Selasa, 21 Februari 2012

Resensi buku A Cup of Tea for Single Mom di Tabloid Nakita

Media yang meresensi  : Tabloid Nakita 1-7 Agustus 2011
Buku yang diresensi     : A Cup of Tea for Single Mom (Stiletto Book, 2011)





“Mengapa Ibu harus bercerai dengan Papa?”
 Saya tahu pertanyaan itu selalu menggayuti benak putri saya sejak saya berpisah dari papanya. Meski ia menahan diri, tapi saya tahu pertanyaan itu membayang di kedua bola matanya yang bening, bola mata yang menahan air mata – Itulah cuplikan kisah di dalam buku ini.


Yakinlah, tak ada yang berminat dan berniat memiliki status single mom yang sering dicap “negatif” oleh masyarakat. Bagaimana bila harus menyandang status tersebut? Bagaimana kehidupan sosial, finansial, psikologis, dan anak-anak mereka? Tak sedikit single mom yang terpuruk dalam kesedihan dan trauma. Namun, ada juga yang mampu bangkit dan berjuang sekuat tenaga hingga mampu mengantarkan anak-anaknya ke jenjang kesuksesan.


Buku ini terdiri atas 17 kisah nyata para single mom dengan segala suka dukanya.Pengalaman para single mom yang sarat makna, inspirasi, dan ketegaran hati ini, bisa menjadi penghangat hati, pembangkit semangat para single mom, dan saling menguatkan, mereka tidak sendirian.

Kini, seduhlah secangkir teh Anda. Duduklah di sofa sambil menenangkan diri dan menikmati kisah-kisah di dalamnya.***

1 komentar:

Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan jejak. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf, komentar Anonim akan saya hapus. Dilarang copy paste atau memindahkan isi blog. Jika hendak mengutip, harap mencantumkan sumber blog ini. Salam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pagerank Alexa

Iklan