Senin, 09 Juli 2018

Sudio Vasa BLA, Wireless Earphone Kualitas Terbaik dengan Harga Terjangkau


Udah kebelet pengin dengerin musik, tapi kudu membereskan kabel earphone yang kusut terlebih dahulu, siapa yang enggak KZL? Jangan anggap sepele urusan membereskan kabel. Bisa makan waktu sampai beberapa menit, lho. Duh, kenyataan hidup aja udah cukup ruwet, kenapa kabel earphone kudu ruwet juga, sih?
Syukurlah, masalah ini tidak saya alami lagi setelah kenalan sama wireless earphone Sudio Vasa BLA. Yay! Sudio adalah perusahaan Swedia yang fokus pada penjualan earphone. Pemberian nama Sudio sendiri ada sejarahnya. Waktu itu pendiri perusahaan Sudio bertemu dengan penyanyi lawas Phil Collins yang sedang bermasalah dengan headphone-nya. “Percaya kepadaku, aku paham rasanya,” kata doi kepada Phil Collins.
Pertemuan dengan Phil Collins di New York menjadi motivasi bagi pendiri perusahaan Sudio untuk memberikan solusi bagi pencinta musik. Nama Sudio dijadikan nama perusahaan, mengambil judul lagu hits Sussudio milik Phil Collins. Ada yang belum pernah mendengar lagu Sussudio? Fixed kamu generasi Z, Dek. Cuss ke YouTube.
Oke, kembali ke review produk. Ketika pertama kali melihat sebuah produk, pasti saya akan memperhatikan desainnya. Kalau desainnya cantik dan saya memang membutuhkannya, biasanya produk cincai saya beli, kecuali ada masalah serius pada kualitas. Saya langsung jatuh cinta melihat desain kemasan dan wireless earphone Vasa BLA yang asli cantik dan SIMPEL! Kemasan berupa kotak putih kokoh dan solid. Kabel earphone pipih ringan (hanya 14 gram) berwarna pink. Ada sentuhan lapisan emas yang elegan di dekat ear rubber. Dijamin bikin aktivitas mendengarkan musik kita tampak gaya.
Teman-teman yang hobi mendengarkan musik saat travelling, membawa Vasa BLA merupakan keputusan tepat. Bentuknya imut-imut travel friendly. Say goodbye pada urusan merapikan kabel kusut! Ear rubber lenbut dan tidak mudah copot jadi cukup aman dipakai anak-anak. Ear rubber bisa diganti-ganti sesuai ukuran lubang telinga pemakai.

Satu set Sudio Vasa BLA
- wireless earphone Vasa BLA
- sarung berbahan kulit asli
- kabel charging
- baterai
- 4 pasang ear rubber dengan ukuran berbeda
- klip metal
- kartu garansi 12 bulan
- buku panduan mini.




Sudio Vasa BLA

            Vasa BLA ini bluetooth earphone yang cocok untuk semua device baik iOS maupun android. Saya mencobanya di ponsel saya iPhone 6s Plus. Cara menggunakannya simpel banget, sesimpel bentuknya. 

Baca juga: Rizky Febian, Musisi Idola Baru Anak Muda
Sebelum dipakai, cas baterai. Kalau lampu berubah dari merah menjadi biru, berarti baterai sudah penuh dan earphone siap dipakai. Tekan tombol power (di tengah-tengah) selama 3 detik. Earphone menyala jika lampu biru merah kedap-kedip bergantian. Connect bluetooth Vasa BLA di ponsel. Tekan tombol (+) untuk menaikkan volume. Jika tombol (+) ditekan lebih dari 3 detik, lagu akan maju ke lagu berikutnya. Jadi, tangan kita bebas dari ponsel, mau pindah-pindah lagu tidak perlu tekan tombol NEXT di ponsel. Tekan tombol (–) untuk menurunkan volume. Earphone otomatis mati jika 10 menit no pairing. Berikut spesifikasi Vasa BLA. Spesifikasi radius, daya waktu baterai, dan waktu charging, sudah saya coba semuanya.
Spesifikasi
- model: in-ear, bluetooth 4.1
- berat: 22 gram (termasuk kerangka)
- radius: di web situs tertera 10 meter, tapi saya coba sampai 13 meter masih oke
- daya waktu baterai: 8 jam (aktif), 10 hari (standby)
- waktu charging: 120 menit charging biasa, 15 menit fitur fast charging.
Saya pakai Vasa BLA untuk mendengarkan lagu-lagu Al Jarreau, Mariah Carey, sampai Queen terutama yang lagu Bohemian Rhapsody. Katanya segala nada ada di lagu Bohemian Rhapsody. Jadi semacam lagu wajib untuk mengetes perangkat audio gitu. Duh, kalau nengok list nama-nama penyanyinya, jadi ketahuan angkatannya, khaaan. Kadang-kadang musik bukan sekadar musik. Nostalgianya ini yang enggak kuat. Aaahhh ... sudahlaaah.
Sesuai klaim, Vasa BLA benar-benar memberikan suara berkualitas studio. Suara mengalun jernih. Bass empuk. Treble cakep. Suara pecah dan menusuk telinga yang pernah saya dengar melalui earphone lain, tidak ada sama sekali. Kombinasi dari driver dan amplifier memberikan perbedaan suara dalam setiap instrumen musik. Saya juga mendengarkan lagu Can’t Stop the Feeling! Justin Timberlake. Oh my, saya baru tahu ada gema suara Justin yang keren di beberapa lirik! 
Driver
- tipe 10,2 mm speaker dinamis
- sensitivitas 113 dB SPL @ 1 kHz
- impedansi 32 Ohm @ 1 kHz
- respons frekuensi 18 Hz –23 kHz






            Harga gimana harga? Pasti dari tadi kalian udah bertanya-tanya, ya? Harga satu set wireless earphone Sudio Vasa BLA itu Rp1.054.000,00. Cukup terjangkau jika dibandingkan bluetooth earphone merek lain dengan kualitas sama. Tersedia empat pilihan warna, yakni rose gold black, rose gold white, pink, dan blue. Ada yang suka warna pink kayak saya? Yuk, samaan kita haha!
Kabar gembira bukan kulit manggis ada ekstraknya, melainkan kalian akan mendapatkan diskon 15% diskon + 20% diskon pajak untuk setiap pembelian produk Sudio melalui web situs Sudio kalau memasukkan kode kupon diskon Haya.
Semua produk GRATIS ONGKOS KIRIM dari Swedia! Pengiriman memakai DHL Express dengan estimasi pengiriman 2–5 hari kerja. Tidak sampai seminggu!

            Nah, tunggu apa lagi, Teman-teman? Kalau kalian pencinta musik dan pengin merayakan kebebasan menggunakan earphone tanpa kabel, silakan pesan Sudio Vasa BLA sekarang juga! [] Haya Aliya Zaki

Disclaimer: produk dikirim oleh Sudio Sweden dari Stockholm, Swedia. Review ditulis berdasarkan pengalaman saya pribadi. Saya tidak mendapatkan komisi apa pun dari penggunaan kode kupon diskon.
Selanjutnya ...

Sabtu, 23 Juni 2018

Review “Bedak Ajaib” POND’S Magic Powder BB


Pertama kali kenal POND’S Magic Powder BB itu waktu saya butuh touch up setelah shalat, tapi lupa bawa bedak. Alhasil saya pinjem bedak ke Lidya (fitrian.net). Saya pikir, ini bedak tabur untuk wajah, tapi kok bentuknya lucu amat. Konon pula setelah googling dapat info kalau beauty influencer sekelas Lizzie Parra memuji-muji kehebatan bedak ini. Saya jadi pengin punyaaa, cuma mau beli di manaaa? :)) Lidya dikasih temannya yang pulang liburan dari Thailand. Di Indonesia belum ada yang jual hiks. 

Lucu ya bedaknya :))

Alhamdulillah rezeki blogger solehah (ya iyalaaah masa blogger soleh?) memang enggak ke mana. Akhirnya, kesampaian juga saya punya POND’S Magic Powder BB si bedak ajaib. Kenapa saya sebut bedak ajaib? Yuk, simak review berikut.
Kemasan
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, POND’S Magic Powder BB merupakan bedak tabur untuk wajah. Kemasan mungil dengan twist cap untuk membuka. Tuang ke telapak tangan dan tap tap tap ke wajah. As you can see, penampakannya persis kayak bedak bayi. :)) Gemesin! Asyik dibawa travelling. Warnanya pink, warna favorit saya.
Berhubung bedak ini asli impor dari Thailand, sebagian besar tulisan di kemasannya berbahasa Thailand. Untungnya komposisi bedak ditulis dalam bahasa Inggris. Insya Allah bahan-bahan bedak aman dan tidak ada yang haram. Ada tulisan berbahasa Indonesia yang menyebutkan: POND’S Magic Powder BB didistribusikan oleh PT. Unilever Indonesia dan PERINGATAN: Jangan terlalu lama di bawah paparan sinar matahari walaupun menggunakan produk yang mengandung tabir surya. Baik banget POND’S mencantumkan peringatan seperti ini. Yap, bedaknya memang sudah mengandung UVA dan UVB protection, tapi jangan takabur, mungkin maksudnya begitu. :) 




POND'S Magic Powder BB

Harum
            Harumnya tergolong kuat cenderung seperti harum deodoran Rexona. Sebagian orang kurang suka. Kata mereka seperti bau bedak ketek, tapi menurut saya ….? Saya suka harumnya! Disebut-sebut seperti bau bedak ketek tidak masyalah, yang penting bukan bau ketek itu sendiri! LOL. Teman-teman jangan buru-buru antipati setelah membaca ulasan beberapa beauty blogger yang mengatakan bahwa bedak ini bau bedak ketek, mending kalian cium langsung aja sendiri. Selera dan sensitivitas daya penciuman seseorang itu berbeda-beda. Saya sih SUKA SUKA SUKA. Oiya, harumnya masih kerasa beberapa saat setelah dipakai di wajah.    

Baca juga Review QL Cosmetic Matte Lip Cream
 
Kesan
Bedak POND’S dengan kemasan bedak bayi punya 3 varian, yakni POND’S Magic Powder BB (yang sedang saya review), POND’S Angel Face Pinkish White Glow (kemasan putih pink), dan POND’S Angel Face Natural Mattifying (kemasan putih biru). Saya enggak bisa cerita varian yang kedua dan ketiga karena belum mencoba.
Di kemasan POND’S Magic Powder BB dianjurkan supaya kita memakai pelembap sebelum memakai bedak ini. Bedaknya berwarna natural beige dan semacam ada glitter berkilaunya. Awal dipakai tampak putih, tapi lama-kelamaan berbaur halus sama warna kulit wajah. Tidak cracked sama sekali. Bertahan sekitar 5 jam setelah wajah saya bolak-balik ditabok angin di ojek dan kereta. Setelah 5 jam kelihatan mengilap sedikit di bagian hidung secara hidung saya memang kilang minyak nomor wahid.
Kesimpulan, oil control POND’S Magic Powder BB kece abis! Bedak yang benar-benar menyerap minyak.

Terus, saya coba tes ke wajah teman saya yang berjenis kulit kering dan tanpa pelembap. Hasilnya? Kurang bagus. Kulit wajahnya seperti agak terkelupas. Bedak tidak bisa menyatu. Apakah bedak ini khusus untuk wajah berminyak aja, saya kurang tahu.


Bedaknya udah dipake ke mana-mana :))

Harga
Harga POND’S Magic Powder BB sekitar Rp25 ribuan aja, Saudara-saudara. Murah, khaaan khaaan khaaan?   
Beli di mana?
Sekarang POND’S Magic Powder BB udah dijual di Indonesia, dari e-commerce ternama seperti Blibli, Tokopedia, sampai minimarket dekat rumah. Di mana-mana ada! Jadi, kalian tidak perlu repot titip ke teman yang bakal liburan ke Thailand. Iya kalau teman kalian pengin liburan ke Thailand, kalau dia lagi pengin liburan ke Bali gimana? Halah.  
Kata magic pada POND’S Magic Powder bukan bo’ongan. Apa sih yang diharapkan dari bedak tabur wajah seharga 25 ribu perak? Nyatanya, kualitas produk ini mampu melampaui ekspektasi saya. Tidak heran jika banyak beauty blogger hits yang merekomendasikannya.  
Teman-teman sudah mencoba POND’S Magic Powder BB belum? Yuk, share cerita kalian di sini! :) [] Haya Aliya Zaki
Disclaimer: produk dikirim oleh Clozette ID. Review ditulis berdasarkan pengalaman saya pribadi.
Selanjutnya ...

Kamis, 14 Juni 2018

Selayang Pandang Penjurian Lomba Blog Emeron


Alhamdulillah, it’s a wrap!
Periode lomba blog Emeron Perawatan Lengkap untuk Rambut Cantikmu yang digelar tanggal 30 April–4 Juni 2018 akhirnya selesai juga. Tim juri yang terdiri atas saya sendiri, Enricko Lukman dari C2live, dan tim Emeron, selama hampir seminggu adu jidat (baca: berjuang) menentukan nama pemenang. Satu per satu submission dibaca dari posisi wenak sampai posisi pegel, dari duduk sampai menclok di jendela, lanjut berdiskusi paaanjang dan laaama, bolak-balik menelaah kelemahan dan keunggulan postingan peserta, dst, dst, dst.  


Jujur, hampir 10 kali menjadi juri lomba blog, lomba blog Emeron-lah yang paling besar hadiahnya. Enggak tanggung-tanggung total hadiah Rp30 juta. Cash, Bok! Jadi, jangan heran jika dalam waktu sebulan lomba blog ini meraup hampir 250 submission dari blogger perempuan thok. Kebayang kalau blogger laki-lakinya juga boleh ikut, mungkin para juri kelelep submission saking banyaknya. :))
Teruuus, siapa bilang jadi juri enak? Asli, jadi juri itu banyak dilema, apalagi saya yang sejak tahun 2011 sudah merasakan jadi peserta lomba blog. Paham betullah gimana seorang juri tidak boleh asal-asalan memilih pemenang karena itu berarti dia menzalimi orang lain. Berat tanggung jawabnya di dunia dan di akhirat euy.   
Oke, mukadimahnya cukup. Sekali lagi, hampir 250 submission yang rata-rata kontennya bagus, unik, dan komplet. Demi menghayati peran (halah), kami para juri membaca 1 postingan sebanyak 3–5 kali. Berikut saya rangkum beberapa hal yang missed dari peserta dan berdampak fatal bagi mereka. Kiranya penjelasan berikut bisa menjadi pelajaran untuk kita semua. Tarik, Maaang!  
1. Tema yang tidak sesuai
            Poin pertama penilaian adalah kesesuaian tema Perawatan Lengkap untuk Rambut Cantikmu dengan hashtag #DengarkanRambutmu dan #CobaEmeron. Juri mencari blogger yang bisa menceritakan bagaimana ia terdorong untuk mendengarkan kebutuhan rambutnya (stres rambut) dan memberikan perawatan dengan produk Emeron Complete Hair Care. Ada beberapa postingan yang tulisannya bagus, dilengkapi foto dan infografis ciamik, komentar banyak, tapi tidak sesuai tema. Blogger hanya membahas perawatan rambut paripurna, tanpa membicarakan kebutuhan rambutnya sama sekali.
Tema adalah amanat utama yang harus disampaikan blogger kepada pembaca. Meski sudah ditimbang dari depan belakang atas bawah, konten yang tidak sesuai tema diputuskan tidak dapat dipilih menjadi pemenang.     
2. Salah info produk
             Saya dan Enricko menyerahkan poin penilaian produk langsung kepada tim Emeron. Awalnya kami berdua sudah memasukkan nama blogger dalam kandidat pemenang, tapi terpaksa dibatalkan oleh tim Emeron. Apa pasal?
Olala, rupanya blogger salah menulis info formula Emeron yang didapat dari hasil googling. Kini Emeron memiliki formula baru dan semua tercantum jelas di web situs resmi Emeron. Next peserta lomba blog harus lebih teliti dan hati-hati, ya. Sebaiknya ambil info produk langsung dari web situs resmi brand. Seandainya pun tetap mau mengambil info dari luar, lakukan cek dan ricek apakah info sudah benar atau belum, apakah info masih berlaku atau tidak, dst. :)
3. Story yang umum
             Begitu BUANYAAAK postingan yang bercerita tentang stres rambut dan hijab, rambut singa, misalnya, membuat kami harus selektif memilih dari sisi story, tentu story yang paling menarik dan unik menurut kami. Story dan penjelasan produk juga harus lebur, di mana penjelasan produk tidak terkesan dipaksakan masuk.
Hasilnya, pemenang lomba blog Emeron hadir dengan beragam story istimewa, ada story stres rambut dan hijab, rambut singa, traveling, ibu melahirkan + menyusui, family, parenting, dll. Seru!
            Sedikit intermezzo, meski tidak tampil sebagai pemenang utama, beberapa postingan berikut berhasil mencuri perhatian saya, yakni postingan milik Nurul Aslamiati, Triani Retno (Eno), dan Aidan Clara Andrian (Aidan).
Nurul bercerita tentang kegelisahan cewek milenial akan stres rambut gondrong milik suami dan anaknya. Angle yang lain daripada yang lain dan ditulis dengan cara yang menyentuh.
Eno dengan gaya bahasa yang lincah dan kocak berhasil membuat saya terkekeh-kekeh. Format bercerita yang orisinal dan kreatif, dilengkapi gambar-gambar kreasinya sendiri.
Aidan, seorang blogger remaja, mengangkat topik bullying yang kerap dialami anak-anak di sekolah. Gaya berceritanya polos khas anak remaja. Ada solusi dari masalah, bukan sekadar memaparkan info produk. Dan, belum ada peserta yang menuliskan story ini. Kalau kata orang Belanda, story-nya ora umum. :)) Karya Aidan layak kami apresiasi. Semoga ke depannya Aidan semakin semangat ngeblog dan bisa lebih mengeksplorasi konten-kontennya.      
4. Tata bahasa acakadut
             Tata bahasa acakadut di sini meliputi typo, salah tanda baca, kata-kata alay, kalimat mbulet alias sulit dipahami, dll. Beberapa yang saya jumpai, foto-foto cakep, tapi tulisan masih typo di sana-sini. Seyogianya ada proses menulis, endap, edit (kalau bisa berulang-ulang), apalagi ini postingan yang diperlombakan. Lalu, ada beberapa blogger yang saya tidak tahu kenapa, kalimat di dalam postingannya semacam tidak selesai. Ini mengurangi poin penilaian.
BAHASA adalah salah satu senjata blogger dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Blogger memang berbeda dengan wartawan media mainstream, mereka bebas berekspresi dengan gaya bahasa sendiri, mau pakai bahasa gaul pun silakan, tapi hal-hal mendasar seperti di atas tolonglah jangan diabaikan, yo.     
5. Submit di detik-detik terakhir
            Sebagian blogger mengatakan bahwa submit postingan di web situs C2live itu sulit, padahal sebenarnya tidak. Justru sistem ini memudahkan kalian untuk mengetahui postingan kalian sudah memenuhi syarat atau belum, misalnya apakah backlink cocok, apakah jumlah share medsos kurang, apakah hashtag salah, dll. Dengan begitu, kalian bisa langsung menindaklanjuti.
Jadi kebayang, kan, kalau kalian submit di detik-detik terakhir? Jika submission mental, kalian tidak punya waktu untuk memperbaiki. Sayangnya, kami menemukan beberapa postingan bagus di detik-detik terakhir, tapi belum memenuhi syarat. Seandainya submission dilakukan lebih awal, blogger punya kesempatan untuk memperbaiki dan mungkin bisa memenangi lomba blog.
Pembahasan singkat tentang juara utama
            Nama Langit Amaravati sebagai jawara lomba blog sudah tidak asing lagi di telinga saya. Wajar jika saya excited membaca postingan Langit untuk mencari tahu apa kejutan darinya kali ini. Benar saja, dari segi judul, story, cara penyampaian, foto-foto, penjelasan produk, tampilan blog, Langit unggul telak. Postingan dibuka dan ditutup dengan syantik. Saya suka paragraf pamungkasnya yang bermakna dalam dan nyambung banget dengan filosofi Emeron. Apa itu? Silakan baca sendiri.    
            Echa satu-satunya blogger yang mengangkat story stres rambut dan penyakit kanker yang pernah dideritanya. Ini poin penting di mata kami, meski kami berharap Echa bisa mengolah lebih dalam drama di dalam kontennya. Seperti biasa, isi postingan Echa komprehensif, foto-foto cakep, dan didukung dengan GIF lucu. 
            Profil Lidya yang seorang make up artist membuat story dan review yang ditulisnya semakin berbobot. Lengkap dengan foto before dan after memakai produk Emeron. Overall tampilan dan feel blog Lidya dinilai sangat positif oleh tim Emeron.
            Sementara itu, pemenang favorit ditentukan sepenuhnya oleh tim Emeron. Saya dan Enricko hanya memberikan short list kandidat yang kontennya kece dan kira-kira mewakili imej brand Emeron, yakni perempuan milenial yang aktif dan produktif. Blogger terpilih adalah Caroline, Damar Nur Aisyah, dan Rahma Zahwa Aldila. Link postingan seluruh pemenang bisa dibaca DI SINI.  






