Selasa, 15 November 2016

Bermain dan Belajar Bersama BebeHero Hi-5!


Menurut penjelasan dari beberapa psikolog yang pernah saya dengar, semua anak itu cerdas. Hanya, kecerdasannya beda-beda. Mungkin udah pada tahu teori Kecerdasan Majemuk Howard Gardner, ya? Tapi, jika kita belum menemukan potensi dan minat anak sekarang, jangan dipaksakan. Seiring berjalannya waktu, insya Allah terbuka jalan. Contohnya, salah satu teman saya. Dia baru menemukan potensi dan minat menulisnya ketika berusia di atas 30 tahun. Menurut psikolog, keadaan ini wajar-wajar aja.
Kebetulan anak tengah saya, Shafiyya, udah kelihatan potensi dan bakat menarinya sejak TK (sekarang 9 tahun). Awalnya saya sempat waswas waktu dia mulai latihan tari Saman. Tahu sendiri, kan, tari Saman gerakannya banyak dan iramanya cepat tap tap tap. Silap satu gerakan aja, pasti langsung kelihatan.
Meski begitu, saya mendukung penuh keinginan Shafiyya. Saya lihat dia memang beneran suka dan dia giat ikutan les. Semua gerakan dan irama tari Saman bisa dihafal baik. Bahkan, Shafiyya dkk. pernah memenangi lomba menari yang diadakan sebuah mal di Jakarta. 
Guess what, sedikit banyak kegiatan menari ini rupanya melatih Shafiyya untuk cepat tanggap. Dia kritis bertanya hal-hal yang belum dia pahami. Kenapa ini begitu kenapa itu begini. Kalau dari sisi pede mungkin tidak perlu saya jabarkan lagi kali, ya. :) Dengan belajar menari, anak berproses untuk berani tampil di depan umum. Terasa banget perbedaannya ketika Shafiyya masih TK dibandingkan sekarang setelah dia semakin aktif menari. Kadar pedenya meningkat. 


Sebagai ibu, tentu saya ingin Shafiyya juga memiliki kemampuan mengelola emosi dan peduli sosial. Saya jadi ingat hal-hal “kecil” yang sering saya dan suami lakukan. Buang sampah pada tempatnya, menjenguk orang sakit, mengubur burung yang mati di jalan. Alhamdulillah, senang melihat anak-anak kami menirunya. Fyi, saya mencoba untuk kembali bergaya hidup sehat pun berkat perhatian Shafiyya. Dia kerap mengingatkan saya untuk olahraga. Contoh lain, kemarin Shafiyya berinisiatif memberikan uang kepada pengemis. Katanya, “Kasihan ya, Ummi. Aku bayangin dia dapat uang banyak dan bisa beli makanan!” Duh, terharu. Anak-anak bukan cuma perlu diperhatikan nutrisi dan kepintaran kognitifnya, melainkan juga kemampuan mengelola emosi dan sikap kepedulian sosialnya.

Udah, ah, kelamaan cerita. :)) Omong-omong soal aktivitas menari, beberapa waktu lalu #BebeHeroHi5 bikin event lomba menari anak (usia di bawah 6 tahun) diiringi lagu L.O.V.E dari Hi-5. Hi-5 adalah grup musik asal Australia yang digandrungi anak-anak masa kini. Actually, jangankan anak-anak, saya aja yang udah kisut (((KISUT))) demen nonton haha. Hi-5 beranggotakan Mary, Stevie, Dayen, Ainsley, dan Lauren. Ibu dan anak ditantang menampilkan L.O.V.E Dance yang ditujukan untuk menyemangati dan menggembirakan orang-orang yang disayangi. Lucu dan gemesin! Ada yang rame, ada yang malu-malu, ada yang cuek, macam-macam polahnya. Teman-teman bisa lihat aksi mereka di Bebeclub.co.id Berbagi Cinta Lewat Hebatnya Menari.

Nutrisi dan stimulasi yang disesuaikan dari ibu membantu mendukung tumbuh kembang anak hebat!

Tahun 2013 saya diundang mal ini sebagai blogger untuk nonton Hi-5 yeay!

Seru, para pemenang akan diajak meet and greet dengan Hi-5 pada bulan Desember 2016! Huaaa … coba kalau saya masih punya anak balita, pasti ikutan lombanya kemarin. Pengin ketemu Hi-5 lagi! Para pemenang juga akan diajak mengikuti consumer promo menarik lainnya. Bebelac creates #BebeHeroHi5 to give place for mom to get inspiration on great stimulation for kids in Grow Them Great! :)) [] Haya Aliya Zaki

32 komentar:

  1. Waaa
    Ada lomba nari LOVE ya
    Aku lg suka ngajakin ponakan joged, lumayan buat gali potensinya biar kaya Shafiyya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah tempo hari gak sempet ikutan, ya?

      Hapus
  2. Seneng ya, Mi, kalo anak bisa konsisten dgn aktifitas yg disukainya.
    Salsa sih dulu pernah ikut les nari saat SD tapi kemudian mogok ga mau lanjut krn guru narinya galak. >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah Miss guru Shafiyya apik. Faruq pernah kayak Salsa tuh. Guru ekskul jarimatikanya galak. Akhirnya Faruq mogok belajar. 😰 Guru juga ngaruh ya, Miss.

      Hapus
    2. Iya. Ngaruh banget, Mi.
      Guru zaman sekarang memang harus paham metode fun learning deh. Ngajar apa aja jatuhnya tetap fun buat anak2.

      Hapus
  3. ini anakku yang bungsu pengen ikutan, sayang waktunya kelewat, kasian, soalnya dia antusias banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga ada rezeki ikutan tahun depan ya. Aamiin.

      Hapus
  4. Jadi inget waktu ngajar di PGTK dulu,setiap pagi selalu setel hi 5

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagu-lagunya enak-enak ya, Hana. Bisa buat senam juga hihihi.

      Hapus
  5. Wah kak shafiyya berbakat menari yaa, anak-anakku juga suka HI5 mbaa..

    BalasHapus
  6. Shaffiya di baju ungu keliatan mirip banget ama Mba Haya deh ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa banyak yang bilang kami kembaran! 😅

      Hapus
  7. Huaaah pengen ketemu Hi5 juga XD (emaknya ini mah bukan anaknya hihihi). Ternyata nari-nari & nyanyi itu bisa menumbuhkan kepedulian anak ya, meskipun raya doyan banget nari & nyanyi aku baru tau ilmunya sekarang hihihi. Semoga raya bisa jadi anak yg cepat tanggap & peduli lewat nyanyi & tarian, amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin semoga anak-anak kita jadi anak yang punya belas kasih terhadap sesama makhluk Allah. 💕

      Hapus
  8. Dulu aku pernah mengikutkan sulungku les tari Jawa. Beneran ya memang aktivitas semacam ini melatih cepat tanggap selain juga menajamkan ingatan dan kepekaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak Uniek. Menurutku gak gampang menghafal gerakan dan irama supaya selaras menjadi tarian bagus.

      Hapus
  9. gak sempet ikutan lombanya hiks.. mungkin lain waktu bisa ikutan. Padahal Selma seneng banget nari, tapi emang dasar emaknya keteteran blm bisa dukung dia 100% :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaah moga ada lombanya next time ya. *kecup Selma*

      Hapus
  10. Huaah, seru kali acaranya.. andai saja saya sudah berkeluarga dan punya anak, kayaknya ikutan deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha Hi-5 memang loveable, ya. :D

      Hapus
  11. Kembar banget ya mba ^^ cakep semuanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyiiik dibilang cakep sama Uci xixixi.

      Hapus
  12. Mudah2an thifa bisa ketemu hi5 hihi kemarin sempet submit video juga

    BalasHapus
  13. Lho, mereka itu kelompok penyanyi masa kini to? Kupikir grup jadul sejaman sama Backstreet Boys, Color Me Bad, atau Westlife gitu. Hahahaha. Rupanya grup kekinian, cuma mungkin karena asalnya dari Ausie jadi nggak seterkenal grup-grup asal Korea Selatan atau Amrik. Atau, akunya yang nggak update. Hihihi...

    BalasHapus
  14. Raffi kalah huhuh. tapi seneng aja dia nari hi5
    semoga nanti udah rada enak bisa nonton hi5 pasti dia seneng

    Iya kakak shafiya pinter nariiii

    BalasHapus
  15. Bagus jika si cantik hobi menari.
    Jangan lupa latihan menari tari-tarian Indonesia yang beranekaragam ya Nak.
    Salut
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  16. Kak Shafiya ini saya pikir Cikgu waktu masih kecil #ehipeh...
    Taun depan kalau ada lagi, saya mau ikutan!! wajib, soalnya pengen ikutan nari When you wish upon a star...

    BalasHapus
  17. Shafiyya cantiiik.. udah besaaar yaaa

    BalasHapus
  18. Aku salah satu penggemar tari Saman mba, hehehe. Menari bukan saja melatih fisk ya mba, mengenal budaya, mengasah rasa dll. cantik banget Sahfiyya

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan