Rabu, 11 September 2013

Menelusuri Jejak Buah Kaya Nutrisi Kiwi Zespri



Kamis (29/8) malam saya tiba di kantor Fimela.com. Saya datang dalam rangka memenuhi undangan dari Fimela Family, sebuah media online untuk kaum ibu dan keluarga muda Indonesia masa kini. Alhamdulillah, senang rasanya terpilih menjadi salah satu finalis online competition Fun Days with Zespri Kiwi Fruit gelombang kedua yang diselenggarakan oleh Fimela Family.


Di kantor, saya dan 24 orang finalis lainnya (total 50 finalis dibagi 2 gelombang) mendengarkan penjelasan Santi Sierra dari Fimela Family dan Ning Handiwidjojo dari Zespri tentang kiwi. Kami juga menonton tayangan slide mulai dari kiwi ditanam, dipanen, sampai didistribusikan. Seru!  

Santi Sierra dari Fimela Family

Ning Handiwidjojo dari Zespri


Zespri mengekspor kiwi dari negara Selandia Baru. Perusahaan yang berdiri tahun 2000 ini merupakan pemasok kiwi terbesar di dunia. Kantor pusatnya berada di Mount Maunganui, Bay of Plenty, Selandia Baru. Daerah tersebut memang terkenal sebagai penghasil kiwi paling banyak di Selandia Baru. Zespri juga memiliki kantor di Eropa, Amerika Utara, Jepang, dan Asia Pasifik.

Lebih dari 3000 petani kiwi di Selandia Baru berupaya optimal untuk menghasilkan kiwi yang lezat, bergizi, berkualitas, dan aman dikonsumsi. Penyerbukan kiwi dilakukan secara alami dengan lebah. Tidak ada suntikan pestisida atau bahan-bahan kimia lainnya.


Foto dari sini

Kiwi adalah buah yang seasoning. Panennya sekitar bulan April. Bulan Mei sampai Agustus, pohon-pohon kiwi gundul. Bulan selanjutnya, dilakukan penanaman kiwi lagi. Kiwi tidak bisa tumbuh di negara yang hanya punya 2 musim. Aaakkk ... pupus sudah harapan saya untuk menanam kiwi di depan rumah wkwkw (mengkhayal). Oiya, saya baru tahu, saat dipetik, kiwi masih dalam keadaan keras (mentah). Kiwi yang baru dipetik belum layak makan.  Mengapa kiwi dipetik saat masih mentah? Kiwi Zespri diekspor ke 70 negara.  Perjalanan untuk mencapai negara-negara tujuan memakan waktu sekitar 2-3 minggu. Jika kiwi dipetik matang, bisa dipastikan semua kiwi akan busuk saat sampai ke negara-negara tujuan. Sebelum serentak dikirim, kiwi Zespri disortir, dites kadar air, dan dites kadar keasamannya juga. Kalau sudah lulus, baru dikirim. Suhu selama perjalanan dijaga 0-1oC. Kiwi memang harus berada pada suhu sejuk karena kalau terpapar panas, long life-nya menjadi lebih pendek.



Teman-Teman lihat barcode yang ada pada kiwi Zespri? Barcode ini berguna untuk men-track kiwi, berasal dari drawers mana, ditanam kapan, panen kapan, dan seterusnya. Canggih, ya? “Jadi, kalau terjadi masalah misalnya kiwi rusak atau apa, Zespri bisa segera mengetahui penyebabnya,” jelas Ning.




Ada beberapa macam varietas kiwi, antara lain Green, Gold, Sun Gold, dan Sweet Green. Kiwi Green kulitnya berbulu. Biasanya orang Indonesia kurang suka kiwi Green karena rasanya yang cenderung asam. Tapi, sebenarnya, jika sudah matang betul, kiwi Green manis, kok. Bagaimana cara mengecek kiwi Green sudah matang atau belum? Tekan bagian atas bawah dan kiwi Green, kalau sudah lunak, berarti sudah matang.



Kiwi Gold kulitnya tidak berbulu dan rasanya manis. Kiwi Sun Gold rasanya tidak semanis Gold. Tahun depan, kiwi Sun Gold akan menggantikan kiwi Gold. Kiwi Sweet Green merupakan perpaduan dari kiwi Green (fisik) dan Gold (rasa). Teman-Teman suka yang mana? Ternyata, ada juga kiwi yang rasanya pedas, lho. Tapi, kiwi varietas ini tidak dijual di Indonesia. Kira-kira, kalau kiwi pedas dijual di sini, ada yang mau makan enggak, ya? Xixixi ....



Kiwi Zespri buah yang kaya nutrisi. Nutrisinya mengalahkan 27 macam buah lain yang populer dikonsumsi. Nutrisi 1 buah kiwi setara dengan nutrisi 5 buah apel dan 2 buah jeruk. Wow, benar-benar jawara! Dianjurkan sehari makan 2 kiwi. Manfaat kiwi lebih detail akan saya bahas pada postingan selanjutnya. Di akhir acara, masing-masing finalis diberi hadiah stok kiwi Zespri untuk 2 minggu. Asyiiik! Siap-siap merasakan manfaat kiwi, nih. Terima kasih, Fimela Family dan Zespri! ^_^ [] Haya Aliya Zaki

22 komentar:

  1. kiwi ini merajai ya mak, rasanya cm si zespri ini yg masuk ke supermarket sejak jadul. tapi aku suka sih, suka yg ijo krn lebih ramah di kantong hahahah yg kuning ampir 2x lipat harganya jadi sayang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku suka yang hijau juga, Mak. Rasanya lebih segaaarrr. :D

      Hapus
  2. wow jawara banget ya mbak, mahal tapi sebanding dengan gizinya,

    BalasHapus
  3. Aihhhh kerenn deh suka banget kiwi di indo kerasa mahalnya kalau disini engga karena gak ada nolnya haha jadi harganya cuma 20 dhs / setengah kilo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iihh..mak Hana enak bemerrr *cemburutingkatdewa

      Hapus
  4. mau kiwi yg pedas, jadi tidak perlu cabe waktu rujakan, hehehe... hemat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk ... bisa ajaaa Emak satu ini. :))))

      Hapus
  5. Pernah makan Kiwi, tapi gak tau jenis yang apa. :D

    Oooo, berarti si Kiwi matengnya di jalan ya, MBa. :)
    Bagi kiwi pedasnya dong, MBa. Lempar ke Banjarnegara. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kiwi pedasnya ada di Selandia Baru. :))))

      Hapus
  6. Putri bungsuku doyan banget kiwi.. jadi selalu ada kiwi di rumahku buat dia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Mak. Kami sekeluarga juga doyan kiwi. :D

      Hapus
  7. waa asik bgt dpt stok kiwi buat 2mgg :D

    BalasHapus
  8. Wah... jadi pengen buru2 ke supermarket nih biar bisa ngeborong Kiwi.
    Gara2 baca postingan tentang Kiwi jadi serasa nyidam makan Kiwi deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ayo beli, Mak, supaya ngidamnya terlampiaskan. :))))

      Hapus
  9. Waaaa, pasti enak banget ya Mbak. Klop banget berarti ya Mak buah kiwi ini. Selain rasanya enak dan seger, kandungan nutrisi buahnya juga sangat bermanfaat bagi tubuh. Keren. Aku ngiler banget tuh pas lihat Mak Haya upload fotonya di facebook. Pasti seger banget dimakan dalam cuaca panas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak. Aku suka yang Green. Segar banget rasanya. Apalagi kalau dimakan saat cuaca panas. :D

      Hapus
  10. Beberapa waktu saya lalu beli kiwi, bijinya coba2 saya semai ternyata bisa sprout/ tumbuh.. semoga bisa bertahan sampai berbuah.. butuh brp lama ya.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan