Rabu, 23 November 2016

Atasi Kekurangan Zat Besi dalam Tubuhmu dengan Spatone


Kalau bicara “problem” perempuan, no way kita bisa jauh-jauh dari yang namanya: mens-tru-a-si. Betul, Teman-teman? Ya gitu deh semingguan bawaannya kejam pengin cakar muka orang. Sampai-sampai ada guyonan, “Jangan cari gara-gara sama perempuan yang lagi PMS! Bisa kelar hidup loe!” haha. :p
Dan, bikin tambah parno kalau darah menstruasinya deras banget! Bakal gelisah bolak-balik lihat belakang celana atau rok. Jangan-jangan udah kebentuk motif bendera Jepang aja di sana. Setiap menstruasi (terutama tiga hari pertama), saya bisa beberapa kali ganti pembalut dalam sehari. Kehilangan banyak darah bikin kliyengan, kurang konsentrasi, lemas, dan wajah pucat kayak vampir kena sinar matahari. Penginnya rebahan cantik terus di kasur. Makanya saya selalu mikir panjang kalau dapat undangan acara blogger saat menstruasi tiga hari pertama. Dijamin berasa enggak nyaman selama acara.         
Kehilangan banyak darah juga mengakibatkan kita kehilangan banyak zat besi. Padahal, zat besi termasuk mikronutrien, yakni mineral yang jumlahnya KECIL tapi memiliki fungsi SANGAT PENTING di dalam tubuh. Menurut info yang saya baca di Kompas Health, zat besi berperan dalam proses pembentukan sel darah merah. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, kebayang kan kalau jumlah zat besi dalam tubuh tidak mencukupi? Proses pembentukan hemoglobin terganggu. Inilah yang menyebabkan kita kliyengan, kurang konsentrasi, lemas, dan pucat saat menstruasi. Kebutuhan zat besi untuk perempuan dewasa 18 mg per hari, perempuan hamil 27 mg per hari, dan laki-laki dewasa 8 mg. Jumlahnya kecil, ya? Itu tadi KECIL, tapi PENTING.     
Fyi, tubuh tidak bisa memproduksi zat besi sendiri. Kita harus mendapatkannya dari luar. Yang paling bagus sih dari makanan, seperti daging sapi atau daging kambing, kacang-kacangan, ayam, dan telur. Sayang, berdasarkan penelitian, sekitar 91% perempuan berusia 16–64 tahun tidak mendapatkan cukup asupan zat besi dari makanan harian. Zat besi dari makanan hanya bisa diserap sebesar 20%. Ada kemungkinan juga vitamin dan mineral rusak karena pemanasan atau cara memasak yang salah. Nah, bila perlu, kita mengonsumsi suplemen zat besi.    
Baru-baru ini saya mendapat info tentang Spatone, air kaya zat besi dari Snowdonia, Inggris. Spatone diklaim sebagai zat besi cair alami pertama di Indonesia. Satu boks berisi 14 sachet zat besi cair @ 20 ml.  
Saya sudah mengonsumsi Spatone hampir tiga minggu. Lumayan berasa efeknya. Biasanya sering mengantuk dan lemas, terutama saat menstruasi. Oiya, sebelum mengonsumsi, saya cari info dulu dong gimana tanggapan orang-orang tentang produk Spatone ini. Alhamdulillah, semua positif. Spatone merupakan suplemen zat besi idola orang-orang Inggris dan Australia sono. Persisnya kenapa?
Well, kemasan Spatone praktis. Lebih gampang dikonsumsi karena bentuknya cair. Cocok buat Teman-teman yang belibet menelan tablet atau kapsul. Sehari cukup satu sachet. Buat ibu hamil, kebutuhannya mungkin lebih besar, ya. Spatone terbukti memiliki daya serap tinggi di dalam tubuh, yakni sekitar 40%. Tidak seperti suplemen zat besi lain yang memiliki daya serap cuma 10–15%. Warna bening, nihil pewarna ataupun perasa buatan. Minim efek samping. Fyi, zat besi di dalam Spatone memberi slight metallic taste. Berikut tip asyik mengonsumsi Spatone dari saya.     
1. Konsumsi Spatone pada saat perut kosong
Spatone aman buat lambung. Konsumsi pada saat perut kosong di pagi hari atau malam hari sebelum tidur. Zat besi lebih mudah diserap oleh tubuh pada saat perut kosong.
2. Campur dengan buah-buahan
Selain menghilangkan slight metallic taste, mencampur Spatone ke dalam jus jeruk, jus mangga, jus kiwi, atau jus tomat memberi manfaat lain. Buah-buahan tersebut mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan daya serap zat besi di dalam tubuh.  


3. Kasih jeda sebelum mengonsumsi makanan ini
Setelah mengonsumsi Spatone, kasih jeda ½-1 jam sebelum mengonsumsi teh, kopi, susu, dan buah anggur merah. Pasalnya, makanan-makanan ini dapat menghambat daya serap besi di dalam tubuh. Ini peer buat saya karena pagi-pagi saya punya kebiasaan menyesap kopi haha. Jadi, saya memilih minum Spatone pada malam hari sebelum tidur.
Jangan sampai kejadian lagi kekurangan zat besi saat menstruasi. Konsumsi Spatone bila perlu. Harga satu boks Rp165 ribu (isi 14 sachet). Teman-teman yang mengalami anemia parah, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter. Kelebihan asupan zat besi menyebabkan konstipasi, diare, dan sakit perut lainnya. [] Haya Aliya Zaki

18 komentar:

  1. Ah aku butuh yang ini! Secara aku termasuk tipe perempuan yang sekalinya menstruasi daranya deres kek pancuran huft. Btw, aman buat lambung nggak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman insya Allah, Put. Itu di poin 1 ada aku jelaskan. Justru lebih baik minumnya saat lambung kosong.

      Hapus
  2. Ternyata problematikanya sama juga, suka nyeri dan pusing plus pucet kalau lagi menstruasi. Ternyata kekurangan zat besi ya tandanya. Sepertinya udah harus mulai memahami tubuh sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, apalagi perempuan butuh zat besi lebih banyak daripada laki-laki.

      Hapus
  3. Walah.. Ini mah cocok buat orang2 golongan darah AB yg gampang ngantuk kayak aku. Sebel banget Klo tidur suka kebablasan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngantuknya kenapa dulu nih Manda hehehe.

      Hapus
  4. kebiasaanku yang sulit diubah adalah, ngeteh usai makan. katanya itu bikin zat besi di makanan hilang ya mba. makanya meski aku suka makan sayuran, sering banget anemia. baiknya memang dipercayakan juga sama suplemen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Inayah. Teh bisa menyerap zat besi dari makanan. Makanya minum Spatone juga gak boleh bareng minum teh.

      Hapus
  5. Aku nih sering kliyengan. Anemia karena kurang zat besi. Alhamdulillah, minum sebungkus Spatone setiap pagi, dicampur air putih atau jus, seharian seger bugaaar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya minumnya sebaiknya sama air putih atau jus supaya metallic taste-nya gak begitu kerasa.

      Hapus
  6. aku juga minum iniiii mba Haya, beneran loh, gejala anemiaku hilang dan berasa jauh lebih fit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah moga sehat selalu, Mbak Zata. Cocoklah minum ini, apalagi Mbak Zata mama aktif. :)

      Hapus
  7. Never try this before.. bagus ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. You should, Mbak. Kalau sama aku sih cocok. Aku minum terutama saat menstruasi.

      Hapus
  8. Wah boleh nih Spatone, asupan suplemen yang dibutuhkan. Makasih mba infonya, aku termasuk yang suka cari suplemen tapi tetep selektif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah Spatone aman, Mbak. Bahannya alami, gak pakai pewarna atau perasa buatan.

      Hapus
  9. Udah nyoba spatone. Paling enak kalo diminum dengan jus buah :)

    BalasHapus
  10. wah ... aku pengen beli juga ah , untuk istri

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan