Kamis, 14 Juni 2018

Selayang Pandang Penjurian Lomba Blog Emeron


Alhamdulillah, it’s a wrap!
Periode lomba blog Emeron Perawatan Lengkap untuk Rambut Cantikmu yang digelar tanggal 30 April–4 Juni 2018 akhirnya selesai juga. Tim juri yang terdiri atas saya sendiri, Enricko Lukman dari C2live, dan tim Emeron, selama hampir seminggu adu jidat (baca: berjuang) menentukan nama pemenang. Satu per satu submission dibaca dari posisi wenak sampai posisi pegel, dari duduk sampai menclok di jendela, lanjut berdiskusi paaanjang dan laaama, bolak-balik menelaah kelemahan dan keunggulan postingan peserta, dst, dst, dst.  


Jujur, hampir 10 kali menjadi juri lomba blog, lomba blog Emeron-lah yang paling besar hadiahnya. Enggak tanggung-tanggung total hadiah Rp30 juta. Cash, Bok! Jadi, jangan heran jika dalam waktu sebulan lomba blog ini meraup hampir 250 submission dari blogger perempuan thok. Kebayang kalau blogger laki-lakinya juga boleh ikut, mungkin para juri kelelep submission saking banyaknya. :))
Teruuus, siapa bilang jadi juri enak? Asli, jadi juri itu banyak dilema, apalagi saya yang sejak tahun 2011 sudah merasakan jadi peserta lomba blog. Paham betullah gimana seorang juri tidak boleh asal-asalan memilih pemenang karena itu berarti dia menzalimi orang lain. Berat tanggung jawabnya di dunia dan di akhirat euy.   
Oke, mukadimahnya cukup. Sekali lagi, hampir 250 submission yang rata-rata kontennya bagus, unik, dan komplet. Demi menghayati peran (halah), kami para juri membaca 1 postingan sebanyak 3–5 kali. Berikut saya rangkum beberapa hal yang missed dari peserta dan berdampak fatal bagi mereka. Kiranya penjelasan berikut bisa menjadi pelajaran untuk kita semua. Tarik, Maaang!  
1. Tema yang tidak sesuai
            Poin pertama penilaian adalah kesesuaian tema Perawatan Lengkap untuk Rambut Cantikmu dengan hashtag #DengarkanRambutmu dan #CobaEmeron. Juri mencari blogger yang bisa menceritakan bagaimana ia terdorong untuk mendengarkan kebutuhan rambutnya (stres rambut) dan memberikan perawatan dengan produk Emeron Complete Hair Care. Ada beberapa postingan yang tulisannya bagus, dilengkapi foto dan infografis ciamik, komentar banyak, tapi tidak sesuai tema. Blogger hanya membahas perawatan rambut paripurna, tanpa membicarakan kebutuhan rambutnya sama sekali.
Tema adalah amanat utama yang harus disampaikan blogger kepada pembaca. Meski sudah ditimbang dari depan belakang atas bawah, konten yang tidak sesuai tema diputuskan tidak dapat dipilih menjadi pemenang.     
2. Salah info produk
             Saya dan Enricko menyerahkan poin penilaian produk langsung kepada tim Emeron. Awalnya kami berdua sudah memasukkan nama blogger dalam kandidat pemenang, tapi terpaksa dibatalkan oleh tim Emeron. Apa pasal?
Olala, rupanya blogger salah menulis info formula Emeron yang didapat dari hasil googling. Kini Emeron memiliki formula baru dan semua tercantum jelas di web situs resmi Emeron. Next peserta lomba blog harus lebih teliti dan hati-hati, ya. Sebaiknya ambil info produk langsung dari web situs resmi brand. Seandainya pun tetap mau mengambil info dari luar, lakukan cek dan ricek apakah info sudah benar atau belum, apakah info masih berlaku atau tidak, dst. :)
3. Story yang umum
             Begitu BUANYAAAK postingan yang bercerita tentang stres rambut dan hijab, rambut singa, misalnya, membuat kami harus selektif memilih dari sisi story, tentu story yang paling menarik dan unik menurut kami. Story dan penjelasan produk juga harus lebur, di mana penjelasan produk tidak terkesan dipaksakan masuk.
Hasilnya, pemenang lomba blog Emeron hadir dengan beragam story istimewa, ada story stres rambut dan hijab, rambut singa, traveling, ibu melahirkan + menyusui, family, parenting, dll. Seru!
            Sedikit intermezzo, meski tidak tampil sebagai pemenang utama, beberapa postingan berikut berhasil mencuri perhatian saya, yakni postingan milik Nurul Aslamiati, Triani Retno (Eno), dan Aidan Clara Andrian (Aidan).
Nurul bercerita tentang kegelisahan cewek milenial akan stres rambut gondrong milik suami dan anaknya. Angle yang lain daripada yang lain dan ditulis dengan cara yang menyentuh.
Eno dengan gaya bahasa yang lincah dan kocak berhasil membuat saya terkekeh-kekeh. Format bercerita yang orisinal dan kreatif, dilengkapi gambar-gambar kreasinya sendiri.
Aidan, seorang blogger remaja, mengangkat topik bullying yang kerap dialami anak-anak di sekolah. Gaya berceritanya polos khas anak remaja. Ada solusi dari masalah, bukan sekadar memaparkan info produk. Dan, belum ada peserta yang menuliskan story ini. Kalau kata orang Belanda, story-nya ora umum. :)) Karya Aidan layak kami apresiasi. Semoga ke depannya Aidan semakin semangat ngeblog dan bisa lebih mengeksplorasi konten-kontennya.      
4. Tata bahasa acakadut
             Tata bahasa acakadut di sini meliputi typo, salah tanda baca, kata-kata alay, kalimat mbulet alias sulit dipahami, dll. Beberapa yang saya jumpai, foto-foto cakep, tapi tulisan masih typo di sana-sini. Seyogianya ada proses menulis, endap, edit (kalau bisa berulang-ulang), apalagi ini postingan yang diperlombakan. Lalu, ada beberapa blogger yang saya tidak tahu kenapa, kalimat di dalam postingannya semacam tidak selesai. Ini mengurangi poin penilaian.
BAHASA adalah salah satu senjata blogger dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Blogger memang berbeda dengan wartawan media mainstream, mereka bebas berekspresi dengan gaya bahasa sendiri, mau pakai bahasa gaul pun silakan, tapi hal-hal mendasar seperti di atas tolonglah jangan diabaikan, yo.     
5. Submit di detik-detik terakhir
            Sebagian blogger mengatakan bahwa submit postingan di web situs C2live itu sulit, padahal sebenarnya tidak. Justru sistem ini memudahkan kalian untuk mengetahui postingan kalian sudah memenuhi syarat atau belum, misalnya apakah backlink cocok, apakah jumlah share medsos kurang, apakah hashtag salah, dll. Dengan begitu, kalian bisa langsung menindaklanjuti.
Jadi kebayang, kan, kalau kalian submit di detik-detik terakhir? Jika submission mental, kalian tidak punya waktu untuk memperbaiki. Sayangnya, kami menemukan beberapa postingan bagus di detik-detik terakhir, tapi belum memenuhi syarat. Seandainya submission dilakukan lebih awal, blogger punya kesempatan untuk memperbaiki dan mungkin bisa memenangi lomba blog.
Pembahasan singkat tentang juara utama
            Nama Langit Amaravati sebagai jawara lomba blog sudah tidak asing lagi di telinga saya. Wajar jika saya excited membaca postingan Langit untuk mencari tahu apa kejutan darinya kali ini. Benar saja, dari segi judul, story, cara penyampaian, foto-foto, penjelasan produk, tampilan blog, Langit unggul telak. Postingan dibuka dan ditutup dengan syantik. Saya suka paragraf pamungkasnya yang bermakna dalam dan nyambung banget dengan filosofi Emeron. Apa itu? Silakan baca sendiri.    
            Echa satu-satunya blogger yang mengangkat story stres rambut dan penyakit kanker yang pernah dideritanya. Ini poin penting di mata kami, meski kami berharap Echa bisa mengolah lebih dalam drama di dalam kontennya. Seperti biasa, isi postingan Echa komprehensif, foto-foto cakep, dan didukung dengan GIF lucu. 
            Profil Lidya yang seorang make up artist membuat story dan review yang ditulisnya semakin berbobot. Lengkap dengan foto before dan after memakai produk Emeron. Overall tampilan dan feel blog Lidya dinilai sangat positif oleh tim Emeron.
            Sementara itu, pemenang favorit ditentukan sepenuhnya oleh tim Emeron. Saya dan Enricko hanya memberikan short list kandidat yang kontennya kece dan kira-kira mewakili imej brand Emeron, yakni perempuan milenial yang aktif dan produktif. Blogger terpilih adalah Caroline, Damar Nur Aisyah, dan Rahma Zahwa Aldila. Link postingan seluruh pemenang bisa dibaca DI SINI.  






            Akhir kata, selamat untuk semuanya! Bagi yang belum terpilih, sampai jumpa di lomba blog berikutnya. Sesungguhnya kalian semua adalah pemenang. Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas partisipasinya. Mohon maaf jika ada kekurangan. Terima kasih juga untuk kerja sama yang baik tim saya di Dear Blogger Net.
Yuk, Teman-teman pantau terus medsos Dear Blogger Net dan web situs C2live untuk update info terbaru. Happy holiday! :) [] Haya Aliya Zaki

8 komentar:

  1. Aku gak nyangka curhatku soal rambut gondrong bisa diapresiasi sedemikian rupa. Sejujurnya, itu tulisan curhat yang usah lama aku tulis. Kira-kira udah satu tahun. Mau publish di blog, maju nundur syantik. Sampai akhirnya ada lomba emeron, aku tambahin lah konten emeron. Dan memang true story, aku sempat coba emeron untuk masalah rambut gondrongers, jauh sebelum ada lomba ini. Heuheu, makassiih

    BalasHapus
  2. Aku udah lama galau sih sebenernya. Sebenernya aku lebih cocok jadi penulis (dan blogger) apa tukang ngebodor. πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  3. Noted mbaaa. Dah lama ga ngelomba soale .Kudu diasah lagi ini. Tapi makasih juri2 yang menyukai tulisanku ❤❤❤. Ga nyangka menang❤❤❤

    BalasHapus
  4. Pas tahu siapa jurinya, aku langsung ciut gitu. Ini lomba blog yang proses penulisannya paling lama, terutama di proses edit konten. Terima kasih banyak atas apresiasinya, Kak. Mmmuachhh.

    BalasHapus
  5. Well Note mba Haya.. jadi semakin paham
    bagaimana tulisan yang bagus dan akhirnya dapat memenangkan sebuah lomba blog. Memang bagus-bagus ya mba tulisan
    para pemenangnya.. InshaAllah saya termotivasi untuk selalu menghasilkan tulisan yang bagus dan tidak
    biasa.. dan bisa memenangkan lomba juga..
    Aamiin

    BalasHapus
  6. Aku suka banget dengan pandangan juri seperti ini. Akhirnya blogger bisa lebih teliti dan mempersiapkan diri untuk mengikuti setiap lomba. Ujung-ujungnya kesesuaian tema dan tulisan yang mengalir serta solutif akan memenangkan hati para juri. Terima kasih sudah menuliskan ini, Mba Haya. Well noted :).

    BalasHapus
  7. Ini salah satu lomba yang aku skip (lagi), lupa tepatnya kapan ikut ngelomba. Tapi semua catatan disini akan diingat selalu kalau2 kedepannya ikut lomba. Noted Omak, nuhuun :*

    BalasHapus
  8. Buka-bukaan behind the scene nih.
    Hmm ... jadi lebih terbuka wawasan tentang kriteria penjurian.
    Para pemenang lomba Emeron emang udah yang paling cetar, Mi.

    Congrats yaa semuanya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan