Minggu, 02 Desember 2012

Sang Mystery Shopper


Selain menulis dan mengedit, sekarang saya punya kesibukan baru. Mau tahu? 

Jadi mystery shopper!

     Mungkin sebagian dari Teman-teman belum pernah mendengar tentang pekerjaan ini. Nah, saya kasih bocoran sedikit. Mystery shopper adalah orang yang ... menyamar menjadi pembeli atau pelanggan! 

Ya, seorang mystery shopper akan ditugaskan pergi ke sebuah tempat (biasanya toko atau restoran) untuk mengamati produk yang dijual dan pelayanan yang ditawarkan di sana. Contoh, apakah kentang goreng yang disajikan terasa renyah dan panas? Berapa lama kasir menyelesaikan transaksi? Apakah SPG mengucapkan greeting dan bersikap ramah? Dan seterusnya, dan seterusnya. Program mystery shopping dilakukan oleh perusahaan yang menginginkan peningkatan prestasi dan mutu pelayanan pegawai mereka melalui respons pelanggan. 

 Orang yang ditugaskan menjadi mystery shopper tidak boleh merasa “terbebani” saat bekerja. Tetap santai dan bersikaplah biasa saja. Jangan sampai ketahuan kalau kita adalah seorang mystery shopper. Tips dari saya, lakukan pekerjaan mystery shopper saat weekend, pas acara jalan-jalan bareng keluarga. Jadi, kamu tidak khusus datang ke lokasi untuk menunaikan tugas. Oiya, pelajari petunjuk pelaksanaan mystery shopping dengan baik. Hindari menyimpan dokumen apa pun di dalam tas. Soalnya, saya pernah hampir ketahuan waktu staf toko mau memeriksa tas saya hahaha ...!

Setelah melakukan kunjungan, mystery shopper wajib mengisi kuesioner yang berisi sejumlah pertanyaan. Kuesioner dikirim paling lambat 1 x 24 jam karena kejadian yang akan kita ceritakan masih segar di ingatan. Saya selalu membawa laptop saat bekerja. Selesai mystery shopping, saya mencari tempat makan yang memiliki fasilitas wifi yang anti-lola dan anti-diskonek. Maklum, pertanyaan kuesioner mystery shopper banyak banget! Pengalaman saya, rata-rata jumlah pertanyaan di kuesioner lebih dari 100 poin. Bahkan ada yang lebih dari 200 poin. Kebayang, kan, kalau lagi mengisi kuesioner, internet lola atau tiba-tiba putus? Huaaa ...! Alamat mengetik ulang atau gagal kirim, deh! 

Jujur, saya menikmati pekerjaan baru ini. Seru! Seperti jadi detektif hehehe. Saya juga mendapat honor atau bisa belanja gratis di toko yang saya datangi. 

Belanja gratis berkat jadi mystery shopper

Dipikir-pikir, ada kemiripan antara pekerjaan mystery shopper dengan pekerjaan menulis (dan mengedit). Ini sangat terasa waktu saya mengisi kuesioner. Saya harus menceritakan semua yang saya lihat dan saya rasakan secara detail. Agar bisa banyak bercerita, saya harus teliti mengamati dan pandai-pandai bertanya ketika berada di lokasi. Kemampuan bercerita dan ketelitian ini saya dapatkan dari pengalaman saya sebagai penulis dan editor.

Alhamdulillah, kuesioner lengkap yang selalu saya kirim dalam tempo cepat, mendapat apresiasi dari perusahaan yang menyewa jasa saya sebagai mystery shopper. Kalau dulu,  saya apply untuk mendapatkan pekerjaan mystery shopper di sebuah toko, sekarang tidak mesti begitu. Kadang-kadang, perusahaanlah yang menelepon saya dan langsung memberikan pekerjaan. Senangnya sudah dipercaya. [] Haya Aliya Zaki

30 komentar:

  1. wahhh keren bgt kerjaannya mba, diam2 mengamati dan menilai dapat honor dan belanja gratis pula.

    salam manis :)

    BalasHapus
  2. Hihihi ... iya, Mbak. Seru, buat refreshing kalau pekerjaan nulis dan ngedit dah kelar. :D

    BalasHapus
  3. enak juga ya kerja seperti itu. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iseng-iseng, Mas. Buat cari variasi. Makasih dah mampir, Mas. :D

      Hapus
  4. Aku boleh diam-diam ikutan gak ya kapan-kapan? Btw, asyik juga ya Haya... aku belum mencobanya, next time pengen juga ah. :)

    BalasHapus
  5. Iya, Kak. Macam detektif rasanyo. Ntar bikin novel detektifnya tambah mancap. :))

    BalasHapus
  6. Mba haya, boleh nggak aku mengamati mba diam-diam...heheeee, bolehkan buat nambah ilmu, pingin bgt nyelaraskan ide, pikiran dan gerak serta waktu seperti mba. Ceritanya ngalir, enak dibaca dan.... boleh dicoba tuh, menceritakan apa yang kita lihat saat jadi konsumen. bukannya cm gondok aja ya kalau dijutekin ma pelayan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Ayo, latihan nulis terus. Practise makes perfect. :) Betul, semuanya diceritain mulai dari A-Z. :D

      Hapus
  7. Sebuah pekerjaan yang saya baru tahu. Ooo, ada to sebuah pekerjaan yang bernama mystery shopper itu.... Jadi kepengen saya, hehehe...

    Salam kenal dari Jogja, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal dari Tangerang, Mas. Terima kasih sudah mampir. :)

      Boleh coba main-main ke sini www.shoppinggratis.com dan www.internationalservicecheck.com.

      Hapus
  8. huaaa... belanja gratis, dapat honor pulak. asyiik. Salam kenal mbak Haya, kayaknya aku baru pertama berkunjung ke sini deh..

    BalasHapus
  9. Hihihi iya, iseng-iseng, Mbak. Makasih sudah mampir, ya. Salam kenal. :)

    BalasHapus
  10. tapi mysteri shopper itu mungkin kebanyakan dibutuhkan untuk kawasan Jabodetabek ya mak, kalo semarang pasti jarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada juga, Mbak. Coba aja main-main ke situs yang saya sebutkan di salah satu komen. :)

      Hapus
  11. Silakan main-main ke situs yang saya sebutkan di salah satu komen, Mbak Naqi. Makasih dah mampir, ya. :)

    BalasHapus
  12. Cerita ringan, lucu, menghibur, dan upahnya halal.

    BalasHapus
  13. duuuuh pengen jadi mystery shopper...buat kerja sampingan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, Mbak. Salam kenal. Yuk, boleh, boleh.:D

      Daftar aja di:
      www.shoppinggratis.com
      www.internationalservicecheck.com

      Hapus
  14. Mba, boleh minta no hp nya, saya mau contact, saya bekerja di perusahaan yang menyediakan jasa mystery shopper.

    Winda
    nda.saraswati@gmail.com

    BalasHapus
  15. pekerjaan yg keren
    di kampung saia mungkin tidak ada seperti ini

    pengen ikut mbak

    BalasHapus
  16. Ohh gitu. Kirain online kerjanya. Ternyata emang dateng ke tempat itu. Beuh... ke mana aja sayaaaaaah...

    BalasHapus
  17. Baca ini jadi ingat waktu pertama kali bertugas, tas saya berisi banyak dokumen soalnya kesulitan menghafal beberapa jenis tugas. Setiap keluar dari toko yang satu harus sembunyi2 ngintipin dokumen, di toko sebelahnya disuruh ngapain hahaha. Soalnya kali itu saya dapat 2 toko, pertanyaan yg harus ditanyakan bejibun dan beda materinya :D Nah besok2nya baru deh lebih santai.

    Benar ini kata Mb Haya: gak boleh merasa terbebani nanti malah keliatan kalo sedang bertugas

    BalasHapus
  18. wah asyik tuh kerjaannya. apalagi buat yang sering jalan-jalan mengabsen toko satu-persatu alias miss jinjing. bisa sekalian belanja sekalian kerja. saya mau dong ikutan gimana caranya mba.

    BalasHapus
  19. hmmm, jadi semacam "intel freelance" ya mbaak

    BalasHapus
  20. Dikantor sy pernah ada beberapa kali project mystery shopper seperti ini, benar-benar harus teliti dan detail melihat dan membaca segala sesuatunya.

    Dan setuju sama Mba Haya, jangan dijadikan beban, dibawa asyik saja dan bersikap natural saja ketika datang ke outlet yang dituju. Sayangnya sekarang belum ada lagi project seperti ini.

    BalasHapus
  21. Dikantorku dulu aku pernah mirip2 seperti ini sekali. Tapi aku hanya mengecek apakah brg2 yg di jual masih dalam kondisi bagus atau tidak dan sampling ke berbagai toko

    BalasHapus
  22. Aku baru tau lho mba Haya kalau ada pekerjaan seperti ini. Seru juga yaa. Jadi pengen nyobain deh 😁

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan