Selasa, 12 Desember 2017

Aplikasi “Teman Bumil”, Teman Bumil yang Setia Setiap Saat

         Ketika hamil anak pertama tahun 2003 (udah lama banget, astaga!), saya senang menulis perkembangan janin dari waktu ke waktu di pregnancy diary. Dari mencatat bobot bayi, menempel-nempel foto USG janin, mencatat tip-tip untuk ibu hamil (bumil) yang saya baca di tabloid wanita, cara merawat new born, dst semua saya tulis dan nikmati! Praktis pregnancy diary ini menjadi “teman setia” yang saya bawa ke mana-mana.

             Pengalaman jadi bumil zaman purbakala (halah) itu sebenarnya rada repot juga. Mau konsultasi? Harus menunggu jadwal ke dokter. Tanya-tanya ke keluarga, teman, dll kadang tidak nemu solusi karena pengalaman hamil setiap orang itu unik. Berbagai mitos seputar bumil dan janin sering membuat saya galau. Bumil boleh makan es enggak? Bumil oke naik pesawat? Ngidam itu cuma karena bumil manja? Lebih bagus lahiran normal atau caesar? Begitulaaah, tapi ya namanya bumil harus tetap berusaha semangat support diri sendiri hihi.    

Etapi serius, lho, jika kegalauan ini tidak dikelola dengan baik, bumil bisa stres. Efek negatifnya imbas ke janin. Penelitian menyebutkan bahwa risiko keguguran menjadi lebih tinggi pada bumil yang stres. Bumil butuh dukungan dari semua pihak. Sayang, hanya 47% bumil yang mendapatkannya. Bahkan, ada yang mengaku tidak pernah mendapatkan dukungan sama sekali ketika hamil. Sad.     

Semakin ke sini teknologi semakin ajib. Pastinya perkembangan teknologi mempengaruhi aktivitas bumil, especially kaum urban. Aplikasi turut sumbang peran, yakni dengan menyediakan info-info tepercaya. Bumil zaman sekarang jangan takut galau tanpa teman karena sekarang ada aplikasi Teman Bumil, aplikasi berbahasa Indonesia untuk ibu hamil di Indonesia.
Aplikasi Teman Bumil lahir sebagai bentuk dukungan kepada segenap bumil di Indonesia dari Guesehat.com, tim yang beranggotakan sekelompok anak muda yang memiliki background medis dan IT. “Aplikasi Teman Bumil hadir sebagai jawaban akan sedikitnya aplikasi kehamilan di Indonesia,” kata Robyn Soetikno, Co-founder Teman Bumil.

Aplikasi Teman Bumil

Aplikasi Teman Bumil
Meskipun sedang tidak hamil (haha!), saya tetap antusias menghadiri launching aplikasi Teman Bumil yang berlokasi di Ballroom Grand Hyatt, Jakarta Pusat (29/11). Narsumnya hits semua, yakni dr. Ardiansjah Dara Syahruddin (dr. Dara), Ajeng Raviando, S.Psi., dan artis Sandra Dewi.

Iriii sama bodi Sandra Dewi hamil 36 minggu sama kayak bodi saya lagi hamil 8 minggu. :)) Seru, doi sering mengecek aplikasi Teman Bumil untuk mencari tahu janinnya udah segede apa. “Sekarang janin saya segede semangka. Jadi saya bawa semangka ke mana-mana, nih,” kata artis asal Bangka Belitung ini sambil ketawa.    

Menurut Robyn, memang banyak aplikasi kehamilan buatan luar negeri, tapi belum tentu cocok untuk kita. Kultur dan budaya kehamilan di setiap negara berbeda. Lucky us karena Teman Bumil karya anak negeri. Kontennya disesuaikan sama kultur dan budaya di Indonesia. Contoh, mission impossible juga info mitos fakta bayi ngences karena ngidam bumil enggak kesampaian, bakal dibahas di aplikasi buatan luar negeri kaaan? LOL. So, sekarang mari kita lihat. Apa aja konten yang ada di aplikasi Teman Bumil.     

Konten aplikasi Teman Bumil
1. Checklist
Seru ih waktu Noe, teman saya, coba-coba mengisi data tentang merencanakan kehamilan, Teman Bumil langsung ngejembrengin to do list persiapan kehamilan! Fitur Checklist memberikan info aneka list untuk calon bumil dan bumil. Daftar ini sesuai rekomendasi dari tim medis Teman Bumil.

2. Perkembangan Janin dan Perubahan Mums
            Info perkembangan janin setiap minggu dan perubahan fisik yang dirasakan bumil baik fisik maupun psikologis ada di fitur ini. Janin diilustrasikan seperti benda-benda yang sering kita lihat, misal minggu kesekian janin berbentuk beras, minggu kesekian janin berbentuk apel, minggu kesekian janin berbentuk avokad, dst. Kita yang membayangkannya pun jadi semakin excited. :)

Konten aplikasi Teman Bumil

Selain info tentang janin, tersedia pula info tentang ibunya. “Bumil butuh teman untuk berkeluh kesah. Kadang bumil malu bertanya tentang perubahan tubuhnya, terutama ketika muncul bercak hitam (karena perubahan hormon), stretch mark, dll. Fitur ini sangat membantu,” kata dr. Dara.

3. Agenda
Teman-teman pernah mendengar istilah pregnancy brain? Sebagian ibu mengeluh jadi pelupa ketika hamil. Beberapa literatur menyebutkan bahwa perubahan hormonlah penyebabnya. Fitur Agenda di Teman Bumil jadi solusi. Kalau kita sign in pakai akun Google, nanti fitur ini terkoneksi langsung dengan kalender Google. Kita input aja to do list harian kita. Teman Bumil ibarat ”asisten pribadi” yang akan mengirimkan reminder ke kita!

4. Janin 360
Melalui fitur Janin 360, kita dapat melihat perkembangan janin dalam kandungan secara keseluruhan. Klik tanda + (pin point), maka akan muncul info terkait perkembangan organ janin. Saya paling amazed sama fitur ini karena tampilan janin seperti foto 3D, bukan foto biasa. Foto janin bisa diputar-putar dan dibolak-balik supaya kita bisa melihat dari depan belakang atas bawah. Begitu nyata.   
5. Album
Tidak perlu lem (atau nasi) untuk menempelkan foto USG janin, foto perut, dll seperti yang saya lakukan dulu. Foto-foto bisa di-upload dengan mudahnya di fitur Album. Tunjukkan kenangan tak terlupakan ini kepada anak kita kelak. So sweet. 

6. Artikel dan Tips
            Menurut psikolog Ajeng, teknologi yang semakin maju bikin banjir info di mana-mana. Bumil tetap galau karena info kesehatan hoax bebas bertebaran. Nah, Teman Bumil punya fitur Artikel dan Tips. Saya udah baca beberapa artikelnya dan bagus-bagus! Referensi dari dokter obgyn, website kesehatan, dan buku-buku. Akurat.

            Next, Teman Bumil punya tambahan fitur menarik, yakni Grafik Mums dan Janin, Resep Makanan Sehat, dan Nama Bayi. Konten video senam hamil sementara hanya available di aplikasi utama Gue Sehat (Januari 2018).
Aplikasi Teman Bumil bukan cuma cocok diinstal oleh calon bumil dan bumil, melainkan juga suami-suami yang istrinya sedang hamil. Penting bagi para suami mengetahui detail perkembangan janin dan kesehatan istrinya.


Launching aplikasi Teman Bumil

Saya punya ide, gimana kalau nanti para suami punya akun sendiri dan konek ke akun istri mereka masing-masing (bukan konek ke akun istri orang yhaaa)? Terus, ada info khusus tentang cara mendampingi bumil dan membantu mengasuh new born. Biar deg-degannya bareng gitu, jangan bumilnya doang yang saban hari deg-degan haha.

Saya berharap Teman Bumil terus bertahan dan berprogres. Saya pernah menulis tentang beberapa aplikasi kesehatan karya anak negeri. Semua bagus dan bermanfaat. Sayang, kini aplikasi-aplikasi tersebut tidak eksis lagi. Saya kurang tahu kenapa.

So, yes, aplikasi Teman Bumil dengan dominasi warna ungu unyu menggemaskan ini siap menemani kehamilan kalian dan membantu menjalaninya dengan nyaman. Sila instal di Apps Store dan Play Store. GRATIS! Modalnya gadget dan akses internet thok. Info lebih lanjut baca website Teman Bumil atau hubungi e-mail info@temanbumil.com. Jangan lupa bahagia karena jadi bumil yang bahagia itu penting! :) [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Minggu, 10 Desember 2017

Vania, Virtual Assistant ASWATA untuk Net-Generation

           “Tekan 2 untuk layanan berbahasa Inggris ….”
            “Tekan 1 untuk produk asuransi kecelakaan ….”
            “Tekan 0 untuk bicara dengan operator Anda ….”
            “Tekan …”
            “Tekan ….”
            “Tekan ….”

            Wih, finally! Setelah pencat-pencet sampai lumutan, akhirnya nemu juga tombol layanan asuransi yang saya butuhkan. Belum lagi jika ada intro jingle perusahaan selama sekian detik yang kudu kita dengar, kita resapi, dan kita hayati bersama, Saudara-saudara. Halah. Ini prosedur yang cukup nyebelin buat saya. Maklum, anaknya senang tembak langsung. Pengalaman Teman-teman mungkin juga sama?

            Kalau jawabannya ya, yuk kita kenalan sama Vania! Siapakah Vania? Anak gadis komplek mana itu?

Vania adalah virtual assistant Aswata yang resmi diluncurkan pada hari Jumat (8/12) lalu di Gedung Asuransi Wahana Tata, Jl. H. R. Rasuna Said kav. C-4, Jakarta.

Aswata ini perusahaan asuransi umum swasta nasional yang telah melayani nasabah selama 53 tahun di Indonesia dengan tagline Asuransi Tepercaya. Hingga kini Aswata telah memperkerjakan 1.200 orang karyawan yang tersebar di lebih 70 kantor di seluruh Indonesia.

Kenal Siri di sistem operasi iOS? Nah, sosok Vania semacam itulah. Berdasarkan chat based artificial intelligence, Vania siap membantu nasabah atau calon nasabah 24 jam dari menjawab pertanyaan, prosedur klaim, sampai proses menutup polis asuransi umum. 
Add Vania di Line @aswata, Facebook Messenger Asuransi Wahana Tata, dan Telegram @aswata_bot.


Hai, saya Vania!



            Perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Semua serba-mobile serba-cepat serba-texting. Aswata berusaha menyesuaikan diri dengan memberikan layanan info asuransi via chatting.

Kenapa Vania tidak hadir dalam bentuk aplikasi khusus? Setelah dilakukan riset, ternyata kecenderungan masyarakat untuk menginstal aplikasi asuransi, masih sedikit. Aplikasi chatting terasa lebih mudah dan simpel. Jika suatu saat kita lupa, Vania akan pop up menyapa dengan memberikan info, promo, dll melalui chatting. Ini tidak bisa dilakukan di aplikasi khusus. 

Btw, sebentar lagi libur panjang, nih. Ramalan saya, Teman-teman udah merencanakan jalan-jalan ke aneka tempat wisata ya kan? Yeee, itu mah bukan ramalan! Itu fakta umum! >.< Sebelum kalian liburan, coba simak info ini.

Surprais! Vania berbaik hati membagikan polis asuransi kecelakaan diri GRATIS senilai Rp1 juta! Lebih tepatnya asuransi jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan atau cacat tetap akibat kecelakaan. Kalian tinggal berteman dengan Vania dan masukkan kode voucher HOLIDAYAMAN. Siapkan scan atau foto KTP. Polis langsung jadi dan dikirimkan melalui email.

Saya udah mencoba mendaftar. Prosesnya cepat banget! Hubungi Vania untuk mendapatkan polis asuransi kecelakaan gratis sebelum tanggal 6 Januari 2018. Manfaat akan didapat dari 13 Desember 2017 – 6 Januari 2018. Teman-teman yang hobi traveling bisa membuat Aswata travel insurance. Tapi, sabaaarrr, sabaaarrr.  “Aswata travel insurance baru akan ada tahun depan. Ditungga aja. Kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Pak Christian W. Wanandi, Direktur Utama.



Yay berhasil!

Selain layanan produk asuransi, kita bisa minta bantuan Vania terkait ERA (Emergency Roadside Assistance) atau layanan perbaikan darurat dan mobil derek 24 jam. Tidak perlu menjadi nasabah Aswata untuk bisa memanfaatkan layanan ini. Cukup siapkan data-data berupa nomor polisi kendaraan, nomor ponsel, lokasi penjemputan bantuan, dll.

Bagi Teman-teman yang prefer cara lama, it’s ok. Kalian tetap bisa kok mengakses info dan layanan Aswata dengan datang langsung ke kantor Aswata, kirim email, cek website aswata.co.id, atau menelepon layanan customer care 1500 298.



Pak Christian W. Wanandi, Direktur Utama Aswata

Staf PT Asuransi Wahana Tata

Ke depannya Vania akan hadir di layanan WhatsApp. Wah, semakin banyak pilihan untuk berteman dengan Vania, ya. Pilih salah satu yang paling kita suka. Yuk, temenan sama Vania, virtual assistant Aswata yang lincah dan bermata menawan. Dia siap membantu kalian! Jangan lupa daftar asuransi kecelakaan gratis sebelum 6 Januari 2018. :) [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Kamis, 07 Desember 2017

Kenapa Harus Holding BUMN?

Pemerintah kita tidak henti membuat gebrakan sepertinya, ya. Kali ini yang disorot adalah keputusan pemerintah melalui Kementerian BUMN dalam menerapkan holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Paling gres, pada tanggal 29 November lalu, Inalum resmi ditunjuk sebagai induk usaha BUMN tambang. Inalum membawahi PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk. Inalum pula memegang saham minoritas Freeport yang sebelumnya ada di pemerintah langsung.

Kabarnya setelah holding BUMN tambang, pemerintah akan menerapkan holding BUMN di 5 sektor lain, yakni minyak dan gas bumi, infrastruktur, perbankan dan jasa keuangan, pangan, dan perumahan. Hmmm, dengar info sana-sini, ada yang pro, ada yang kontra, dan ada pula yang belum mudeng holding BUMN itu apa hehe.
.
Kami, blogger dan media, kembali diundang oleh Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) untuk mendengarkan penjelasan seputar holding BUMN langsung dari ahlinya di Gedung Depan Kominfo RI, Jl. Medan Merdeka Barat no. 9, Jakarta Pusat (5/12). Fyi, FMB9 merupakan forum diskusi yang diinisiasi Kemkominfo yang rutin diadakan untuk membahas isu-isu panas di media cetak, online, dan sosial. Saya buat dalam bentuk tanya jawab supaya mudah dipahami.

Mikir cara mengolah hasil pertemuan di FMB9 untuk ditulis di blog haha

Para narsum

Apa itu holding BUMN?
Holding BUMN adalah pembentukan induk usaha. BUMN dari berbagai sektor tidak lagi jalan sendiri-sendiri, tapi bersinergi. Perusahaan yang dulunya BUMN, kini menjadi anak perusahaan. Anak perusahaan holding BUMN tetap diperlakukan sama dengan BUMN untuk hal-hal yang sifatnya strategis.

Menurut Mbak Wianda Pusponegoro, Staf Khusus Menteri BUMN, dalam menerapkan holding BUMN, pemerintah tetap dipandu oleh Trisakti dan Nawacita (kalau belum tahu Trisakti dan Nawacita, sila googling). Btw, Mbak Wianda ini mantan presenter salah satu televisi swasta. Teman-teman mungkin udah familiar sama wajah Mbak Wianda, ya. Sekarang beliau aktif di kementerian.
      
Apa perlunya sih holding BUMN?
Holding BUMN bertujuan untuk menjadikan BUMN kuat, besar, dan lincah. Kinerja BUMN ditingkatkan untuk menarik investasi. BUMN bisa mendapatkan modal secara mandiri, tidak perlu bersandar melulu pada pemerintah (APBN).

Holding BUMN bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan juga menjadi agen pembangunan nasional. Caranya, dengan bersinergi antara beberapa BUMN tadi. BUMN itu milik rakyat dan tujuan akhirnya tentu untuk memberi pelayanan optimal kepada masyarakat dalam jangka waktu lama.



Mbak Wianda memberi contoh sederhana dari holding BUMN tambang. Mari kita lihat sisi SDM. SDM yang berkualitas dari masing-masing perusahaan akan dirotasi secara merata. Jadi nanti ada saling tukar pengetahuan skill, wawasan, dst di sana. Harapannya, kualitas SDM akan meningkat.  

Inalum dan Antam bersinergi membangun pabrik Smelter Grade Alumina (SGA) di Mempawah, Kalimantan Barat. Pembangunan SGA merupakan program hilirisasi tambang untuk mengurangi ketergantungan impor alumina dan menaikkan nilai tambah bauksit. Sinergi seperti ini membantu menghemat banyak biaya, lho. Pengerjaan pun jadi lebih mudah. Ke depan bakal lebih banyak lagi sinergi yang dilakukan.

Pastinya kita enggak mau dong cuma jadi pemain di negara sendiri. Banyak BUMN besar di Singapura, Malaysia, dll yang udah punya market di seluruh dunia. Kita pengin bangetlah bisa mengarah ke sana.



Ternyata holding BUMN udah dijalankan sejak dulu
Holding BUMN semen sebenarnya udah berjalan sejak tahun 1994. Holding Semen Indonesia merupakan holding BUMN pertama di Indonesia. “Holding Semen Indonesia terdiri atas Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa. Ketiganya BUMN yang hebat. Berdasarkan pengalaman, holdingisasi tidak menimbulkan kerugian, sebaliknya malah memberikan benefit yang lebih besar pada negara,” kata Pak Agung Wiharto, Corporate Secretary PT Semen Indonesia.    

Meski sama-sama milik pemerintah, Pak Agung mengakui terjadi “perang” antar perusahaan semen. Kenapa? Wong beda manajemen, beda RKAP, dan beda target. Daya saing menjadi lemah. Performa mereka terombang-ambing, sementara perusahaan swasta tambah maju.

Inilah yang menjadi latar belakang holding BUMN Semen Indonesia. Setelah bersinergi, mereka menjadi kuat. Mereka tidak perlu membangun pabrik baru, tapi kapasitas produksi tetap meningkat. Efisiensi terjadi di berbagai sisi seperti logistik, distribusi, dll. Tahun 2004 hasil terlihat secara signifikan. Kalau kata Pak Agung, kunci utamanya komunikasi, saling percaya, dan tidak mengedepankan ego + sentimen lokal. Holding BUMN bisa berhasil. Pak Agung dkk telah membuktikannya. Catet! 
    

Gimana kontrol negara?        
Negara tetap memiliki kontrol terhadap anak perusahaan holding BUMN. Sama aja seperti sebelum anak perusahaan menjadi anggota holding. Kontrolnya itu baik secara langsung melalui saham dwi warna maupun tidak langsung melalui PT Inalum (dalam hal ini holding BUMN tambang). Jangan khawatir, hilangnya nama “Persero” tidak memberikan konsekuensi hilang juga kontrol negara.

“Tidak benar jika kontrol negara kian berkurang.  Soalnya, yang menjadi ‘cangkang’ holding ini adalah BUMN yang 100% dimiliki oleh negara. Sekarang ada 1 induk BUMN yang turut mengawasi BUMN-BUMN lain melakukan ekspansi secara terukur,” jelas Wianda Pusponegoro, Staf Khusus Menteri BUMN

Sekali lagi, holding BUMN bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat. Waktu untuk sukses memang tidak sebentar, namun bukan berarti mustahil diupayakan. Setelah ini holding BUMN sektor mana yang menyusul? Apakah sektor minyak dan gas bumi? Apakah sektor keuangan dan jasa perbankan? Apakah sektor perumahan? Kita belum tahu.

Oiya, kementerian BUMN dan BUMN membuka peluang sebesar-besarnya untuk bekerja sama dengan pihak swasta. Yang penting win-win dari segi modal, ilmu, teknologi, dll. Jangan kejadian seperti proyek tol Becakayu yang mangkrak sampai 17 tahun. Dampak negatifnya banyak. Biaya terus bertambah. Masyarakat juga dirugikan karena lalu lintas macet tak berkesudahan. Capek deh. Izin proyek tol Becakayu dipegang oleh salah satu perusahaan swasta dan sekarang terpaksa diambil alih oleh BUMN untuk diselesaikan. 

Kalimat pamungkas dari Mbak Wianda, jelang Natal dan Tahun Baru, BUMN harus lebih bersinergi. Misal, gimana PELNI memberikan fasilitas angkut penumpang, gimana Pertamina menjamin ketersediaan BBM, gimana Bulog menjamin pangannya, dst. Bersinergi.  

Pertemuan di FMB9 kali ini menyimpan kesan tersendiri untuk saya. Saya kagum sama Mbak Wianda. Materinya lengkap. Penyampaiannya lugas dan cukup mudah dimengerti. Semoga semakin banyak perempuan di negeri kita yang cakap dan duduk di pemerintahan (kementerian, lembaga, atau parlemen) seperti Mbak Wianda. Teman-teman jangan mau kalah. Yuk, berkarya sesuai dengan kapasitas dan bidang kita masing-masing. [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Jumat, 01 Desember 2017

Say Hello to Yellow yang Bakal Menghibur Hati Kalian yang Melow

“Duh, mau beli kuota, tapi pulsa lagi tipis.”
 “Beli mahal-mahal ternyata banyakan kuota buat nonton bola …."
            “Please, aku butuhnya kuota internet utama thok! Bukan kuota macam-macam!”


Sounds familiar, Teman-teman? :)) Rasanya sekarang ini kebutuhan primer kita bukan cuma sandang, pangan, dan papan, melainkan juga kuota internet. Kirim email, order makanan (via aplikasi), sampai mendaftar sekolahan anak, pakai internet! Yang terakhir ini surprisingly saya baru ngeh saat mau mendaftarkan si sulung ke SMA. Semua sekolah pilihan kami mewajibkan orangtua mengisi formulir pendaftaran secara online. Tidak perlu jauh-jauh datang ke sekolahan lagi seperti dulu. So, yes, berkat internet, apa-apa jadi serba-mudah.


Ibuk-ibuk pendamba kuota internet *tsaaahhh

Kehadiran internet memang memudahkan, namun pasti kalian sering dibuat geregetan sama paket kuota yang ditawarkan operator seluler, kan, kan, kan? Hayooo … ngaku. Iming-iming “kuota besar” dan terpisah-pisah seperti kuota film, kuota musik, dst malah bikin melow.

Yaaa … gimana ora melow kalau kuota macam-macam itu (kelihatannya, kelihatannya lhooo) tersedia banyak, cuma tidak kita butuhkan sama sekali. Kuota utama sendiri tetap ceuprit dan harga total paket internet tetap mahal. Pernah kejadian sama beberapa teman saya, mereka pakai kuota musik untuk download beberapa lagu. Kenyataannya, yang terkuras malah kuota utama. Bingung!

Nah, ternyata IM3 Ooredoo mendengar jeritan hati kita semua, nih. Sekarang ada produk terbaru yang jadi solusi. Mau tahu? Mau tahu aja apa mau tahu bulat?    

Readyyy …? Oke, say hello to Yellow yang bakal menghibur hati kita yang sering melow! IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru bernama “Yellow” di mana paket internet 1GB hanya seharga Rp1000 alias seribu perak per hari. Inilah paket internet 1GB dengan harga terbaik yang pernah ada di Indonesia. Cuss beli paket Yellow melalui *123*111#.


Paket 1GB itu asli 100% kuota internet utama tanpa dibagi-bagi. Kuota berlaku 24 jam di semua jaringan.

Senangnya, paket Yellow memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan kuota internet utama sesuai kebutuhan. Pengin dipakai untuk nonton film, download musik, dll, TERSERAH. Semua keputusan ada di tangan kita. Simpel tanpa ribet! Tidak ada yang namanya kuota dibagi-bagi (supaya kelihatannya banyak wekekek). Dijamin enggak kejadian lagi mencak-mencak gara-gara pengin ngeblog, tapi kuota utama habis, sementara yang numpuk malah kuota nonton bola, misalnya.

Harga paket Yellow pun sangat terjangkau, lebih murah daripada harga sepotong camilan paling hits se-Indonesia Raya, yakni gorengan. Di komplek saya harga sebiji pisang goreng aja dua ribu perak. Sekali lep, hilang. Bukan sulap bukan sihir haha.

Paket Yellow punya fitur auto-renewal. Jadi kita tidak repot bolak-balik beli paketannya. Cukup berlangganan sekali untuk bisa terus menikmati. Yang penting pulsa selalu standby dan paket otomatis diperbarui untuk seterusnya. Kalau hari-hari kudu nyimpan pulsa seribu sih kayaknya tidak beratlah, yhaaa.



Bagi yang belum pakai IM3 Ooredoo, monggo beli kartu perdana Yellow di gerai terdekat. Langsung langganan melalui *123*111# dan nikmati kuota utama #Yellow1GB dengan harga seribu perak.

Beli paket Yellow bukan berarti kita ibuk-ibuk medit gimana-gimana, lho. Hanya, sebagai manajer keuangan rumah tangga, jelas kita menganut prinsip: kalau bisa untung kenapa pilih buntung? Haha pepatah yang berlaku di mana aja ini mah. Contohnya kira-kira begini, selisih duit dari mengganti paket internet yang mahal bisa kita alokasikan untuk tambah-tambah nutrisi keluarga. Biasanya jatah untuk membeli susu cuma sekotak, tapi semenjak pakai paket Yellow, jatah membeli susu jadi nambah dua kotak. Asyik!

Last but not least, tetap ada pilihan buat Teman-teman yang super-irit. Kalau kira-kira paket 1GB kalian tidak bakalan habis dalam sehari, kalian bisa memilih masa aktif yang lebih lama. Yellow juga menawarkan paket 1GB selama 3 hari dan 10 hari. Duh, kurang baik apa sih IM3 Ooredoo? Semua udah dipikirin. :)) Pengin info lebih lengkap tentang Yellow? Langsung aja ke im3ooredoo.com/yellow yuk! [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Selasa, 28 November 2017

Ternyata Darah Tali Pusat Bayi Kita Luar Biasa Berharga

            Hampir dua tahun belakangan ini Abah (73 tahun) mengidap penyakit ginjal. Fungsi ginjalnya tinggal belasan persen aja. Cari info sana-sini, akhirnya kami sepakat membawa Abah berobat stem cell (sel punca) ke Tiongkok. Jauh yaaa hehe. Alhamdulillah, sekarang fungsi ginjal beliau meningkat kira-kira lebih dari 20%. Selain terapi sel punca, tentunya keberhasilan ini didukung oleh pola hidup sehat dan cukup istirahat.    

            Terkait terapi sel punca, kebetulan saya mendapat undangan menghadiri acara Cordlife AWESOME dalam rangka merayakan World Cord Blood Day di Hongkong CafĂ©, Jakarta (15/11). Undangan yang cukup spesial karena ini kali pertama World Cord Blood Day dirayakan.

PT Cordlife Persada merupakan anak perusahaan Cordlife Group Ltd. Singapore yang fokus pada penyedia layanan kesehatan ibu dan anak. Cordlife hadir di Indonesia pada tahun 2001 dan telah memiliki izin operasional dari Kemenkes RI.



AWESOME sendiri merupakan akronim dari Awareness for Some People yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dari media, calon orangtua, sampai praktisi kesehatan, mengenai pentingnya menyimpan darah tali pusat sesaat setelah proses kelahiran. Sel punca di dalam darah tali pusat ini nantilah yang sangat berharga. Saya jadi saksi manfaat terapi sel punca pada penyakit ginjal Abah. 

Apa itu tali pusat?
            Sebelum lebih jauh membahas sel punca, saya mau kulik-kulik tentang tali pusat dulu, ah. Tali pusat atau ari-ari merupakan “jembatan” antara bayi dan ibu semasa dalam kandungan. Bayi mendapatkan makanan dari ibu melalui tali pusat dan hasil metabolismenya disalurkan lagi melalui tali pusat, lalu dikeluarkan ibu bersama BAK dan BAB.

Apa itu sel punca?
            Sel punca adalah sel-sel baru yang dapat berkembang di dalam tubuh. Sel punca ditanam ke dalam tubuh pasien demi menggantikan sel-sel yang rusak oleh penyakit atau kemoterapi. Sel punca bisa memperbanyak diri berkali-kali lipat atau menjadi jenis sel yang lain.

Teman-teman pernah menonton film Deadpool? Tangan Deadpool yang putus bisa tumbuh seketika menjadi ukuran normal. Deadpool memiliki kekuatan super bernama regenerasi sel. Naaah, kira-kira sistem kerja sel punca mirip-mirip begitu meskipun tidak ekstrem kayak Deadpool.

Dr. Ardiansjah Dara, SpOG (dr. Dara) menjelaskan 2 jenis sel punca, yakni autologous dan allogenic. Autologous itu donor dan penerima sel punca adalah orang yang sama. Allogenic itu donor dan penerima sel punca adalah orang yang berbeda. Saran dr. Dara, setidaknya di dalam 1 keluarga ada 1 orang yang disimpan darah tali pusatnya. Sel punca dari darah tali pusat dari 1 orang bisa dipakai untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Ada 3 sumber utama sel punca, yakni sumsum tulang, darah perifer (darah tepi), dan darah tali pusat.  Kabarnya sel punca terbaik itu dari darah tali pusat. Di tali pusat ada 3 lagi sumber sel punca. Yang paling banyak digunakan untuk terapi adalah hematopoetik sel punca, di mana ia dapat menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Sel punca pada darah tali pusat sudah diakui dunia digunakan untuk terapi berbagai macam penyakit berat seperti leukemia (kanker darah), thalassemia (kelainan darah nonkanker), dan limfoma (kanker kelenjar getah bening). Ada sekitar 85 lebih jenis penyakit yang bisa diobati. Wah, padahal selama ini kita berpikir bahwa tali pusat bayi setelah proses kelahiran itu tidak berguna. Tali pusat bayi-bayi kami langsung ditanam di halaman depan rumah. Well, siapa sangka darah di dalam tali pusat menawarkan harapan baru di dunia kedokteran.  

Terapi sel punca
            Terapi sel punca sebenarnya bukanlah metode pengobatan yang baru banget di Indonesia. Belakangan aja mulai menjadi tren. Terapi sel punca ditujukan untuk penyakit-penyakit yang sulit diobati. “Ada anak berusia 3 tahun di Singapura yang mengidap leukemia. Anak ini berhasil diobati dengan sel punca dari darah tali pusat milik adiknya,” cerita dr. Dara.

Fyi, tidak semua RS boleh memberikan pelayanan terapi sel punca, lho. RS yang menangani terapi ini harus memiliki izin dari Kemenkes RI. Simak baik-baik, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan no. 32 tahun 2014, hanya 11 RS yang boleh memberikan pelayanan terapi sel punca. Sebelas RS itu antara lain, RSCM Jakarta, RS Jantung Harapan Kita, RSUP Hasan Sadikin Bandung, RSUP Dr Kariadi di Semarang, RSUP Sardjito di Yogyakarta, dan RSUP Sanglah di Denpasar.

            Jangan termakan bujuk rayu mereka yang menawarkan terapi sel punca dengan harga tinggi, tapi mutu tidak sesuai standar yang ditetapkan. Saya pernah melihat macam-macam penawaran terapi sel punca berbentuk balsam di dunia maya. Lhaaa, memangnya kita lagi masuk angin makanya dikasih balsam segala untuk kerokan? Hati-hati, Teman-teman.

Kapan darah tali pusat diambil?
            Seperti yang udah saya sebutkan di atas, darah tali pusat diambil sekali seumur hidup SESAAT setelah proses kelahiran, bisa lahiran normal atau caesar. Jadi, penting memutuskan menyimpan darah tali pusat SEBELUM tiba tanggal persalinan supaya tim Cordlife bisa menyiapkan semua prosedur dengan baik. Kalau persalinan udah lewat berjam-jam, yaaa, enggak bisalah, yaaa.




Credit: cordlife.co.id

Proses pengambilan darah tali pusat ini painless. Ibu dan bayi tidak merasakan sakit sama sekali. Soalnya tali pusatnya kan udah terlepas dari ibu dan bayi. Yang diberikan ke bank darah adalah darah tali pusat dan tali pusatnya. Nanti darah tali pusat diskrining lagi. Kalau terinfeksi penyakit (dari dalam kandungan), tentu tidak akan disimpan. Kalau baik, sesegera mungkin disimpan beku pada suhu 195oC. Prosesnya bisa kalian lihat di video animasi Cordlife di bawah ini.




Apa kelebihan Cordlife dibandingkan bank darah tali pusat yang lain?
Darah tali pusat yang mengandung sel punca bakal disimpan dalam jangka waktu yang lama. Maka, mencari bank darah tali pusat yang tepat itu urusan yang maha-penting. Kita harus bisa memastikan sel punca masih dalam keadaan baik ketika akan dipakai nanti.

1. Izin operasional dari Kemenkes RI
Sekali lagi, Cordlife memiliki izin operasional dari Kemenkes RI. Semua prosedur dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

2. Berpengalaman
Cordlife Group telah berpengalaman selama lebih dari 16 tahun. Ada 8 cabang Cordlife, termasuk di Indonesia. Hingga kini lebih dari 300 ribu keluarga telah menyimpan darah tali pusat di Cordlife di seluruh Asia.

3. Fasilitas mumpuni
Proses darah tali pusat menggunakan mesin Sepax®2 yang mampu menghasilkan hingga 99% sel berinti di laboratorium. Cordlife dilengkapi sistem cadangan berlapis untuk menyediakan tenaga listrik 24/7 yang tak terputus. Tahan terhadap banjir dan api. “Yang paling utama, kami bisa menyimpan 3 jenis sel punca, yakni hematopoietik sel punca, mesenchymal sel punca, dan epithelial sel punca. Tidak semua bank darah punya fasilitas ini,” jelas dr. Meriana Virtin. Catet!

4. Garansi
            Jika pada saat akan digunakan ternyata sel punca dari darah tali pusat yang disimpan itu rusak atau mati, Cordlife akan betul-betul berusaha mencari sel punca dengan karakteristik yang serupa dengan yang disimpan. Jika tidak ditemukan juga, Cordlife bersedia memberikan ganti rugi.

5. Cordlife Transplant Care
            Ini semacam asuransi gitu yang diberikan Cordlife kepada keluarga yang hendak menggunakan darah tali pusat yang mereka simpan khusus untuk wilayah Indonesia, Malaysia, atau Singapura.

 6. Cordlife Guarantee
            Ibu yang bergabung dengan Cordlife pada usia kehamilan 20 minggu (bukan jelang persalinan) akan diberikan perlindungan terhadap macam-macam komplikasi kehamilan seperti eklampsia, pendarahan, dll. Bayi yang mengalami kelainan bawaan seperti down syndrome, bibir sumbing, dll juga akan diberikan perlindungan.

Oiya, di acara ini hadir Mbak Fanny Novia, klien Cordlife. Anak pertama Mbak Fanny hanya bertahan hidup selama 29 hari karena kelainan bawaan trisomy 18. Sedih euy mendengar kisah pemilik usaha TinyToes ini. Naudzubillah min dzalik jangan sampai, deh. Ketika mengandung anak kedua, Mbak Fanny direkomendasikan oleh dokter kandungannya untuk mengecek indikasi kelainan kromosom di laboratorium Cordlife. Mbak Fanny pun sekalian memilih Cordlife untuk menyimpan darah tali pusat anak keduanya kelak. Baginya, biaya tidak masalah karena ini untuk investasi kesehatan jangka panjang.


Narsum dan Mbak Fanny Novia (kanan)

Btw, bicara soal biaya, apakah biaya menyimpan darah tali pusat di Cordlife mahal? Ratusan juta rupiahkah? Waduh, jangan langsung parno! Saya kasih tahu, nih, biayanya tidak lebih dari harga secangkir kopi pagi kita per minggu atau sekitar Rp1.650.000,00 (satu juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) per tahun selama 21 tahun. Bisa diperpanjang sampai seumur hidup.   

Terima kasih kepada Mustela Indonesia, TinyToes, Mothercare Indonesia, dan HydroMamma yang telah mendukung acara ini. Intinya, menyimpan darah tali pusat di Cordlife itu bukan sekadar menyimpan. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat. Tagline One Chance, One Choice memang pas sekali disandang.  


Pwetty goodies yay!

Sponsor acara

Saya pribadi tidak punya rencana melahirkan lagi karena faktor usia huhu. Tapi, tapiii, dengan senang hati saya mengajak mamah-mamah muda untuk menyimpan darah tali pusat bayi kalian di bank darah yang tepat, yakni Cordlife. Semua fasilitas komplet ada di sini. Kalian tidak perlu jauh-jauh keluar negeri seperti Abah. Cordlife mengkaver seluruh wilayah Indonesia. Masing-masing daerah ada kantor perwakilannya. So, Teman-teman yang tinggal di luar Jakarta jangan khawatir. Pengin tahu lebih lanjut tentang Cordlife? Sila hubungi (021) 8379 7464 atau 0813 8060 5508. Konsultan Cordlife dengan senang hati menjawab pertanyaan kalian. [] Haya Aliya Zaki

Referensi tambahan

1. Cordlife. 2017. Tambahan Perlindungan untuk Bayi Anda. Diakses tanggal 27 November 2017. http://www.cordlife.co.id/in/cordlife-care360.

2. NN. 2017. Sel Punca, Layanan Berbasis Riset Melibatkan Swasta. Jakarta: Kompas.

3. NN. 2015. Mengenal Sel Punca Darah Tali Pusat. ayahbunda. Diakses tanggal 27 November 2017. https://www.ayahbunda.co.id/bayi-gizi-kesehatan/mengenal-sel-punca-darah-tali-pusat.

Selanjutnya ...

Iklan