Senin, 23 Juli 2012

Tip Menulis Resensi Buku untuk Media Online

Tweeps, sesuai janji saya kemarin, hari ini saya akan kultwit ttg menulis #ResensiBuku. Ini berdasarkan pengalaman & pengamatan saya.

Mudah2an bermanfaat. Kalau tidak, ya mohon dimaafkan.:)) Sesungguhnya, saya pun masih harus banyak belajar menulis #ResensiBuku.

1. Resensi dlm bhs Belanda recensie. Dlm bhs Inggris review. Berasal dari kata Latin revidere dan resence, #ResensiBuku

2. artinya melihat kembali, menimbang/menilai. Di Indonesia, #ResensiBuku sering juga diistilahkan dgn tinjauan buku, timbangan buku, dsb.

3. Dgn menulis #ResensiBuku, kita berbagi pengalaman membaca buku, berbagi opini ttg buku, berbagi pengetahuan soal buku.

4. Siapakah pembaca #ResensiBuku yg kita tulis? Banyak! Pihak penerbit, penulis, dan para calon pembeli buku yg kita resensi tentunya.

5. Melalui #ResensiBuku yg kita tulis, pembaca terbantu memutuskan membaca utuh buku tersebut atau tidak.

6. Bagi penerbit, sebuah #ResensiBuku  bermanfaat menyebarluaskan buku2 mereka yang telah terbit.

7. Hal2 dasar menulis #ResensiBuku adalah menuliskan anatomi buku, yakni judul buku, nama penulis, penerbit, tebal buku, & no ISBN.

Sumber dari sini

8. Lalu, tentukan judul #ResensiBuku. Buatlah judul yg menggambarkan keseluruhan isi buku, menarik, sekaligus eye catching.

9. Berikutnya, ancang2 panjang #ResensiBuku. Kalau hal yg tersedia di  rubrik resensi sangat terbatas, mau tak mau kita menulis resensi singkat.

10. Tapi, hati-hati, dlm menulis #ResensiBuku singkat, hindari menjiplak sinopsis yg ditulis oleh editor di buku. Ini tidak boleh.

11. Jika hal rubrik #ResensiBuku cukup luas, kita bisa menulis resensi secara kuantitatif & mudah2an jadi lebih kualitatif, ya. :D

12. Ceritakan ttg isi buku. Bahas ttg penokohan, alur, sudut pandang, editingnya, terjemahannya, cover, ilustrasi, font, dll. #ResensiBuku

13. Kita tidak harus menulis #ResensiBuku yg “manis-manis”. Kalau memang buku memiliki kelemahan, sampaikan dgn bijak.

14. Jujurlah dlm menulis #ResensiBuku. “Buku yg jelek tidak berhak laku,” demikian kata Okta Wiguna, redaktur rubrik Pustaka Harian detik.com.

15. Jadi, jgn takut menuliskan kritik. Tapi, ya, itu tadi. Sampaikan kelemahan buku dgn cara yang bijak. #ResensiBuku

16. Semoga kritik di dalam #ResensiBuku yg kita tulis, dicatat dlm agenda perbaikan oleh penulis buku dan penerbit.

17. Sebaliknya, kalau buku minus cela, kita jangan mencari-cari dalih menulis kelemahan dalam #ResensiBuku kita.

18. Hm, apa lagi ya, yg bisa kita tambahkan supaya #ResensiBuku yg kita tulis jadi tambah menarik?

19. Kita bisa membandingkan buku dgn buku2 lain yang temanya sama. #ResensiBuku

20. Jika buku yg sedang kita resensi adalah novel ttg vampir, misalnya, kita bisa menuliskan 
asal-usul vampir dalam #ResensiBuku kita.

21. Kita juga bisa membahas sang penulis buku. Saya melakukannya dlm beberapa #ResensiBuku yg saya tulis.

22. Saya mengirim e-mail kepada penulis buku, bertanya dari mana ide pembuatan buku, berapa lama pembuatan buku, dsb. #ResensiBuku

23. Informasi ttg penulis buku juga bisa didapat dari internet, jika tdk bisa wawancara langsung. Ini menambah wawasan pembaca. #ResensiBuku

24. Kita juga bisa menambahkan info bestseller buku atau penghargaan yg pernah diraih buku dlm #ResensiBuku kita.

25. Tujuannya utk memperkuat #ResensiBuku kita. Supaya resensi yg kita tulis tambah dipercaya.

26. Berbeda dgn media cetak yg banyak pakem, #ResensiBuku utk media online lebih fleksibel. Kita bebas berkreasi. Asyik, kan?

27. Kita bisa menambahkan gambar2 pada #ResensiBuku kita. Ambil kutipan kalimat dari buku, kemudian perbesar.

Sumber dari sini

28. Sisipkan poster film dalam #ResensiBuku jika buku diadaptasi dari film. Atau, menyisipkan cuplikan video juga boleh, lho!

29. Cth: “Adegan Brandon melamar Mira di dalam buku ini, menurutku, mirip sekali dgn sebuah adegan dlm film Endless Love.” #ResensiBuku

30. Lalu, di bwhnya, sisipkan cuplikan film Endless Love yg menurut kita mirip dgn sebuah adegan di buku yg kita resensi. #ResensiBuku

31. Yg perlu diingat, jgn spoiler (membocorkan ending buku). Sejatinya tugas kita memekarkan rasa penasaran pembaca. #ResensiBuku

32. Bukan sebaliknya, kita malah “menguliti” buku hingga telanjang dalam #ResensiBuku kita. Kasihan penulis bukunya, dong hehehe ....

Sumber dari sini

33. Jangan menulis kalimat2 klise dlm #ResensiBuku seperti “Buku ini sangat menghibur”, “Buku ini membuatku menangis semalaman”, dst,

34. tanpa menjelaskan maksud kalimat tadi lebih lanjut. Bagian mana yg membuat kita terhibur? Kutip kalimatnya kalau perlu. #ResensiBuku

35. Bagian mana yg membuat kita terharu? Cuplik bagian di dlm buku yg paling menjelaskan kalimat kita tadi. #ResensiBuku


Sumber dari sini

36. Saya banyak melajar menulis resensi dari Mas @n_mursidi blognya di sini. #ResensiBuku

37. Juga dari blog Mas Iqbal Dawami di sini. Mas Okta Wiguna menyarankan membaca buku Klub Film (David Gilmour) #ResensiBuku


38. Di dlm buku itu, sang tokoh mengulas film2 yg ia tonton dgn cara yg sangat menarik. Ini bisa dicontoh utk menulis #ResensiBuku.

Demikian kultwit #ResensiBuku dari saya. Semoga bermanfaat, Tweeps. Selamat berakhir pekan, ya! [] Haya Aliya Zaki


26 komentar:

  1. Sama-sama. Makasih sudah mampir, Ley.

    BalasHapus
  2. bunda terima kasih atas ilmunya
    semoga saya bisa menyusul produktifitas bunda
    salam kenal bunda

    BalasHapus
  3. Salam kenal juga, Mbak. Semoga manfaat. :)

    BalasHapus
  4. Bermanfaat banget mbaa, masukan yg sangat berguna terutama buat saya yg masih tergolong blogger baru :D

    Biasanya sebelum baca buku saya cari #ResensiBuku dari blogger2.. ga jarang juga saya menemukan beberan ending crita. Saya yg tadinya mau baca malah ga jadi :( percuma jg kan saya udh tau endingnya ini *kok malah curhat*

    Anw salam kenal yaa ;)

    - Princhesta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, salam kenal juga, Princhesta. Iya, itu namanya spoiler. Sebaiknya dalam menulis resensi, kita jangan membocorkan ending buku kepada pembaca, itu sependek pemahaman saya. :)

      Hapus
  5. Mohon dimaafken sebelumnya Mak. Beberapa kali mempelajari resensi dan review keduanya berbeda. Jika resensi menceritakan kembali isi buku sedang review lebih pada pandangan si pe-review. Mohon penjelasannya jika saya salah.

    BalasHapus
  6. Resensi dan review sama, Mak. Review itu bahasa Inggrisnya. Sudah dijelaskan di poin 1, 2, dan 3. Keduanya bertujuan menimbang, meninjau, mengulas buku.

    BalasHapus
  7. Makasih mak, langsung di bookmark ini buat panduan belajar menulis review.

    BalasHapus
  8. Senang membaca posting yang mengajak orang makin cinta membaca dan lebih dari itu, menulis resensi buku.

    Okta

    BalasHapus
  9. waaaah... banyak sekali tips bermanfaatnya. Membaca buku belum lengkap rasanya jika belum meresensi buku :D

    BalasHapus
  10. bisa belajar dari blog ini :)
    terima kasih .

    BalasHapus
  11. belajar itu memang harus sabar, sudah ada panduan begini bagus masih aja suka gak sabar. Thanks ya mbak, sharing yang bermanfaat sekali

    BalasHapus
  12. Terima kasih sharing tipsnya... Saya termasuk orang yg masih suka ngeblank kalau mau bikin resensi buku.

    BalasHapus
  13. Memang bagian tersulit itu menulis resensi tanpa spoiler :D
    Terima kasih tipsnya, Mbak ^_^

    BalasHapus
  14. bookmark langsung nih... Makasih ya, mbak infonya

    BalasHapus
  15. Beberapa kali nulis resensi, tapi beraninya tayang di blog sendiri. Harusnya kirim ke media cetak ya ,mbak. Siapa tahu beruntung dan dimuat :)

    BalasHapus
  16. Hmmm.. sy lagi ikutan lomba nulis resensi tp krn pertama kali msh byk ragu nya..

    BalasHapus
  17. Sangat bermanfaat ilmunya mbk haya aliya zaki. Terimakasih :)

    BalasHapus
  18. ini saya bukmark. makasih cikguu

    BalasHapus
  19. Hmmm, tugas kita memekarkan rasa penasaran pembaca. Noted. Makasih sharingnya cik Haya

    BalasHapus
  20. ilmu yang bermanfaat
    terimakasih Mbak Haya
    salam sehat dan sukses

    BalasHapus
  21. Aku mah sering ke mana-mana review buku. Dibuat poin-poin kayak gini jadi jelas banget mana yang harus dan mana yang nggak harus ditulis. Thank u. :*

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan