Jumat, 09 Desember 2016

3 Tip Berinvestasi Ala Ala Saya


Kalian termasuk orang KAYA atau orang MISKIN?
Wew, jangan buru-buru berpikiran negatif ketika saya melontarkan pertanyaan di atas. Saya bukan bermaksud mengajak teman-teman menimbun harta seperti Qorun, sepupu Musa yang ingkar kepada Allah Swt. :)) Sebenarnya, ini pertanyaan Mbak Prita Ghozie, salah seorang pakar keuangan nan cantik jelitah di negeri kitah tercintah. Saya followers setia kultwit-kultwit #TipsFinansial Mbak Prita. Penjelasannya ringkas dan mudah dipahami.    
Mbak Prita bertanya karena merujuk beberapa pengalamannya sebagai financial checker. Menurut beliau, semua orang wajib kaya. Kaya, bukan matre, ya! Maksudnya, sering kita melihat mentereng penampilan luar seseorang, tapi dalamnya … miskin! Pengin contoh? Saya kutip info dari kultwit Mbak Prita.
Sebut aja Rian (35 tahun) yang bekerja sebagai konsultan hukum di firma ternama. Dengan gaji kepala 7 dia memakai mobil SUV dan sering mengajak keluarganya nongki-nongki di resto mahal. Apartemen mewah. Anak sekolah di SD internasional. Contoh kedua, Budi (32 tahun). Gajinya lebih kecil daripada Rian. Hidup relatif sederhana; punya satu mobil dan jarang banget nongki-nongki di resto mahal.  
Guess what, setelah dilakukan financial check up, ternyata Budi lebih kaya daripada Rian! Why oh why? Meski bergaji besar, Rian tidak punya tabungan, apalagi investasi. Mobil masih nyicil dan apartemen mewah cuma kontrakan. Keuangan bersih Rian minus Rp50 juta. Sementara, mobil Budi sudah lunas dan rumah milik sendiri. Keuangan bersih Budi positif Rp350 juta. Kesimpulan, jumlah gaji tidak berhubungan dengan kaya, tapi lifestyle. Jangan kaget jika bujet nongki nongki di resto mahal menyedot 40% gaji per bulan. Gaji kecil, tapi kalau pandai mengatur untuk hari ini dan masa depan, peluang kaya bakal lebih besar.


Nah, saya mau kasih tip investasi ala ala saya. Jangan langsung ngeledek saya sok jadi pakar keuangan haha. Wong ini share dari pemikiran sederhana saya aja.  Pastinya ada yang lebih jago. :p Saya pun masih belajar.
1. Investasi tabungan
            Sejak awal kuliah saya udah terbiasa pegang duit sendiri alias kerja. Kerja apa aja dari menulis untuk koran/majalah, jualan kosmestik Avon (tak pakai, cuma jualan *lol*), sampai jadi SPG di macam-macam event di Medan. Lulus kuliah juga langsung kerja di apotek dan jadi dosen. Kerjaan lancar, isi kocek alhamdulillah cakep. Sayang, saya kurang peduli menabung. Baru berasa harus serius mengelola keuangan itu setelah menikah, apalagi setelah punya anak tiga. Saran saya kepada yang muda-muda *ehm* menabunglah, entah itu menabung di bank, menabung emas, menabung saham, atau Teman-teman ada yang tahu menabung apa lagi yang menguntungkan? Yakinlah, tabungan-tabungan ini bakal bermanfaat nanti. Peringatan: dilarang menabung harapan kepada orang yang ogah-ogahan membalas cintamu. 


2. Investasi untuk profesi
            Dulu Mama menyisihkan gaji dari Abah sekian rupiah untuk dipakai membiayai kursus menjahit. Kehidupan kami amat pas-pasan waktu itu. Abah karyawan kecil. Tak mudah menyisihkan uang. Setelah tekun kursus, Mama bisa menjahit. Beliau menjahit sendiri baju-baju kami dan juga menerima upah jahitan. Alhamdulillah, ketrampilan menjahit Mama bisa membantu keuangan keluarga.
            Sebagai blogger, saya tak segan berinvestasi untuk membeli ponsel atau gadget lain yang bagus. Bukan sekadar gagah-gagahan, melainkan untuk mendukung pekerjaan. Selain nulis, hari gini blogger kudu mampu menghasilkan foto dan video apik. Pengalaman saya, foto yang bening (big no to foto gelap + burek) dan setoran link video bisa menaikkan rate card secara signifikan haha. Insya Allah balik modal, bahkan lebih. Seandainya belum punya gadget bagus, lagi-lagi saya sarankan untuk menabung. Pintar-pintar cari info diskonan di online shop. Nah, kebetulan, bentar lagi Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), nih. Tepatnya tanggal 12-14 Desember 2016. Pastinya online shop pada geber diskon gede-gedean, terutama Lazada. Coba, deh, Teman-teman pantau 1212 Sale. Saya pernah membeli ponsel di Lazada. Barang sesuai yang dijanjikan dan pelayanan memuaskan. Awalnya saya memang agak khawatir barang sompel atau kenapa kenapa saat pengiriman, tapi ternyata tidak. Pengiriman pun lumayan cepat. Atau, ikutan lomba blog berhadiah gadget. Beberapa gadget saya dapat dari menang lomba blog.  



