Selasa, 19 Desember 2017

Jalani Pola Hidup Sehat dengan Minum Susu Tanpa Tambahan Garam

Siapa di sini yang fans berat susu? Pasti banyak yang ngacung! Saya sekeluarga termasuk fans berat susu haha. Setelah anak lepas ASI umur 2 tahun, saya memberikan tambahan nutrisi berupa susu UHT untuk mereka. Susu UHT ini favorit banget karena ringkes dimasukkan ke kotak bekal dan gampang dibawa saat traveling. Jangankan anak-anak, saya yang udah berusia matang (bukan tuwaaa) aja masih doyan minum susu UHT tuh. :))

Sebagai ibu pastinya saya harus benar-benar memperhatikan asupan gizi untuk keluarga. Susu UHT dipercaya memiliki nutrisi lebih baik dibandingkan susu bubuk karena susu bubuk telah mengalami evaporasi (penguapan). Susu bubuk tidak lagi mengandung air sehingga dapat disimpan selama bertahun-tahun. 

           Saya juga concern sama tambahan garam pada makanan dan minuman, termasuk susu. Btw, ada yang pernah mendengar isu bahwa gurihnya susu UHT karena ditambahkan garam? Wah, jelas saya khawatir. Sebenarnya garam dibutuhkan oleh tubuh. Hindari diet garam sembarangan, ya. Garam menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. 

           Saya sendiri menambahkan garam pada makanan yang saya masak sehari-hari. Belum lagi jika kami juga membeli camilan di luar. Tambah lagi kandungan garamnya, kan? Kebayang seandainya anak-anak minum susu UHT yang mengandung garam. Kelebihan asupan garam jangka panjang dapat menyebabkan macam-macam penyakit, antara lain tekanan darah tinggi, gagal ginjal, dan kerusakan otak.

Yuk, biasakan hitung-hitungan sebelum menambahkan garam ke makanan. Berdasarkan informasi dari Kemenkes RI, kita hanya boleh mengonsumsi maksimal 1 sendok teh (sekitar 2,3 gram) garam per hari. Catet ya: PER HARI. Khusus untuk anak-anak berusia 1–3 tahun maksimal 2 gram per hari.

Kalau masak sendiri, kita tahu berapa takaran garamnya. Kalau beli camilan di luar? Teman-teman bisa cek label Nutrition Facts di kemasan camilan yang dibeli untuk mengetahui jumlah kandungan garam. Teliti daftar bahan “natrium”, “garam”, dan “soda”. Total natrium mencakup natrium dari garam plus natrium dari bahan lain misal natrium nitrat, natrium sitrat, monosodium glutamat (MSG), atau natrium benzoat.

Soal susu UHT, saya mempercayai kualitas susu UHT Indomilk 1L. Penasaran seperti apa kebaikan susunya? Susu UHT Indomilk  1L gurih susunya asli! Yap, rasa susu sapi segarnya yang plain itu gurih TANPA tambahan garam sama sekali. Lalu, bagaimana membedakan susu UHT yang ada tambahan garam dengan yang tidak?








Dulu waktu sekolah saya pernah belajar IPA, jika kita sedang haus, jangan minum air laut. Kenapa, eh, kenapa? Air laut justru membuat kita tambah haus bahkan dehidrasi! Kandungan garamnya sangat tinggi. Tubuh harus bekerja keras mengeluarkan kelebihan garam dari tubuh kita melalui pipis. Akibatnya, semakin sering pipis semakin banyak cairan tubuh kita yang hilang.

Prinsip ini diterapkan saat mengecek kandungan susu UHT yang ditambahkan garam. Bukannya lega, tenggorokan jadi berasa kering dan kitanya malah tambah haus! Duh, duh, kenapa susu harus ditambahkan garam, sih? Garam itu mengurangi rasa alami susu. Susu sapi segar udah punya rasa gurih dari sononya karena kandungan garam mineral dari susu itu sendiri, Teman-teman. Coba cek video berikut ini.




     Kemasan susu UHT Indomilk 1L dibuat menggunakan NutriKeep Technology yang membuat semua kebaikan susu tetap terjaga. NO pengawet dan aman dikonsumsi karena kuman tewas berjamaah saat pemanasan tinggi selama beberapa detik. Kemasannya multi lapis kedap cahaya dan udara sehingga produk dapat bertahan lama sampai 9 bulan kendati berada di suhu ruangan. Susu UHT Indomilk cocok betul untuk memelihara kesehatan tubuh. Jangan lupa makan makanan bergizi dan olahraganya juga, yaaa.

Nah, sekarang kalian tidak khawatir lagi kalau mau minum susu UHT, kan? Saya pilih yang jelas-jelas aja. Susu UHT Indomilk 1L gurih susunya asli tanpa tambahan garam sama sekali. :) [] Haya Aliya Zaki

Referensi

1. Adinda, Rudystina. 2017. Mengapa Kita Tidak Boleh Minum Air Laut? Hello Sehat. Diakses tanggal 27 Oktober 2017. https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/tak-boleh-minum-air-laut/.

2. American Heart Association. 2017. How Much Sodium Should I Eat Per Day? #BreakUpwithSalt. Diakses tanggal 27 Oktober 2017. https://sodiumbreakup.heart.org/how_much_sodium_should_i_eat.


13 komentar:

  1. Susu Indomilk kental manis paling sering saya oleskan pada roti tawar Mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cocok banget buat sarapan ya, Mbak. 😁

      Hapus
  2. Najwa doyan kali minum susu Mbaa. Saya juga siiih. Enak soalnya, bikin kenyang juga, wkwkwk.
    Saya dari kecil dikasih susu sama Mama, makanya kebiasaan minum susu saya terapkan juga di keluarga. Nah, Susu Indomilk UHT ini bagus menurut aku karena nggak ada tambahan gulanya ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku sekeluarga juga doyan minum susu sejak kecil, Wi. Bagus untuk efek jangka panjang untuk mencegah osteoprosis.

      Hapus
  3. Beneran saya baru tahu kalau Indomilk ga pakai garam kandungannya. Jadi makin penasaran untuk konsumsi rutin.

    Aman buat usia 3th ke atas kan Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman insyaallah, Amma. Anak-anakku di atas 1 tahun pun udah minum susu UHT.

      Hapus
  4. Ternyata diperhatikan sampai kesitu ya. Aku justru beli susu indomilk karena harganya paling murah hehehe. Tapi aku juga suka sama kemasannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap harganya terjangkau ya, Lia. :)

      Hapus
  5. Rahasia sehatnya Uton ini toh :)
    Alvin minum susu UJT udah kaya minum air biasa aja mbak. Tapi minum uht Indomilk aman ya krn ga ada penambahan garam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gurihnya asli sam lezat ya, Lid. Omak-omak aja doyan wakakaka.

      Hapus
  6. susu UHT Indomilk emang enak apalagi aman y mba non garam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah cocok buat nutrisi tambahan. :)

      Hapus
  7. Keluargaku juga minum susu Indomilk. Apalagi kalau pas lagi ada diskon di minimarket, suka langsung borong :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan