Senin, 11 Maret 2019

Audrey Hepburn, Ikon Kecantikan Dunia yang Tak Lekang oleh Waktu


Apa yang kalian lakukan untuk memberantas (((MEMBERANTAS))) kebosanan jika sedang berada di dalam pesawat untuk perjalanan jauh, Teman-teman? Saya menonton film, membaca buku, atau tidooorrr. Hayooo, pasti banyak yang kayak saya, kan? Ya iyalah masa mau main bola? Dalam perjalanan dari Hong Kong ke Paris bulan Januari lalu, salah satu film yang saya tonton di pesawat adalah film klasik Breakfast at Tiffany’s. Saya suka pemeran utamanya Audrey Hepburn dan kebetulan ada tokoh penulis Paul Varjak (George Peppard) di situ.
Jujur, karakter Holly Golightly yang diperankan Audrey di film Breakfast at Tifanny’s bukanlah karakter yang saya suka. Semacam karakter wanita panggilan gitu. Oke, saya tidak akan membahas review filmnya di sini, melainkan sosok Audrey-nya sendiri. Audrey yang cantik, punya bakat akting keren, dan aktif di kegiatan kemanusiaan, membuat saya tergugah untuk mencari tahu lebih jauh. Pulang dari Eropa, saya hunting novel Breakfast at Tiffany’s (yap, filmnya memang diangkat dari novel karya Truman Capote dengan judul yang sama) dan komik Why? People – Audrey Hepburn! Seusia saya ada yang masih suka baca komik juga? Yuk, ngacung haha!

Why! People – Audrey Hepburn

Penulis: Okran JEON
Ilustrator: Gangho KIM
Alih bahasa: Diya M
Tebal: 176 halaman full color
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo (grup Gramedia)
Terbit: 2016 (di Indonesia)
Kenapa memilih komik untuk membaca biografi Audrey Hepburn? Yaaa ... kenapa tidak? Toh komik bukan hanya untuk anak-anak. Saya suka perpaduan dua elemen utama di dalamnya, yakni gambar (apalagi kalau full color) dan tulisan. Jangan salah, komik bisa digunakan untuk menyampaikan pesan moral, menyebarkan isu politik, memperkenalkan sejarah, dll. Selain dapat wawasan, membaca komik sangatlah menghibur.
Actually, bukan perkara mudah membuat komik. Saya pernah mengedit naskah buku komik. Jadi tantangan tersendiri ketika kita kudu memikirkan ilustrasi yang ciamik sekaligus mengolah kalimat yang efektif untuk dimasukkan ke balon kata dan teks. Konon pula yang namanya komik biografi. Penulis cerita harus pandai-pandai menyeleksi momen penting mana dari kehidupan tokoh yang akan dimasukkan ke buku dan mana yang tidak.       

komik-audrey-hepburn

komik-audrey-hepburn
Komik Why? People - Audrey Hepburn

Back to the story of Audrey Hepburn. Audrey lahir di Belgia, 4 Mei 1929 dengan nama Edda Hepburn Ruston. Audrey merupakan nama Inggris dari Edda (mereka pindah ke Inggris beberapa tahun kemudian). Audrey kecil tumbuh dalam suasana ketakutan akibat Perang Dunia ke-2. Dia mengalami kekurangan gizi karena sulitnya mendapatkan makanan saat perang. Hidupnya kerap berpindah-pindah. Belum cukup, ayah Audrey pergi meninggalkan rumah. Disebutkan di buku bahwa Audrey kecil tak henti-hentinya menangis. Dia selalu iri melihat teman-temannya yang memiliki ayah.     
Sejak kecil, Audrey senang membaca, terutama membaca buku dongeng. Fyi, ketika sudah dewasa, dia tetap membaca buku dongeng, lho! Buku-buku itu jadi pelipur lara yang paling ampuh.
Semua peristiwa pahit di dalam hidupnya, tidak membuat Audrey patah arang. Dia menabur mimpi menjadi balerina seperti Anna Pavlova dan Margot Fonteyn, balerina terkenal dunia. Sayangnya, pada tahun 1947, sekolah balet ditutup.
  Audrey mulai merajut mimpi baru. Di London, dia bekerja serabutan supaya punya uang. Jadi penjual bunga, model, bintang iklan, dll, semua dijabani. Hebatnya Audrey seorang poliglot yang menguasai bahasa Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Jerman, dan Spanyol. Keahliannya ini menguntungkan dirinya pada setiap audisi. Suatu hari, Audrey mengikuti audisi drama musikal High Button Shoes dan terpilih. Selanjutnya, dia tampil berturut-turut dalam beberapa drama musikal.

Bakat akting Audrey Hepburn yang luar biasa

Pada tahun 1951, lagi-lagi Audrey mengikuti audisi. Kali ini audisi film Secret People. Dia lolos! Artis pendatang baru yang bertubuh langsing dan bermata rusa, demikian julukan orang-orang kepadanya. Tapi, tentu, Audrey bukan modal jual tampang doang. Bakat aktingnya luar biasa. Film Roman Holiday menjadi gebrakan pertama di mana Audrey mendapatkan peran utama sebagai Tuan Putri. Tidak main-main, Audrey diganjar Oscar untuk kategori Artis Terbaik! Imagine, dia baru 25 tahun saat itu! Psssttt ... awalnya, Elizabeth Taylor (Liz) yang dijadikan kandidat pemeran utama Roman Holiday, tapi rupanya Liz sudah terikat kontrak dengan perusahaan film lain. Namanya rezeki insya Allah enggak ke mana, yeee. Memang rezeki Audrey mendapatkan peran besar ini.    
Sejak film Roman Holiday rilis, Audrey jadi populer. Gaya berpakaiannya yang sederhana tapi menawan, banyak ditiru kaum hawa di seluruh dunia. Teman-teman ingat little black dress Audrey di film Breakfast at Tiffany’s? Itu ikonik banget!  

Jadi Tuan Putri di film Roman Holiday (credit: IG @audreyhepburn.jp)


Gaun hitam yang ikonik (credit: IG @audreyhepburn.jp)

Audrey dikenal sebagai sosok yang cerdas dan menyenangkan di kalangan teman-temannya. Dia kerap memberi masukan kepada sutradara untuk keperluan akting, kostum, make up, dll.
Hidup Audrey sangat disiplin dan menjunjung etika. Dua karakter yang jadi koentji sukses. Mungkin ini hasil didikan ibunya yang keturunan bangsawan Belanda. Satu lagi, Audrey juga aktris yang berprinsip kuat.
Dia menolak ketika sutradara meminta rambutnya dicat pirang seperti Marilyn Monroe. Bagi Audrey, rambut pirang bukanlah ciri khas dirinya. Alasan sutradara, warna rambut itu sedang tren dan mendukung peran Audrey sebagai peri di sebuah drama musikal. Audrey menolak mengecat rambut, tapi dia mengusulkan ide lain yang lebih cetar ke sutradara sehingga pertunjukan pun sukses. Apakah gerangan ide tersebut? Baca sendiri bukunya hihi. 
Boleh dikata tidak pernah ada kasus selama Audrey berkarier sebagai aktris. Sayangnya, kisah percintaan Audrey tidaklah semulus kariernya. Dua kali menikah, dua kali pula gagal.

Tugas kemanusiaan Audrey Hepburn

Audrey, aktris bertalenta yang lahir di Belgia, memiliki darah Irlandia (ayah) - Belanda (ibu), dan di akhir hayatnya jatuh cinta pada Swiss. Masa-masa sulit yang dia alami dulu, menempanya jadi pribadi berempati tinggi.    
Ditemani teman dekatnya, Robert Wolders, Audrey menjalankan misi sebagai duta UNICEF. Popularitas dan keahliannya berbicara di muka umum dimanfaatkan untuk menarik perhatian dunia supaya mau membantu anak-anak kekurangan gizi di daerah tertinggal. Inilah cara Audrey membalas kasih sayang penggemarnya. Sedihnya, jadwal yang padat membuat Audrey mengabaikan kesehatan. Pada tahun 1992, Audrey divonis mengidap penyakit kanker usus dan tidak disangka jatah hidupnya tinggal beberapa bulan saja. :((

Audrey Hepburn dalam misinya untuk kemanusiaan (credit: IG @anything.audrey)

“As you grow older, you will discover that you have two hands, one for helping yourself, the other for helping others.” – Audrey Hepburn
Di atas itu semua, saya paling tersentuh dengan dedikasi Audrey sebagai ibu. Ya, menjadi ibu adalah keinginan luhurnya. Berkali-kali keguguran, akhirnya Audrey dianugerahi dua putra. Dia sungguh-sungguh menikmati perannya mengasuh anak-anaknya sendiri.
Audrey wafat di sebuah desa kecil nan damai di Swiss pada usia 63 tahun. Dunia berduka. Selamat jalan, Audrey Hepburn, aktris yang cantik fisik dan hati. Kecantikanmu tidak akan pernah lekang oleh waktu. Dirimu hampir 26 tahun tiada, namun namamu tetap bersemayam di sanubari.   

Beli buku Why? People lawas di mana?

Cerita yang saya sampaikan di atas cuma sekelumit kisah hidup seorang Audrey Hepburn. Masih banyak episode yang menarik untuk dibaca di buku. Tidak mungkin saya tulis semuanya di sini. Beli bukunya di mana? Pastinya di Tokopedia, dong. Komik Why? People – Audrey Hepburn ini seri lawas yang terbit tahun 2016. Di toko buku kayaknya udah enggak ada. Saya beli di Tokopedia seharga Rp78 ribu aja. Buku ori lho, bukan buku replika atau KW! Harga normal di toko Rp93 ribu. Selisih hampir 20 ribu perak kan lumayan buat belanja telur. Yang bikin lebih senang lagi, saya bisa mendapatkan novel langka Breakfast at Tiffany’s di Tokopedia juga. Kapan-kapan saya tulis review buku dan filmnya sekaligus.   
Terus, saya baru tahu nih, ternyata Tokopedia punya yang namanya Tokopedia Gift Card atau OVO Gift Card yang merupakan sistem dompet digital Tokopedia yang memudahkan kita memberikan hadiah digital untuk membeli semua produk yang ada di Tokopedia, termasuk ... BUKU! Cocok buat dikasih ke teman atau kasih ke diri sendiri juga boleh hihi. Tertarik? Mumpung lagi ada program Promo Maret Mantap Tokopedia. Ikuti juga keseruan Tap-Tap Mantap Tokopedia. Banyak promo cashback dan gratis ongkir sepanjang bulan. Cek kalender promo Tokopedia sekarang!

 
Komik adalah bacaan yang tidak mengenal usia. Semua orang bisa membaca komik Why? People. Bahasanya simpel dan aman untuk anak-anak. Saya suka komik edukatif terutama karena membawa saya terbang menelusuri kisah hidup para tokoh dahsyat pengubah dunia. Kisah hidup mereka membuka mata kita dan generasi penerus bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita gigih berjuang dan berdoa. Seperti kata Audrey, “Nothing is impossible. The word itself says ‘I’m possible’!” Oiya, komik ini dilengkapi list semua penghargaan yang pernah diterima Audrey dan glosarium di bidang perfilman. Nah, siapa tokoh dunia favorit kalian? Apakah Audrey Hepburn salah satunya? Yuk, share di sini! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Senin, 04 Maret 2019

Waspadai Kanker Darah!


          Pada penasaran enggak sih waktu tahu berita Ibu Ani Yudhoyono, Ibu Negara keenam Republik Indonesia, dirawat di National University Hospital di Singapura? Satu per satu pejabat negara dikabarkan membesuk secara tertutup. Kesannya penyakit Ibu Ani bukan penyakit umum. Berhari-hari info tentang penyakit beliau menjadi teka-teki.
Setelah Pak SBY konferensi pers, publik pun terenyak dan berduka, termasuk saya. Ibu Ani divonis mengidap kanker darah! Kondisi Ibu Ani merajai pemberitaan nasional selama beberapa minggu. Sebelumnya, kondisi Shakira Aurum, putri semata wayang Denada dan Jerry Aurum, juga sempat jadi pemberitaan nasional karena terkena kanker darah leukemia.      
            Actually, penyakit kanker darah bukanlah sesuatu yang asing di telinga saya. Anak teman saya yang berusia 16 tahun (you know who you are, you are a supermom!), wafat karena leukemia. Anak tetangga yang berusia 12 tahun, wafat karena leukemia juga. Setahu saya, leukemia lebih sering menimpa anak-anak. Kasus Ibu Ani membuat saya dibelit rasa penasaran. Apa sebenarnya penyebab kanker darah? Siapa saja yang mungkin terkena? Kanker darah bisa sembuhkah?  
            Seminggu yang lalu, saya tidak sengaja membuka channel CNN Indonesia di teve, Teman-teman. Presenter top Mbak Desi Anwar tampak sedang serius mewawancarai narsum Andika Rachman (Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM) dan Lydia Dumaiyanti (pasien leukemia kronis dan pengurus komunitas ELGEKA) dalam tayangan Insight with Desi Anwar topik Waspada Kanker Darah. Waaa ... just what I need! Langsung deh saya merekam wawancara Mbak Desi Anwar, lalu mencoba mengolahnya, dan menuliskannya di blog.

Kanker darah

            Menurut dr. Andika, kanker terbagi dua. Pertama, kanker padat, contohnya kanker payudara, kanker paru, dll. Kedua, kanker yang menyerang saluran dan sistem darah (kanker darah), contohnya leukemia.
“Pertumbuhan kanker darah sangat agresif. Sel kanker menyedot energi, oksigen, dan nutrisi dari tubuh. Sel kanker juga bersifat mendesak (mendorong) dan mengambil ruang di sekitarnya,” jelas dr. Andika Rachman.

            That’s why para pasien kanker mudah lelah dan berat badan mereka turun drastis, ya. Segala energi, oksigen, dan nutrisi diambil dari tubuh dengan semena-mena. Pada kanker darah, sel kanker mengganggu produksi dan fungsi sel darah normal. Kemampuan tubuh bertahan dari infeksi pun ikut menurun. Ok, here we go. Kanker darah terbagi atas tiga jenis, yakni sbb.

Macam-macam kanker darah


1. Leukemia

            Leukemia (kanker sel darah putih). Leu pada leukemia berasal dari kata leukosit (sel darah putih) dan mia adalah darah. Harfiahnya, leukemia berarti kebanyakan sel darah putih, sementara eritrosit (sel darah merah) dan trombosit (sel yang berperan dalam pembekuan darah) jumlahnya rendah.
Gejalanya demam, flu, mimisan, bercak-bercak merah di kulit, nafsu maka berkurang, dan berat badan drop tanpa alasan yang jelas. Leukemia sendiri terbagi lagi atas dua jenis, yakni leukemia akut dan leukemia kronis.

wikihow-hayaaliyazaki.com
Sering mimisan, salah satu gejala leukemia

- Leukemia akut
            Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akut artinya timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tentang penyakit). So, sesuai artinya, leukemia akut ini prosesnya cepat banget! Jika tidak segera diobati, masa survive pasien rata-rata hanya 6 bulan dari gejala pertama muncul. Biasanya pasien leukemia akut adalah anak-anak dan dewasa muda.
Terapi untuk pasien leukemia akut berupa kemoterapi kurang lebih 2 tahun. Setelah sumsum tulang bersih dari sel darah putih, dilakukanlah transplantasi sumsum tulang. Donor transplantasi bisa dari keluarga atau kerabat terdekat, yang utama memiliki golongan darah yang sama dengan pasien.     

- Leukemia kronis
            Kronis kebalikan dari akut. Akut = cepat. Kronis = lama. Berdasarkan KBBI, kronis artinya berjangkit terus dalam waktu yang lama atau menahun (tentang penyakit) yang tidak sembuh-sembuh.
Mbak Lydia didiagnosis mengidap leukemia kronis pada tahun 2007. Alhamdulillah, atas izin Allah, beliau masih survive sampai sekarang. Kira-kira sudah lebih dari 10 tahun. “Saya survive, tapi sehatnya bersyarat,” kata Mbak Lydia tersenyum.
Ya, syaratnya MINUM OBAT TERUS. Pasien leukemia kronis harus minum obat seumur hidupnya. Terapi untuk pasien ini berbeda dengan pasien leukemia akut. Terapinya hanya obat minum, tidak ada kemoterapi, dll. Harga obatnya termasuk mihil sekitar Rp250 ribu per butir. Untungnya biaya terapi ditanggung BPJS sampai Rp30 juta per bulan. So, tidak ada alasan tidak berobat! Meski sudah merasa sehat, obat harus tetap diminum. Disiplin jadi harga mati. Sebagian besar pasien leukemia kronis gagal survive karena mereka berhenti minum obat. Catet! 

Pasien leukemia kronis harus minum obat seumur hidup

Btw, Teman-teman pengin tahu enggak, apa gejala awal yang dialami Mbak Lydia? Sejak remaja, beliau sering pingsan karena anemia. Setelah menikah pada tahun 2006, Mbak Lydia mengalami demam. Hampir setahun bolak balik ke RS karena demam kerap hilang dan muncul. Kadang disertai mimisan. Berat badan Mbak Lydia drop sampai 10 kg.   
Pada tahun 2007, Mbak Lydia berobat ke RS di kota. Beliau bertemu dokter ahli dan check up dengan peralatan medis yang lebih canggih. Barulah penyakit leukemia kronis ini terdeteksi. Sejak itu Mbak Lydia rutin minum obat. Salah satu teman Mbak Lydia, juga mengidap leukemia kronis tahun 1989, masih survive sampai sekarang. Kuncinya, selalu minum obat.   

    

2. Limfoma

Limfoma (kanker kelenjar getah bening). Limfosit bermutasi dan berkembang di luar kendali. Fyi, limfosit adalah sejenis sel darah putih yang menjadi bagian dari daya tahan tubuh. Gejalanya terdapat benjolan di beberapa bagian tubuh seperti ketiak, leher, dan selangkangan. Weleh, weleh, saya baru tahu lho ternyata limfoma masuk golongan kanker darah. 
wikihow-hayaaliyazaki.com
Periksa benjolan

Limfoma terdiri atas dua jenis, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Pasien limfoma Hodgkin biasanya anak-anak. Prognosis (angka harapan hidup) pasien limfoma dipengaruhi antara lain oleh usia dan stadium kanker, tapi katanya prognosis pasien limfoma Hodgkin jauh lebih baik daripada pasien limfoma non-Hodgkin. Menurut dr. Andika, terapi untuk pasien limfoma lebih sederhana dibandingkan terapi untuk pasien leukemia.

3. Myeloma

            Myeloma (kanker sel plasma). Jangan salah sebut, sekali lagi, namanya myeloma, bukan milea. Halah. Sel plasma tugasnya memproduksi imunoglobulin (antibodi), tapi pada myeloma yang diproduksi itu sel-sel ganas. Myeloma sering diidap oleh orang dewasa di atas usia 60 tahun dan biasanya adalah PRIA.    
            Gejalanya, pasien myeloma akan merasakan nyeri tulang yang hebat. Sel-sel kanker ini memang menyerang tulang. Jika dirontgen, struktur tulang pasien myeloma tampak rusak (bahkan patah-patah) seperti struktur tulang pasien osteoporosis. Selain tulang, ginjal pun bermasalah. Kenapa? Pada pasien myeloma, jumlah produksi protein sangat berlebih. Protein berlebih inilah yang membuat ginjal rusak dan sering berakhir di cuci darah. Jadi, nanti pasien myeloma berobatnya kudu ke dokter darah, dokter tulang, dan dokter ginjal. 

wikihow-hayaaliyazaki.com
Nyeri tulang pada pasien myeloma


Kanker darah bisa dicegah?

            Hingga kini penyebab kanker darah masih menjadi misteri. Tip mencegahnya standar saja sama seperti mencegah penyakit lainnya; menjaga makanan (hindari pewarna, pengawet makanan, dll), rajin olahraga, tidur cukup, dan jauhi stres.
Perlu diingat, biasanya tidak ada faktor genetik (keturunan) dalam kanker darah, berbanding terbalik dengan kanker payudara yang sangat ditentukan oleh faktor genetik. Perempuan yang terkena kanker payudara, besar kemungkinan anaknya juga terkena kanker payudara. Ini jadi jawaban dari pertanyaan Ibu Ani di Instagram beliau ketika beliau mempertanyakan kenapa bisa terkena kanker darah, padahal beliau tidak memiliki riwayat keluarga yang terkena penyakit ini.  
  
“Lebih baik masyarakat belajar mengenali gejala kanker darah daripada mencari biang keladinya,” tegas dr. Andika.
            Terapi kanker darah bisa dilakukan di RSCM, RS Dharmais, dan RS swasta lainnya. Lalu, kenapa sebagian pasien lebih memilih berobat ke luar negeri? Mungkin, moonmaap nih yeee, mungkiiin ... karena dokter kita kurang komunikatif kepada pasien, begitu perkiraan dr. Andika. Omong-omong, saya jadi inget salah satu dokter yang menangani almarhumah ibu mertua saya ketika sakit kanker otak. Duh, dokternya minta ampun susahnya dihubungi. Kesannya enggak mau diganggu bangetlah. Kalau ketemu, bicaranya irit bin pelit. Hmmm, mudah-mudahan dokter seperti ini cuma segelintir saja. Kebetulan pengalaman saya klop dengan alasan dr. Andika.   

wikihow-hayaaliyazaki.com
Cek darah untuk mendeteksi kanker darah

Saya setuju dengan kalimat pamungkas Desi Anwar, meski disebut-sebut sebagai salah satu penyakit paling mematikan, kanker darah bisa diobati. Cepat-cepatlah ke dokter. Dukungan keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat, sangat penting-ting-ting-ting. Saya pernah menulis tentang tip mendampingi pasien kanker di postingan Tip Mendampingi Pasien Kanker berdasarkan pengalaman saya membantu merawat ibu mertua baik di RS maupun di rumah.
Gimana, Teman-teman? Mudah-mudahan sudah agak tercerahkan, ya. Selama ini kita mengira kanker darah hanyalah leukemia, padahal selain leukemia, ada limfoma dan myeloma juga. Jadi, kanker darah tidak selalu leukemia. Soal jenis yang mana penyakit kanker darah Ibu Ani, saya kurang tahu. Saya sudah browsing, tapi belum ketemu. Doa yang terbaik saja. Semoga Ibu Ani lekas sembuh. Aamiin. Yuk, monggo komen-komen manjah kalau ada info tambahan. Insya Allah bermanfaat buat pembaca. Thank you for reading! [] Haya Aliya Zaki

Foto-foto: wikiHow
Selanjutnya ...

Minggu, 24 Februari 2019

Big Bad Wolf Jakarta 2019 Sebentar Lagi!


Kira-kira 20 tahun yang lalu, saat membaca artikel di sebuah koran (udah lupa artikelnya apa), tiba-tiba aja saya pengin menjadi penulis. Sejak itu, saya belajar menulis autodidak dengan cara mengais ilmu dari buku-buku yang membahas kiat menulis dan proses kreatif para penulis beken. Lalu, latihan, latihan, latihan. Jari sampai kapelan karena keseringan mengetik pakai mesin tik jadul. Penolakan demi penolakan dari media acap kali saya rasakan, tapi saya tidak berhenti memeluk mimpi. Setahun setelahnya, tulisan saya mewarnai media cetak lokal dan nasional. Masya Allah. Lambat laun saya menyadari, ternyata keinginan menjadi penulis itu bukan muncul dengan tiba-tiba, melainkan karena sejak kecil saya senang membaca.

Sekarang mimpinya pengin menjelajahi berbagai negara di dunia bismillah


Big Bad Wolf Jakarta 2019

Bagi Teman-teman yang juga senang bersahabat dengan buku seperti saya, ada kabar gembira. Pada tanggal 1–11 Maret 2019 akan hadir Big Bad Wolf (BBW) Jakarta 2019 di ICE BSD hall 6–10 (5 hall). BBW merupakan bazar buku terbesar di dunia persembahan PT. Jaya Ritel Indonesia. Bazar buku ini pertama kali hadir di Jakarta pada tahun 2016 dengan membawa 2,5 juta buku. Kini? Kini bertambah jadi 5,5 juta buku! Imagine, buku-buku tersebut bakal dibawa dalam 100 kontainer!   
Big Bad Wolf (BBW) menyediakan buku-buku baru yang dibeli langsung dari penerbit-penerbit di Inggris, Amerika Serikat, dan Eropa, kemudian dijual di Asia Tenggara dengan diskon 60–80%. Tahun 2019 BBW hadir di 7 kota besar di Indonesia.
 
Di acara konferensi pers BBW 2019, Ibu Uli Silalahi (Presiden Direktur PT. Ritel Jaya Indonesia) menjelaskan, BBW membawa misi baik untuk anak-anak Indonesia, yakni demi meningkatkan minat baca. Berdasarkan riset, minat baca anak Indonesia hanya 0,01% di mana dari 10.000 anak Indonesia hanya 1 anak yang senang membaca. Sedihnya lagi, 1 buku dibaca oleh 15.000 orang, lho! Padahal, menurut UNESCO, idealnya 1 buku dibaca oleh 2 orang.
BBW 2019 bukan sekadar bicara. Sebuah program bernama Red Readerhood (kenapa saya jadi inget Robinhood, ya?) diluncurkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat Indonesia. Program ini mengajak para pengunjung mendonasikan buku-buku yang mereka beli untuk orang-orang yang membutuhkan. Red Readerhood Jakarta ditujukan kepada Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI POLRI (FKPPI), termasuk yang berada di wilayah-wilayah perbatasan. Keren!  

Buku ajaib Little Hippo  

Surprais, BBW 2019 berinovasi dengan menyediakan seri buku ajaib dari Little Hippo. Kenapa disebut buku ajaib? Soalnya buku-buku ini memadukan keindahan literasi dan kemajuan teknologi Augmented Reality (AR). Aplikasinya bisa diinstal gratis di Google Play Store dan App Store.
Setelah diinstal, arahkan gadget pada sampul buku. Anak-anak bisa melihat karakter dalam buku menjadi hidup melalui aplikasi Hippo Magic! WOW seperti menonton video. Anak-anak diajak bermain sambil belajar. Ruang imajinasi mereka dibuka seluas-luasnya!
aplikasi-hippo-magic
Instal dulu aplikasinya di Google Play Store dan App Store

little-hippo
Buku ajaib Little Hippo


BCA dukung penuh BBW 2019

             Ini kali pertama BCA terlibat dalam BBW, tapi ini bukan kali pertama BCA terlibat dalam kegiatan menyebarkan minat membaca. Saya pernah beberapa kali menghadiri acara terkait. Salah satu liputannya bisa Teman-teman baca di Buku sebagai Jendela Dunia dan Inspirasi Kehidupan

Bapak I Ketut Alam Wangsawijaya (Senior Vice President Transaction Banking Business Development BCA) berkata, BCA membantu dengan menyediakan layanan transaksi yang seamless (mudah, tidak terlalu banyak step) dan aneka penawaran menarik di BBW 2019, yakni cashback sampai Rp500 ribu (debit dan kredit BCA), diskon 50% dengan Reward BCA, dan cicilan 0%!
Eits, belum selesai. Hanya dan hanya nasabah BCA yang bisa membeli buku ajaib Little Hippo dengan harga khusus! Last but not least, BCA mengeluarkan kartu Flazz edisi BBW limited edition di BBW 2019. LUCU! Harga per keping Rp100 ribu saldo 50 ribu. Ayo, siapa cepat dia dapat!

big-bad-wolf-lazz-bca
Limited edition!

Tip belanja buku di BBW 2019


  1. siapkan bujet
            Ini jelas penting banget haha! Jangan datang cuma untuk cuci mata. Nanti bakal menyesal, Saudara-saudara! Siapkan bujet cukup sebelum datang ke BBW 2019. Lebih bagus lagi kalau punya kartu debit atau kartu kredit BCA karena promonya amat sangat menggiurkan sekaleee!
2. list buku
            Sebelum berangkat, browsing buku-buku yang kalian perlukan. Tumpukan buku di BBW 2019 dijamin bikin mata mencelat, tapi usahakan stick pada list buku yang telah dibuat. Kalau udah dapat (kecuali kalau memang stok bukunya nihil) dan bujet masih ada, bolehlah tengok-tengok buku yang lain.
3. pakai baju dan sepatu yang nyaman
            Hall 6–10 itu lumayan jauh ya, Bok. Pakai baju yang menyerap keringat dan sepatu kets supaya nyaman guling-guling di antara tumpukan buku, eh, maksudnya supaya nyaman bergerak hunting buku ke sana kemari. 
4. antre!
            BBW 2019 dijamin rame seperti sebelum-sebelumnya. Pernah tercatat sampai 250 ribu pengunjung dalam 10 hari! Target tahun ini Jakarta 1 juta pengunjung dalam 11 hari! So, Ibu Uli wanti-wanti supaya antre yang tertib. Jangan asal serobot. Insya Allah semua kebagian.  
5. keep the attitude
            Siapa bilang belanja buku enggak butuh good attitude? BUTUH! Di BBW 2019 akan disediakan banyak sampel buku. Jadi, ora sembarangan menyobek plastik buku-buku di sana. Kembalikan buku yang tidak kita beli ke tempatnya semula. Jangan dilempar begitu aja.  Kasihan orang-orang yang datang setelah kita dan pengin membeli.


BCA
ki-ka: Pak Ketut (BCA), Bu Uli (PT. Jaya Ritel Indonesia), Mbak Fifi (Metro TV), dan Pak Fahroni (Indosat Ooredoo)


blogger-big-bad-wolf-2019
Kami siap menyambut Big Bad Wolf 2019!


BBW 2019 terus berjuang menyediakan akses buku-buku bacaan kepada masyarakat Indonesia, terutama anak-anak. Berkat senang membaca, SDM kita bisa berkembang. Sekali lagi, catat tanggal mainnya dibuka 1 Maret pukul 09.00 wib dan ditutup 11 Maret 2019 pukul 24.00 wib di ICE BSD hall 6–10. Yap, 24 jam nonstop!
Yuk, kita bantu sukseskan Big Bad Wolf 2019, Teman-teman! Salah satu caranya adalah dengan menyisihkan sebagian gaji bulan Februari kalian untuk membeli buku-buku di BBW haha. Boleh untuk dibaca sendiri atau didonasikan ke tempat-tempat yang membutuhkan seperti program Red Readerhood tadi. Kapan lagi bisa membeli BUANYAAAKKK buku bermutu dengan harga terjangkau di event sebagus ini yekan? [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Sabtu, 16 Februari 2019

Belajar Memaknai Indahnya Irama Kehidupan dari Sosok Stanley Sagala


           Hari Minggu lalu pukul sebelas siang di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.
Di langit, matahari bersinar semakin garang. Kulit terasa seperti dicubit-cubit. Dari balik kacamata hitam, saya memelototi nomor plat mobil yang berseliweran. Nah, itu dia! batin saya ketika melihat nomor plat mobil yang cocok dengan orderan saya di aplikasi Grab. Saya semangat melambai-lambaikan tangan ke arah mobil tersebut, tiba-tiba ... kata Cancel pop up dengan semena-mena di aplikasi. Astagfirullah! Jarak udah dekat selemparan pisang gini, kok, si sopir tega memilih cancel, sih? GERAAAMMM!!!
Kalau Teman-teman jadi saya, pasti kalian bakal jengkel setengah mati juga, kan? Cuaca panas badan lelah usai meliput event, bikin saya enggak sabar pengin cepat-cepat ngadem di dalam mobil ber-AC dan cap cuss menuju rumah. Tapi, siapa sangka, di balik kejengkelan ini, Allah menganugerahi hikmah lain. Aplikasi Grab otomatis mencari sopir baru. Mata saya mengerjap tidak percaya ketika membaca nama sopir baru yang tertera.
Stanley Michael Sagala ....
Stanley Sagala ....
Stanley ... Sagala ....
Hah, ini beneran Stanley Sagala penyanyi itu?! Dada saya berdegup kencang. Saya memperhatikan dengan saksama foto wajahnya di aplikasi. Iya, benar, ini Stanley Sagala penyanyi itu! Saya mengenalinya! Hanya, kini wajahnya kelihatan sedikit menua. Saya perkirakan usia Stanley sekitar 40 tahun lebih (tepatnya 45 tahun ternyata).
Nostalgia sekedap. Tahun 90-an, saya ngefans berat dengan band-band lokal seperti Modulus Band, Emerald Band, dan Protonema. Lagunya bagus-bagus. Suara vokalisnya keren-keren. Saya tumbuh bersama musik mereka. Sayangnya Ricky Jo, vokalis Emerald Band, dan Miko, vokalis Protonema, udah lama wafat karena serangan jantung hiks. Tinggallah Stanley, mantan vokalis Modulus Band, yang tidak ketahuan di mana rimbanya. Dan, hari Minggu lalu, kami ditakdirkan bertemu.
Kalau membaca berita tentang artis menjadi sopir transportasi online, mungkin udah agak agak biasa ya, tapi kalau kalian mengalami sendiri naik transportasi online yang disopiri artis dan artis itu adalah artis idola kalian, rasanya dijamin W-O-W!

            Saat menunggu Stanley datang, berbagai pertanyaan merecoki kepala saya. Apakah Stanley masih nyanyi? Dia punya band baru enggak? Kenapa dia jadi sopir Grab? Hidupnya susah bangetkah? So, begitu masuk mobil, tanpa ampun saya langsung nembak, “Ini Bang Stanley penyanyi Modulus Band bukan?” Noraaakkk ... hahahahaha! *tutup muka nan cantik jelita*
Stanley mengangguk sambil tersenyum simpul. Sikapnya tampak tenang. Tidak terbaca rasa canggung sama sekali. Tangannya yang tegap dan bertato lihai memutar setir. Perlahan mobil bergerak meninggalkan kerumunan orang-orang di Jl. Jend. Sudirman. Hmmm, kesan pertama yang baik. Kami pun memulai perjalanan .... 



