Minggu, 07 Oktober 2012

Satu Malam yang Berkesan di Jakarta Art Award 2012



Beruntung sekali saya diundang oleh komunitas Emak2 Blogger  untuk menghadiri acara pengumuman pemenang Kompetisi Seni Lukis Internasional Jakarta Art Award (JAA) 2012 di Pasar Seni Ancol tanggal 28 September 2012. Nantinya, acara ditutup dengan melihat pameran lukisan. Jujur, seumur-umur, baru kali ini saya menghadiri pameran lukisan karya seniman nasional dan internasional. Hm, hati saya menebak-nebak, seperti apakah acaranya nanti?



Perjalanan dari Tangerang menuju Pasar Seni Ancol menjelang magrib, lumayan macet. Namun, alhamdulillah, saya bisa tiba di lokasi tepat waktu. Ternyata, acaranya outdoor. Persisnya, digelar di halaman di depan Galeri North Art Space (NAS). Di Galeri NAS inilah lukisan-lukisan dipamerkan. Sedikit berbagi informasi yang saya baca di situs www.northartspace.com, Galeri NAS didirikan tahun 2009. Konsepnya meniru konsep Institut Teknologi Bandung Art Fair. Selama ini Galeri NAS menjadi ruang bagi para seniman untuk merespons perkembangan seni. Desain galeri menarik perhatian saya karena bagian atas tembok kelabunya “bertaburan” semut-semut raksasa. Oiya, lokasi juga bersebelahan dengan musala. Peserta menunaikan ibadah salat magrib sembari menanti acara dimulai.

Semut-semut raksasa di Galeri NAS

Lokasi acara bersebelahan dengan musala

         Satu per satu tamu yang rata-rata memakai baju batik, berdatangan memenuhi acara. Sederet wartawan dari berbagai media, tampak siap dengan kamera masing-masing. Tak ketinggalan, kami, dari komunitas blogger. 

Cantiknya among tamu Jakarta Art Award 2012

Tamu yang hadir

Ir. Sendy Ramania (tengah), istri Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, hadir di Jakarta Art Award 2012

Pukul setengah tujuh malam, MC menyapa. Vokalis band bersuara merdu melantunkan beberapa lagu. Sekitar dua puluh menit kemudian, Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ing. Fauzi Bowo, hadir. Beliau menebar senyum ramah dan langsung duduk di kursi barisan paling depan. 

MC
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo
Selain band, para tamu juga dihibur oleh penampilan penari-penari berpakaian daerah dengan gerak cepat dan penuh semangat.

Band

Penampilan penari

 Satu hal yang agak mengganggu saya selama acara adalah asap rokok yang mengepul-ngepul. Apalagi, sebagian tamu membawa anak kecil (termasuk saya). Mungkin ini risiko dari acara outdoor. Namun, demi kenyamanan bersama, saya berharap, ada aturan tertentu dari panitia agar tamu-tamu yang merokok bisa lebih menyadari hal ini.  

MC meminta testimoni dari perwakilan KADIN dan komunitas blogger yang menjadi stakeholders acara JAA 2012 malam ini. Mereka adalah Yugi Prayanto, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Perikanan dan Kelautan, dan Amril Taufik Gobel dari komunitas blogger. Yugi Prayanto menyambut positif event JAA 2012. “Event seperti ini harus lebih disosialisasikan. Semoga kelak lahir pelukis-pelukis hebat seperti Basuki Abdullah dan Affandi. Kalau serius, tahun depan akan difasilitasi,” demikian komentar beliau. Sementara, Amril mengatakan bahwa sekitar 60 blogger datang meliput JAA 2012. Pengamatan terhadap event dan lukisan-lukisan nantinya akan dituangkan melalui tulisan di dalam blog. Animo masyarakat terhadap acara cukup besar. Masyarakat bisa mengakses beritanya baik melalui media cetak maupun blog-blog di dunia maya.

Amril Taufik Gobel dari komunitas blogger

Tibalah saatnya pengumuman pemenang oleh Prof. Srihadi Soedarsono (Ketua Dewan Juri). Dewan juri yang terdiri dari Dr. Ing. Fauzi Bowo, Dr HC Ir. Ciputra, Prof. Srihadi Soedarsono, Agus Dermawan T, Agung Rai, Prof. Dr. M. Dwi Marianto, Seno Joko Suyono, Frans Sartono, dan Wang Zhineng, menetapkan Pemenang Karya Utama jatuh kepada Keluarga Sakinah karya Sapto Sugiyo Utomo asal Solo. Lukisan Terbaik adalah Siluet Insan Kamil Banu Arsana asal Yogyakarta, Detak Jantung Jakarta karya Mansyur Mas’ud asal Belitung, Sesuatu yang Indah karya S. Dwi Stya (Acong) asal Yogyakarta, Reparasi Nurani karya Sentot Widodo asal Yogyakarta, dan Unity karya Vani Hidayatur Rahman asal Yogyakarta. Tak heran jika sebagian besar pemenang berasal dari Yogyakarta. Salah satu julukan yang diberikan untuk kota ini adalah Kota Seniman karena banyak melahirkan seniman berbakat, termasuk seniman lukis. Sementara, Lukisan Terbaik peserta internasional adalah Love, Love, Love2 karya Mai Erard asal Prancis. Sebenarnya, untuk lukisan peserta internasional akan dipilih tiga pemenang. Akan tetapi, tampaknya, yang berkenan di hati dewan juri hanya satu lukisan.

Penyerahan hadiah dilakukan oleh Fauzi Bowo dan Srihadi Soedarsono. Hadiah berupa uang tunai Rp100 juta diberikan kepada Pemenang Karya Utama. Pemenang Lukisan Terbaik masing-masing uang tunai Rp75 juta dan pemenang lukisan peserta internasional US$ 7000. Semua pemenang mendapatkan trofi dan piagam. 

Pemenang Jakarta Art Award 2012

Ketua panitia JAA 2012, Drs. Sukesti Martono, MM, menyampaikan dalam kata sambutannya, JAA diadakan sejak tahun 2006. Tahun ini kali keempat diadakan. Tema yang diangkat adalah Dunia Ideal (Menafsirkan Kehidupan yang Sempurna). Yang dimaksud dengan Dunia Ideal sendiri adalah dunia yang paling baik dan paling menyenangkan bagi kehidupan. JAA terutama diadakan untuk memberi kesempatan kepada seniman nasional dan internasional untuk berkompetisi secara profesional. Sekitar 1200 seniman lukis berpartisipasi. Dari mancanegara ada 25 seniman lukis. Masing-masing peserta mengirimkan lebih dari satu lukisan. Maka, terkumpullah 3600 lukisan. Yang berhasil menjadi finalis ada 74 lukisan. Tingginya minat masyarakat, tentunya memberi angin segar bagi perkembangan seni dan budaya di Indonesia.  

Berikutnya, Fauzi Bowo memberikan kata sambutan. Gubernur DKI Jakarta yang sering disapa Bang Foke berujar bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan seni dan budaya. Mendukung kegiatan seni dan budaya berarti mendukung pertumbuhan yang sehat untuk bangsa. Para seniman diharapkan terus bekerja keras. Fauzi Bowo juga menyinggung tentang keterlibatan blogger. Dewasa ini, isu berkembang cepat di social media. Ya, social media sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. “Saya meminta dukungan dan kerja sama teman-teman blogger. Bukan hanya di event JAAtapi juga di event-event lainnya,” pungkas beliau.

Untuk menandakan pembukaan JAA 2012 Exhibiton 28 September 2012 – 28 Oktober 2012, Gubernur DKI Jakarta, Direktur Utama P.T. Pembangunan Jaya Ancol (Budi Karya Sumadi), dan wakil KADIN menorehkan tinta pertama pada kanvas.  

Setelah acara yang dihadiri sekitar 200 tamu ini selesai, kami masuk ke Galeri NAS. Saya mengangguk kagum melihat lukisan-lukisan yang dipamerkan di sana. Lukisan-lukisan itu terasa begitu “hidup”. Hampir saja saya tak bisa menahan keinginan untuk menyentuh lukisan (seingat saya ada larangan untuk menyentuh lukisan). 

Suasana pameran lukisan

Lukisan-lukisan finalis Jakarta Art Award 2012

Setelah beberapa menit mencari, akhirnya saya bertemu lukisan Pemenang Karya Utama, Keluarga Sakinah. Ini dia.

Pemenang Karya Utama "Keluarga Sakinah" karya Sapto Sugiyo Utomo asal Solo


Fauzi Bowo memperhatikan lukisan "Keluarga Sakinah"

Saya dan lukisan "Keluarga Sakinah"

Keluarga Sakinah adalah lukisan unik berupa tumpukan kardus. Di dalam tumpukan kardus ini, kita bisa melihat potret kehidupan keluarga Jakarta. Sekilas, mirip potret kehidupan keluarga Jakarta di rumah-rumah susun. Di sisi lain, lukisan tumpukan kardus Keluarga Sakinah sejenak mengingatkan saya pada tumpukan kardus yang pernah saya jumpai di gedung Esplanade, Singapura. Tumpukan kardus yang menyuarakan pesan cinta lingkungan. 




Puas melihat-lihat lukisan, saya dan teman-teman blogger menuju tenda prasmanan untuk santap malam. 

Hidangan prasmanan di dua tenda

          Ada rasa bangga melihat karya anak-anak bangsa yang indah. Salut kepada pemerintah yang memberikan perhatian. Kesempatan dan anugerah penghargaan, pastinya memotivasi seniman kita untuk berkarya lebih baik dan lebih baik lagi. 

Hanya, sedikit kecewa terselip di hati karena tidak adanya penjelasan dari dewan juri mengenai kriteria dan penilaian lukisan pemenang. Saya mengharapkan ada sesi diskusi atau bincang-bincang mengenai hal ini, mengingat acara juga selesai lebih cepat dari waktu yang tertera pada undangan. Sebagai awam dan baru kali pertama melihat pameran lukisan, saya ingin mendapatkan tambahan wawasan tentang dunia seni lukis secara lebih luas. Semoga panitia berkenan memasukkan usul saya dalam agenda perbaikan acara yang berikutnya. 

Satu malam yang berkesan di JAA 2012. Salut buat JAA 2012! Selamat kepada para pemenang! [] Haya Aliya Zaki

Foto-foto: dokumentasi pribadi

17 komentar:

  1. Keren, jelas dan komplit liputannya, mak. Semoga saja apa yang disampaikan pak Fauzi Boeo, tentang pelibatan peran blogger, bisa terwujud. Amiin.

    BalasHapus
  2. Aamiin. harapannya begitu, Mak. Oiya, aku mau majang foto kita, tapi fotonya goyang dan burem. Haiiish .... :(

    BalasHapus
  3. Makasih dah mampir, Mbak Naqi.

    BalasHapus
  4. Terimakasih ya mbak atas artikelnya yg keren juga kesediaannya meluangkan waktu untuk hadir di acara JAA 2012.. Keren banget tulisannya :)
    Thanks,
    AMRIL TG

    BalasHapus
  5. Terima kasih kembali, Pak. Senang bisa hadir di acara ini. Sukses.:)

    BalasHapus
  6. Selamat ya mbak. keren tulisannya.

    BalasHapus
  7. Makkkk!!! Peluk akhirnyaaaa dapat juga gadget impian dari blog competition, selamat ya mak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkw iyaaa akhirnyaaa. Makasih, Maaak. You inspired me. :D

      Hapus
  8. Haluuu ... makasih dah mampir, Mak. :D

    BalasHapus
  9. numpang lewat mbak Haya... suka liputannya apalagi ada mas sapto, bangga sama seniorku yang emang langganan juara.. dulu suka nungguin dia melukis sambil nyerap ilmunya hehe.. mas sapto emang hebat...

    BalasHapus
  10. Terima kasih sudah mampir, Mas Yodha. Wah, ternyata sahabatan dengan Pak Sapto. Sukses dan terus berkarya, Mas.:)

    BalasHapus
  11. wow, keren banget liputannya mbak. Omjay belajar banyak dari blog ini.

    salam
    Omjay

    BalasHapus
  12. Makasih sudah mampir, Omjay. Saya masih harus banyak belajar ngeblog dari Omjay.:) Oiya, kalo ga salah, kita satu kelompok waktu Samsung Workshop Bloggers. :D

    BalasHapus
  13. sapto sugiyo utomo9 Oktober 2015 20.53

    Indah sekali tulisannya...
    Sayang aku ndak bisa hadir di acara tersebut...

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan