indonesia. Kolaborasi Sinar Mas Land dan Panasonic Homes ini dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang. Selain Indonesia, Panasonic Homes juga sudah melebarkan sayap bisnisnya ke Malaysia dan Taiwan. Misi mereka adalah menghadirkan rumah dengan solusi hidup terbaik bagi pelanggan. 

“Saya sangat berharap proyek SAVASA memperkuat hubungan antara Jepang dan Indonesia. Kami akan berusaha mewujudkan hunian impian masyarakat Indonesia,” Mr. Yu Mizuike dari Sojitz Corporation menyampaikan dalam kata sambutannya. 

Indonesia negara besar yang pertumbuhan ekonominya di atas 5%. Pembangunan infrastruktur MRT di Jakarta akan diresmikan tahun depan, pembangunan Pelabuhan Patimban kerja sama Indonesia-Jepang, pembangunan kereta cepat Jakarta–Surabaya membuat Pak Rachmat Gobel, Presiden Komisaris PT. Panasonic Gobel Indonesia, cukup optimistis berinvestasi di bisnis hunian.

Rachmat-Gobel
Pak Rachmat Gobel, Presiden Komisaris PT. Panasonic Gobel Indonesia

opening-ceremony-SAVASA
Opening ceremony marketing gallery SAVASA

SAVASA


SAVASA artinya kebahagiaan. Nama adalah doa, right? Tentu mereka yang tinggal di SAVASA diharapkan dianugerahi kebahagiaan lahir dan batin. Aamiin. 

SAVASA terletak di atas lahan seluas 37 hektar dan akan dikembangkan secara bertahap. Tahap pertama, pembangunan 811 rumah dan 33 ruko yang terbagi atas 4 klaster: Asa, Niwa, Hana, dan Yuta. 

Lokasi SAVASA strategis. Jaraknya dekat dengan pusat bisnis di Kota Deltamas. Cukup 5 menit dari stasiun kereta cepat Jakarta–Bandung, Stasiun Karawang, dan gerbang tol KM 41,6 yang akan dibangun.

Dengan tagline Smart Lifestyle, rumah dua lantai berbasis teknologi masa depan SAVASA akan mengembangkan Kota Deltamas dengan empat konsep dasar.

1. Smart Township
2. Smart Security
3. Smart Home
4. Smart Community  

Perbedaan SAVASA


Pertama, semua produk elektronik di hunian SAVASA bermerek Panasonic, that’s for sure. Produk elektronik tersebut terkoneksi dengan ponsel melalui aplikasi Home Network System. Semudah kita bisa mematikan lampu di ruang keluarga di lantai bawah dari kamar tidur di lantai atas. Tidak perlu bolak-balik turun tangga. Canggih!  

Kedua, jika penghuni menginginkan, handle pintu bisa dilengkapi sistem keamanan finger print. 

Ketiga, kalau membeli, kita akan langsung mendapatkan 5 devices sbb: 1 digital cordless phone, 1 window & door sensor, 1 motion sensor, 1 kamera CCTV dalam, dan 1 kamera CCTV luar. Uniknya, selain sebagai kamera, kamera CCTV dalam bisa melantunkan lagu nina bobok merdu. Cocok buat menemani ibuk-ibuk yang sedang momong anak. Kamera CCTV luar juga bukan cuma berfungsi sebagai kamera untuk memantau siapa saja tamu yang datang karena kamera CCTV luar dilengkapi speaker. Kita di dalam rumah, bisa bertanya kepada tamu terlebih dahulu melalui speaker sebelum membukakan pintu.

Keempat, SAVASA dilengkapi penyaring udara dan ventilasi PURETECH. Debu, kotoran, dan partikel berbahaya bye bye! Penghuni tidak perlu sering-sering menyalakan AC karena sistem cross ventilation meningkatkan sirkulasi udara. Udara menjadi suwejuuk. Udahalah irit, lebih sehat lagi. Bahagia ibuk-ibuk itu sederhana dan sadar dana.      

Kelima, mirip hunian Jepang, konstruksi semua hunian SAVASA menggunakan teknologi POWERTECH yang TAHAN GEMPA, meskipun Kota Deltamas bukan daerah rawan gempa, ya. Sedia payung sebelum hujan aja, begitu kata pepatah.

Tipe rumah SAVASA


Terus, Teman-teman pasti bertanya-tanya, SAVASA punya tipe rumah apa saja? Saya kasih tahu, SAVASA punya 2 tipe rumah, yakni tipe A dan B. 

Tipe A
Luas tanah 66 m2 dan luas bangunan 64 m2. Tipe A terdiri atas 1 living room, 1 dapur, 2 kamar tidur, dan 2 kamar mandi.  

Tipe B
            Luas tanah 84 m2 dan luas bangunan 80m2. Tipe B terdiri atas 1 living room, 1 dapur, 3 kamar tidur, dan 2 kamar mandi.

Hunian SAVASA memang minimalis, tapi dengan penataan yang apik, ternyata ruangannya berasa cukup lega, lho. Cocok buat ditempati keluarga milenial. Oiya, daya listrik per unit itu 2200 watt. Selain 5 devices tadi, pembeli pula akan mendapat lampu-lampu LED nan modern dan cantik. Lampunya irit listrik jugaaa.   














Harga per unit mulai dari Rp978 juta. Cicilan, NUP, atau KPR pelanggan tinggal pilih. Bagi 50 pembeli pertama SAVASA akan mendapatkan hadiah televisi 55 inci, AC, kulkas 2 pintu, dan mesin cuci. Semuanya bermerek Panasonic. Ihiy! Lumayan banget! Rumah tipe A dan B sama-sama dilengkapi carport. 

Peluang investasi SAVASA

 

            Kota Deltamas merupakan kota modern yang terintegrasi, dibangun di atas lahan seluar 3.177 hektar. Menurut Pak Hongky J Nantung, CEO Commercial Sinar Mas Land, ada tiga zona di Kota Deltamas, yakni industrial, komersial, dan residensial dengan aneka fasilitas dan infrastruktur kelas dunia. Luas zona industrial GIIC (Greenland International Industrial Centre) sekitar 1.458 hektar dengan lebih dari 130 industrial tenants (pabrik). Zona industrial menjadi salah satu zona yang dibanggakan karena termasuk area yang paling berkembang di Kota Deltamas. Dua tahun berturut-turut zona industrial dikukuhkan sebagai zona industrial dengan penjualan terbaik se-Indonesia.  

            Zona industrialnya beda dari zona industrial kebanyakan. Di sini adem dan minim polusi! Namanya juga Greenland. Harus serba-hejo dong haha. Kami diajak melihat-lihat tenant Suzuki seluas 130 hektar, tenant terbesar di Kota Deltamas. Ada tenant Wuling seluas 60 hektar, tenant ini menjadi basis produksi untuk ekspor di Asia Tenggara! Wow. Pemasukan yang ciamik buat negara kita pastinya. Ada tenant Mitsubishi Motors Indonesia, AHM (Astra Honda Motor), Kalbe, Kiwpie (mayonaise), ritsleting YKK, dll. Sekitar 70% tenant di Kota Deltamas adalah tenant dari Negeri Matahari Terbit.    

            Nah, SAVASA sendiri terletak strategis di jantung Kota Deltamas. Daerah sekitarnya memiliki beberapa sekolah dan perguruan tinggi terbaik, seperti sekolah Pangudi Luhur Bernardus, sekolah Vokasi Ananda Mitra Industri Deltamas, kampus ITSB (Institut Teknologi Sains Bandung), kompleks Korea Education, dan Fajar Hidayah. 

            The next AEON Mall juga akan segera dibangun! Luasnya 20 hektar, 2 kali lebih luas daripada AEON Mall yang sebelumnya. Rencananya bakal jadi mal terbesar se-Asia Tenggara. Teman-teman yang hobi shopping, puas-puasin dah. Kota Deltamas memang sedang gencar membangun lebih banyak fasilitas dan infrastruktur yang mendukung life, work, and play.  

Kota Deltamas memiliki akses yang mudah. Jalan tol Jakarta–Cikampek tersedia dari KM 37 gerbang tol keluar Cikarang Pusat. Ini memberi kenyamanan bagi penghuni dan pelaku bisnis di Kota Deltamas.  

            Tempo hari saya melihat pembangunan sekolah khusus untuk anak-anak berkebangsaan Jepang di Kota Deltamas, sekolah Jepang kedua di Indonesia setelah yang di Bintaro. Ekspatriat Jepang yang bekerja di daerah Cikarang dan Karawang, anak-anaknya bakal sekolah di Kota Deltamas. So, selain untuk ditempati sendiri, Teman-teman yang membeli SAVASA berpeluang menyewakannya kepada ekspatriat Jepang.
 
Teman-teman pernah mendengar tidak tentang rumah yang segede alaihim, tapi penghuninya cuek satu sama lain? Masing-masing pada asyik menonton teve di kamar, tidak ada komunikasi sama sekali. Meski minimalis, hunian ala Jepang SAVASA menjanjikan kehangatan bagi setiap penghuninya. Rumah jadi tempat berkumpul, bersantai, dan bercengkerama. Penat seharian setelah beraktivitas di luar rumah pun terpulihkan. Ah, senangnya, ya! Rumah yang hangat tentu memudahkan penghuninya untuk mewujudkan rumah yang sehat juga. [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Selasa, 04 September 2018

Tip Mempersiapkan Makanan Sebelum Berangkat Traveling


          Apa yang paling Teman-teman pikirkan saat akan traveling? Pastinya mencari tiket promo dan pesan hotel yang murah meriah ya khaaan? Toss, kita sama haha! Kalau yang dua itu sudah dapat, rasanya senang bukan main. Separuh beban traveling seperti terangkat.
Pilihan makanan saat traveling jadi prioritas kesekian, apalagi saya sudah tidak punya baby. Saya pikir, kami sekeluarga bisa makan apa saja di mana saja asalkan halal. Pengalaman kulineran paling berkesan itu ya waktu kami liburan ke Jepang bulan Januari lalu. Bukan karena kami bisa makan yang enak-enak di sana, bukaaan! Justru sebaliknya. Pernah kami keluar masuk resto ramen dengan perut keroncongan dan tubuh kedinginan. Betis jangan ditanya, kondean paripurna. Maklum, seharian jalan-jalan. Dilalah keliling sampai malam, ramen halal tidak kunjung jumpa. Di sana semua kaldu ramen terbuat dari rebusan daging dan tulang pork.    
Sebenarnya saya berniat membeli mini rice cooker dan membawa beras ke Jepang sesuai saran beberapa travel blogger di blog mereka. Jadi di Jepang bisa masak-masak sekalian berhemat. Entah kenapa saya bimbang dan membatalkan niat. Akhirnya, muncul pepatah baru: bimbang pangkal perut berdendang. Halah.
 Tempo hari saya sudah lupa soal mini rice cooker sampai saya mendapat undangan acara Travel Hacks with Cosmos Mini Rice Cooker dari Cosmos di Soeruni Restaurant, Lippo Mall Puri, Jakarta (29/8). Voila! Keingetan susahnya kulineran di Jepang, saya pun semangat ’45 datang. Kebetulan beberapa bulan lagi kami sekeluarga liburan ke Eropa hampir dua minggu lamanya. Ini info yang saya butuhkan banget!

HayaAliyaZaki-mom-blogger-gathering
Mungil banget ya mini digital rice cooker Cosmos ini?

HayaAliyaZaki-mom-blogger-gathering

mom-blogger-gathering
Mom blogger gathering

Cosmos adalah salah satu brand elektronik perlengkapan rumah tangga Indonesia pertama yang memegang teguh komitmen terhadap standar tinggi dalam hal teknologi dan mutu. Local brand, global quality. Cosmos sudah menjadi bagian dari keluarga Indonesia selama 42 tahun, lho! Luar biasa.     
            Balik lagi ke soal traveling. Hari gini traveling semakin gampang. Tiket promo di mana-mana. Terus, selain hotel, kita punya pilihan menginap di Airbnb yang harganya terjangkau. Soal makanan, biasanya kita bawa yang instan. Betul? Toh nanti di tempat tujuan juga banyak orang jualan.
Sering kita menganggap remeh soal makanan saat travelling, padahal justru makananlah yang bikin travelling kita BERKUALITAS. Percaya enggak?     

Gimana sih kondisi tubuh kita saat travelling? Pastinya happy, tapi capek kan. Selain itu, tubuh harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru di destinasi tujuan, misalnya suhu dan cuaca. Kalau salah makan, semua bisa berabe. Jangankan happy, kacau yang ada. 

Fakta saat travelling


“Data menunjukkan sekitar 30% traveller memiliki masalah pencernaan seperti alergi, diare, kembung, dst. Ini harus diwaspadai,” kata Ibu Pafitri, SKM., RD, Nutritionist yang juga anggota dewan pengurus pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) ini.    
So, makan sekadar kenyang sudah tidak zaman. Persiapan travelling menentukan kualitas travelling kita. Catet! Selama ini kita sudah komit makan makanan sehat, maka tidak ada alasan melanggar komitmen itu saat travelling.  
Tubuh terdiri atas lemak, otot, dan air. Bukan sulap bukan sihir, banyak traveller yang timbangannya naik setelah traveling. Lemak bertambah, sementara massa otot mengecil. Kalau kita makannya enggak bener, inilah yang terjadi. Seharusnya, massa otot dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Konsumsi makanan yang mengandung protein lemak rendah ketika traveling.
Ah, makanan sehat di resto kan, mahal?
Lho, siapa bilang harus makan makanan sehatnya di resto? Kita bisa menyiapkan sendiri. Enggak begitu repot, kok. Ini dia tip seputar makanan saat travelling dari Ibu Pafitri. 

Persiapan travelling


1. konsumsi makanan segar
            Lupakan mindset traveling berarti makan makanan instan. Kalau darurat a.k.a kepepet sih bolehlah. Sayur dan buah segar dimasukkan ke wadah kedap udara. Wortel dan brokoli biasanya makanan favorit di perjalanan. Semakin berwarna warni sayuran semakin bagus karena berarti kandungan antioksidannya semakin cakep. Setengah porsi makanan kita dalam sehari mestilah buah dan sayur. Boleh bawa telur, tapi telur rebus (jangan dikupas). Potongan-potongan daging yang sudah dimasak juga oke dibawa.              
2. bawa makanan yang awet
            Orang Indonesia kayaknya enggak afdal kalau traveling enggak bawa sambel dan teri kacang. Ini termasuk makanan awet, silakan dibawa. Biskuit? Boleh. Biskuit oats yang rendah kalori lebih bagus. Buah kering? Monggo. Tapi, buah keringnya yang tidak diawetkan pakai gula, ya. “Biasakan lidah kita mengonsumsi gula dan garam dalam jumlah minimalis,” saran Ibu Pafitri.     
            Hanya, saya pengin menambahkan, saat traveling keluar negeri tidak semua makanan yang kita pengin, bisa kita bawa dari Indonesia. Cek makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa sesuai peraturan negara tujuan. Tempo hari saya dicegat petugas bandara Hong Kong karena membawa dua lusin telur asin dari rumah. LOL. Teman-teman googling dulu peraturannya sebelum mempersiapkan segala sesuatunya dan berangkat.
3. perhatikan kebersihan
            No wonder ada traveler yang diare. Kebersihan merupakan faktor penting saat traveling, terutama kalau traveling bareng anak-anak. Jadi ingat suami saya yang langganan diare setiap pulang dinas dari India. Soalnya di sana makanannya rawan banget. Yah you knowlah enggak usah dijelasin lagi. >.<  
            Tip dari Ibu Pafitri, sebelum mengolah sayuran, cuci dengan air mengalir dan tambahkan sedikit garam. Sayuran jangan direndam karena nanti vitaminnya larut di dalam air. Pastikan peralatan makan bersih-sih-sih. 
4. makan sering, tapi sedikit
Pengakuan dosa, tempo hari liburan di Singapura kami bolak-balik makan laksa dan nasi kari ayam di Encik Tan resto sampai perut begah. Mumpung traveling gitu lho. >.<
Kenapa tidak boleh makan sekaligus banyak? Kasihan lambung kita. Tidak cuma kurang makan yang bikin asam lambung naik, kekenyangan makan juga. Satu lagi, hobi makan banyak dijamin sukses bikin lambung melar. Lemak pun menumpuk. Memang sudah paling betul ajaran Rasulullah: makanlah saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang.  
5. perhatikan asupan air
Jangan sampai tubuh dehidrasi. Otak bentuknya mirip agar-agar. Bayangkan kalau kita kekurangan air, otak akan seperti agar-agar beku. Ini pengaruh ke kondisi tubuh, emosi, dan pikiran. Tubuh mudah lelah. Bahaya stres dan lemot mengintai. Traveling jadi enggak asyik lagi! 

Baca juga: 10 Perlengkapan yang Wajib Dibawa Saat Liburan Musim Dingin di Jepang

 
6. siapkan perlengkapan makan yang praktis
            Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, banyak travel blogger menyarankan membawa rice cooker saat traveling, terutama traveling jauh. Hidih, rice cooker kan gede, mau ditaruh di mana? Berat pula!
            Saya kasih tahu, sekarang ada mini digital rice cooker CRJ 1031 dari Cosmos. Rice cooker ini cocok dibawa traveling. Yuk, kita simak apa saja kelebihannya.

Mini Digital Rice Cooker CRJ 1031


1. ukurannya mini dan menggemaskan! 
Desainnya cantik dan kekinian. Tidak butuh space luas kalau pengin membawa rice cooker ini. Gampang ditenteng ke mana-mana. Kapasitasnya 0,3 liter beras.
2. multifungsi 4in1
Kita bisa memasak cepat (lebih cepat 20%), memasak nasi, memasak mi instan, dan menghangatkan. Guess what, bisa buat memasak mpasi juga! Surgaaa buat teman-teman yang punya baby.
3. tempat penyimpanan kabelnya
            Tempat penyimpanan kabelnya di bagian bawah rice cooker. Rapi dan aman. Pokoknya kita enggak belibet sama urusan perkabelan.
4. panci anti-lengket
            Selain panci anti-lengket, ada gelas takar, pengukus serba-guna, dan sendok nasi.
 5. watt rendah
            Hasil masak dengan menggunakan mini digital rice cooker CRJ 1031 optimal, tapi urusan daya cukup 180 watt saja. Irit! Pada umumnya rice cooker butuh daya 400 watt untuk memasak.
Mini digital rice cooker CRJ 1031 dari Cosmos bisa dibawa saat perjalanan umroh atau haji. Oiya, porsinya pas buat kantong mahasiswa kos-kosan. Jadi, rice cooker ini bukan cuma bisa dipakai sekali-sekali untuk traveling, melainkan setiap hari. Garansi satu tahun, tapi servis kerusakan berlaku seumur hidup. Mantap!

Di bawah naungan PT. Star Cosmos, produk–produk Cosmos dirancang dan diproduksi untuk selalu menjadi inovator dan pelopor dalam industri produk perlengkapan rumah tangga. Rice cooker termasuk produk unggulan Cosmos dan menduduki peringkat nomor satu di Indonesia. Terbukti berbagai penghargaan secara konsisten diraih seperti Indonesia Good Design dan Top Brand Awards pada tahun 2003–2017. Selain rice cooker, Cosmos punya produk rice container, blender, coffee maker, oven, kipas angin, ice cooler, dll. 

Acara mom blogger gathering diramaikan dengan demo masak dari mom chef selebgram Kushandari Arfanidewi (IG @kelincitertidur). Mini digital rice cooker CRJ 1031 dipakai untuk memasak nasi kuning rempah. Caranya mudah! Bumbunya tinggal cemplang cemplung. Ayam kampungnya juga langsung dicemplung, tidak perlu direbus terpisah. Hasilnya semua indah dan matang di dalam rice cooker pada waktunya. :)) Teruuus, saya juga coba memasak sendiri di rumah. Berhubung saya orang Medan bah, saya memilih memasak nasi liwet teri Medan pakai mini digital rice cooker CRJ 1031.


narasumber-nutritionist
Narsum Ibu Pafitri, SKM., RD

Demo masak pakai mini digital rice cooker CRJ 1031 bersama @kelincitertidur

Nasi kuning rempah

Mom blogger beraksi (credit: @unicornadcom)


Bahan nasi liwet teri Medan


-       2 gelas takar beras
-       4 gelas takar air (boleh 3 gelas takar tapi saya khawatir nasi kurang tanak)
-       ½  genggam teri Medan
-       3 cabe merah diiris panjang
-       3 siung bawang merah diiris
-       2 siung bawang putih diiris
-       2 lembar daun salam
-       1 batang daun sereh
-       margarin secukupnya.

Cara membuat nasi liwet teri Medan


-       tumis teri sampai berwarna keemasan, sisihkan
-       tumis cabe merah, bawang merah, dan bawang putih pakai margarin, sisihkan
-       masukkan beras dan air ke mini rice cooker
-      cemplung cemplung sambil merem tumisan teri, tumisan cabe merah bawang merah, daun salam, dan daun sereh ke dalam rice cooker
-       tekan tombok Cook
-       tunggu nasi liwet teri Medan matang selama 30 menit sambil cuci piring dan beres-beres

Harum dan lomaknyaaa nasi liwet teri Medan ini! *muji masakan sendiri hihi* Teman-teman boleh menambahkan sedikit garam dan kaldu, tapi buat saya begini saja sudah enak! Teri Medan otomatis bikin nasi jadi gurih. Kalian yang suka pedas, tinggal menambahkan cabe rawit. Nah, bahan-bahannya tidak banyak, kan? Berkat mini digital rice cooker CRJ 1031, semua jadi mudah! Kita juga bisa masak mi instan, mpasi, bubur kacang hijau, dll. 


mini-rice-cooker-Cosmos
Mini digital rice cooker CRJ 1031

nasi-liwet-teri-Medan

nasi-liwet-teri-Medan
Nasi liwet teri Medan harum dan lomak!

Tahun depan siap-siap traveling ke Eropa bawa mini digital rice cooker CRJ 1031!


Teman-teman bisa membeli mini digital rice cooker CRJ 1031 di Belanja Cosmos seharga Rp348.000,00. Kalian akan mendapatkan diskon 20% (harga jadi Rp278.400,00) kalau memakai voucher COSMHAYAALIYAZAKICRJ dan diskon 15% untuk pembelian produk Cosmos lainnya kalau memakai kode voucher COSMHAYAALIYAZAKI. Periode 31 Agustus - 16 September 2018.

Wew, selama ini saya pikir, saat travelling kita boleh makan suka-suka, ternyata salah besar, ya. Keren banget tip dari Ibu Pafitri. Selain sehat, kita juga berhemat. Bujet kulineran dialokasikan buat beli oleh-oleh lucu! Semoga saya bisa mempraktikkannya saat traveling bersama keluarga ke Eropa nanti. Pastinya mini digital rice cooker CRJ 1031 dari Cosmos juga memudahkan tugas saya sebagai ibu.
Kalau makan makanan yang sehat, tubuh bakal bugar, ide-ide kreatif saat traveling pun muncul. Seru, kan? Gimana, gimana, kalian punya cerita seputar makanan saat travelling? Pernah membawa mini rice cooker juga enggak? Hihi yuk share di sini! [] Haya Aliya Zaki


Selanjutnya ...

Jumat, 24 Agustus 2018

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara


“Jaga shalatmu dan jaga adik-adikmu.”

Ini kalimat Mama sebelum berangkat menuju ruang operasi. Kalimat yang erat melekat dalam ingatan meski sudah 30 tahun lampau. Mama divonis mengidap tumor jinak di payudara kirinya. Saya masih kecil waktu itu, sama sekali tidak paham apa dan bagaimana tumor payudara. Saya hanya tahu Mama sakit. Titik. Beberapa tahun setelahnya, Mama kembali harus menjalani operasi. Saya ikut menemani kontrol ke dokter. Alhamdulillah, Mama sembuh. 
Kini, peristiwa tersebut terulang kembali. Bukan, bukan tumor payudara Mama yang kambuh, melainkan SAYA. Ya, beberapa waktu lalu dokter memvonis saya mengidap tumor jinak payudara. Awalnya seperti ada benjolan di payudara kiri. Belajar dari pengalaman Mama, saya melakukan SADARI (perikSA payuDAra sendiRi) di rumah. Kebetulan pula saya mendapat undangan mammografi di salah satu event blogger di daerah Jakarta Selatan. Mammografi adalah tes pemindaian untuk menangkap gambar jaringan payudara dengan menggunakan teknologi foto rontgen (Alodokter, 2018). Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan. Hasilnya, bukan cuma satu, tumor jinak bersarang di kedua payudara saya!
Pikiran saya berkecamuk dan urung melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit. Saya tahu, perempuan dengan riwayat tumor payudara di keluarganya, memiliki risiko lebih besar untuk terkena. Tapi, rasanya masih sulit diterima. Di satu sisi saya takut, di sisi lain saya berpikir, toh tumor jinak ini, bukan kanker! Saya berusaha menyembunyikan, tidak pernah membicarakannya di publik. Di balik keceriaan bebi bebi bala bala di media sosial, sesungguhnya saya menyimpan gundah. Inilah kali pertama saya memberanikan diri menuliskannya di blog. It’s too damn hard, really. “Kamu pasti sembuh!” Mama selalu menyemangati. Tetap saja saya enggan ke rumah sakit. Hingga akhirnya saya diundang menghadiri event Sorella Goes to Bali di Segarra Seaside Restaurant, Ancol, Jakarta (13/8).

Haya-Aliya-Zaki-Sorella-Lovepink

event-Sorella-Goes-to-Bali
Sorella berkolaborasi dengan Lovepink Indonesia

Kenalan dengan Lovepink Indonesia

    Event Sorella Goes to Bali merupakan kolaborasi antara Sorella dengan komunitas Lovepink Indonesia. Mbak Madelina Mutia (Muti), Pendiri Lovepink Indonesia dan penyintas kanker payudara, hadir sebagai narasumber. Beliau tampil fresh, cantik, dan energik, sama sekali tidak tampak seperti orang yang pernah mengidap kanker payudara.     
Lovepink Indonesia (Lovepink) adalah komunitas dan organisasi yang semua aktivis dan anggotanya penyintas kanker payudara. Mereka sangat peduli dengan kampanye kesehatan payudara dan deteksi dini kanker payudara.

             Lovepink memiliki dua misi, yakni sosialisasi seputar tanda-tanda + pengobatan kanker payudara dan dukungan moral untuk pasien kanker payudara beserta keluarga. Kenapa misi ini penting? Berdasarkan data WHO, 1 dari 8 perempuan di dunia mengidap kanker payudara. Jumlah yang besar. Kebayang enggak sih kita para perempuan hangout berdelapan dan salah satunya dipastikan terkena kanker payudara? Fakta lain, pasien perempuan di rumah sakit kebanyakan mengidap kanker payudara!
Kanker payudara adalah pertumbuhan sel abnormal di jaringan payudara. Eits, jangan salah. Laki-laki juga bisa terkena kanker payudara, lho. Ingat Melky Goeslaw, ayah dari penyanyi dan pencipta lagu kondang Melly Goeslaw? Beliau wafat karena kanker payudara. Kesimpulannya, semua yang memiliki payudara, berisiko terkena kanker payudara, entah dia perempuan ataupun laki-laki. Hanya, jenis kelamin perempuan dan riwayat keluarga dengan kanker payudara (faktor genetis) memiliki risiko lebih tinggi.   
Data-data di atas membuat kanker payudara menjadi semacam momok menakutkan, terutama buat kaum hawa. “Risiko selalu ada, namun HARAPAN juga ada,” kata Mbak Muti bijak. Sayangnya, sekitar 80% perempuan datang ke rumah sakit ketika kanker sudah menyebar dan stadium lanjut.

Please be noted, kanker payudara bisa sembuh jika diobati sesegera mungkin. Tingkat kesembuhannya mencapai 98%. Di sinilah pentingnya deteksi dini kanker payudara.

Kampanye deteksi dini kanker payudara sudah mendunia, bahkan Paula Abdul, penyanyi senior asal Amrik, ikut menunjukkan kepeduliannya melalui video yang menarik dan dinamis berjudul Check Yourself



Jadi, kapan terakhir kali kita memperhatikan payudara sendiri?

  SADARI dan SADANIS

            Pemeriksaan payudara terbagi dua, yakni SADARI dan SADANIS.  Berikut penjelasannya secara singkat.
1. SADARI (perikSA payuDAra sendiRI)
            Teman-teman boleh rutin memeriksa payudara sendiri di rumah kira-kira 7–10 hari setelah menstruasi di mana jaringan payudara sedang tidak sensitif karena perubahan hormon. Saat melakukan SADARI, cermati bentuk, permukaan, serta puting payudara kita. Pemeriksaan ini sederhana, mudah, dan cepat.   
2. SADANIS (perikSA payuDAra secara kliNIS)
            Mammografi yang saya lakukan termasuk SADANIS. Tidak sakit, kok. Prosesnya singkat. Hasilnya valid. Perempuan yang berusia di atas 40 tahun wajib mammografi setahun sekali, sementara perempuan yang berusia di bawah 40 tahun cukup dengan USG.   
            Omong-omong, Mbak Muti mulanya mengidap tumor jinak payudara. Setelah operasi, beliau rutin kontrol ke dokter. Tidak disangka, enam bulan kemudian, Mbak Muti divonis mengidap kanker payudara. Duh, saya jadi ingat diri sendiri. Berarti tumor jinak payudara memiliki risiko munculnya kanker payudara, apalagi kalau dibiarkan begini, ya.    
 
Mutia-Lovepink
Mbak Madelina Mutia, Pendiri Lovepink Indonesia

Gejala kanker payudara


Belajar SADARI (credit: @unicornadcom)




SADARI


Kampanye #SorellaInnerBeauty

Event Sorella Goes to Bali merupakan sambungan dari event Sorella Lingerie Trunk Show di Skye Bar and Lounge, Jakarta, sebulan lalu. Tujuannya untuk mengenalkan lebih dalam kampanye #SorellaInnerBeauty kepada khalayak.
Brand Sorella pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sorella merupakan brand pakaian dalam asal Taiwan yang lahir pada tahun 1974. Produknya lengkap ada bra, panty, korset baju tidur, koleksi sport, dan aksesoris. Hadir di Indonesia pada tahun 1985 atas lisensi dari PT. Megariamas Sentosa, yang juga memiliki beberapa brand pakaian dalam internasional lainnya seperti Pierre Cardin, Young Hearts, dan Felancy. Hingga kini Sorella telah tersebar di semua negara di Asia Tenggara. Wow, sudah amat sangat berpengalaman pastinya!
Kampanye #SorellaInnerBeauty ingin menunjukkan bahwa kecantikan sejati perempuan Indonesia adalah menebar aura positif, bersikap rendah hati, dan peduli sesama. Salah satunya berbagi pengetahuan tentang topik kanker payudara.

Kali ini, Sorella mendukung Lovepink dengan cara memproduksi MASTECTOMY BRA khusus untuk perempuan penyintas kanker payudara.
            Produk Sorella bukan cuma mengutamakan nilai estetika, melainkan juga fungsi kesehatan. Selain makanan sehat, kita juga butuh bra sehat. Menurut Ibu Agnes Dewi, Marketing Manager PT. Megariamas Sentosa, semua produksi Sorella dibuat berdasarkan full research. Itulah sebabnya butuh waktu cukup lama sebelum diluncurkan. Kalau Body Contour Wellness Bra memiliki kelebihan sbb.  
Far Infrared Rays | memiliki fungsi detoksifikasi, mencegah radiasi elektromagnetik, dan meningkatkan sirkulasi darah pada bagian payudara.
3D Zero Pressure Wire | kawatnya lentur, dibuat mengikuti bentuk payudara, ketika dipakai tidak ada tekanan kawat sehingga tidak terasa sakit di sekitar payudara.
Specialty Bra Bamboo Bra | bahannya mengandung serat bambu yang berfungsi memperlancar peredaran darah, antibakteri, dan menghilangkan bau.
Coffee Yarn | serat kainnya mengandung bahan kopi yang berfungsi mencegah iritasi kulit dan bersifat antioksidan.
Mastectomy Bra | khusus untuk perempuan penyintas kanker payudara pasca pengangkatan payudara agar dapat tetap tampil sempurna. Mastectomy bra memiliki kantong untuk diisi pads yang dapat disesuaikan dengan bentuk payudara.
Beauty Inside | pelengkap mastectomy bra berupa pads pengganti payudara palsu yang lebih dikenal dengan prothesis. Bahannya ultra halus yang nyaman, ringan, dan tidak mudah bergeser. Jadi bukan asal sumpal lho, ya. Beauty Inside bisa dipakai berkali-kali. Next Sorella akan mengeluarkan prothesis silicone. Sorella menunjukkan kepedulian dengan berusaha memenuhi permintaan padding bra prothesis cilicone dari para penyintas kanker payudara di Bali tahun lalu.

Sorella-bra

Sorella-bra

mastectomy-bra
Mastectomy Bra
Enggak nyangka kalau salah satu payudara manekin ini tidak ada berkat Mastectomy Bra dan Beauty Inside dari Sorella

Saya pakai Sorella, Shafiyya pakai Young Hearts


Good friend, the best medicine for soul

DIY-hias-topi
DIY menghias topi di acara

Narasumber acara (credit: @unicornadcom)

Foto bersama, can you spot me? (credit: @unicornadcom)

Sejak divonis mengidap tumor jinak payudara, saya berusaha hidup lebih sehat, antara lain menurunkan berat badan, olahraga rutin, banyak minum air putih, dan mengurangi bergadang. Saya juga mengatur pola makan (sekali-sekali banget-nget-nget cheating kalau lagi jalan-jalan hihi) dan menghindari 4P, yakni Perasa, Pemanis buatan, Pewarna, dan Pengawet. Jujur sekarang saya malah hampir tidak pernah mengonsumsi gula.
Saya senang menulis artikel kesehatan, tapi ternyata mengalami sendiri tidaklah semudah ketika menuliskannya, mempraktikannya pun tidaklah semudah membaca teori yang ada. Acara Sorella Goes to Bali kampanye #SorellaInnerBeauty di Ancol menambah wawasan sekaligus mengingatkan bahwa saya harus berjuang untuk sehat demi orang-orang yang saya cintai. Sosok perempuan, khususnya ibu, merupakan pilar penting bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Penyakit ini tidak menakutkan, tapi HARUS SEGERA DIOBATI. Jangan anggap sepele. Salut buat Sorella yang terus berinovasi untuk mendukung para perempuan penyintas kanker payudara. Terima kasih, Sorella dan Lovepink! Terima kasih juga www.womantalk.com, www.grid.id, www.nova.id, dan www.smartmama.com. Insya Allah minggu depan saya melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit. Please pray for me! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Iklan