Jumat, 21 Desember 2012

"9 Cinta Bidan" : Malam Penganugerahan Srikandi Award 2012


Srikandi Award adalah penghargaan yang diberikan kepada sosok-sosok bidan pilihan yang telah mengabdikan dirinya untuk masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka gizi kurang dan gizi buruk, angka kematian bayi/balita dan meningkatkan derajat kesehatan ibu melalui program sosial Pos Bakti Bidan. Kebetulan, saya mengajar di sebuah akademi kesehatan (perawat dan bidan) di Jakarta Barat. Jadi, acara ini bisa menambah khazanah pengetahuan saya tentang profesi bidan dan pastinya menjadi materi yang bermanfaat untuk disampaikan kepada para mahasiswa saya nanti.  


Selasa malam (18/12), pukul 18.30, saya tiba di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta Selatan, tempat acara diselenggarakan. Begitu masuk, para undangan disambut oleh light box dan standing board yang “bercerita” tentang kiprah para bidan pilihan. Mereka adalah Bidan Wilda Inayah (Wonosobo, Jawa Tengah), Bidan Sunarti (Kokap, Kulonprogo, DIY), Bidan Suhatmi Puji Lestari (Sragen, Jawa Tengah), Bidan Syafrianti (Kuantan Singigi, Riau), Bidan Rahmi (Muna, Sulawesi Tenggara), Bidan Patima Ohorella (Tulehu, Maluku Tengah), Bidan Nurifah Siregar (Ketapang, Kalimantan Barat), Bidan Siti Kholifah (Pacitan, Jawa Timur), dan Bidan Kasriyatun (Pati, Jawa Tengah). Acara ini didukung PT. Sari Husada, bekerja sama dengan Nutrisi untuk Bangsa. 


Mejeng dulu di wall of fame Srikandi Award

Light box kiprah para bidan pilihan

Standing board profil para bidan pilihan

Setelah menyantap hidangan makan malam prasmanan, pukul 19.30, kami dipersilakan masuk ke ruangan. 

Suasana di dalam ruangan

Kumpulan Emak2 Blogger

MC Anya Dwinov tampak cantik dalam balutan busana ala putri bangsawan Eropa tempo dulu. Acara dibuka oleh penampilan Eka Deli, penyanyi dengan suara 'menggelegar' yang sering mengharumkan nama Indonesia di kancah festival musik internasional. Lagu yang dibawakan adalah Indonesia Raya dan Hymne IBI (Ikatan Bidan Indonesia)

Anya Dwinov
Eka Deli

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT. Sari Husada, Boris Bourdin, berkata, “Sari Husada mendukung penuh komitmen IBI Pos Bakti Bidan dan ingin memberikan apresiasi bagi bidan yang menjalankan program Pos Bakti Bidan terbaik.”

Presiden Direktur PT. Sari Husada, Boris Bourdin
 Selanjutnya, Butet Kertaradjasa dan sembilan pemain teater (mewakili sembilan bidan pilihan) menyuguhkan drama musikal 9 Cinta Bidan. Seumur-umur, baru kali ini saya menonton drama musikal secara live. Program masing-masing bidan terpilih dipaparkan dalam balutan humor segar khas Butet Kertaradjasa. Demikian pula penyampaian informasi seputar masalah kesehatan ibu dan anak. Pertunjukan yang menarik.

Butet Kertaradjasa

Drama musikal 9 Cinta Bidan


Drama musikal 9 Cinta Bidan

Yang membuat batin saya bergetar adalah penampilan Bapak Taufiq Ismail. Sang maestro begitu menjiwai setiap baris puisi yang dibacanya. Oiya, saat acara bubar, saya sempat berpapasan dengan beliau di luar ruangan. Tangan sudah mengeluarkan kamera, bermaksud mengajak foto bareng. Apa daya, kaki tak mau bekerja sama, lemas saking terpesonanya. Batal, deh ....  

Taufiq Ismail

 Kembali ke topik. Saya benar-benar merasa terhibur, sekaligus meraup informasi. Saya pun tambah menghargai sosok seorang bidan. Setuju dengan kalimat Butet Kertaradjasa, “Bidan adalah pejuang kemanusiaan yang harus dimuliakan.” Hanya, yang menjadi ‘pengganjal’ adalah pakaian kemben para penari latar Eka Deli. Saat menari menunduk-nunduk, belahan dada mereka terlihat cukup jelas. Untuk acara pemilihan bidan terbaik seperti ini, saya berharap, kali lain para penari tampil dalam busana yang lebih tertutup dan sopan.     

Eka Deli dan penari latar

Menjelang pukul 21.00, dibacakan nama-nama bidan peraih Srikandi Award 2012. Lebih dari 500 proposal program Pos Bakti Bidan diterima oleh dewan juri yang terdiri dari dr. Kartono Mohamad (mantan Ketua IDI), Dr. H. Abidinsyah Siregar, DHSM, Mkes. (Kementerian Kesehatan RI), Dr. Harni Koesno, MKM (Ketua Umum IBI), Diah Saminarsih (Asisten Utusan Khusus Presiden untuk MDGs, Bidang Percepatan MDGs Dalam Negeri dan Sinergi Komunitas), dan Dr. Pinky Saptandari, MA (Staf Ahli Menteri Pemberdayaan Perempuan RI). Dewan juri menyaring 250 bidan. Kemudian, didapatlah sembilan bidan dengan program terbaik.

Peraih Srikandi Award 2012 :
-          Kategori Inisiatif Pemberdayaan Pangan dan Ekonomi Lokal: Bidan Sunarti (Kokap, Kulonprogo, DIY). Program: Sumber Gizi dari Tanah Kami
Di daerah Kokap banyak ditemukan ditemukan anak berstatus gizi kurang dan gizi buruk. Bidan Sunarti mengajak warga membudidayakan jamur, menanam sayuran, dan beternak lele untuk menambah asupan nutrisi bagi keluarga.
-          Kategori Inisiatif Peningkatan Kesehatan Anak: Bidan Rahmi (Muna, Sulawesi Tenggara). Program:  ASI Bukti Cinta Ibu
Berkat penyuluhan Bidan Rahmi yang tak kenal lelah, kini seluruh ibu di Dusun La Tompe memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
-          Kategori Peningkatan Kesehatan Ibu: Bidan Siti Kholifah (Pacitan, Jawa Timur). Program: Hamil Sehat Ibu Belia
Bidan Siti Kholifah siap sedia mendampingi dan memastikan calon ibu dan bayi selamat. Bahkan, dia juga memastikan agar remaja siap menjadi ibu, memiliki informasi yang memadai dan dapat mempraktikkan kepada anaknya kelak.

Sembilan bidan pilihan

Tiga bidan peraih Srikandi Award 2012

Selamat kepada bidan yang meraih Srikandi Award 2012! Semoga konsisten berkiprah! Kami dan segenap penjuru negeri akan selalu membutuhkanmu! []

14 komentar:

  1. Acaranya meriah dan sangat inspiratif bagi pergerakan Indonesia menuju sehat. Hingga saya bingung mau membarikan komen seperti apa. Hanya acungan dua jempol saja untuk kesuksesan semua programnya. Khusus yang memberikan liputan dalam artikel yang menarik ini.

    Sukses selalu
    Salam Wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak sudah mampir. :) Acaranya memang sangat inspiratif. Semoga para bidan semakin bersemangat dan termotivasi mengabdikan diri.:)

      Salam wisata. Sukses.

      Hapus
  2. Saya sangat ingin hadir di acara ini, sayang pekerjaan saya benar-benar sudah mepet, karena berhubungan dengan masa terima rapornya anak-anak sekolah, sehingga dengan sangat berat hati tidak bisa datang ke acara itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Ayah, ga apa-apa. Kapan-kapan kita ketemu lagi di acara yang lebih keren. :)

      Hapus
  3. Kerenn banget acaranya, pdhl hari itu udh janjian jg sm mba indah dan mba mira tp apadaya ada kendala yg membuat sy memutuskan gak dtg, batal jg deh ketemu mak haya yg cantik bgt disini :)

    BalasHapus
  4. Iya, Mak. Aku cari-cari dirimu, tak ada. Semoga kali lain kita bisa ketemu lai ya, Mak Irma yang tjantiiiik. :D

    BalasHapus
  5. Setuju banget dgn usulan kostum penari latarnya. Sebagai salah satu undangan yang ikut menyaksikan acara bergengsi itu, aku agak terganggu dgn tampilan kostum para penari latar dan juga penyanyinya yg sedikit buka-bukaan di bagian atas. Sangat kontras dengan bidan-bidan finalisnya. Maaf....
    Btw, aku tetap terpuaskan membaca liputan Haya ini. *_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Kak Wiek. Semoga bisa masuk dalam agenda perbaikan acara untuk tahun mendatang. Makasih dah mampir, yo. :D

      Hapus
  6. Wah acaranya kereeennn banget mbak
    Liputannya keren juga. Semenjak diperkenalkan sama Pak Dhe di blognya aku jadi silent reader disini :)
    Tulisan mbak Haya bagus2...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, saya harus berterima kasih, nih, sama Pakde hihi. Salam kenal Dyah. :) Makasih dah mampir, ya.

      Hapus
  7. Ooooo..baru ngeh sekarang, rupanya malam itu kita berkenalan Mbak Haya...Waduh kemana saja saya selama ini, ternyata Mbak Haya yg punya segudang prestasi ini celebrity blogger juga :)

    BalasHapus
  8. Hai, Mbak Evi! Senangnya bisa ketemu di sini lagi. Saya seleb dapur, Mbak. :)) *blushing* Semoga suatu saat kita bisa ketemu lagi. Makasih sudah mampir, Mbak Evi. :)

    BalasHapus
  9. mb,,punya nama - nama seluruh finalis yg 250 org itu ga ?!
    lo punya tlg sharr dunk !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga punya. Saya hanya tahu yang 9 orang aja. :)

      Hapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan