Rabu, 22 Juni 2016

Tip agar Kerja Otak Tetap Optimal Selama Berpuasa

 “Ada hal yang selalu kita lakukan dan perhatikan untuk melindungi isi kepala saat kita bepergian, yakni memakai helm. Namun, kita lupa, kita tidak melindungi isi kepala kita dari dalam. Kita bangga menganut gaya hidup yang salah, mulai dari makan sesuka hati, merokok, sampai meminum minuman keras.” – dr. Roslan Yusni Hasan, Sp.BS


Pada tanggal 9 Juni 2016 lalu, saya, teman-teman blogger, dan media mendapat kehormatan diundang oleh Mayapada Hospital untuk menghadiri acara Buka Puasa Bersama Mayapada Healthcare Group (Healthtalk) di Fairmont Hotel, Jakarta. Mayapada Hospital merupakan rumah sakit berstandar internasional yang berlokasi di Jakarta Selatan dan Tangerang. Menurut Pak Jonathan Tahir (CEO Mayapada Healthcare Group), rencananya Mayapada Hospital akan membangun 1 rumah sakit lagi di Jakarta Selatan (ekstension yang di Lebak Bulus). Ada tambahan sekitar 250 kamar tidur. Persisnya bulan September 2016. Semoga terwujud!

Saya dan teman-teman blogger

Fyi, acara ini bukan sekadar acara buka puasa biasa. Ada topik khusus yang dibahas, yakni Mempertahankan Fungsi Kerja Otak yang Optimal Selama Berpuasa. Pematerinya dokter kondang dr. Roslan Yusni Hasan, Sp.BS (dr. Ryu) dari Mayapada Hospital Tangerang.

Otak merupakan identitas kita
Kenapa dikatakan demikian? Pernah dengar tentang Pak Dahlan Iskan yang melakukan transplantasi hati? Meski hatinya sudah diganti, sifat Pak Dahlan Iskan sama saja seperti saat beliau sebelum sakit. Berbeda jika otak kita yang mengalami kerusakan. Kita bisa berubah menjadi manusia yang sama sekali berbeda.

Orang yang terkena stroke, misalnya, sifat dulunya periang sekarang bisa menjadi pendiam. Penginnya menangis, tapi mampunya cuma ketawa. Begitu banyak yang diatur di dalam otak kita, mulai dari memori, penglihatan, pendengaran, motorik, sampai sifat-sifat bawaan. Otak adalah identitas kita. Bahkan, boleh dikata otak yang beratnya "cuma" 1,4 kg ini adalah “jiwa” kita.  Saya jadi ingat almarhumah ibu mertua yang terkena kanker otak. Sehari-harinya beliau perempuan yang cerdas, supel, dan aktif. Setelah sakit, semua berubah 180 derajat. Jangankan berjalan ke sana kemari, berkomunikasi verbal pun beliau tidak sanggup. Saraf motorik dan saraf bicara di otaknya rusak oleh kanker. :(     

Kategori otak manusia
Berdasarkan data dari WHO, ada 5 kategori otak manusia, yakni kategori remaja (otak dari manusia berumur 25 tahun), kategori muda (otak dari manusia sampai berumur 67 tahun), kategori paruh baya (otak dari manusia sampai berumur 90 tahun), kategori lanjut usia (otak dari manusia sampai berumur 100 tahun), dan kategori lanjut usia umur panjang (otak dari manusia yang berumur lebih dari 100 tahun). Surprais, ya, bersyukurlah kita karena masih tergolong muda sampai umur 67 tahun nanti! :)))))


Apa yang dibutuhkan oleh otak kita?
Puasa memengaruhi kerja otak, itu jelas. Pola makan berubah. Biasanya sarapan, makan siang, makan malam, berubah menjadi sahur, buka puasa, makan malam. Guess what, meski judulnya “puasa” jatah makan kita bukannya berkurang, melainkan nambah! Biasanya enggak makan kolak atau es campur, bulan puasa langganan setiap hari. Glukosa yang berlebihan diubah menjadi lemak. Yang cowo lemaknya numpuk di perut. Yang cewe di tangan dan paha. Hayooo ... ngaku! :))

Waktu istirahat pun berubah. Setelah sahur, kita tidur. Setelah makan malam, kita tidur. Bayangkan, setelah makan, di kala energi sudah siap dipakai untuk beraktivitas, kita ...? Tidooor. Kata dr. Ryu, tidur itu sebenarnya menghabiskan energi tanpa ada satu hal pun yang kita perbuat. Lah, saya baru tahu ini. Udah memang paling betul ya anjuran Rasul. Setelah sahur dianjurkan jangan tidur hehe. Shalat dan perbanyak zikir. Nah, bagaimana supaya kerja otak tetap optimal selama berpuasa? Hanya 2 hal yang dibutuhkan oleh otak kita.

GLUKOSA dan OKSIGEN

Ketika kita puasa, pastinya glukosa menurun, dong. Makanya rada lemes. Saat makan (terutama sahur) cukupi tubuh dengan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral (tidak berlebihan). Oiya, Teman-teman tahu kenapa mulut orang puasa bau? Untuk menambah asupan glukosa, tubuh memobilisasi lemak. Nah, jika dimobilisasi, lemak akan menghasilkan keton. Keton inilah yang menyebabkan bau!

Kembali ke kebutuhan otak yang satu lagi, yakni oksigen. Oksigen diikat kemudian dibawa ke otak oleh sel darah merah. Jika tubuh kekurangan air, aliran darah jadi tidak lancar. Oksigen pun tersendat-sendat sampai ke otak. Maka, yang bisa kita lakukan adalah jaga tubuh agar TIDAK DEHIDRASI. Caranya bukan dengan minum sebanyak-banyaknya sampai perut kembung! Yang ada malah water excess alias kelebihan air (over-hidrasi). Kebiasaan salah kita adalah minum air bergelas-gelas menjelang imsak karena takut dehidrasi, betul? Kalau begini, kerja ginjal jadi tambah berat. Pasti setelah shalat subuh kita pipis-pipis terus. Iya, kan?

Berapa kebutuhan tubuh akan air per hari?
Sering kita mendengar bahwa setiap hari kita harus minum 8 gelas air. Padahal, kebutuhan air setiap orang indak samo tergantung berat badannya. Orang yang berat badannya 50 kg tidak perlu meminum air sebanyak orang yang berat badannya 70 kg (seperti saya haha!). Yuk, hitung kebutuhan air kita per hari.

1,5 cc x kg berat badan x 24 jam

Berat badan saya 70 kg, berarti air yang saya butuhkan per hari:
1,5 cc x 70 kg x 24 jam = 2.520 cc (2.520 ml)

Got it? Nah, berapa kebutuhan air, Teman-teman?

Berikut tip agar tubuh tidak dehidrasi ketika puasa
1. Perbanyak makan buah
Dr. Ryu tidak membahas manfaat buah sebagai serat bla bla bla. Intinya, buah memiliki sifat menahan air lebih lama di dalam tubuh. Jadi, makanlah buah terutama saat buka puasa dan sahur. Buah yang oke antara lain kiwi, pepaya, semangka, dan melon.

2. Jangan makan makanan yang bersifat diuretik
Buka puasa makan gorengan satu cabe rawitnya tujuh terus minumnya kopi item! Hahaha ampooon. Makan cabe, paprika, tomat, atau minum teh serta kopi, bisa menyebabkan diuretik (pipis-pipis terus). Sayang tauuuk pas puasa cairan tubuh dibuang-buang kayak gitu. :p

3.  Hindari aktivitas yang dapat menguras cairan tubuh
Hati-hati, beraktivitas di ruangan ber-AC memang adeeem. Hanya, kalau kelamaan, tubuh jadi rawan dehidrasi, lho. Ruangan yang dingin membuat pori-pori kulit mengerut dan cairan keluar melalui pori-pori tanpa kita sadari. Udara dingin juga bikin kita pengin bolak balik ke toilet yekan. Lalu, olahraga saat puasa? Boleh! Syaratnya, bukan olahraga berat yang menguras cairan dan tenaga banget. Sebaiknya olahraga dilakukan satu jam sebelum buka puasa. Begitu glukosa turun, waktu buka puasa pun tiba. Tubuh langsung dapat asupan cairan. Yes!

Yuk, jaga otak kita!
Percaya enggak, otak kita, tuh, keren abis. Otak punya pagar berlapis-lapis (barrier) sehingga bakteri sulit sekali menembusnya. Tapiii ... begitu bakteri bisa tembus, sakit otak juga sulit sembuhnya karena obat yang mau masuk bakal terhalang barrier tadi.

“Ada hal yang selalu kita lakukan dan perhatikan untuk melindungi isi kepala saat kita bepergian, yakni memakai helm. Namun, kita lupa, kita tidak melindungi isi kepala kita dari dalam. Kita bangga menganut gaya hidup yang salah, mulai dari makan sesuka hati, merokok, sampai meminum minuman keras,” kata dr. Ryu. Hm, catatan penting buat kita, nih.   

Awalnya saya pikir materi acara Healthtalk bakal berat karena speaker-nya dokter spesialis bedah saraf dan yang dibahas adalah otak. Kebayang yang diulas adalah “kabel-kabel” njelimet di situ. Well, alhamdulillah, dr. Ryu menyampaikannya dengan bahasa yang ringan dan cukup mudah dicerna. Ini video liputan singkat acaranya. 



Di akhir acara, Pak Arif Lim (Direktur Mayapada Healthcare Group) mengatakan bahwa Mayapada Healthcare Group rutin memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai acara. Blogger dan media menjadi penyambung lidah yang diharapkan. Saya pribadi senang bisa hadir, dapat info banyak seputar mitos dan fakta kesehatan yang beredar selama ini. Lebih senang lagi karena infonya bisa saya share ke pembaca blog saya. Gimana puasa Teman-teman di pertengahan bulan Ramadhan ini? Dua minggu lagiii, masih kuat, kan? Share ceritanya yuk di sini! :) [] Haya Aliya Zaki

65 komentar:

  1. Jangan dehidrasi dan jangan kekurangan oksigen. Noted.
    Jarang2 dapat materi kesehatan khususnya ttg otak. Mantap materinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih undangannya ya, Ani. Alhamdulillah banyak dapet wawasan baru, nih. :)

      Hapus
    2. Kalau dehidrasi di Poc*ri Swe*t'in aja hihihihihihihi. Aku ngga berpuasa, tapi suka ikutan saur sama makan pas jam buka. Nungguin jam buka aja aku udah #galau hihihihihi. Salut sama orang2 yg bisa berpuasa dan masih beraktifitas berat. Hebatttt

      Hapus
  2. Ternyata asupan gizi berpengaruh langsung terhadap kinerja otak ya Mbak Haya. Duh lindungi ah dengan makan makanan sehat dan berperilaku hidup sehat juga. Kalau sudah kenapa-napa dengan otaknya gimana coba, uh ngeri.

    Oh baru tahu penyebab Mengapa mulut kita bau saat berpuasa. Saya pikir tadinya cuma gara-gara kering makanya segala bakteri yang ada di sana berkembangbiak dengan mudah. Terima kasih atas pencerahannya Mbak Haya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga baru tahu mulut baru karena keton (hasil mobilisasi lemak) haha. Selama ini kirain karena bakteri juga. Kembali kasih, Evi. :)

      Hapus
  3. Baru tau cara ngitungnya mba, tapi klo puasa di ac emang ngga terasa klo di ac hehe..keren yaa mba acaranya bahas ttg otak. Setuju, otak manusia diciptakan Allah, emang keren bangettt :)

    BalasHapus
  4. Paling nggak enak jika ada orang bilang :"Kamu ngomong nggak pakai otak."
    Otak bukan hanya harus dilindungi tetapijuga harus dipakai untuk memikirkan hal-hal yang baik agar otak terus terisi gizinya. Termasuk saat kita berpuasa.
    Terima kasih pencerahannya.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh, moga-moga gak ada yang ngomong kayak gitu ya, Pakde. Makasih udah mampir. Semoga bermanfaat, Pakde.

      Hapus
  5. Klo kondisi sdg fit dan pola makan bagis biasanya sih oke2 sja otak diajak aktfitas meski berpuasa. Kendalanya klo kurang fit kayak sakit kepala aja deh...hmmm rasanya gak ba fokus dan minta diajak istirahat dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo sakit sebaiknya istirahat dulu, Ophi. Jangan dipaksain. Gak enak banget rasanya.

      Hapus
  6. Dan saya seharian di ruang ber Ac...saurnya minum teh...aaakk. habislah ini. Pantesan pengen bobo muluu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha mari kita bobo bareng. :))

      Hapus
  7. bearti saya juga gak harus minum banyak air putih ya mbak, pantes sering kembung :))
    soalnya badan saya kan slim :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dihitung aja kebutuhan airnya sesuai berat badan Mariana. :)

      Hapus
  8. Bener banget, salah sedikit aja di otak kita bisa mengganggu seluruh kinerja tubuh ya. Jadi memang kita mesti menjaga baik-baik aset paling berharga ini. Makasih tipsnya mba. Kalau soal dehidrasi di ruang Ac, waduh Jakarta panas euy, tetep butuh ngadeeeem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener-bener harus dijaga ya, Rum. Gak ada gantinya kalo rusak huhu.

      Hapus
  9. Materi tentang menjaga otak dari dalam ini sangat penting diketahui. Bepergian selalu pake helm, alhamdulillah nggak pernah kecelakaan berat sampai kepala terbentur (naudzubillah), tapi semua percuma kalau ternyata pola makan dan gaya hidup membuat rusak otak secara perlahan-lahan dari dalam.

    Infonya sangat bermanfaat sekali, Mbak Haya. Syukron :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senang kalo bermanfaat Mas Eko. makasih udah mampir. :)

      Hapus
  10. Berarti saya termasuk otak remaja ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dan Tante termasuk otak muda hahaaai! *riang gumbirah*

      Hapus
  11. Bapak mertua waktu kena tumor otak juga berubah banyak. Diam aja di kamar , ntar pas kesakitan, gelisah.

    Alhamdulillah, keluarga sehat2 semua hingga detik ini. Saya siapin buah yg cukup selama puasa ini. Nasi berkurang banyak, pengen selalu sehat aja, Mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Mbak Hidayah sekeluarga selalu sehat. Seumur kita ini memang udah harus jaga-jaga ya, Mbak. Salam buat bapak mertua. Semoga dianugerahi yang terbaik. :)

      Hapus
  12. Butuh air nyaris 2 liter. Baiklaaah.

    BalasHapus
  13. Semoga my new rituals sudah bener hehehe.. Air putih extra terutama alkaline membantu aku banget mba.. Dan kita puasanya 17 jam saja di sini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih lama sejam di sini ya, Mbak Indah. Sehat terus, Mbak. Senang melihat foto-foto Mbak Indah dan keluarga di NY. :)

      Hapus
  14. Ooh iya rumus berapa jumlah air yang dikonsumsi itu penting bangat supaya ga kelebihan air ya Mba Haya, ga pipis terus hehehe

    Saya ternyata butuh air 2,088 ml :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih sedikit daripada aku berarti bobotku lebih gede haha!

      Hapus
  15. Tfs mba, jadi tahu nih tentang otak. Tak kenal maka tak sayang ya.
    Asupan air 8lt itu masih byk banget yang salah kaprah emang dan kadang kalo dikasi tau yg bener nggak percaya hihihi...yaudah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya 8 gelas ya, Ki. Udah ada rumusnya sekarang lebih jelas, yak. :D

      Hapus
  16. Ahaaa, komennya pakde "kena" banget nihhh
    Makasi ya mbak Haya, pencerahannya duh kudu lebih optimal lagi menjaga tubuh dan terutama otak kita

    BalasHapus
  17. Nah, utk yg ini msh dilakuin smp skrg. Minum byk2 jelang imsak. Pdhl bkal keluar lg karena bolak balik pipis :))

    Makasih infonya mbak haya

    BalasHapus
  18. Kebiasaan yg salah msh dilakuin smp skrg...minum byk2 jelang sahur :)

    Makasih infonya mbak haya, manfaat banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Mbak. Aku selesai shalat subuh kebelet terus. :))))

      Hapus
  19. Wah... tip-tips nya bermanfaat banget...
    Ternyata masing-masing otak mempunya fungsi yang berbeda-beda...
    Terima kasih sudah berbagi...
    Salam,

    BalasHapus
  20. bermanfaat banget tipsnya mba, kudu harus banyak minum yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tapi minumnya sesuai perhitungan yang di atas aja, Wi.

      Hapus
  21. Itu lah knapa dulu ada yg mau beli otak yg nggak dipakai. Otak identitas kita dan hrs diasah terus

    BalasHapus
  22. Duh.. pantes otak saya suka lola, mungkin karena kurang oksigen

    BalasHapus
  23. Hhe...emang otak bisa disamain ama kunci pintu, yak, yang kalo rusak bisa diganti plus rumah kuncinya. Kudu diasah mah, iya. Ni lagi ngasah otak sekarang,Cikgu Haya...Mudah2an kepikunan bisa dihambat datangnye, yeeeaayy...Postingan yang berbobot pake banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo organ lain sih bisa diganti kalo rusak, Bun. Makasih, Bunda. Aku belajar banyak dari Bunda. Semangat terus, Bun!

      Hapus
  24. Ternyata kebutuhan minumku gak sampe 2L. Hehehehe jadi tau.

    Aku suka makan buah. Kadang akalinnya pas malem entah lagi teraweh atau di rumah aja banyakin minum sama buah.

    Terima kasih Mbak infonya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, Lia. Moga lancar terus puasanya, ya. :D

      Hapus
  25. itu aku banget. Pas sahur maksain minum sampe tiga gelas. Abis itu pipis terus. Untung ada tulisan ini. Sekarang aku jadi tau. TFS yaa :)

    BalasHapus
  26. Kalau versi yang pernah saya dengar dari dokter kebutuhan minumnya 30cc x kg BB per hari. Yang ini lebih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih share-nya, Helena. Aku baru tahu dia-duanya hehe.

      Hapus
  27. Suka sekali baca ulasannya mba haya, alhamdulillah kecipratan dape ilmu baru. Mari budayakan hidup sehat sejak dini agar etap sehat di hari tua hehe. Salam kenal mba haya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mariii. Salam kenal juga ya, Mel. Makasih udah mampir. :D

      Hapus
  28. Duh memang betul mbak nih diam dan duduk di tempat yang ada ACnya itu bikin cepat haus, pokoknya gak nyaman deh.

    BalasHapus
  29. Selama puasa tahun ini, samasekali ga ada keinginan ngopi. Meski udah FC aku kadang masih ngopi di hari biasa (di luar Ramadan). Jadi, alhamdulillah, gak ngebuang cairan. Ha..ha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha hati-hati Mbak ngopinya pending dulu.

      Hapus
  30. Ga pernah ngitung sih, brp byk semestinya air yg dibutuhkan. Ingetnya kok omongan 8 gelas biasa per hari huahaha.
    Thanks for sharing.

    BalasHapus
  31. Alhamdulillah selama bulan puasa aku termasuk optimal, Kak. Hahah... gak ada ngantuk2 di kantor, semangat kerja terus. CUma ngantuknya pas udah di rumah aja. Masa jam 9 udah pengsan.... LOL.

    BalasHapus
  32. Suka sama postingan ini. Baca bolak balik tapi lupa komen. Ihihiiii...
    Selamat ya, Mi. Menang dapat laptop Lenovo mantap deh!

    BalasHapus
  33. Memang layak juara...Selamat ya Mbak Haya, proud of you! :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan