Rabu, 08 April 2015

Buang Sampah Elektronik Sekaligus Beramal

Beberapa waktu lalu saya posting iSiaga.com EcoCash: Sampah Elektronik Bisa Jadi Duit tentang ribetnya bagi ibuk-ibuk membuang sampah elektronik, seperti teve, kulkas, gadget, dll. Secara, sampah elektronik enggak bisa dibuang sembarangan. Banyak material beracun di dalamnya, antara lain timbal, merkuri, dan kadmium. Lingkungan bakal tercemar. Berbahaya bagi manusia. Sebut saja efeknya penyakit saraf, cacat bawaan, dan gangguan perkembangan otak anak. Seram!

Sekarang ada solusi membuang sampah elektronik ini. Tinggal daftar online iSiaga.com/ecocash atau langsung telepon iSiaga. iSiaga akan menjemput sampah elektronik ke rumah kita. Berikut langkah-langkahnya.
1. Silakan masuk ke website iSiaga.com dan pilih Recycle.





2. Fyi, sampah elektronik yang bisa dijual ke iSiaga adalah komputer, gadget, printer, kamera, teve, mesin cuci, dan AC. Sebetulnya saya punya powerbank rusak juga. Meskipun tidak ada nilainya (tidak bisa dihargai rupiah oleh iSiaga), saya akan meminta tolong kepada iSiaga untuk sekalian membawa. Soalnya ntar bingung lagi mikir mau buang powerbank rusak ke mana qeqeqe. *tepok jidat*  



3. Sampah elektronik yang dijual ke iSiaga.com memiliki kategori Working dan Not Working. Contreng sesuai kondisi sampah elektronik kita. Khusus teve ada kategori LCD/LED TV dan Tube TV. Untuk gadget ponsel ada kategori berdasarkan merek.


Sampah elektronik saya: 2 tablet + 2 ponsel + 2 powerbank


4. Cek Cart. Perbaiki kalau belum sesuai. Jika sudah, pilih Submit. Step-stepnya mirip banget sama belanja online, ya? Bedanya, kali ini kita bukan belanja, melainkan jualan online.

5. Isi data-data yang lengkap, terutama alamat. Kasihan, kan, kalau tim iSiaga sampai nyasar? Hihihi. Hayooo ... tanggung jawab lap keringet. :p 


6. Mayaaan uang penjualan sampah elektronik bisa dipakai buat belanja sembako. Iya enggak iya enggak? *alis naik turun* Selain itu, uangnya juga bisa disumbangkan ke Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation). Saya memilih untuk menyumbangkannya. Hareee gene buang sampah sekaligus beramal? Kapan lagi! J Salut sama ide kreatif iSiaga. Alih-alih meminta-minta dana untuk YCAB Foundation, iSiaga malah memberikan solusi pembuangan sampah elektronik. Keren! J


Enggak sampai lima menit daftar Recycle di iSiaga online, saya ditelepon oleh Mbak Naya dari iSiaga. Mbak Naya mengonfirmasi sampah elektronik yang saya jual dan alamat penjemputan. Selain telepon, saya mendapat konfirmasi via email. Eh, eh, bisa Whatsapp-an juga! Tim iSiaga ramah dan santun. Oiya, layanan iSiaga ini hanya untuk daerah Jakarta dan Tangerang. Daerah Bogor, Depok, dan Bekasi kena biaya penjemputan. Jangan khawatir, kena biaya dikiiit aja, kok. Selain daerah tersebut, belum bisa. Mudah-mudahan Teman-teman dapat menggerakkan para pengepul barang bekas di kota-kota lain selain Jakarta dan Tangerang untuk bekerja sama dengan iSiaga.


Whatsapp iSiaga 081290090069

            Keesokan harinya Mas Cepi dari iSiaga datang menjemput sampah elektronik saya. Cek barang sebentar, tanda tangan surat, beres, deh. Segampang itu "membuang" sampah elektronik? Iya!  Walaupun cuma sebiji gadget bakal dijemput ke rumah? Iya! Dihargai (rupiah) pula? Iya! 


Mas Cepi dari iSiaga 

             Teman-teman yang punya sampah elektronik, monggo hayuk hubungi iSiaga. Rasanya belum pernah segampang ini membuang sampah elektronik. Bisa sekalian beramal juga, lho! Alhamdulillah, berkuranglah satu kegalauan saya sebagai ibuk-ibuk. ^^ [] Haya Aliya Zaki

50 komentar:

  1. Terima kasih banyak informasinya.
    Aku memang ingin memindahkan barang elektronik yang sudah enggak terpakai dari rumah tapi ragu-ragu mau buang ke tempat sampah, khawatir malah mencemari lingkungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, itu kegalauan saya, Mbak. Khawatir sampah elektronik mencemari lingkungan. Monggo hub iSiaga, Mbak Dina. Insya Allah bisa membantu.

      Hapus
  2. Mas kurirnya beda ya hehehe OOT banget malah bahas mas kurir. Mbak haya sebetulnya ada sampah elektronik lainnya di rumah tapi gak bisa di ambil keruma nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke Bekasi bisa, Lid. Tapi, nambah ongkos dikit. :)

      Hapus
  3. Naaaah, ini yg kucari. Mumpung mau beres2 rumah sekalian. Btw, kalau masih berfungsi gadgetnya harganya nambah ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sampah elektronik yang masih nyala, harganya lebih tinggi, Mak.

      Hapus
  4. Kapan ya ada di kudus?*mupeng

    BalasHapus
  5. wah,asik ya,,dijemput barangnya.padahal saya punya lo tapi sayang jauh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. *puk puk* Moga segera ada di Siak ya, Mak. :D

      Hapus
  6. Ada notebook, sama hape sayang di Bogor belum ada :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bogor bisa, Mbak'e. Tapi, nambah ongkos dikiiit. Ayo, hub iSiaga. :)

      Hapus
  7. lagi cara sampah elektronik di rumah. tapi kok ngga ada yang masuk kriteria. Yang ada kipas angin. malah ada 2 :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu powerbank-ku juga ga masuk daftar sampah elektronik iSiaga, Rie. Tapi, coba aja Arie WA mereka. Kira-kira mereka punya solusi apa.

      Hapus
  8. Ishh....kereeennn....
    Buka cabang di Semarang doooonggg.....

    BalasHapus
  9. Kreatif pisan isiaga.. jumput idenya dmn ya :)

    BalasHapus
  10. makasih banget mak infonya...saya perlu iniii

    BalasHapus
  11. Kalau gadget ada beberappa nganggur dirumah, kalau dikirim iSIAGA mau ga ya mbak? *

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk sekarang ini masih Jabodetabek aja, Say.

      Hapus
  12. Yah, semarang belum ya :) moga ke depan bisa. Makasih mak haya inpohnyah

    BalasHapus
  13. Kapan di madiun ada, mbak? Aku punya nih sampah elektronik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan segera menyusul, ya.

      Hapus
  14. Naaah! Ini, nih yang dicari-cari. Emang paling bingung kalau buang2 barang beginian. Apalagi mesin cuci yang gedenya segaban-gaban! Trimikisi, Mbak, udah share. :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naaah yang gede-gede gitu sering bikin galau gimana buangnya. :))

      Hapus
  15. Wah, keren banget ada jasa ini. Save dulu ah, sambil ngumpulin sampah-sampah elektronik. Siapa tahu nanti kalau mudik sudah bisa jemput ke Sidoarjo hehehe. Makasih infonya, mak Hayaaa :*

    BalasHapus
  16. udah daftar, beberapa hari ke depan mau di list peralatan elektroniknya
    kecuali ponsel, meski jadul tetap dikoleksi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cieee cieee ponsel kenangan, ya. :v

      Hapus
  17. ide Isiaga memang yahud. Serasa hafal ya sampe agenda Mbak Haya sore hari itu, xixixi *gagalpokus*

    BalasHapus
  18. Kayaknya belum nyampe Makassar ini ya Mbak? Iih baru kemarin saya buang sampah elektronik .... tapi kalo belum ada di Makassar kasian petugasnya kalo ke sini *eh :)


    Keren yaa ada begini, mudah2an bisnisnya berkah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum nyampe Makassar, Mak. Mudah-mudahan suatu saat nyampe sana. :)

      Hapus
  19. Waaahhh, tau gitu aku minta iSiaga bawa DVD playerku yang rusak wkwk meski ngga diganti rupiah. DVD player ngga ada di list soalnya XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, aku minta tolong aja bawa powerbank-ku sekalian walaupun ga ada di list. Ga dihargai rupiah, gpp. Soalnya kalau buang sembarangan khawatir mencemarkan lingkungan, Na.

      Hapus
  20. Waahh baru aja buang mesin cuci ke tukang loak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gpp, next buat sampah elektroniknya boleh ke iSiaga.

      Hapus
  21. Petugasnya kurang pandai cari alamat dan mungkin pemalu kalau mau tanya ama orang. :D

    BalasHapus
  22. Baru tau ada layanan antar jemput untuk buang barang elektronik. Biasanya cuma dibuang ke tempat sampah, walau pernah baca bahaya sebenarnya buang sembarangan gitu. Lain kali coba deh lumayan dapat duit ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mengurangi pencemaran lingkungan, Mba.

      Hapus
  23. Harus di daerah Jawa ya, Mbak? Kalok untuk Medan bisa ngga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih di Jabodetabek aja, Dek. Mudah-mudahan Medan menyusul, yo.

      Hapus
  24. Nice Share mbaa...kalau ada sampah2 elektronik lain, jangan lupa isiaga yaaa hehe

    BalasHapus
  25. nah, boleh nih infonya. Di rumah ada sampah elektronik yang mau saya buang. Kulkas yang udah rusak hehe

    BalasHapus
  26. Itu sampahnya buat apaan mbak?dapa di servis ulang?

    BalasHapus
  27. wah semoga layanan iSiaga bisa segera ke jogja, ketimbnag numpuk gadget rusak di kamar mendingan diserahkan ke pihak yg tepat

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan