Jumat, 09 Desember 2016

3 Tip Berinvestasi Ala Ala Saya


Kalian termasuk orang KAYA atau orang MISKIN?
Wew, jangan buru-buru berpikiran negatif ketika saya melontarkan pertanyaan di atas. Saya bukan bermaksud mengajak teman-teman menimbun harta seperti Qorun, sepupu Musa yang ingkar kepada Allah Swt. :)) Sebenarnya, ini pertanyaan Mbak Prita Ghozie, salah seorang pakar keuangan nan cantik jelitah di negeri kitah tercintah. Saya followers setia kultwit-kultwit #TipsFinansial Mbak Prita. Penjelasannya ringkas dan mudah dipahami.    
Mbak Prita bertanya karena merujuk beberapa pengalamannya sebagai financial checker. Menurut beliau, semua orang wajib kaya. Kaya, bukan matre, ya! Maksudnya, sering kita melihat mentereng penampilan luar seseorang, tapi dalamnya … miskin! Pengin contoh? Saya kutip info dari kultwit Mbak Prita.
Sebut aja Rian (35 tahun) yang bekerja sebagai konsultan hukum di firma ternama. Dengan gaji kepala 7 dia memakai mobil SUV dan sering mengajak keluarganya nongki-nongki di resto mahal. Apartemen mewah. Anak sekolah di SD internasional. Contoh kedua, Budi (32 tahun). Gajinya lebih kecil daripada Rian. Hidup relatif sederhana; punya satu mobil dan jarang banget nongki-nongki di resto mahal.  
Guess what, setelah dilakukan financial check up, ternyata Budi lebih kaya daripada Rian! Why oh why? Meski bergaji besar, Rian tidak punya tabungan, apalagi investasi. Mobil masih nyicil dan apartemen mewah cuma kontrakan. Keuangan bersih Rian minus Rp50 juta. Sementara, mobil Budi sudah lunas dan rumah milik sendiri. Keuangan bersih Budi positif Rp350 juta. Kesimpulan, jumlah gaji tidak berhubungan dengan kaya, tapi lifestyle. Jangan kaget jika bujet nongki nongki di resto mahal menyedot 40% gaji per bulan. Gaji kecil, tapi kalau pandai mengatur untuk hari ini dan masa depan, peluang kaya bakal lebih besar.


Nah, saya mau kasih tip investasi ala ala saya. Jangan langsung ngeledek saya sok jadi pakar keuangan haha. Wong ini share dari pemikiran sederhana saya aja.  Pastinya ada yang lebih jago. :p Saya pun masih belajar.
1. Investasi tabungan
            Sejak awal kuliah saya udah terbiasa pegang duit sendiri alias kerja. Kerja apa aja dari menulis untuk koran/majalah, jualan kosmestik Avon (tak pakai, cuma jualan *lol*), sampai jadi SPG di berbagai event di Medan. Kerjaan banyak, isi kocek alhamdulillah cakep. Sayang, saya kurang peduli menabung. Baru berasa harus serius mengelola keuangan itu setelah menikah, apalagi setelah punya anak tiga. Saran saya kepada yang muda-muda *ehm* menabunglah, entah itu menabung uang di bank, menabung emas, menabung saham, atau Teman-teman ada yang tahu menabung apa lagi yang menguntungkan? Yakinlah, tabungan-tabungan ini bakal bermanfaat nanti. Peringatan: dilarang menabung harapan kepada orang yang ogah-ogahan membalas cintamu. 


2. Investasi untuk profesi
            Dulu Mama menyisihkan gaji dari Abah sekian rupiah untuk dipakai membiayai kursus menjahit. Kehidupan kami amat pas-pasan waktu itu. Abah karyawan kecil. Tak mudah menyisihkan uang. Setelah tekun kursus, Mama bisa menjahit. Beliau menjahit sendiri baju-baju kami dan juga menerima upah jahitan. Alhamdulillah, ketrampilan menjahit Mama bisa membantu keuangan keluarga.
            Sebagai blogger, saya tak segan berinvestasi untuk membeli ponsel atau gadget lain yang bagus. Bukan sekadar gagah-gagahan, melainkan untuk mendukung pekerjaan. Selain nulis, hari gini blogger kudu mampu menghasilkan foto dan video apik. Berdasarkan pengalaman saya, foto yang bening (big no to foto gelap + burek) dan setoran link video bisa menaikkan rate card haha. Insya Allah balik modal, bahkan lebih. Seandainya belum punya gadget bagus, lagi-lagi saya sarankan untuk menabung. Pintar-pintar cari info diskonan di online shop. Nah, kebetulan, bentar lagi Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), nih. Tepatnya tanggal 12-14 Desember 2016. Pastinya online shop pada geber diskon gede-gedean, terutama Lazada. Coba, deh, Teman-teman pantau 1212 Sale. Saya pernah membeli ponsel di Lazada. Barang sesuai yang dijanjikan dan pelayanan memuaskan. Awalnya saya memang agak khawatir barang sompel atau kenapa kenapa saat pengiriman, tapi ternyata tidak. Pengiriman pun lumayan cepat. Atau, ikutan lomba blog berhadiah gadget. Beberapa gadget saya dapat dari menang lomba blog.  



Btw, jangan berinvestasi untuk sesuatu yang tidak kalian suka dan tidak kalian ketahui bidangnya sama sekali. Masih ingat sutradara kondang Rudy Soedjarwo? Lama tak terdengar, kini tersiar kabar keuangannya lumpuh. Investasi di bisnis properti kandas karena Rudy memang tidak punya passion dan wawasan di bidang ini. Doi ikutan bisnis properti hanya karena bujukan tak jelas dari teman. So, hati-hati, ya.
3.  Investasi akhirat
            Menurut Mbak Prita, yang paling utama harus disisihkan saat menerima gaji adalah zakat, sedekah, infaq, dll. Well, sebenarnya investasi inilah yang akan menjadi milik kita di akhirat nanti. Percaya enggak kalau zakat, sedekah, infaq, dll mampu menolak musibah dan mempermudah datangnya rezeki lain? Artis Armand Maulana bercerita bahwa bisnisnya pernah rugi sekian juta rupiah which is jumlahnya sama dengan zakat yang dia tunda-tunda keluarkan. Salah satu pertanda bahwa kita harus mendahulukan investasi akhirat. Setuju?
            Nah, udah siap jadi orang kaya? Sekali lagi, kaya yang dimaksud di sini bukan berarti menimbun harta seperti Qorun. Postingan ini jadi reminder buat saya sendiri juga. Yuk, setop lebih besar pasak daripada tiang dan mareee berinvestasi! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Selasa, 29 November 2016

Hari Obesitas Sedunia: Cegah dan Kendalikan Obesitas Pada Anak


Pernah merasa gemas melihat anak-anak yang badannya ‘ndut dan pipinya gembil? Pastinya, yaaa. Pengin cubit-cubit terus kalau tak takut dipelototi dari ujung rambut ke ujung kaki oleh papa dan mama si anak haha. Dalam hati mungkin Teman-teman sambil berdoa, suatu saat pengin punya anak yang lucu-lucu seperti itu juga. Iya? :)
Anak-anak yang ‘ndut dan pipinya gembil ini memang tampak lucu, tapiiii …, tapiii …, hati-hati! Dari sisi kesehatan, kondisi demikian sebenarnya kurang baik. Berdasarkan data, 2 dari 5 anak Indonesia kelebihan berat badan dan 1 dari 10 anak Indonesia obesitas (obes). Bagi anak obes, angka hidup di atas usia 50 tahun akan berkurang. Astagfirullah ini “cambuk” buat saya karena sekarang si bungsu sedang kelebihan berat badan. Betul-betul harus waspada. :( Oiya, kali ada yang bertanya-tanya, kenapa sih dari tadi saya membahas tentang anak obes melulu?
Begini, tepat tanggal 11 Oktober lalu kita memperingati Hari Obesitas Sedunia. Sesuai info yang saya dapat dari talkshow yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI (31/10), tahun ini Hari Obesitas Sedunia punya concern khusus, yakni Calling for Urgent Government Action to End Childhood Obesity. 
Obes merupakan penimbunan lemak berlebihan akibat tidak seimbangnya energi masuk dengan energi keluar. Nah, udah kebayang, ya? Banyak masuk, tapi sedikit keluar. Anak-anak obes menyimpan lemak berlebih di dalam pembuluh darah, otak, hati, dll. Ketika beranjak dewasa, tubuh mereka rawan mengidap penyakit tidak menular (PTM) antara lain stroke, penyakit jantung, dan diabetes. Fyi, defisit JKN mencapai 7 triliun untuk pasien-pasien PTM. 

Risiko penyakit karena obes

Ciri-ciri anak obes sbb: pipi bulat, dagu rangkap, leher pendek, perut buncit, ketika berjalan lipatan paha dalam bergesek, pada anak laki-laki dada jadi membesar, dan penis kelihatan kecil karena area di sekitarnya tertimbun lemak. 
Faktor penyebab anak obes sbb: genetik, konsumsi obat-obatan tertentu, mager (males gerak), dan kebiasaan makan makanan yang tinggi lemak tinggi gula rendah serat. Siapa yang doyan makan makanan bersantaaan? Itu juga tuh kalau kebanyakan bahaya banget buat tubuh.    
Menurut narsum Dr. Lily S. Sulistyowati, MM. (Direktur Pengendalian PTM Kemenkes RI), sebaiknya jatah konsumsi minyak sayur < 5 sdm, gula < 4 sdm, dan garam < 1 sdt per hari untuk masing-masing orang. Catet ya: PER HARI. 

Para narsum acara talkshow Hari Obesitas Sedunia

Pendekatan pada anak obes berbeda dengan orang dewasa obes. Orang dewasa mungkin tidak begitu sulit diajak mengatur pola makan sekian porsi sekian kalori untuk sekian waktu. Anak-anak? Psikologis mereka mudah terganggu. Menurut narsum Dr. (Candidate) Rita Ramayulis, DCN., M.Kes., kalau kita strict melarang anak-anak makan ini itu, mereka bisa stres dan nangis guling-guling, lho. Jadi, apa yang harus kita lakukan?
1. Ajak anak olahraga
Hal utama adalah mencari cara agar lemak yang tertimbun di tubuh anak obes bisa diubah menjadi energi. Yuk yak yuk bantu mereka olahraga! Anak tidak akan bergerak kalau ortunya asyik duduk nyamil nonton teve sepanjang hari bukan? :p Saran dari narsum dr. Michael Triangto, SpKo., olahraganya tidak boleh lebih dari 1 jam. Kecapekan pun tak baik. Minimal 15 menit okelah. Lakukan 3–5 kali seminggu. Sesuaikan dengan kemampuan tubuh. Olahraganya jangan berat-berat seperti olahraga atlet itu. Olahraga sambil main pasti seru! Ajak anak lari, melompat, melempar, naik sepeda beriringan, main sepak bola, dst. Setelah selesai olahraga, kesempatan bagi kita menyodorkan jus buah dan atau sayur TANPA GULA kepada mereka. Syedaph!       
2. Siasati pola makan
            Anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan. Tidak ada makanan “jahat” atau makanan “dewa” yang gimana-gimana. Hanya, perhatikan porsinya. Jika anak pengin tambah ayam goreng, beri syarat supaya mereka menghabiskan sayur bayamnya terlebih dahulu. Jika anak pengin tambah kentang goreng, beri syarat supaya mereka menghabiskan buah jeruknya terlebih dahulu. Biasanya anak-anak jadi kenyang oleh sayur+buah tersebut dan ogah nambah makanan berlemak lagi. Demikian caranya. Ketika mengajak anak-anak wikenan makan di luar, Teman-teman jangan lupa bawa bekal sayur+buah dari rumah.    
            Bu Rita memberikan ide lain supaya anak gemar makan sayur+buah. Siapa tokoh yang disukai anak? Power Rangers, misalnya. Bikin acara ulang tahun bertema Power Rangers Suka Sayur dan Buah. Anak kita dan teman-temannya wajib makan sayur+buah terlebih dahulu sebelum makan makanan yang lain. Hm, boleh dicoba ya idenya? :)
3. Ubah kebiasaan
Berikut beberapa kebiasaan yang harus dilakukan, yakni tidak makan sambil nonton teve, sarapan sehat, batasi anak makan makanan junk food, hindari minum minuman bersoda+manis. Rutin timbang berat badan. Jika melenceng sedikit dari berat badan ideal, lakukan sesuatu. Dibiarkan terlalu lama, upaya untuk mengembalikan anak ke berat badan ideal menjadi lebih sulit.    

Dulu tipi 'ndut penontonnya slim, sekarang? :p

Info udah ada, tinggal push kemauan nih, terutama kita para ortu. Jangan sampai anak obes terlambat ditangani. Dokter Michael bercerita tentang pasiennya yang berumur 9 tahun dengan berat badan 90 kg. Sekian tahun si ibu memanjakan anaknya dengan makanan berlemak dan tidak pernah olahraga. Sekitar 6 tahun berlalu, si ibu datang lagi menemui dr. Michael. Mau tahu berat badan anaknya sekarang? Hampir 130 kg, Teman-teman! Dan, yang paling menyedihkan, anak itu sudah mengidap penyakit diabetes. Ya Allah ... usia 15 tahun kena diabetes karena gaya hidup yang tidak sehat. :((
Postingan ini jadi reminder benar buat saya. Saya sedang berusaha menangani si bungsu yang kelebihan berat badan. Semoga bermanfaat juga buat Teman-teman semua. Silakan di-share jika merasa ada pembaca lain yang butuh. Monggo komen-komen usaha apa aja yang telah kalian lakukan dalam menangani anak obes. Mungkin kita bisa saling bantu. Thank you! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Rabu, 23 November 2016

Atasi Kekurangan Zat Besi dalam Tubuhmu dengan Spatone


Kalau bicara “problem” perempuan, no way kita bisa jauh-jauh dari yang namanya: mens-tru-a-si. Betul, Teman-teman? Ya gitu deh semingguan bawaannya kejam pengin cakar muka orang. Sampai-sampai ada guyonan, “Jangan cari gara-gara sama perempuan yang lagi PMS! Bisa kelar hidup loe!” haha. :p
Dan, bikin tambah parno kalau darah menstruasinya deras banget! Bakal gelisah bolak-balik lihat belakang celana atau rok. Jangan-jangan udah kebentuk motif bendera Jepang aja di sana. Setiap menstruasi (terutama tiga hari pertama), saya bisa beberapa kali ganti pembalut dalam sehari. Kehilangan banyak darah bikin kliyengan, kurang konsentrasi, lemas, dan wajah pucat kayak vampir kena sinar matahari. Penginnya rebahan cantik terus di kasur. Makanya saya selalu mikir panjang kalau dapat undangan acara blogger saat menstruasi tiga hari pertama. Dijamin berasa enggak nyaman selama acara.         
Kehilangan banyak darah juga mengakibatkan kita kehilangan banyak zat besi. Padahal, zat besi termasuk mikronutrien, yakni mineral yang jumlahnya KECIL tapi memiliki fungsi SANGAT PENTING di dalam tubuh. Menurut info yang saya baca di Kompas Health, zat besi berperan dalam proses pembentukan sel darah merah. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, kebayang kan kalau jumlah zat besi dalam tubuh tidak mencukupi? Proses pembentukan hemoglobin terganggu. Inilah yang menyebabkan kita kliyengan, kurang konsentrasi, lemas, dan pucat saat menstruasi. Kebutuhan zat besi untuk perempuan dewasa 18 mg per hari, perempuan hamil 27 mg per hari, dan laki-laki dewasa 8 mg. Jumlahnya kecil, ya? Itu tadi KECIL, tapi PENTING.     
Fyi, tubuh tidak bisa memproduksi zat besi sendiri. Kita harus mendapatkannya dari luar. Yang paling bagus sih dari makanan, seperti daging sapi atau daging kambing, kacang-kacangan, ayam, dan telur. Sayang, berdasarkan penelitian, sekitar 91% perempuan berusia 16–64 tahun tidak mendapatkan cukup asupan zat besi dari makanan harian. Zat besi dari makanan hanya bisa diserap sebesar 20%. Ada kemungkinan juga vitamin dan mineral rusak karena pemanasan atau cara memasak yang salah. Nah, bila perlu, kita mengonsumsi suplemen zat besi.    
Baru-baru ini saya mendapat info tentang Spatone, air kaya zat besi dari Snowdonia, Inggris. Spatone diklaim sebagai zat besi cair alami pertama di Indonesia. Satu boks berisi 14 sachet zat besi cair @ 20 ml.  
Saya sudah mengonsumsi Spatone hampir tiga minggu. Lumayan berasa efeknya. Biasanya sering mengantuk dan lemas, terutama saat menstruasi. Oiya, sebelum mengonsumsi, saya cari info dulu dong gimana tanggapan orang-orang tentang produk Spatone ini. Alhamdulillah, semua positif. Spatone merupakan suplemen zat besi idola orang-orang Inggris dan Australia sono. Persisnya kenapa?
Well, kemasan Spatone praktis. Lebih gampang dikonsumsi karena bentuknya cair. Cocok buat Teman-teman yang belibet menelan tablet atau kapsul. Sehari cukup satu sachet. Buat ibu hamil, kebutuhannya mungkin lebih besar, ya. Spatone terbukti memiliki daya serap tinggi di dalam tubuh, yakni sekitar 40%. Tidak seperti suplemen zat besi lain yang memiliki daya serap cuma 10–15%. Warna bening, nihil pewarna ataupun perasa buatan. Minim efek samping. Fyi, zat besi di dalam Spatone memberi slight metallic taste. Berikut tip asyik mengonsumsi Spatone dari saya.     
1. Konsumsi Spatone pada saat perut kosong
Spatone aman buat lambung. Konsumsi pada saat perut kosong di pagi hari atau malam hari sebelum tidur. Zat besi lebih mudah diserap oleh tubuh pada saat perut kosong.
2. Campur dengan buah-buahan
Selain menghilangkan slight metallic taste, mencampur Spatone ke dalam jus jeruk, jus mangga, jus kiwi, atau jus tomat memberi manfaat lain. Buah-buahan tersebut mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan daya serap zat besi di dalam tubuh.  


3. Kasih jeda sebelum mengonsumsi makanan ini
Setelah mengonsumsi Spatone, kasih jeda ½-1 jam sebelum mengonsumsi teh, kopi, susu, dan buah anggur merah. Pasalnya, makanan-makanan ini dapat menghambat daya serap besi di dalam tubuh. Ini peer buat saya karena pagi-pagi saya punya kebiasaan menyesap kopi haha. Jadi, saya memilih minum Spatone pada malam hari sebelum tidur.
Jangan sampai kejadian lagi kekurangan zat besi saat menstruasi. Konsumsi Spatone bila perlu. Harga satu boks Rp165 ribu (isi 14 sachet). Teman-teman yang mengalami anemia parah, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter. Kelebihan asupan zat besi menyebabkan konstipasi, diare, dan sakit perut lainnya. [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Selasa, 15 November 2016

Bermain dan Belajar Bersama BebeHero Hi-5!


Menurut penjelasan dari beberapa psikolog yang pernah saya dengar, semua anak itu cerdas. Hanya, kecerdasannya beda-beda. Mungkin udah pada tahu teori Kecerdasan Majemuk Howard Gardner, ya? Tapi, jika kita belum menemukan potensi dan minat anak sekarang, jangan dipaksakan. Seiring berjalannya waktu, insya Allah terbuka jalan. Contohnya, salah satu teman saya. Dia baru menemukan potensi dan minat menulisnya ketika berusia di atas 30 tahun. Menurut psikolog, keadaan ini wajar-wajar aja.
Kebetulan anak tengah saya, Shafiyya, udah kelihatan potensi dan bakat menarinya sejak TK (sekarang 9 tahun). Awalnya saya sempat waswas waktu dia mulai latihan tari Saman. Tahu sendiri, kan, tari Saman gerakannya banyak dan iramanya cepat tap tap tap. Silap satu gerakan aja, pasti langsung kelihatan.
Meski begitu, saya mendukung penuh keinginan Shafiyya. Saya lihat dia memang beneran suka dan dia giat ikutan les. Semua gerakan dan irama tari Saman bisa dihafal baik. Bahkan, Shafiyya dkk. pernah memenangi lomba menari yang diadakan sebuah mal di Jakarta. 
Guess what, sedikit banyak kegiatan menari ini rupanya melatih Shafiyya untuk cepat tanggap. Dia kritis bertanya hal-hal yang belum dia pahami. Kenapa ini begitu kenapa itu begini. Kalau dari sisi pede mungkin tidak perlu saya jabarkan lagi kali, ya. :) Dengan belajar menari, anak berproses untuk berani tampil di depan umum. Terasa banget perbedaannya ketika Shafiyya masih TK dibandingkan sekarang setelah dia semakin aktif menari. Kadar pedenya meningkat. 


Sebagai ibu, tentu saya ingin Shafiyya juga memiliki kemampuan mengelola emosi dan peduli sosial. Saya jadi ingat hal-hal “kecil” yang sering saya dan suami lakukan. Buang sampah pada tempatnya, menjenguk orang sakit, mengubur burung yang mati di jalan. Alhamdulillah, senang melihat anak-anak kami menirunya. Fyi, saya mencoba untuk kembali bergaya hidup sehat pun berkat perhatian Shafiyya. Dia kerap mengingatkan saya untuk olahraga. Contoh lain, kemarin Shafiyya berinisiatif memberikan uang kepada pengemis. Katanya, “Kasihan ya, Ummi. Aku bayangin dia dapat uang banyak dan bisa beli makanan!” Duh, terharu. Anak-anak bukan cuma perlu diperhatikan nutrisi dan kepintaran kognitifnya, melainkan juga kemampuan mengelola emosi dan sikap kepedulian sosialnya.

Udah, ah, kelamaan cerita. :)) Omong-omong soal aktivitas menari, beberapa waktu lalu #BebeHeroHi5 bikin event lomba menari anak (usia di bawah 6 tahun) diiringi lagu L.O.V.E dari Hi-5. Hi-5 adalah grup musik asal Australia yang digandrungi anak-anak masa kini. Actually, jangankan anak-anak, saya aja yang udah kisut (((KISUT))) demen nonton haha. Hi-5 beranggotakan Mary, Stevie, Dayen, Ainsley, dan Lauren. Ibu dan anak ditantang menampilkan L.O.V.E Dance yang ditujukan untuk menyemangati dan menggembirakan orang-orang yang disayangi. Lucu dan gemesin! Ada yang rame, ada yang malu-malu, ada yang cuek, macam-macam polahnya. Teman-teman bisa lihat aksi mereka di Bebeclub.co.id Berbagi Cinta Lewat Hebatnya Menari.

Nutrisi dan stimulasi yang disesuaikan dari ibu membantu mendukung tumbuh kembang anak hebat!

Tahun 2013 saya diundang mal ini sebagai blogger untuk nonton Hi-5 yeay!

Seru, para pemenang akan diajak meet and greet dengan Hi-5 pada bulan Desember 2016! Huaaa … coba kalau saya masih punya anak balita, pasti ikutan lombanya kemarin. Pengin ketemu Hi-5 lagi! Para pemenang juga akan diajak mengikuti consumer promo menarik lainnya. Bebelac creates #BebeHeroHi5 to give place for mom to get inspiration on great stimulation for kids in Grow Them Great! :)) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Jumat, 11 November 2016

Berkat Iflix, Nonton Film Seru Tak Harus Nunggu Weekend!


Pernah buru-buru pulang ngantor karena pengin nonton serial kesayangan di rumah? Pernah bete nunggu weekend yang rasanya luamaaa banget karena kebelet nonton film kece di bioskop? Pernah nyesal ngelewatin film bagus yang rame dibicarain orang sejak zaman kapan? Pernah ... pernah ... aaah, sudahlah. Saya pernah mengalami semuanya! Pediiih. >.<
So, jelas saya girang ampun-ampunan waktu dapat undangan launching iflix persembahan dari IM3 Ooredoo di The Foundry No. 8, Jakarta (29/9). iflix adalah mobile entertainmet berisi ribuan judul film dan acara teve yang bisa diakses tanpa batas dari berbagai device! Bahkan sampai 5 device sekaligus. Ponsel, tablet, laptop, teve semua oke. Oiya, jangan lupa instal iflix dulu di Google Play Store dan Apple App Store terlebih dahulu.


Menurut Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo, setahun belakangan orang-orang keranjingan nonton video streaming. Mungkin termasuk Teman-teman juga, ya? Sayang, sebagian mengeluh karena biaya streaming yang tidak murah. Fyi, streaming satu film di operator lain tega menyedot kuota sampai 350 MB. Pengin nonton sinetron Tukang Bubur Naik Haji malah jadi Tukang Bubur Naik Pitam. *halah*  
Nah, beruntungnya pelanggan IM3 Ooredoo bisa menikmati Stream On mengakses iflix tanpa batas! Tarifnya? Jangan kaget, katanya BEBAS KUOTA! Pelanggan yang pakai paket Freedom Combo, Freedom Postpaid, dan Super Plan GRATIS tanpa tarif selama 3 bulan. Ajiiib. Setelah 3 bulan, bayarnya juga ora mahal. Sekitar Rp39 ribu doang per bulan. Lebih mahal ongkos taksi Cileduk – Kebayoran Lama taiye. Sistemnya bayar pakai pulsa gitu.    
“Kami senang bekerja sama dengan Indosat Ooredoo, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Bakal semakin banyak rakyat Indonesia yang bergabung dalam entertainment revolution,” kata Cam Walker, CEO iflix Indonesia.

Saya pribadi happy bernostalgia ria sama film-film jadoel. Wih, nemu film-film Robin Williams di iflix berasa nemu harta karun! Film pertama yang saya tonton adalah Mrs. Doubtfire, film favorit kami sekeluarga. Di sini Robin Williams berperan sebagai Daniel Hillard yang jobless dan baru saja bercerai. Tanpa sepengetahuan siapa-siapa, Daniel menyamar jadi Mrs. Doubtfire, nanny lucu serba-bisa, demi bertemu anak-anaknya setiap hari. Paling seru tuh pas melihat aksi Daniel yang kelimpungan harus tiba-tiba “switch” jadi Mrs. Doubtfire dan demikian pula sebaliknya. Penyamaran Daniel sering nyaris terbongkar. :)) Sayang, Daniel dan mantan istri tetap tidak dapat bersatu kembali. :( But, it’s ok, anak-anak tetap menyayangi ayah mereka dengan sepenuh hati. Di sisi lain, berkah dari penyamaran tersebut, Daniel malah mendapatkan pekerjaan yang sesuai passion-nya selama ini. Mrs. Doubtfire memang film komedi, tapi sarat pembelajaran. Bikin ngakak sekaligus terharu. Robin Williams might be one of the world’s greatest actors. Ada yang ngefans juga sama almarhum? Buruan instal iflix dan obati rasa kangen kalian!   


Kalau kata teman saya yang movie addict, koleksi film dan acara teve di iflix paling komplet dibandingkan mobile entertainment lain. Konten anak-anak, film Indonesia, film Hollywood, drama Korea, dan film dokumenternya melimpah. Subtitle mulai dari bahasa Inggris, Indonesia, Malaysia, sampai Thailand. Hanya, ke depannya saya berharap di iflix tersedia film klasik Indonesia yang pernah hits banget banget banget pada masanya seperti Gita Cinta dari SMA, Jangan Ambil Nyawaku, Ponirah Terpidana, dll. Semoga, yaaa. :)
See, berarti sekarang bukan zamannya lagi buru-buru pulang ngantor demi nonton serial kesayangan di rumah, bete kudu nunggu weekend dulu kalau mau ke bioskop, dan bolak balik kelewat nonton film bagus! Kita bisa nonton film dan acara teve kapan aja di mana aja. iflix cocok jadi teman saat kejebak macet, antre di praktik dokter, dan menanti ajakan CLBK dari mantan. Tapiii, tapiii, saya ogah percaya begitu aja, dong. Beneran nonton di iflix tanpa memakai kuota data utama dan tanpa biaya tambahan? Saya pengin membuktikan. Saat ini saya langganan paket internet Freedom Combo L. Setelah nonton Mrs. Doubtfire di iflix, saya langsung capcus cek kuota di myCare. Hasilnya, kuota tidak bergerak alias tidak terpakai sama sekali. Asyik! 
Sejak hadir di Indonesia bulan April 2016 lalu, iflix jadi primadona. Oiya, harap dicatat, semua film LEGAL dan tanpa iklan! Just make sure your internet signal is stable when streaming. Atau, download aja dan nontonnya nanti saat offline. Satu film tersimpan selama seminggu. Kalaupun mau tetap streaming ketika sinyal kurang bagus, insya Allah tidak buffering. Palingan kualitas gambar yang menurun dikit. Sebaiknya nonton di laptop, Teman-teman. Selain baterai awet, kita juga lebih puaaasss kepoin akting aktor dan aktris kesayangan! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Selasa, 08 November 2016

Acer Switch Alpha 12 untuk Dukung Aktivitas Multitasking Kita


           Kalau ditanya soal profesi, sebenarnya saya lebih senang menjawab: ibu rumah tangga. Kerjaan lain-lain saya anggap “bonus” karena mendapat izin dari suami dan anak-anak, termasuk hobi menulis yang saya tekuni. :)
         Jadi istri dan ibu dengan tiga anak yang lagi aktif-aktifnya, pasti udah kebayang hidup saya begitu cerah ceria indah berwarna (jika tak mau menyebut rempong hiruk pikuk luar biasa haha). Jam-jam paling hectic adalah pagi hari. Bangun tidur, ibadah, bikin sarapan, lanjut urus keperluan suami ngantor dan anak-anak sekolah. Setelah semua berangkat, yuhuuu waktunya me time sekedap! Sarapan nikmat, tak lupa menyeruput secangkir kopi moka hangat.  

My angels

Tanpa bermaksud mengecilkan peran ayah, saya yakin Teman-teman setuju jika saya sebut ibu adalah figur yang multitasking. Mulai dari mengandung, melahirkan, menyusui, mengajari anak mengaji, membantu mengerjakan peer, jadi teman curhat, masak, membersihkan rumah, menyetir, bahkan ikut membantu mencari nafkah. See?
Becoming a mother makes you realize you can do almost anything ... one handed! - anonymous
Saking ajibnya grabak grubuk, saya pernah sampai lupa makan haha. Jadi mikir, betul juga guyon orang-orang bahwa “bahan bakar” seorang ibu hanyalah adrenalin, kopi, dan senyum anak. So, buat para ibu, selalu semangat dan siapkan jurus multitasking terbaik. :)) Multitasking yang saya maksud di sini bukan berarti asal kerja, lho. Dalam pikiran sederhana saya, multitasking itu sambil menunggu daging sup matang, saya menyelesaikan satu halaman artikel di blog. Atau, sambil menunggu cucian direndam, saya menyelesaikan sekian kalimat untuk ending cerpen. Atau, sambil menunggu anak belajar di sekolahan, saya mengedit beberapa halaman naskah buku. Alhamdulillah, masak kelar, baju siap dicuci, anak beres sekolah, nulis done. Berasa jadi sosok yang “switchable” setiap saat diperlukan. Ciyeeeh.
Ngaku, deh, kadang lost focus juga gara-gara multitasking ini. :p Isi telur dibuang ke tong sampah (yang dimasukkan ke penggorengan malah kulitnya), ketuker kirim pesan di grup WhatsApp, keliru memutar nomor telepon, dll. Tapi, tetap semangat! Normaaal, justru di situlah salah satu letak keseruan jadi ibu. Iya kan? Iya kan? Iya kan? *iyain aja daripada benjol*     
Demi mendukung aktivitas menulis, pastinya saya butuh “perlengkapan perang” yang enak dibawa ke mana-mana. Setelah menjadi blogger, kebutuhan ini semakin terasa. Pernah saya menerima email dari klien yang berisi permintaan revisi draf artikel segera. Padahal, saat itu saya sedang ada kerjaan menginap beberapa hari di sebuah hotel. Untung bawa laptop! Pernah juga saya menghadiri event yang jam mulainya molor cukup lama, daripada buang waktu menunggu, saya menuntaskan tugas-tugas yang tertunda pakai laptop. Omong-omong, beban hidup aja udah berat, masa iya laptop juga kudu berat, sih? Dibawa wira wiri pakai ransel, bahu pun pegal dengan sukses. Mari ucapkan selamat tinggal kepada laptop berat! Saatnya beralih ke yang tipis dan ringan.

Notebook Acer jadoel saya

Nah, saya baru tahu, nih, rupanya Acer punya Switch Alpha 12 notebook 2-in-1 yang berbodi tipis dan berbobot ringan.
Kenapa dinamakan “switch”? Karena, eh, karena bentuk Switch Alpha 12 dapat diubah sesuai kebutuhan kita, dari mode tablet menjadi notebook atau sebaliknya. Tinggal lepas, lalu pasang kembali keyboard docking (engsel magnet). Simpel dan fleksibel banget! Desainnya pun cantik.  

Acer Switch Alpha 12

    Fitur port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1 memungkinkan kita mentransfer data berkecepatan hingga 5 Gbps atau 10 kali lebih laju daripada USB 2.0. Port USB Type-C mampu menjadi sumber daya hingga 4,5 W untuk gadget kita.
Bukan cuma itu. Layarnya yang berukuran 12 inci memiliki resolusi QHD (2160 x 1440 pixel) dengan teknologi IPS. Itulah sebabnya layar mampu menampilkan gambar yang tajam dan warna yang baik. Blue Light Shield mengurangi emisi cahaya biru pada layar. Mata indah kita (tsaaah) tidak cepat lelah meski menatap layar notebook dalam waktu lumayan lama. 
Oiya, apa lagi masalah lain yang nyebelin? Notebook cepat panas! Paha berasa dipanggang euy, bahkan kabarnya ada yang sampai melepuh. Seram! Switch Alpha 12 hadir dengan sistem pendingin. Sistem pendingin berguna mencegah terjadinya penurunan performa perangkat akibat overheating. Kebanyakan sistem pendingin masih menggunakan kipas biasa. Suaranya bikin berisik. Belum lagi kalau kipas nyangkut sama jaringnya. Ampon, tambah berisik! Sistem pendingin Switch Alpha 12 beda. Acer LiquidLoopTM mengandalkan pipa berisi cairan pendingin (fanless) untuk menstabilkan suhu prosesor Intel Core i Series. Notebook jadi lebih awet karena sistem fanless membantu menghemat daya. Biarlah babang tukang sate aja yang mahir kipas-kipas, ya.    
Fyi, Switch Alpha 12 dilengkapi Active Pen. Pena ini bukan sekadar gaya-gayaan untuk corat coret tak jelas di layar. Saat menggunakan Windows Inks, Active Pen mengatur tipis tebal garis dan membuat sketsa digital lebih presisi. Urusan skat sket begini mengingatkan saya kepada teman-teman ilustrator dan designer. Cocok buat mereka yang mobile dan kreatif. Bravo, Acer terus berinovasi. :) 

Acer Switch Alpha 12 dilengkapi Active Pen

Last but not least, pengumuman penting dengar hai dengar kabar gembira untuk kita semua (yang baca kalimat barusan sambil nyanyi, berarti kita seumuran)  Acer Indonesia sedang mengadakan Acer Switchable Me Story Competition. Ceritakan profesi dan hobi Teman-teman yang sama-sama mengasyikkan! Gimana caranya kalian menjadi sosok #SwitchableMe yang bermanfaat untuk keluarga dan orang-orang sekitar. Sekalian berandai-andai gimana notebook Acer Switch Alpha 12 dengan segala teknologi terkininya mendukung aktivitas multitasking tersebut.
Sila pilih menulis di blog atau bikin video di Youtube/Instagram. Baca info lengkap di website Fun Blogging. Hadiahnya? Uang tunai dan voucher belanja total 10 jeti! Oke banget, kan, buat bujet liburan akhir tahun. :)) Deadline 30 November 2016. Yuk, jangan sampai ketinggalan! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Kamis, 03 November 2016

Tip Mendampingi Pasien Kanker


            Apa yang ada di dalam pikiran Teman-teman jika saya menyebutkan kata “kanker”? NGERI, mungkin. Apalagi jika orang-orang yang kita sayangi divonis mengidap penyakit ini. Di Indonesia, kanker menjadi penyebab kematian nomor tiga terbesar setelah stroke dan penyakit jantung. Selain faktor genetis, faktor gaya hidup yang tidak sehat juga dapat memicu munculnya penyakit kanker.
            Saya termasuk “akrab” dengan penyakit kanker. Mama dua kali mengidap tumor payudara yang berpotensi menjadi kanker bila tumor tidak segera diangkat. Alhamdulillah, setelah menjalani beberapa kali operasi, Mama sehat sampai sekarang. Jadi, jangan heran jika beliau aktif menyampaikan pentingnya SADARI (perikSA payuDAra sendiRI) kepada orang-orang di sekitarnya, terutama kepada saya. Jika ada benjolan, segera ke dokter. Kira-kira 1-10 benjolan pada payudara itu bersifat kanker. Berkat SADARI, keberadaan kanker payudara bisa dideteksi lebih dini. Potensi keberhasilan terapi jadi lebih tinggi. Insya Allah, pasien kanker payudara bisa sembuh! Cara melakukan SADARI bisa dilihat di video di bawah ini. Lakukan minimal sebulan sekali. 



            Tumor pertama Mama diangkat ketika saya masih bayi tiga bulan. Tumor kedua ketika saya berusia sebelas tahun. Saya belum begitu mengerti apa dan bagaimana terapi yang dijalani Mama. Satu hal yang paling saya ingat, ketika akan menuju ruang operasi, beliau menuliskan pesan di halaman belakang buku tulis saya. Pesan singkat yang membuat bola mata saya basah berhari-hari. 

“Jaga shalatmu dan jaga adik-adikmu ya, Nak.”

            Well, saya tidak pernah berhenti bersyukur bisa melihat Mama hingga hari ini. Keberanian dan ketegaran beliau menghadapi penyakit tersemat rapat di pikiran saya. Sedikit banyak saya meniru. Jika ada keluhan, saya berusaha cepat tanggap dan berobat ke dokter bila perlu.  

Saya dan Mama

Keberanian dan ketegaran ini juga dimiliki oleh Ummi, ibu mertua saya. Sekali lagi saya bersyukur dikelilingi oleh perempuan-perempuan hebat. Pada awal tahun 2007, Ummi divonis dokter mengidap penyakit kanker otak paling ganas bernama glioblastoma (saya masih ingat betul). Dokter memprediksi waktu Ummi tersisa 3–9 bulan saja. Astagfirullah.  
Vonis dokter tidak membuat Ummi menyerah. Beliau mau dan sanggup menjalani semua terapi, mulai operasi, kemoterapi, sampai radioterapi. Kebetulan saya diberi kesempatan oleh Allah membantu mendampingi Ummi selama sakit hampir dua tahun.
Bicara tentang pendamping, pasien kanker membutuhkan pendamping lahir dan batin minimal satu orang, terutama jika pasien juga menjalani home care. Saya akan memberikan tip mendampingi pasien kanker sesuai yang saya tahu dan saya alami. Ummi memang bukan mengidap kanker payudara, namun pada dasarnya prinsip terapi hampir sama. Oiya, mungkin Teman-teman bertanya, kenapa kehadiran pendamping ini begitu penting? Saya jabarkan melalui poin-poin sebagai berikut.   
1. Catat semua terapi yang dijalani pasien
Terapi kanker termasuk berat karena butuh waktu cukup lama, harus rutin, dan banyak efek samping seperti rambut rontok, kulit gosong, mual, muntah, diare, dll. Sebaiknya pendamping mencatat rapi semua jadwal terapi. Pengalaman saya menemani Ummi radioterapi setiap hari ke RS. Dharmais, antreannya luar biasa. Di sana saya ketemu macam-macam pasien kanker, termasuk pasien kanker payudara. Ada yang ditemani keluarga dan ada yang sendirian. :( Sebenarnya saya kasihan melihat para pasien yang kelelahan menunggu. Maka, bagusnya pendamping yang memikirkan ancar-ancar berangkat pukul berapa, sampai di RS pukul berapa, selesai pukul berapa. Pasien fokus menyiapkan fisik dan mental. 
2. Perhatikan obat-obat yang dikonsumsi pasien
            Obat yang dikonsumsi bisa berupa oral (ditelan) dan atau infus. Kebayang pasien udah berjuang sedemikian rupa melawan efek samping, bisa jadi mereka lupa mengonsumsi obat A, B, C, dst. Nah, tugas kita memperhatikan jadwal minum obat, khususnya pasien lansia. Siapkan obat-obat (oral) tersebut sehingga pasien tinggal mengonsumsi aja.  
Satu lagi, perhatikan ketersediaan obat. Dulu Ummi harus minum obat anti-muntah setiap hari. Begitu sisa beberapa butir, saya langsung pesan ke apotek. Tidak semua apotek menyediakan obat ini. Jangan sampai obat keburu habis, baru kita sibuk mencari ke sana kemari. Saya mencatat tanggal memesan obat dan tanggal perkiraan obat habis sehingga stok obat selalu tersedia di rumah. 
3. Cermati kebutuhan nutrisi pasien
            Jika pasien dirawat di rumah sakit, asupan nutrisi menjadi tanggung jawab pihak rumah sakit. Jika pasien dirawat di rumah, asupan nutrisi tentu menjadi tanggung jawab pendamping. Nutrisi dibutuhkan untuk stamina pasien melawan penyakit, bukan malah sebaliknya “memberi makan” si penyakit itu sendiri. Pantangan makanan pasien kanker yang saya tahu antara lain daging merah, mecin (penguat rasa), dan makanan berpengawet. Menu dibuat bervariasi supaya pasien tidak bosan.  
4. Sigap melakukan penanganan ringan
            Pendamping setidaknya bisa mengecek tensi, memasangkan selang oksigen, memberikan obat uap (inhalasi), dan melakukan fisioterapi ringan ke pasien. Untuk kebutuhan menyuntik, kami tetap memanggil dokter dan perawat ke rumah. 
5. Jadi teman curhat
            Bisa dibayangkan betapa campur aduknya kondisi psikologis pasien. Takut, sedih, cemas, sensitif, stres semua jadi satu. Yuk, bantu pasien melewati hari-hari mereka dengan menjadi teman curhat terbaik. Kenapa? Kondisi psikologis yang tidak oke dapat mempengaruhi jadwal terapi dan memperlambat progres kesembuhan. Kalau bisa, sih, teman curhatnya dari pihak keluarga. 
6. Bimbing aktivitas spiritual pasien
            Ikhlas dan pasrah adalah fase tertinggi bagi pasien kanker. Bimbing pasien untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. Apakah dengan cara berzikir, berdoa, mengaji, bermeditasi, dll. Saya pribadi sering berusaha menjadi imam shalat bagi Ummi walau di tengah-tengah shalat beliau tertidur tanpa sadar. :( Pastinya ikhlas dan pasrah membuat batin lebih tenteram.       

Saya dan almarhumah Ummi (ibu mertua)

            Meski akhirnya langkah Ummi harus terhenti karena kanker, banyak hikmah yang bisa kami semua petik. Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Ummi dikenang orang karena kebaikannya menyantuni anak-anak yatim.  

          Semoga postingan ini bermanfaat. Apakah Teman-teman punya tip lain? Mari share di sini. Mari dukung pasien kanker melewati hari-hari mereka untuk sembuh ataupun untuk peningkatan kualitas hidup. :) [] Haya Aliya Zaki

Postingan ini diikutsertakan dalam giveaway Mbak Indah Nuria Savitri #FinishtheFight #GoPink #BreastCancerAwareness

Let's Finish the Fight #BreastCancerAwareness

Selanjutnya ...

Kamis, 27 Oktober 2016

Cuma di ShopBack Belanja Dapat Cashback!



Sekarang ini apa, sih, yang belum bisa didapat via online? Mulai dari barang kebutuhan sehari-hari, tiket pesawat, praktisi hukum, sampai jodoh, you name it sepertinya semua bisa. Berita yang masih anget, seorang pengusaha muda tajir melintir asal Medan bahkan menemukan jodohnya melalui sebuah aplikasi cari jodoh di dunia maya!       
Oke, kita lupakan sekedap kisah cinta kilat pengusaha muda tadi. :p Sebagai buibuk sejati saya mau membahas belanjaan sehari-hari aja dah. Bulan muda begini saya prefer belanja sembako yang diskonan dan free ongkir di beberapa e-commerce langganan hihihi. Tinggal nunal nunul di ponsel, beberapa hari kemudian barang datang. Pada tahu sendiri panjangnya antrean bulan muda di supermarket. Seandainya waktu mengantre dipakai buat mengisi TTS, satu buku kelar kali.     
Nah, omong-omong soal belanja online, tempo hari saya dapat info dari teman. Rupanya ada cara baru, cerdas, dan hemat belanja online, yakni belanja di ShopBack. Fyi, ShopBack ini bukan e-commerce ya, melainkan “pintu ajaib” menuju aneka e-commerce favorit kita (Tokopedia, Blibli, Lazada, Matahari Mall, Zalora, Agoda, UBER, HappyFresh, Bookmyshow, dll). Yang udah pernah belanja melalui ShopBack pasti tahu bahwa ShopBack bekerja sama dengan banyak e-commerce ternama, baik lokal maupun luar. Tuh, memangnya Doraemon doang yang punya pintu ajaib? Lalu, apa bedanya belanja melalui ShopBack dengan belanja di e-commerce langsung?

Belanja melalui ShopBack, kita bisa mendapat cashback hingga 30% yang akan ditransfer ke rekening pribadi kita. Bukan cuma cashback, masih banyak lagi keuntungan lain. Macam-macam promo, diskon, voucher, kode kupon dari e-commerce favorit pada bisa digabung. ShopBack juga punya program “Hadiah Me & You” yaitu Ajak Teman dapat Rp25 ribu. Teman yang diajak ikut dapat Rp25 ribu. Gunakan link referal Shopback sendiri supaya dapat Rp25 ribu untuk setiap visitor yang mendaftar. Mari tonton video di bawah ini untuk memahami cara kerja ShopBack.  


        Daaan, berhubung sekarang orang-orang udah pada mobile banget banget banget, ShopBack hadir dalam bentuk aplikasi. Kita bisa belanja belanji riang gumbirah bermodalkan ponsel semataaah. :)) Langsung instal aplikasinya dari Google Play Store atau Apple App Store. Asyik, pengguna aplikasi Shopback bakal dapat promo eksklusif.
Kebetulan saya sendiri udah instal dan sudah coba belanja eye shadow Wardah *ihik* di Blibli melalui ShopBack. Langkah-langkahnya gampang sama kayak kita belanja di e-commerce secara langsung. Tidak ada aturan yang bikin ribet. Loading cepat. Hampir seminggu saya mencoba aplikasi ini dan alhamdulillah belum pernah sekali pun error.
Dalam waktu 3 hari orderan saya sudah sampai di rumah. Packaging rapi. Oiya, saya dapat cashback Rp20 ribu setelah pembelian pertama! Yeay! Belanja Rp44 ribu dapat cashback Rp20 ribu. :)) Cuma menunggu lebih kurang 48 jam dan saldo cashback saya terisi. Bisa tanya-tanya admin via chat online di aplikasi seandainya saldo cashback kalian belum masuk, jumlahnya tidak sesuai, atau ada masalah lain. Adminnya cukup responsif dan ramaaah.  



Cashback-nya terpampang nyata :))


Mudah-mudahan dengan adanya ShopBack, kita semakin bijak berbelanja, bukan malah sebaliknya. Manfaatkan segala cashback, bonus, diskon, kupon, dll untuk membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Belanja melalui ShopBack hemat uang, waktu, dan tenaga. Insya Allah aman. Tidak perlu takut tepu tepu. Belanja cermat dan hemat? ShopBack-in aja! [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Pagerank Alexa

Iklan