Btw, jangan berinvestasi untuk sesuatu yang tidak kalian suka dan tidak kalian ketahui bidangnya sama sekali. Masih ingat Rudi Soedjarwo, sutradara kondang film Ada Apa dengan Cinta? Lama tak muncul, kini tersiar kabar keuangannya lumpuh. Investasi di bisnis properti kandas karena Rudy memang tidak punya passion dan wawasan di bidang ini. Doi ikutan bisnis properti hanya karena bujukan tak jelas dari teman. So, hati-hati, ya.
3.  Investasi akhirat
            Menurut Mbak Prita, yang paling utama harus disisihkan saat menerima gaji adalah zakat, sedekah, infaq, dll. Well, sebenarnya investasi inilah yang akan menjadi milik kita di akhirat nanti. Percaya enggak kalau zakat, sedekah, infaq, dll mampu menolak musibah dan membuka pintu rezeki yang lain? Artis Armand Maulana bercerita bahwa bisnisnya pernah rugi sekian juta rupiah which is jumlahnya sama persis dengan zakat yang dia tunda-tunda keluarkan. Salah satu pertanda bahwa kita harus mendahulukan investasi akhirat. Setuju?
            Nah, udah siap jadi orang kaya? Sekali lagi, kaya yang dimaksud di sini bukan berarti menimbun harta seperti Qorun. Postingan ini jadi reminder buat saya sendiri juga. Yuk, setop lebih besar pasak daripada tiang dan mareee berinvestasi! :) [] Haya Aliya Zaki

26 komentar:

  1. Waduh, Harbolnas euy. Siap-siap nyari barang-barang keren harga minimal. Gak sabar. :)))

    BalasHapus
  2. Siap jadi kayaaaaaa ...
    Ahak ahak
    Ayo belanja di Lazadaaaa ^^

    BalasHapus
  3. Weh, aku baru tau kl Rudy bangkrut lho (langsung Google tadi). Iya, emang banyak yg bilang sih, jgn berbisnis di area yang kita ga tau, Warren Buffett aja juga berinvestasi di perusahaan yang dia tau lho.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan itu aku gak sengaja baca di media online, Timo Kasihan juga. Mana istrinya ninggalin dia pula. :(

      Hapus
  4. harus pintar ni mengatur keuangan mulai dari sekarang .... agar bisa sukses

    BalasHapus
  5. Mba, makasih dan aku setuju juga mba agar investasi sejak muda mba. Kalau dari dlu kita terbiasa investasi maka lebih mudah ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Suatu saat pasti bermanfaat, apalagi kalau udah nikah hihi.

      Hapus
  6. Waaa jadi kepemhem buka akun di Lazada
    Duh duh seru banged nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku udah pernah belanja ponsel, sembako, dll di Lazada. Sila coba.

      Hapus
  7. Wahh kerenn motivasinya mbak..

    Saya juga dr dulu belom bisa mraktekin gaya hidup gitu..

    Susah nahannya..apalagi kalo masuk gramedia...duit pasti jebol kl lihat banyak buku 😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha tosslah! Padahal belum tentu semua buku yang dibeli dibaca. >.< Tapi bisa juga jadi investasi buku-buku itu kalau dirawat. Nanti bikin perpustakaan, misalnya. Sewakan buku ke orang-orang. Oke kan?

      Hapus
  8. Tips yang keren kakak, siap belajar dan kudu lirik n ganti smartphone yg kece kayaknya, ehem... Si kakak selalu keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alamak adekku si Dame ini bukannya udah pakarnya lomba. :))

      Hapus
  9. HARBOLNAS, yang selalu dinantikan setiap akhir tahun heheh

    BalasHapus
  10. Harbolnas,siap2 kekep dompet

    BalasHapus
  11. Harbolnas bikin mupeng, dompet mana dompet mau belanja nih hahaha.... Awas kalap deh

    BalasHapus
  12. Ah, iya ya mbak, banyak yang di luar terlihat kaya, tapi aslinya ternyata miskin. jadi introspeksi.

    BalasHapus
  13. Investasi buat ngeblog aku belum banget mbaaaa hiks... Baru pake gadget seadanya aja, padahal penting ya. Plus investasi akhirat jg masih minim, duh jadi inget kl umur ngga ada yg tau...

    BalasHapus
  14. budget nongki-nongki dan jelong-jelong ini yang over super duper akhhir-akhir ni...heu

    BalasHapus
  15. Selalu suka baca artikelnya Mbak Haya. Berisi tapi easy reading. Betul banget nih Mbak, kalau gak pandai atur keuangan, seringnya kantong jebol melulu. Ada tips untuk pembagian pemakaian keuangan gak Mbak?

    BalasHapus
  16. Harbolnas kemarin aku cuma nungguin diskonan domain :D

    Setuju soal investasi itu. Aku dong pernah dinyinyirin gara-gara investasi ini. "Ngapain sih repot2 investasi sana sini? Rezeki itu udah diatur sama Allah. Lagian nggak boleh tuh numpuk kekayaan!" :D Duuuh...niatnya aja kali ya yang direbonding dulu #curcol

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan