Selasa, 19 Juli 2016

Surat Kecil untuk Tuhan NEW, Secarik Doa dari Anak-Anak Jalanan

Judul: Surat Kecil untuk Tuhan: The Story of Life NEW
Penulis: Agnes Davonar
Tebal: 214 hal
Penerbit: Falcon Publishing
Cetakan: I, 2016

Kalau sekilas membaca judul dan nama penulis di novel bersampul pink ini, mungkin kening Teman-teman mengernyit. Apakah kisahnya sama dengan novel Surat Kecil untuk Tuhan yang dulu? Bukankah novel tersebut juga sudah difilmkan pada tahun 2011?

Eiiits, bukan! Novel Surat Kecil untuk Tuhan yang dulu berkisah tentang Keke, seorang remaja pengidap Rhabdomyosarcoma (kanker ganas yang langka). Sementara, novel Surat Kecil untuk Tuhan NEW (SKuTN) berkisah tentang pejal kehidupan Anton dan Angel, sepasang anak jalanan.

Novel SKuTN terdiri atas 11 bab. Kisahnya diawali oleh kepanikan kakak beradik Anton (9 tahun) dan Angel (6 tahun) ditinggal orangtua. Orangtua mereka tewas karena kecelakaan lalu lintas. Satu-satunya keluarga mereka, Bibi Feli, tidak bisa diharap. Om Marcus, suami Bibi Feli, memiliki sifat temperamental. Tubuh Angel sering lebam-lebam jadi sasaran amuknya. Anton dan Angel memilih kabur dan hidup terlunta-lunta di jalanan.


Segelas hot green tea latte dan novel inspiratif, perfect!

Anton dan Angel bertemu Om Rudy secara tidak sengaja. Mereka diberi makan dan tempat berteduh bersama anak-anak jalanan lainnya. Namun, ternyata, Om Rudy bukanlah sosok malaikat seperti yang mereka kira. Lama-kelamaan watak jahatnya kelihatan. Siang malam Anton dan Angel dipaksa bekerja di jalanan.

Di sela-sela peliknya hidup, Anton dan Angel dianugerahi sahabat berhati emas bernama Wira. Wira anak orang kaya, tapi sakit-sakitan. Mereka bertiga memiliki asa yang berbeda. Doa-doa dilarung dalam selembar surat yang diterbangkan oleh balon warna-warni.

Ada yang kaya, memiliki segalanya, tetapi selalu tampak kesedihan di wajahnya. Ada juga yang sederhana, tak memiliki segalanya, akan tetapi selalu tampak senyum di wajahnya (hal. 82).

Suatu hari, Angel mengalami kecelakaan serius. Demi mendapatkan biaya untuk mengobati Angel, Anton rela mengikuti semua kemauan Om Rudy. Tanpa dia sadari, dia menjadi korban organ trafficking (penculikan orang untuk diambil organ tubuhnya). Anton dan Angel terpisah. Setelah sembuh, Angel diadopsi oleh Ibu Soraya. Perempuan yang bekerja di kedutaan Australia inilah yang membiayai seluruh pengobatan Angel. Angel dibawa tinggal di Perth, Australia. Dia diasuh dengan penuh kasih sayang. Semua kebutuhannya dipenuhi. Bagaimana dengan Anton?  Apakah dia bisa selamat?

Angel tumbuh menjadi gadis lulusan fakultas hukum yang berprestasi. Dia bertekad kembali ke Indonesia untuk mencari Anton sekaligus membuat perhitungan dengan Om Rudy. Bersyukur sekali Angel semua rencananya mendapat dukungan penuh dari sang kekasih, Martin. Akankah Angel bersatu kembali dengan kakaknya? Mampukah Angel menyeret Om Rudy masuk ke jeruji besi? Surprisingly, di bab terakhir terkuak siapa sebenarnya sosok Martin. Wow, konfliknya betul-betul kompleks. Ending novel SKuTN membuat mata saya berkaca-kaca. Tuhan mengatur sedemikian rupa takdir anak manusia, sering di luar batas nalar kita. Sebuah peristiwa yang awalnya kita sangka begitu buruk, bisa menjelma menjadi kebaikan di kemudian hari, demikian pula sebaliknya. Penasaran maksudnya? Baca sendiri, ya. Novel yang sarat hikmah. Konon pula ditulis berdasarkan kisah nyata.         

