Kamis, 31 Desember 2020

Anugerah Bunda Teladan 2020, Kasih Ibu Membuka Akses Pangan Bangsa

 

Tahun baru 2021 tinggal hitungan jam. Apa yang kalian lakukan jelang tahun baru? Saya lagi-lagi diundang oleh Foodbank of Indonesia (FOI) untuk menghadiri webinar mereka pada tanggal 29 Desember 2020 lalu. FOI adalah organisasi nirlaba yang berdiri pada tanggal 21 Mei 2015 di bawah Yayasan Lumbung Pangan Indonesia.

Webinar FOI kali ini istimewa, yakni acara Anugerah Bunda Teladan 2020, acara untuk mengapresiasi bunda, yanda, dan relawan yang berdedikasi di FOI serta dalam rangka memperingati Hari Ibu juga. Betapa penting posisi ibu dalam ketahanan pangan keluarga. Ibulah pemegang keputusan pangan, produksi pangan, dan penentu pola konsumsi pangan. Oiya, acara Anugerah Bunda Teladan 2020 sekaligus jadi acara penutup kampanye Aksi 1000 Bunda dari FOI. 

 




Salut buat FOI yang konsisten mengangkat isu pangan dan kelaparan anak dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini berbagai isu pangan dan kelaparan masih terjadi khususnya pada balita Indonesia.

Sedih, 3 dari 10 balita Indonesia disebutkan menderita stunting. Berdasarkan hasil survei FOI pada Agustus 2020 di 14 titik, sekitar 27% balita berada di sekolah dalam perut kosong karena tidak makan dari pagi hingga siang hari. Di daerah lainnya bahkan mencapai 40-50%. Jajan sembarangan jadi gaya hidup. Pandemi Covid-19 pula semakin menyulitkan kondisi.   

So, bisa dipastikan bahwa peran bunda, yanda, dan relawan FOI sangat besar. Keberadaan mereka sangat berharga karena mereka terlibat langsung dalam pergerakan. Menurut Ibu Lenny Rosalin (Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak), usaha FOI dan tim mungkin belum memperlihatkan sesuatu yang signifikan sekarang. Namun, insya Allah beberapa tahun lagi semua akan membuahkan hasil nyata. 

Dalam kata sambutannya, Pak Hendro Utomo (Founder FOI), bercerita tentang teladan dari keluarga Rasulullah. Rasulullah menjadi yatim piatu pada usia 6 tahun, tapi beliau tetap mendapatkan gizi yang baik berupa ASI dari ibu susu Halimah Sa’diyah. Zaman dahulu perempuan mencari rezeki dengan cara menyusui bayi-bayi. Awalnya Halimah enggan menyusui Rasulullah karena keluarga Rasulullah miskin. Alhamdulillah, atas izin Allah, berkat menyusui Rasulullah, ASI Halimah menderas, demikian pula rezekinya. Masya Allah Rasulullah memang sebaik-baiknya teladan, ya.    

 

Kategori Anugerah Bunda Teladan 2020

1. Bunda Menginspirasi

a. Bunda Menginspirasi (PAUD)

Para bunda dan yanda dapat mencalonkan dirinya sendiri untuk masuk jadi nominee dengan mengirimkan konten atau tulisan yang menceritakan pengalaman, motivasi, dan harapan dalam upaya membuka akses pangan.

b. Bunda Menginspirasi (SADARI)

            Relawan yang memiliki kontribusi besar dalam menyukseskan program Sayap dari Ibu (harapan untuk anak negeri, asa untuk selambai, dan asa untuk anak bahari).

Pemenang

Juara 1 Sri Utami S

Juara 2 Nurhayati

Juara 3 Rini Agustiani

2. Bunda Teladan Relawan

Para bunda yang dianggap memiliki dedikasi tinggi dan kinerja terbaik pada setiap pergerakan yang FOI lakukan.

Pemenang

Juara 1 Srinatin

Juara 2 Evi Hanafiah

Juara 3 Meiki Mulyani

3. Lembaga Teraktif

            Lembaga yang tergabung dalam aksi FOI dan memiliki kinerja yang baik seperti dalam hal pelaporan administrasi dan dokumentasi.

Pemenang

Juara 1 PAUD Taman Firdaus Tebet Jakarta Selatan

Juara 2 TK Iftikhori Huntara Sumur Pandeglang

Juara 3 TPA Baitul Afif Bantul

 

Acara dimeriahkan oleh artis remaja Tanah Air, Danes Rabani. Danes menyanyi dan bermain piano secara live lagu Seperti Dirimu dan Ibu. Mbak Vonny Anggraeni membacakan puisi tentang ibu. Terharu dengan penampilan mereka berdua. 

Pandemi tahun ini memang menyisakan pedih. Namun, FOI dan tim terus berupaya melakukan hal baik. Mereka tim hebat. Di sela-sela kesibukan domestik dan tugas yang bejibun, mereka semua masih menyempatkan diri mengemban misi mulia. Sejak awal komitmennya luar biasa.

Semoga tahun depan diadakan acara Anugerah Bunda Teladan lagi, ya. Semoga acara ini menginspirasi pihak lain untuk ikut membantu membuka akses pangan di Indonesia. Selamat kepada para pemenang Anugerah Bunda Teladan 2020! Semangat terus berjuang bersama FOI. Semangat untuk masa depan merah putih. [] Haya Aliya Zaki

 

 

Selanjutnya ...

Sabtu, 19 Desember 2020

Dampak Kekurangan Zat Besi pada Tumbuh Kembang Anak

 

Sejak pandemi Covid-19, kita mendengar banyak slogan soal pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan anak. Pasalnya, anak termasuk kelompok yang rentan penyakit. Kabar terbaru, vaksin yang akan didistribusikan nanti cuma boleh diberikan kepada orang-orang yang berusia minimal 18 tahun. Hm, berarti anak-anak tidak termasuk yang divaksin dong, ya. So, selain menjaga kebersihan, cara terbaik supaya anak-anak terhindar dari sakit adalah dengan menjaga kesehatan.

Anak tumbuh sehat mestinya karena memiliki sistem imun yang baik. Sistem imun yang baik terbentuk karena asupan nutrisi yang cukup. “Sayangnya, 1 dari 3 balita Indonesia mengalami anemia (Riskesdas, 2018). Sekitar 50-60% anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi. Jika dibiarkan, generasi emas Indonesia 2045 tidak akan tumbuh secara optimal, bahkan bisa saja kita kehilangan generasi ini,” kata Pak Arif Mujahidin (Corporate Communication Director Danone Indonesia). Jadi catatan serius bagi tim Danone Specialized Nutrition (Danone SN) Indonesia, nih. Maka, pada tanggal 17 Desember 2020, Danone SN berinisiatif mengadakan webinar Kekurangan Zat Besi sebagai Isu Kesehatan Nasional di Indonesia dan Dampaknya terhadap Kemajuan Anak. Senangnya saya diundang untuk menghadiri webinar ini.  

 




  

Ibu hamil dan anemia

Di Indonesia, ibu hamil yang anemia berjumlah sekitar 48%. Lebih tinggi 10% dari jumlah globalnya, Teman-teman. Kebanyakan berusia muda, yakni 15-24 tahun. Berikut dampak anemia pada ibu hamil:

- mudah lelah, letih, dan lesu

- keluhan pada jantung (palpitasi atau berdebar)

- pembesaran otot jantung

- tensi turun

- komplikasi pendarahan saat persalinan

- kelahiran prematur

- berat badan lahir anak rendah. 

 

Anemia pada anak

Menurut dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi., SpGK. (Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Ketua Departemen Ilmu Gizi Klinik FK-UI), ibu hamil yang anemia, kemungkinan besar anak yang dilahirkan juga akan anemia. Padahal, anak usia 6 bulan hingga 3 tahun masa pertumbuhannya cepat (pembentukan sel-sel saraf otak) dan kebutuhannya terhadap zat besi pula besar. Ternyata, oh, ternyata, kekurangan zat besi bukan hanya berpengaruh pada perkembangan fisik dan kognitif anak, melainkan pada perilaku sosial juga, lo. 

 



 

Kenapa ya zat besi sangat dibutuhkan tubuh? Zat besi bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh organ tubuh kita. Jadi, tanpa zat besi, organ-organ tubuh kita tidak akan bisa menjalankan fungsinya. Inilah yang menyebabkan terganggunya perkembangan fisik, kognitif, dan perilaku sosial anak. 

Tip supaya anak terhindar dari anemia

Gejala utama anemia pastinya keluhan cepat lelah dan pusing. Selain itu, anak yang anemia juga mengalami pica. Saya baru tahu istilah pica ini. Pica adalah masalah psikologis di mana anak senang mengunyah benda yang bukan makanan, seperti es batu, tisu, sabun, dll. Bahaya, kan. Kalau diperiksa di lab, ukuran sel darah anak yang anemia lebih kecil daripada ukuran sel darah normal.

Apa saja yang harus dilakukan supaya anak terhindar dari anemia? Periksa  kadar hemoglobin di lab terlebih dahulu. Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Contohnya, ati sapi, ati ayam, daging merah, daging ayam, kuning telur, dan seafood. Konsumsi juga makanan-makanan yang difortifikasi zat besi. Berikan suplemen zat besi untuk anak yang sesuai dan patuhi aturan pakainya, ya.  

Vitamin C untuk anak sangat membantu penyerapan zat besi. Sebaliknya, setop mengonsumi minuman yang mengandung tanin (teh atau kopi) setelah makan. Tanin dapat menghambat penyerapan zat besi. Jadi, apa pun makanannya, minumnya jangan teh atau kopi!
   

Optimalkan tumbuh kembang anak

Meski nutrisi anak sudah tercukupi, orangtua bukan langsung santai kayak di pantai, dong. Anak masih membutuhkan stimulasi supaya tumbuh kembangnya optimal. Menurut Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si. (Psikolog Anak dan Keluarga) atau sering dipanggil Mbak Nina ini, ada 3 aspek besar tumbuh kembang anak, yakni aspek kognitif bahasa (kemampuan berpikir dan berbicara), aspek emosi sosial (kemampuan mengenali dan mengendalikan emosi serta berinteraksi dengan orang lain), dan aspek fisik motorik (kemampuan anggota tubuh tumbuh tinggi dan bergerak lincah). Berikut dampak kekurangan zat besi pada psikologis anak.          

 


Dampak kekurangan zat besi ini bisa jangka panjang dan permanen. Awalnya anak lemas, pecah konsentrasi, daya ingat menurun, kualitas tidur bermasalah, dll. Ketika memasuki usia sekolah, anak kepayahan mengikuti pelajaran. Kelak anak sulit bersaing dan tersendat-sendat di dunia kerja. Hambatan-hambatan ini akan membuat anak murung, tidak percaya diri, dan enggan bersosialisasi. Kasihan, kan.  

 

Stimulasi untuk tumbuh kembang anak

            Referensi dari Mbak Nina, anak memiliki 5 potensi prestasi. Ada beberapa stimulasi yang bisa kita lakukan kepada anak seperti stimulasi untuk berpikir cepat, stimulasi untuk aktif bersosialisasi, stimulasi untuk tumbuh tinggi, stimulasi untuk tangguh, dan stimulasi untuk percaya diri. Penjelasannya sbb.   

Stimulasi untuk berpikir cepat

Ajak anak bicara dengan jelas, bukan pura-pura cadel. Perbanyak kosakata dengan membaca buku dan mengobrol. Cermati lingkungan sekeliling untuk mempraktikkan hasil membaca dan mengobrol tadi. Oiya, bermain teka-teki atau menyembunyikan barang juga seru, lo.

Stimulasi untuk aktif bersosialisasi 

Gunakan bahasa utama dalam keseharian supaya anak terbiasa memahami bagaimana dia berinteraksi dengan orang lain nantinya. Bagi respons positif ketika anak berinteraksi dengan orang lain. Ajak anak bermain role and play.  

Stimulasi untuk tumbuh tinggi

First, nutrisi anak kudu tercukupi, termasuk zat besi. Jangan gampang menuruti keinginan anak yang tidak mau makan daging atau sayur, misalnya. Berikan ruang aman untuk bergerak. Ujung meja tidak runcing, lantai tidak licin, barang-barang tajam tidak berserakan. Anak bebas bereksplorasi. Meski sedang tidak boleh keluar rumah, kita bisa menciptakan macam-macam permainan sederhana bersama anak, kok.      

Stimulasi untuk tangguh

Beri kepercayaan kepada anak untuk berusaha, terutama ketika dia menghadapi situasi yang menantang. Jangan sedikit-sedikit membantu. Ketangguhannya sedang distimulasi di sini. Tidak perlu menunggu dia berhasil untuk mengapresiasi. Dia mau berusaha, itu adalah hal yang baik.   

Stimulasi untuk percaya diri

Lakukan stimulasi supaya anak percaya diri. Contoh, biarkan anak memilih baju yang akan mereka pakai, bukan memaksakan baju pilihan kita. Beri pujian yang spesifik ketika anak bersikap baik. Contoh, “Ummi senang, nih, kamu mewarnainya enggak keluar garis!” Kasih kesempatan kepada anak untuk merawat dirinya sendiri. Contoh, makan sendiri, mandi sendiri, atau memakai sepatu sendiri.    

   

Webinar kali ini menghadirkan dua mamah muda seleb nan cantik jelitah kembaran saya, yakni Alyssa Soebandono dan Tya Ariestya. Alyssa mengungkapkan kekhawatirannya saat dua buah hatinya, Rendra dan Malik, berada dalam situasi PJJ. Anak-anak berjuang untuk fokus belajar full di rumah. Alyssa sebagai ibu pun butuh effort lebih mendampingi anak-anak. Karena itu, nutrisi wajib diperhatikan. “Rendra termasuk anak yang picky eater. Saya mencari berbagai cara supaya nutrisinya tetap terpenuhi, misalnya mencincang ikan untuk menghilangkan bau yang Rendra tidak suka. Intinya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk anak,” kata Alyssa tersenyum.       

Tya turut sharing pengalaman mengasuh anak-anaknya, Kanaka dan Kalundra, di mana latar belakangnya sebagai mantan atlet taekwondo memberi wawasan plus seputar nutrisi dan stimulasi. Orangtua dituntut untuk kreatif supaya nutrisi anak tercukupi. Tya mengolah sayur dan buah menjadi es krim favorit untuk anak-anaknya. Tya juga mengamini penjelasan Mbak Nina soal kebutuhan ruang aman untuk anak, terutama di saat pandemi seperti ini. “Aku sampai menyulap beberapa ruangan di rumah aku supaya jadi tempat bermain yang nyaman anak-anak,” kata Tya tertawa.       

 

Saya yakin, semua poin di atas memang tidak mudah diaplikasikan. Setiap orangtua pasti punya customized strategy masing-masing. Semangaaattt! Nah, Danone SN Indonesia menyediakan platform daring www.generasimaju.co.id untuk membantu teman-teman melakukan tes risiko kekurangan zat besi pada si kecil. Kalian bisa menemukan artikel-artikel terkait topik nutrisi, termasuk artikel tentang kekurangan zat besi dan cara mengatasinya. Ada juga artikel tentang tip-tip mendukung anak menjadi Anak Generasi Maju. Yuk, coba main-main ke situsnya. Semoga bermanfaat, ya. [] Haya Aliya Zaki

 

 

Selanjutnya ...

Selasa, 15 Desember 2020

Belajar Cukur Rambut dan Raih Cuan dari Barberman Presiden RI

 

Kita sudah ada di penghujung tahun 2020, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir, ya. Selain sektor kesehatan, tidak ada yang menyangka kalau dampak pandemi di sektor ekonomi pula sedemikian hebatnya. Satu per satu perusahaan bangkrut dan terpaksa melakukan PHK massal. Karyawan dirumahkan tanpa gaji, apalagi pesangon. Jangankan masyarakat kecil, mereka yang selama ini tangannya berada di atas pun kini menjadi tangan yang butuh bantuan. Sedih euy.

Di tengah pandemi, orang-orang berjuang menyambung hidup dengan caranya masing-masing. Mau tidak mau kita kudu beradaptasi. Lihat saja, perusahaan maskapai beralih menjual gorengan olahan sendiri. Perusahaan pakaian ramai-ramai menjual masker. Perusahaan furnitur banting setir menjual peti mati. Janji Allah pasti, tidak ada yang bisa mengubah nasib suatu kaum selain kaum itu sendiri.  

Kalau saya perhatikan, nih, teman saya terutama ibuk-ibuk, pada terjun ke bisnis kuliner. Jualannya macam-macam dari lauk pauk, roti, sampai asinan. Ada yang menyalurkan keahlian di dapur, ada yang hasil dari belajar singkat. Logis, yang namanya manusia meski pandemi tetap butuh makan. Promosi bisa memanfaatkan media sosial dan grup WhatsApp. Yay the power of ibuk-ibuk ha-ha!

Hm, banyak memang yang melirik bisnis kuliner karena dianggap paling punya kans di saat pandemi. Lalu, gimana dengan bisnis cukur rambut? Iya, cukur rambut! Hayooo ... siapa yang sejak pandemi belum berani ke tukang cukur rambut a.k.a barberman? Cowok-cowok mendadak pasrah berambut gondrong. Padahal, cukur rambut bermanfaat untuk kesehatan, bukan cuma gaya-gayaan doang. Cukur rambut secara rutin bisa membantu mengatasi rambut rontok dan rambut bercabang. Rambut pendek tentu lebih mudah dijaga kebersihannya. Poin penting saat pandemi begini.                             

  

BERGURU, mulai bisnis baru dari hobi yang seru

            Terus, solusinya? Teman-teman pernah kepikiran tidak untuk belajar mencukur rambut? Pandemi memaksa kita untuk bisa melakukan segala sesuatu dari rumah, termasuk mencukur rambut. Saya sudah praktik mencukur rambut anak-anak ketika mereka masih bayi ha-ha! Peralatannya alat cukur biasa saja, yang penting baru dan bersih.  

            Tapi, mencukur rambut bayi yang babat habis itu pastinya beda dong dengan mencukur rambut orang gedean. Butuh tip dan trik tersendiri. Waktu googling di YouTube, saya nemu video BERGURU bit.ly/Berguru_E5_HA dari Ninja Xpress tentang belajar mencukur rambut dari rumah. Oiya, udah pada tahu belum kalau Ninja Xpress punya banyak konten inspiratif? Salah satunya konten BERGURU ini.

BERGURU adalah singkatan dari Belajar Ragam Usaha Baru. BERGURU sharing tentang ide bisnis yang berasal dari hobi dan mudah dilakukan dari rumah. Konten BERGURU tayang seminggu sekali dengan topik yang berbeda-beda. Sebelumnya ada topik tentang bisnis aquascape (tanaman hias di dalam akuarium), bertani di rumah perkotaan, tote bag dari sampah plastik, dll. Kali ini topiknya tentang belajar mencukur rambut dari rumah oleh Kang Herman, barberman orang nomor 1 di Indonesia alias barberman Presiden RI Joko Widodo! Cerita punya cerita, ternyata cukur rambut bisa menjadi peluang bisnis yang oke, lo. 


Kang Herman dan bisnis barbershop

Kang Herman bekerja sebagai barberman di barbershop di sebuah mal besar di Jakarta sejak tahun 2000. Lama, ya? Berawal dari Mas Kaesang, putra presiden RI, yang cocok dengan sentuhan tangan Kang Herman, Kang Herman mendapat kesempatan mencukur rambut Pak Jokowi. Dan, jadilah seterusnya Kang Herman barberman kepercayaan Pak Jokowi.

Sekitar tahun 2013, Kang Herman mantap membangun bisnis barbershop sendiri. Modalnya hanya Rp2 juta untuk membeli alat-alat mencukur. Menurut Kang Herman, yang mahal adalah skill mencukurnya. Seorang barberman harus tahu teknik menggunting, apa saja jenis rambut, model rambut yang sedang tren, dll. Tapi, jangan khawatir, skill kan bisa dipelajari. Siapa sangka, bisnis barbershop memiliki prospek bagus. Dari modal hanya Rp2 juta, kini bisnis Kang Herman meraup cuan Rp1 juta setiap hari. Sebulan berapa, Saudara-saudara? Hitung sendirilah ha-ha! Lumayan sekaliii! Kalian tertarik?  `

 



   

Kampanye #ObsesiUntukNegeri Ninja Xpress

Saya sudah sebutkan di atas kalau konten BERGURU merupakan konten akun YouTube Ninja Xpress. Ninja Xpress merupakan jasa pengiriman paket andalan. Hadir sejak 2015, Ninja Xpress mendukung bisnis UMKM dan brand lokal dengan menciptakan solusi pengiriman yang menjangkau beragam skala bisnis dan berbasis teknologi memadai. 

Salut, Ninja Xpress mendukung UMKM dan brand lokal untuk berkembang. Kampanye #ObsesiUntukNegeri diluncurkan. Isinya program inisiatif Ninja Academy. Saat ini Ninja Xpress juga sedang berkolaborasi melalui konten YouTube bersama kreator lokal untuk mendukung UMKM dan brand lokal menghadapi pandemi. Salah satunya adalah konten BERGURU. Bukti nyata kalau Ninja Xpress memiliki program yang sejalan dengan pemerintah demi meningkatkan ekonomi negeri.   

Kembali ke soal cukur rambut. Satu hal yang paling saya suka, acara cukur rambut di rumah bisa jadi momen quality time bersama keluarga, lo. Asyik! Teman-teman jangan lupa tonton terus YouTube Ninja Xpress. Next, topik bisnis apa lagi yang bisa kita pelajari bareng-bareng di BERGURU, ya? Kalian ada usul? Buruan subscribe dan like akun YouTube Ninja Xpress supaya enggak ketinggalan! [] Haya Aliya Zaki

 


Selanjutnya ...

Senin, 14 Desember 2020

OKHOME, Solusi Bersih-Bersih AntiRibet!

 

Ibuk-ibuk kerap disebut sebagai ratu rumah tangga cieee. Senang, sih, senang, tapi kadang sebutan ini jadi “beban”, terutama kalau menyangkut soal kondisi rumah. Penginnya rumah selalu bersih dan rapi jali. Apa daya tangan hamba cuma dua ha-ha. Demi menjaga kewarasan jiwa dan raga, saya memakai jasa ART part time. Saya mendelegasikan sebagian pekerjaan domestik kepada ART ini.   

Dilalah sudah seminggu ART absen karena sakit. Sementara, saya mesti intens menemani si bungsu yang PJJ dan akan ujian semester. Belum lagi harus menangani beberapa job dari klien. Pusing lihat rumah berantakan dan kotor. Pikiran jadi butek. Saya juga khawatir anak-anak jatuh sakit.     

Teman-teman pasti pahamlah ya layanan pembersihan GoClean (GoLife) dari Gojek. Dulu saya langganan jasa GoClean kalau ART berhalangan datang. Sayang, sejak pandemi, layanan ini ditutup. Jadi, jadi, ke mana kini aku harus mengadu hu-hu-hu.

 

Layanan pembersihan OKHOME

Terus, saya dapat info tentang layanan pembersihan OKHOME. OKHOME adalah layanan pembersihan premium untuk rumah, apartemen, kantor, dll yang beroperasi sejak 2016. Wah, ke mana aja saya kok baru tahu. Mereka mengklaim mampu membersihkan semua komponen rumah dengan detail dan paripurna. Saya stalking akun Instagram @okhome_cleaning untuk memastikan. Banyak figur publik yang sudah memakai jasa mereka dan merasa puas. Kenapa saya tidak mencoba?

Aplikasi OKHOME
 

Cara memesan layanan OKHOME

First thing first, instal aplikasi OKHOME di Google Play Store atau App Store dan buat akun. Pilih servis With Tool atau No Tool. Saya memilih servis With Tool karena ogah ribet menyediakan macam-macam peralatan kebersihan sendiri. Pastinya peralatan kebersihan dari OKHOME lebih mumpuni yekan.

OKHOME punya 3 produk layanan, yakni Basic Care, Move-in, dan Customer Instruction. Cleaning coverage areas meliputi kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan bagian dalam rumah lainnya. OKHOME juga punya layanan pembersihan spesial (deep clean). Kalau kulkas, dapur, dan toilet kalian kotor membandel atau sudah lama tidak dibersihkan, kalian bisa mencoba layanan ini. 

Oiya, hampir lupa. OKHOME punya 2 layanan baru, yakni Disinfection Service. Yes, layanan yang totally kita butuhkan saat pandemi. Setuju? Layanan ini bisa dipesan bersamaan dengan layanan pembersihan rumah dan sedang ada diskon 50%, lo. Berikutnya, layanan Service AC untuk membersihkan dan mereparasi AC dengan harga terjangkau.

 

 

Langganan OKHOME bulanan hanya Rp900 ribuan

Teman-teman yang butuh jasa OKHOME secara rutin, tidak perlu bolak-balik pesan. OKHOME New Subscription adalah layanan berlangganan cleaning bulanan yang terdiri atas 3 paket cleaning. Cek paket-paketnya di bawah ini. Pilih mana suka.         

   

Layanan OKHOME oke tidak?

Staf OKHOME yang ke rumah saya adalah Mas Kusnanda. Mas Kusnanda on time sekali, persis 15 menit sebelum jadwal, dia sudah tiba. Protokol kesehatan dipatuhi selama bekerja dari memakai masker, face shield, sampai sarung tangan. Sebelum dan selesai bekerja, Mas Kusnanda mencuci tangan.  

Saya meminta Mas Kusnanda menyapu sekalian mengepel teras, lantai dapur, dan kamar depan. Kebetulan saya sudah selesai cuci baju dan cuci piring. Mas Kusnanda sangat cekatan. Ramah, tapi tidak banyak bicara. Yaiyalah namanya orang lagi kerja. Semua sudut ruangan dibersihkan tanpa terkecuali. Meja dan kaca lemari dilap kinclong. Perlengkapan kosmetik dan skincare saya di atas meja rias bahkan dilap satu per satu, lalu disusun apik sesuai bentuk serta tingginya ha-ha. Keren. 
  

Selain itu, saya juga meminta Mas Kusnanda melakukan deep clean pada kasur dan sofa. Btw, sejak dibeli, kasur kami belum pernah dibersihkan sama sekali hiiiy. Lagian bingung bagaimana cara membersihkannya. Palingan saya jemur di bawah sinar matahari sambil dikebut (dipukul-pukul) aja. Kalau sofa, pernah, sih. Saya meminta ritel tempat saya membeli sofa untuk membersihkan, tapi harga jasanya lumayan pricey. Cukup sekali, deh.   

Kasur dan sofa saya dibersihkan Mas Kusnanda dengan alat vakum khusus (vacuum cleaner dengan sinar UV). Debu disedot sampai ke akar-akarnya. *halah* Kaget pol waktu melihat debu kasur kami ... ampuuun! Kok bisa selama ini kami tidur dengan debu sebanyak itu! Kasur sudah bersih, kotoran dan tungau kabur semua, malamnya saya pun menjelma menjadi sleeping beauty alias tidur nyenyak.   

 







Kotoran dari kasur saya yang W-O-W!


Alhamdulillah, so far saya puas dengan pelayanan OKHOME yang oke banget! Teman-teman yang butuh bala bantuan buat bersih-bersih, terutama ibuk-ibuk repot punya baby dan anak kecil, sila kontak OKHOME. Kebersihan harus benar-benar dijaga, apalagi saat pandemi begini, kan.

Jangan lupa instal aplikasi OKHOME di Google Play Store atau App Store terlebih dahulu. Ada promo buat pelanggan baru diskon 30% dengan kode voucher DISKON30HAI. Bisa pesan hari ini datang hari ini (On Demand Service). Untuk sementara waktu, OKHOME hanya melayani pelanggan di wilayah Jabodetabek dan Tangsel. Semoga wilayah lain segera menyusul, ya. [] Haya Aliya Zaki

 

 

 

Selanjutnya ...

Jumat, 13 November 2020

Aksi Ikan untuk Anak #IUAK adalah Aksi Kepahlawanan Bunda

 

Dulu, kata “pahlawan” bermakna seseorang yang berjuang membela Tanah Air dan gugur di medan perang. Kini, makna kata “pahlawan” bergeser menjadi seseorang yang berjasa mengabdikan diri memajukan masyarakat sekitar dan layak diteladani.

Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, tanggal 9 November lalu, FoodBank of Indonesia (FOI) meluncurkan aksi Ikan untuk Anak #IUAK di SD Negeri Johar Baru 10 Pagi, Jakarta Pusat. Acara dilaksanakan offline di Jakarta Pusat sekaligus online via Zoom Webinar. Fyi, FOI organisasi nirlaba yang berdiri pada 21 Mei 2015 di bawah Yayasan Lumbung Pangan Indonesia.


 

Aksi Ikan untuk Anak #IUAK

Kata Pak Hendro Utomo (Founder FOI), aksi #IUAK merupakan bagian dari rangkaian kampanye Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia. Boleh dikata, bunda adalah pahlawan pangan bagi keluarga. Sejak bayi lahir ke dunia, bunda-bunda secara alamiah memberikan ASI. Ketika anak sudah agak besar, bunda memasakkan makanan, menghidangkannya di atas meja, menyuapi, dst. Aksi 1000 Bunda beranggotakan bunda-bunda dari seluruh Indonesia yang bergerak membagi-bagikan makanan kepada anak-anak terutama balita dan usia dini.

Seperti yang sudah saya tulis di postingan FOI sebelumnya, pola pengasuhan anak sehari-hari sangat berpengaruh pada konsumsi gizi anak. Berdasarkan riset FOI, masih banyak anak Indonesia yang berangkat ke sekolah dengan perut lapar. Tambahan pula dengan adanya kondisi pandemi Covid-19. Jumlah kelaparan anak-anak di Indonesia kian meningkat. FOI bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dan BeeJay Bakau Resort berusaha memberikan solusi dengan meluncurkan aksi #IUAK.      

 “Kami tergerak untuk membantu karena ini pekerjaan kemanusiaan dan tidak bisa ditunda. Kalau terlambat, kami khawatir efek stunting pada anak menjadi irreversible,” demikian kata Pak Juda Mangitung dari BeeJay Bakau Resort (BBR). BBR berkecimpung di bisnis pengolahan ikan untuk keperluan ekspor selama 20 tahun. Jangan sampai kebutuhan ikan di luar negeri terpenuhi, tapi di negeri sendiri malah terabaikan. Nah lo. Jadi, tanpa berpikir dua kali, BBR menyambut baik program yang ditawarkan oleh FOI.      

Ikan sebagai pangan lokal pilihan

Selama ini kita sering mengimpor pangan dari luar negeri. Padahal, negeri kita punya buaaanyak sekali pangan lokal. Nilai gizinya juga tidak kalah dibandingkan pangan impor. Sudah saatnya kita kembali ke pangan lokal.

Lalu, kenapa ikan?

Kenapa tidak? Kita perlu menanamkan budaya makan sehat kepada anak-anak. Makanan sehat itu makanan yang bergizi, aman, dan halal. Salah satunya adalah ikan. Protein ikan berlimpah. Cara mendapatkannya cukup mudah karena Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya ikan.

Perlu diperhatikan, ikan merupakan pangan yang gampang rusak. Belilah ikan yang segar. Setelah dibeli, sebaiknya ikan langsung diolah. Kalau dibiarkan terlalu lama, ikan bisa terkontaminasi bakteri. Biasanya ikan yang menyebabkan alergi adalah ikan yang kualitasnya sudah tidak baik. Sebelum diolah, cuci ikan di bawah air keran yang mengalir. Sekali lagi, air keran yang mengalir, ya.  

Di acara, ada demo masak bersama chef dan bunda-bunda. Mungkin selama ini teman-teman bingung, bagaimana mengolah ikan supaya disukai anak-anak? Kan bosan kalau digoreng lagi, digoreng lagi. Ternyata, banyak cara kreatif mengolah ikan. Kita bisa membuat variasi olahan ikan menjadi bakso, naget, sop, steik, pepes, dan masih banyak lagi. Btw, bunda-bunda di acara tetap patuh pada protokol kesehatan. Meski asyik masak-masak, mereka tetap pakai masker dan jaga jarak. Salut!     

Ada yang bertanya, manakah yang lebih bagus, ikan air tawar atau ikan air laut? Menurut Ibu Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, ikan air tawar dan ikan air laut sama-sama bergizi. Hanya, ikan air laut memiliki kelebihan, yakni ada kandungan Omega 3 yang bermanfaat untuk perkembangan otak dan mata.

Selain di Jakarta, aksi #IUAK juga akan diadakan di Yogyakarta pada tanggal 16 November 2020 dan Surabaya pada tanggal 23 November 2020. Acara dilanjutkan dengan roadshow keliling ke enam kota lainnya di Indonesia. Aksi #IUAK berlangsung hingga 22 Desember 2020. Selain berbagi paket ikan, FOI memberikan edukasi pentingnya makan ikan dan cara kreatif mengolah ikan. 




Seru, ih, peresmian acara #IUAK di Jakarta Pusat dilakukan oleh bapak-bapak narsum dengan cara bareng-bareng memukul panci ha-ha. Kapan lagi yekan. Hingga kini sudah dibagi lebih dari 50 ribu paket ikan ke seluruh Indonesia. Semoga ke depannya lebih banyak pihak yang terlibat di kampanye-kampanye semacam ini, ya.

Terima kasih kepada FOI dan seluruh bunda di Indonesia. Bunda adalah pahlawan pangan bagi anak-anak. Sesuai dengan ajaran Alquran surat An-Nisa ayat 9, “Dan janganlah kita meninggalkan generasi yang lemah.” Kiranya tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang kelaparan nantinya. Aamiin. [] Haya Aliya Zaki


 

 

 

 

 

 

Selanjutnya ...