             “Saya masih menyanyi di acara-acara off air, Mbak. Band punya, tapi cuma untuk mengiringi saya menyanyi, bukan band komersil seperti Modulus dulu,” Stanley menjawab sopan pertanyaan saya. Dalam waktu dekat, lelaki keturunan Batak-Ambon ini mengaku akan mengeluarkan album baru. Butuh proses panjang menuju album baru ini karena Stanley punya idealisme tinggi dalam bermusik. Dia tidak mau bikin lagu asal jadi, lalu dijual online. Sekarang tinggal menunggu label yang tepat aja.  
Anak 90-an mungkin pada tahu bahwa selain bersuara merdu, Stanley juga aktor berbakat. Dia sempat membintangi beberapa sinetron beken. Nah, soal sinetron, Stanley menumpahkan kegalauannya.
Proses pembuatan sinetron jadul amat sangat berbeda dengan sinetron zaman sekarang. Duluuu setiap ditawari sinetron baru, Stanley diberi kesempatan mempelajari cerita dan karakter yang akan dia perankan. Sutradara menyerahkan naskah minimal sepuluh episode kepada pemain. Jika mendapat peran sebagai orang Yogya, misalnya, Stanley akan menetap di Yogya selama sekian waktu sebelum syuting dimulai. Di sana, dia memperhatikan lakon orang Yogya, merekam percakapan orang Yogya, dst. Istilahnya seperti risetlah.
            Sekarang? Pemain hanya diberikan selembar kertas untuk satu scene thok pada hari syuting. Naskah untuk scene berikutnya masih di awang-awang. Sinetron tayang setiap hari seperti dikejar setan. Boro-boro riset, sering pemain no clue mau ngomong apa dan berakting apa pada hari syuting. Stanley memilih setop main sinetron sampai dengan jangka waktu yang dia sendiri belum tahu. I feel you, Stanley. That’s why saya malas nonton sinetron zaman sekarang. Rindu sama sinetron Losmen, Pondokan, dan Jendela Rumah Kita. Palingan sesekali nemenin suami nonton sinetron Preman Pensiun dan Tukang Ojek Pengkolan hehe.     
            “Maaf, mmm ... Bang Stanley enggak malu menjadi sopir Grab?” tanya saya hati-hati. Akhirnya saya melontarkan pertanyaan ini juga, pertanyaan sensitif yang saya nanti-nanti jawabannya sedari tadi.
            Stanley spontan tertawa. “Entah sudah berapa kali saya mendapat pertanyaan seperti ini. Awalnya berasa seperti tamparan keras. Lama-lama saya terbiasa. Yaaah, kenapa harus malu? Ini pekerjaan halal! Saya, kan, enggak nyolong, Mbak,” jawabnya enteng. Stanley bercerita, dia menjadi sopir saat weekend aja jika tidak ada tawaran menyanyi off air atau permintaan training dari klien. Lumayan buat tambah-tambah. “Kerja apa pun kalau dijalani dengan ikhlas, tidak akan terasa berat. Yang berat itu gengsi, Mbak,” lanjutnya bijak.
Stanley justru menikmati pekerjaannya sebagai sopir transportasi online karena dia bisa ketemu dan ngobrol dengan macam-macam orang. Maklum, waktu masih aktif di dunia hiburan, segala gerak-geriknya diatur ketat oleh tim manajemen. Stanley dilarang ketemu, apalagi mengobrol dengan sembarang orang.



Jujur, awalnya saya berpikir saya akan mendengar cerita sedih menye menye Stanley soal kehidupannya, tapi rupanya saya salah. Saya juga takut Stanley tersinggung dengan pertanyaan-pertanyaan saya, tapi alhamdulillah tidak.
Laki-laki yang mau bekerja keras mencari rezeki halal (padahal mungkin pekerjaan itu dianggap remeh oleh sebagian orang) adalah laki-laki TANGGUH dan PEMBERANI. Bekerja merupakan cara untuk memuliakan diri sendiri dan keluarga supaya tidak menjadi peminta-minta atau beban bagi orang lain. Stanley Sagala contohnya. Hormat!      
Hampir sepuluh tahun menikah dengan gadis keturunan Batak-Manado, Stanley belum dikaruniai keturunan. Dia tidak terlalu memusingkan hal ini. Lebih baik menyibukkan diri dengan pekerjaan. Wait, wait, cerita belum selesai. Kalau membahas soal pekerjaan, tadi di atas saya menyebutkan kalimat permintaan training dari klien, jadi apa lagi sebenarnya pekerjaan Stanley?
Sejak tahun 2010, Stanley merintis bisnis EO (saya lupa namanya) di bidang training untuk perusahaan-perusahaan. Biasanya dia memberi training motivasi, termasuk memotivasi para pegawai yang hampir pensiun supaya kelak tidak malu memulai bisnis yang mungkin dianggap remeh oleh orang lain. Di setiap acara training, Stanley selalu menyelipkan sesi musik. Believe it or not, orang-orang yang sebelumnya tidak bisa main angklung, jadi bisa, lho, berkat arahan dari Stanley. Apa rahasianya nih hihi. Kayaknya seru kalau kapan-kapan kita undang Stanley mengisi event blogger gathering. :))
“Bagi saya, pengalaman dan kerendahan hati adalah modal yang tidak ternilai dari seorang anak manusia.” – Stanley Sagala

Tidak terasa, satu jam perjalanan bersama Stanley usai, padahal masih banyak hal yang pengin saya tanyakan. Sungguh pengalaman yang berharga. Semoga saya mendapat kesempatan lain, mengobrol entah dengan siapa. Saya pernah mengobrol dengan sopir yang jadi korban KDRT ayahnya, sopir yang dulunya chef di kapal pesiar, dll. Kapan-kapan saya tulis. Saya percaya, setiap orang punya mutiara kehidupannya masing-masing dan insya Allah bermanfaat jika dibagi. Kian ke sini saya kian menyadari, tugas blogger/penulis bukanlah sekadar menulis (dan menghasilkan uang), melainkan juga menyampaikan jutaan pesan dari semesta kepada pembaca. Isn’t that beautiful? Betapa saya mencintai pekerjaan ini. :)
Terima kasih, Stanley Sagala! Indahnya memaknai irama kehidupan tanpa perlu menggugat keputusan Yang Maha Kuasa. Selamat menjemput rezeki halal di bumi-Nya yang kaya. Ditunggu lagu-lagu terbarunya! Aamiin! [] Haya Aliya Zaki

 
PS. Stanley Sagala sudah mengizinkan saya menulis cerita ini. Dia sangat ramah dan welcome, tapi saya memutuskan tidak mengambil foto saat dia menyetir. Bukan apa-apa, saya merasa sungkan dan khawatir fotonya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Insya Allah cerita di atas benar adanya, meski tanpa foto. ^^
Selanjutnya ...

Iklan