Sayangnya, ada kejanggalan dalam novel SKuTN. Dialog Anton dan Angel anak-anak terasa kurang kanak-kanak. Kebetulan saya bekerja sebagai editor naskah KKPK dan terbiasa membaca dialog asli yang ditulis anak-anak. Saya juga ibu dari anak-anak yang umurnya persis sama dengan Anton dan Angel. :)) Berikut contoh kalimat Anton dan Angel di novel.

Anton: “Rumah kita digusur. Ayah dan Ibu membangun rumah di tanah pemerintah.”
Angel: “Lalu kita akan tinggal di mana?”

Kejanggalan lain terjadi pada Angel remaja. Angel disebut-sebut sebagai remaja yang cerdas dan kekinian di Perth. How come selama ini dia tidak terpikir sama sekali untuk mencari info Anton melalui internet? Hingga suatu saat sahabatnyalah yang menyarankan untuk googling dan info itu pun didapat.

Typo lumayan bertebaran di novel SKuTN. Juga, tanda baca yang salah. Banyak kata ulang yang tidak diberi tanda strip, contoh anakanak, undangundang, dst. Berhubung saya termasuk tipe grammar nazi (hehehe), saya merasa cukup terganggu. Semoga penyuntingan naskah bisa dilakukan lebih baik lagi jika novel ini cetak ulang. Feeling saya, bakal cetak ulang. Ceritanya bagus, sih. Aamiin!

Kabar gembira, novel SKuTN akan difilmkan! Yeay, tak sabar menunggu! Saya pengin melihat indahnya setting Kota Jakarta dan Perth. Maklum, fakir piknik hihihi. Paling banter jalan-jalan yaaa ke kampung halaman suami di Yogya dan kampung halaman sendiri di Medan. Keluar negeri? Baru ke Singapura thok, Saudara-Saudara! :)) Satu lagi, saya pengin melihat “aksi heroik” Angel dewasa membela anak-anak jalanan melalui sidang di pengadilan. Paling suka, deh, sama karakter perempuan yang punya “power” melakukan perubahan. Nama penulis Agnes Davonar udah jaminan mutu lahirnya novel-novel keren. Berbagai perhargaan telah diraih. Fyi, Agnes dan Davonar adalah dua bersaudara yang mengawali karier menulis mereka melalui blog. Info lengkapnya bisa dibaca di www.agnesdavonar.net.  

So, Teman-teman yang weekend ini main ke toko buku, jangan lupa bawa novel SKuTN ke kasir. Siap-siap tersentuh mata batinmu. Saya teringat kalimat yang pernah saya baca entah di mana. The only thing worse than dying is to live without love. That’s why I’m so sorry for a lot of those street kids out there. :(( Surat Kecil untuk Tuhan … akankah Tuhan mendengar dan mengabulkan doa anak-anak jalanan? [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Selasa, 12 Juli 2016

Tip Mencegah Anyang-Anyangan Saat Mudik

Kalau cerita anyang-anyangan, pasti ingatan saya balik ke zaman ngekos lagi, nih, Teman-teman. Duh, zaman ngekos dulu itu memang menyimpan segudang cerita! Mulai dari kedatangan Tante Peramal horor yang seharian kerjaannya meramal (ya iyalah masa Tante Peramal kerjaannya jualan warteg-eh itu mah Bu Saenih ya), insiden Mbak ART yang disangka malaikat ternyata tukang sikat (harta anak kos), sampai kasus anyang-anyangan yang berujung ke rumah sakit! Kasus anyang-anyangan bisa dibaca DI SINI. Semua yang saya sebutin tadi beneran jadi trending topic zaman kami ngekos. Cuma meme-nya aja yang enggak ada. Nanti saingan sama meme Valak. -__- Dua cerita pertama udah dibukukan di Anak Kos Dodol Bareng Konco. Dijamin bikin senyam senyum, bukan senyam senyum karena lucu, tapi karena prihatin tak berkesudahan. Halah opo iki malah sempat-sempatnya promosi buku. :p

Mungkin karena di kos-kosan gaulnya sama teman-teman perempuan doang, saya jadi tahu banyak masalah perempuan. Ada yang diet enggak jelas akhirnya sakit. Ada yang misuh-misuh mikirin jerawat melulu. Ada yang demen latah kalau dikagetin (ini kos-kosan anak gadis apa kos-kosan nenek-nenek, sih?).

Teruuus, ada juga yang langganan kena anyang-anyangan setiap bulan Ramadhan. Kenapa, eh, kenapa? Pertama, mungkin karena kurang minum air putih. Kedua, karena takut dehidrasi, jadinya sering nahan-nahan pipis. Masalah anyang-anyangan menjadi lebih serius ketika bakteri E. Coli menginfeksi saluran kemih kita.

Cerita mudik memang udah lewat, tapi tetap saya mau kasih tip mencegah anyang-anyangan saat mudik. Siapa tahu bermanfaat buat Teman-teman yang akan mudik tahun depan. :) Saya pribadi, beberapa tahun belakangan ini memang mudik naik pesawat. Cuma butuh 2 jam perjalanan di udara untuk sampai ke Medan, kampung halaman tercinta. Namun, tahun-tahun awal menikah, saya selalu mudik naik mobil ke kampung halaman suami di Klaten. Jadi, saya pernah merasakan aduhainya mudik berbelas-belas jam (pernah juga 24 jam baru sampai) dan asoynya macet panjang.

1. Konsumsi air putih yang cukup   
Gara-gara takut pipis terus, kita jadi mengurangi jatah minum air putih. Jangaaan! Minumlah air putih sesuai kebutuhan. Fyi, konsumsi air putih setiap orang berbeda tergantung berat badan masing-masing. Orang yang berat badannya 50 kg tidak sama kebutuhan airnya dengan orang yang berat badannya 70 kg. Cara menghitungnya bisa dibaca di postingan saya yang INI.

2. Stop menahan pipis
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ada yang takut dehidrasi dan memilih menahan pipis saat puasa. Padahal, saya pernah membaca di Kompas bahwa kantong kemih kita hanya bisa menampung pipis sebanyak 300 ml. Asal tahu, pipis adalah zat limbah dari tubuh. Kebayang, kan, apa yang bakal terjadi jika kita sering menahan pipis? Selain itu, dengan pipis, kuman penyebab anyang-anyangan yang mungkin tadinya ada di saluran kemih bisa ikut terbuang. So, buanglah limbah pada tempatnya secara teratur. Sekali sekala mampir ke pom bensin atuh.

3. Bawa tisu basah ke toilet
Soal pipis, perempuan memang lebih rumit daripada laki-laki. Kalau laki-laki, begitu kebelet, bisa pipis di mana aja walaupun enggak boleh juga, lhooo. Tetap usahakan pipis di toilet, ya! Seandainya Teman-teman khawatir sama kebersihan toilet di pom bensin, bawa tisu basah, toilet seat sanitizer, dan air mineral di dalam botol untuk membasuh area V. Toilet yang tidak bersih berpotensi tinggi menjadi penyebab anyang-anyangan karena E. Coli kumpul di sana.

4. Basuh area V secara benar
Basuh area V dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. E. Coli umumnya berasal dari usus besar manusia yang dikeluarkan melalui kotoran saat kita pup. Anus merupakan salah satu sumber kuman. Kalau kita salah arah membasuh area V, E. Coli bisa menempel di saluran kemih.

5. Rutin konsumsi Prive Uricran
Alhamdulillah sekarang kita terbantu oleh adanya Prive Uricran yang berisi ekstrak buah cranberry. Cranberry bersifat antioksidan tinggi dan kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah anyang-anyangan. Soalnya, cranberry mampu menghambat kuman menempel pada saluran kemih (kumannya jadi kepeleset, istilahnya kena “teflon effect”). Cranberry buah yang kecil, tapi penuh manfaat. Prive Uricran praktis karena tersedia dalam bentuk kapsul. Satu kapsul berisi 350 mg ekstrak buah cranberry. Saya mengonsumsi satu kapsul setiap hari menjelang tidur. Yang emoh minum kapsul, bisa coba bentuk sediaan powder, diminum dengan air dingin rasanya … enaaak! Per sachet berisi 375 mg ekstrak buah cranberry, vitamin C, dan probiotic. Penting ini karena berdasarkan riset 25% perempuan mengalami anyang-anyangan berulang. What surprise me most, lebih dari dua bulan mengonsumsi Prive Uricran, saya tidak lagi merasakan nyeri haid seperti biasa. Apa karena sifat antioksidannya itu, ya? Ada yang tahu? :) Nice to consumed.



Anyang-anyangan bikin nyeriii setiap pipis. Kudu bolak-balik ke toilet, tapi pas di toilet pipisnya juga tidak nyaman dan tidak lancar. Hubungi dokter ya jika sakit terus berlanjut. Jangan sampai jadi parah.

Gimana Teman-teman, siap happy mudik tahun depan tanpa anyang-anyangan? Siap, dong. Teman-teman punya cerita mengalami anyang-anyangan saat mudik Lebaran tahun ini? Atau, punya tip lain mencegah anyang-anyangan saat mudik? Share di sini, yuk! Pastinya bermanfaat buat saya dan readers yang lain. :D [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Jumat, 08 Juli 2016

Apa Perbedaan Gejala Infeksi Virus Dengue dan Zika?

Pernah mengalami merawat dua anak sakit demam berdarah dengue (DBD) di RS, membuat saya menerima dengan baik undangan dari Blogger Perempuan Network untuk menghadiri acara puncak Asean Dengue Day (ADD) di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat (16/6). Acara yang dibuka oleh perwakilan Menteri Kesehatan Republik Indonesia ini dimulai pukul 13.30 wib. Hadir beberapa narsum kompeten, yakni Dr. H. Mohamad Subuh, MPPM (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)), Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H. (wali kota Tangerang Selatan yang cantik!), dan Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K) (Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI)). Buat saya, jangan sampai kejadian lagi anggota keluarga kami kena DBD. Cukup sekali, benar-benar cukup! :(


Narsum

Baidewei, ternyata, Tangerang Selatan menjadi role model dalam upaya pencegahan penyakit DBD. Tahun 2015 lalu, angka kesakitan pasien DBD di Tangerang Selatan berada di bawah angka rata-rata kesakitan pasien DBD nasional. Menurut Ibu Airin, mereka menggalakkan program 1 Rumah 1 Jumantik (akan dibahas di poin berikutnya). Beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut andil, termasuk mahasiswa. Para mahasiswa ikut membantu memonitor upaya tersebut. Di sekolah-sekolah juga. Anak-anak diajari dan diharap nanti bakal memberi tahu orangtua mereka. Kadang orangtua lebih mendengar kata-kata anaknya daripada petugas penyuluhan hihihi. Rencananya tahun 2020 Kota Tangerang Selatan bebas jentik nyamuk. Keren, ya? 

Dengue dan penyakit DBD
Dengue adalah VIRUS yang ditularkan oleh nyamuk Aedes spp. Hati-hati, jika salah satu anggota keluarga kena DBD, anggota keluarga lain pun bisa terkena. Nah, ini kejadian sama dua anak saya seperti yang udah saya sebutkan di atas.

Nyamuk yang paling cepat berkembang di dunia ini telah menyebabkan hampir 390 juta orang terinfeksi setiap tahunnya. Menurut data WHO, Indonesia dilaporkan sebagai negara ke-2 dengan kasus DBD terbesar di antara 30 negara atau wilayah endemis! Allahu Rabbi! The saddest thing is tercatat pada tahun 2015, penderita DBD di 34 provinsi di Indonesia sebanyak 129.179 orang di mana 1.240 orang dari mereka meninggal dunia. Tuh, DBD benar-benar kasus luar biasa! :(( 

Gejala DBD adalah pasien demam, tapi TANPA radang tenggorokan, batuk, pilek, atau diare. DBD punya 3 fase, yakni demam, kritis (pelana kuda), penyembuhan. Fase yang berbahaya itu fase kritis. Setelah 3 hari, suhu tubuh pasien memang turun, namun tetap lesu dan tidak mau makan.   


Virus dengue menyerang trombosit (keping darah), sel endotel (bagian luar dari pembuluh darah), dan sistem imunitas tubuh. Inilah sebabnya pasien DBD bisa mengalami pendarahan hebat, shock, bahkan kematian. Obat-obat yang mengandung asetosal HARAM diberikan karena sifatnya mengencerkan darah. Pasien yang terkena DBD lebih dari sekali sangat riskan. Fyi, obat untuk menyembuhkan penyakit DBD BELUM ADA. Yang dibutuhkan pasien DBD hanya 2. Apa itu?

CAIRAN dan OKSIGEN

Virus zika juga ditularkan oleh nyamuk Aedes spp. Jadi, pencegahannya sama seperti pencegahan terhadap virus dengue, ya. Penyembuhannya juga sama, cairan dan oksigen.

Perbedaan gejala infeksi virus dengue dan zika
Virus dengue itu sebenarnya JAUH LEBIH BERBAHAYA, lho, daripada zika. Urutan cek laboratoriumnya adalah virus dengue terlebih dahulu. Kalau dengue negatif, cek chikungunya. Kalau chikungunya negatif, baru cek zika. Di sisi lain, virus zika menjadi berbahaya jika mengenai ibu hamil. Pertumbuhan otak janin akan terganggu (otak janin mengecil atau mikrosefali). So, ibu hamil yang demam (tanpa radang tenggorokan-batuk-pilek-diare), mata merah, dan badan pegal-pegal, segeralah ke RS!

Program “1 Rumah 1 Jumantik”
Peringatan ADD di Indonesia dikemas dalam simposium bertema Bergerak Bersama Cegah DBD melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Kalau baca kata “simposium” kesannya berat gimana gitu, ya. :p Enggak, kok. Intinya, sih, kita sendiri yang paling tahu kondisi rumah kita, termasuk lokasi jentik-jentik nyamuk.

Jumantik adalah juru pemantau jentik. Setiap rumah memiliki at least 1 orang anggota keluarga yang disepakati untuk melaksanakan kegiatan memantau jentik di rumahnya dan mencegah DBD dengan cara 3M Plus. Jumantik ini dilatih oleh puskesmas setempat.

Jika setiap rumah ada satu anggota keluarga yang teredukasi, insya Allah masyarakat kita lebih peduli berpartisipasi mencegah datangnya penyakit DBD.

Cegah DBD dengan 3M Plus
Populasi nyamuk bisa dikendalikan dengan melakukan fumigasi (penyemprotan). Sebaiknya fumigasi sampai ke bagian dalam rumah juga. Jangan di luarnya aja. Tutup tempat makanan dan tempat lain jika perlu.

Prevention is better than cure.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini amat sangat berlaku sekali dalam kasus penyakit DBD. Konon pula BELUM ADA pengobatan khusus untuk DBD. So, Teman-teman, siapa pun kita bisa menjadi jumantik. Saya pribadi berusaha rutin menguras bak mandi, membersihkan pot tanaman, dan mengecek tempat wadah air seperti ember, gayung, tampungan air dispenser, dsb. Pokoknya, cermat memperhatikan rumah dan lingkungan sekitar. Hindari menumpuk barang bekas. Soalnya bisa menjadi sarang yang nyaman buat nyamuk. Jangan lengah sehari pun. Iiih, nehi dendi hidup seatap sama rombongan nyamuk!


Sejauh mana pengetahuanmu tentang dengue?
Mau tahu sejauh mana pengetahuan kita tentang dengue? Mari buka web Dengue Buzz Barometer. Pengembangan metode edukasi dengue dilakukan oleh Asean Dengue Vaccinational Advocacy. Web ini merupakan kerja sama dari 5 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Di sini kita bisa ikutan kuis seputar dengue dan DBD. Ada pilihan bahasa masing-masing negara. Selain kuis, kita juga bisa membaca aneka berita terkait dari negara-negara lain. Rasa senasib sepenanggungan ini bikin kita tambah kuat dan semangat menghalau penyakit. Betul taiye? :)


Isi kuis di web

Ketemu temen kuliah yang ternyata jadi ketua panitia acara ADD hihi

Oiya, pada percaya enggak, sebenarnya, membasmi manusia itu lebih mudah daripada membasmi nyamuk! Serius! Jadi, sekali lagi, pencegahan penyakit DBD butuh peran serta kita semua. Stop menunggu pemerintah atau orang lain bertindak. Kita mulai dari diri sendiri, yuk! [] Haya Aliya Zaki


Tulisan ini adalah opini pribadi dan didukung oleh Sanofi Group Indonesia
Selanjutnya ...

Selasa, 05 Juli 2016

Waspadai dan Kenali Vaksin Palsu

Akhir-akhir ini kita, terutama kaum ibuk-ibuk, kaget kejet-kejet mendengar berita beredarnya vaksin palsu. Apa kabar anak kita yang sudah divaksin selama ini? Anak kita dikasih vaksin asli atau palsu, ya? Badan POM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ke mana ajaaa? Saya yakin itu pertanyaan yang berseliweran di kepala Teman-teman.

Nah, daripada terus-menerus panik memantau berita yang belum tentu benar, mending kita tanya ke pihaknya langsung. Alhamdulillah, seminggu yang lalu saya mendapat undangan dari teman saya, mbak arteees kece mantan presenter Jejak Petualang Putri Ayudya, untuk menghadiri talkshow seputar vaksin palsu di aula C Badan POM, Jakarta. Narasumbernya Drs. Arustiyono, Apt., MPH (Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT) dan Riati Anggriani, SH., MARS., M.Hum (Kepala Biro Hukum & Humas Badan POM).

Pak Arus, Bu Riati, dan Mbak Dya Loretta (moderator)

Sebelum kita mulai membahas vaksin palsu, sebenernya apa, sih, yang dimaksud dengan imunisasi dan vaksin itu? Mungkin saya rangkum aja semua dalam bentuk Q&A supaya lebih mudah dipahami. 

Apakah imunisasi?
Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.

Apakah vaksin?
Vaksin adalah antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati, masih hidup atau dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, yang telah diolah, berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid, protein rekombinan yang bila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.

Macam-macam imunisasi?
- Imunisasi dasar
BCG, DPT-HB (Diphteria-Pertusis-Tetanus-Hepatitis B) atau DPT-HB-Hib (Diphteria-Pertusis-Tetanus-Hepatitis B-Hemophilus Influenza tipe B), Hepatitis B, Polio, dan Campak.
- Imunisasi lanjutan
Imunisasi lanjutan diberikan kepada anak usia bawah 3 tahun terdiri atasDPT-HB atau DPT-HB-Hib dan Campak. Ana usia SD terdiri atas DT, Campak, dan Td. Wanita usia subur c berupa Tetanus Toxoid (TT).
- Imunisasi khusus
Imunisasi Meningitis, imunisasi Meningokokus, imunisasi demam kuning, dan imunisasi Anti-Rabies (VAR).
- Imunisai pilihan
Imunisasi Haemophillus influenza tipe b (Hib), Pneumokokus, Rotavirus, Influenza, Varisela, Measles Mumps Rubella (HPV), dan Japanese Encephalitis.

Berdasarkan keterangan Pak Arus, vaksin palsu tercatat ada di 9 provinsi dengan 37 titik di berbagai klinik, RS, apotek, dan praktik bidan. Vaksin-vaksin ini didapat melalui jalur ilegal pastinya. Vaksin di Puskesmas, Posyandu, dan RS pemerintah insya Allah DIJAMIN ASLI karena selalu didapat melalui jalur legal (resmi). Jadi, ibuk-ibuk jangan malu binti gengsi kalau anak-anaknya divaksin di Puskesmas atau Posyandu. 

Saya dan Mbak Diah Ayu Pasha (penggerak komunitas SahabatIbu_ID)  

Vaksin apa yang dipalsukan?
- Vaksin untuk imunisasi dasar di beberapa (beberapa lho yaaa, tidak semua) klinik atau rumah sakit swasta.
- Vaksin untuk imunisasi opsional yang harganya mahal.

Pabrik apa yang memproduksi vaksin palsu?
Vaksin palsu TIDAK diproduksi di pabrik. Satu-satunya pabrik yang memproduksi vaksin di Indonesia adalah pabrik BIOFARMA yang berstandar internasional (WHO). Vaksin palsu diproduksi di rumah-rumah dan agak sulit dilacak keberadaannya.

Apa gejala anak yang mendapatkan vaksin palsu?
Vaksin palsu diisi dengan Gentamycin (antibiotik) dan atau diencerkan dengan air keran. Produk yang seharusnya steril, ini ditangani dengan cara sembarangan. Anak yang alergi Gentamycin bisa memberikan reaksi bentol-bentol di kulit, demam, bahkan kalau alergi berat bisa menyebabkan shock dan anafilaksis (kematian). Segera bawa ke RS. Jika perlu, nanti anak divaksin ulang. Tidak ada istilahnya overdosis vaksin. Minta saran ke tenaga kesehatan, ya.

Apa yang bisa kita lakukan?
1. Jangan segan bertanya kepada petugas kesehatan
Pertanyaan yang bisa diajukan kepada petugas kesehatan (dokter, perawat, bidan, dll): apakah vaksin yang diberikan kepada kita vaksin asli? Apakah kita boleh melihat kemasan dan bentuk sediaan vaksin tersebut? Bawel dikit enggak apa-apa, deh. Namanya juga buat kebaikan anak. Iya, kaaan? Iya, kaaan? *kibas rambot*

2. Perhatikan kemasan
Untuk mengetahui vaksin asli atau palsu, produk harus melalui uji laboratorium. Namun, secara kasatmata kita mungkin bisa membedakan. Apakah tulisan di kemasan seperti luntur? Apakah bentuk kemasan kasar? Apakah nomor batch jelas? Apakah tanda kedaluwarsa tercantum dan bisa dibaca?

3. Catat nomor batch vaksin
Jika terjadi sesuatu di kemudian hari, kita bisa menelusuri melalui nomor batch tersebut.

Vaksin palsu disebut-sebut memakai wadah dari vaksin asli yang sudah kedaluwarsa atau sudah habis dipakai. Saya bertanya-tanya kenapa ini bisa terjadi? Bagaimana klinik, RS, dan apotek memperlakukan limbah medis mereka? Setahu saya, wadah produk obat yang sudah kedaluwarsa atau sudah habis dipakai, HARUS dirusak. Entah itu dihancurkan atau dibakar botolnya. Saya pribadi memperlakukan wadah obat di rumah saya seperti itu. Misal, obat batuk yang sudah kedaluwarsa atau sudah habis dipakai, sebelum dibuang, saya rusak terlebih dahulu wadahnya. Jangan beri kesempatan kepada oknum tertentu untuk membuat obat palsu dari wadah yang kita buang.

Pada tahun 2015 BPOM menyerahkan 7.600 kasus distributor, toko obat, dan apotek yang melakukan pelanggaran ke dinas kesehatan. Sesuai UU, selama ini Badan POM (dalam hal ini diwakili oleh Balai POM masing-masing daerah) cuma punya “satu tangan”, yakni sebatas survei, inspeksi, menyegel, dan rekomendasi ke dinas kesehatan setempat. Badan POM butuh “satu tangan” lagi untuk melakukan tindakan yang lebih jauh, yakni mencabut izin distributor, toko obat, dan apotek, dan sarana lain yang melakukan pelanggaran. Koordinasi langsung dengan pihak kepolisian. Ibaratnya kita cuma punya satu tangan untuk memaku plang bertuliskan “DITUTUP” di depan pintu rumah kita, apa bisa? Pastinya kita butuh dua tangan; tangan kanan memegang palu dan tangan kiri memegang plang. Demikian juga Badan POM. Semoga ke depannya harapan saya ini (dan mungkin juga harapan Teman-teman semua) bisa terwujud. Alangkah eloknya jika UU direvisi dan Badan POM dikasih “satu tangan” lagi oleh pemerintah.  



Last but not least. Wajar jika kita marah, geram, kecewa karena kejadian beredarnya vaksin palsu. :) Hanya, sebaiknya, tidak berlarut-larut (bahkan sampai mengambil keputusan ekstrem untuk stop vaksin sama sekali). Inhale exhale. Inhale exhale. Inhale exhale. Sekarang ini Badan POM sudah menyegel vaksin-vaksin yang TERINDIKASI PALSU. Ke depannya kita juga harus lebih waspada. Bekali diri kita dengan pengetahuan dan wawasan. Hubungi Badan POM jika ada hal yang mencurigakan. Semoga postingan ini bermanfaat. Yuuuk, jadi konsumen cerdas! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Pagerank Alexa

Iklan