            Akhir kata, selamat untuk semuanya! Bagi yang belum terpilih, sampai jumpa di lomba blog berikutnya. Sesungguhnya kalian semua adalah pemenang. Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas partisipasinya. Mohon maaf jika ada kekurangan. Terima kasih juga untuk kerja sama yang baik tim saya di Dear Blogger Net.
Yuk, Teman-teman pantau terus medsos Dear Blogger Net dan web situs C2live untuk update info terbaru. Happy holiday! :) [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Selasa, 12 Juni 2018

Tip Menjaga Kesehatan Selama Ramadhan


          Teman-teman, apa kabarnya puasa kalian? Sebentar lagi Lebaran! Wah, enggak berasa, ya. Katanya, seminggu terakhir, manekin di toko aja sampai tumbang kecapekan gara-gara bolak-balik digantiin baju haha. Di mana-mana toko rame isinya orang belanja semua. *ya iyalah masa isinya orang bercocok tanam* Saya sebenarnya antara sedih bakal ditinggal Ramadhan dan happy bakal silaturahim keluarga besar saat Lebaran, sih.
Terus, saya pengin cerita aktivitas saya di bulan Ramadhan. Puasa bukan menjadi alasan berdiam diri. Kata pakar kesehatan, berdiam diri justru membuat tubuh semakin lemas. Saya tetap bekerja seperti biasa, apalagi Ramadhan tahun ini saya dan teman-teman Dear Blogger Net dipercaya klien untuk meng-handle dua lomba blog sekaligus. Bedanya, saat Ramadhan, ibadahnya ditingkatkan seperti shalat Tarawih, tadarus, sedekah, dll. Berikut tip saya menjaga kesehatan selama Ramadhan.
1. Perhatikan menu makan sahur dan berbuka
            Kurangi mengonsumsi makanan yang berminyak dan manis. Kedua jenis makanan ini membuat tubuh mudah lemas dan mengantuk. Perbanyak mengonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Makanan berserat membuat perut kenyang lebih lama. Sayur sop, pepaya, dan pisang adalah menu sahur dan berbuka yang sering tersedia di meja makan kami. Hindari kalap saat berbuka, ya. Ingat, ini puasa, bukan ajang balas dendam. LOL.
2. Minum vitamin (bila perlu)
            Sebenarnya kebutuhan vitamin bisa tercukupi dari makanan, tapi mungkin kita perlu minum vitamin kapsul atau tablet ketika tubuh sedang kurang fit atau ketika kita sedang travelling.
3. Tidur yang cukup
            Saat Ramadhan otomatis waktu tidur berkurang, dong. Siasati dengan tidur siang selama setengah sampai satu jam untuk memulihkan energi. Saya totally memilih tidak bergadang. Bergadang dijamin bikin sulit bangun sahur. Semua pekerjaan diusahakan selesai maksimal sore hari. Soalnya kalau sampai tidak sahur, kasihan suami dan anak-anak.  
4. Olahraga
            Jangan membayangkan olahraga maraton atau angkat barbel 10 kg, ah. Cukup olahraga yang ringan-ringan aja seperti jalan kaki selama setengah jam sebelum berbuka.
5. Jaga keseimbangan cairan tubuh
            Sekitar 60% tubuh manusia mengandung air. Air berfungsi antara lain membentuk sel, mengatur suhu tubuh, dan melarutkan makanan. Bagi kita perempuan, minum air penting untuk membantu membuang bakteri dari saluran kemih karena saluran kemih kita lebih pendek daripada laki-laki. Jangan malas minum saat sahur dan berbuka meski tidak sedang haus haus amat.    
Larutan Cap Kaki Tiga dari Kino Indonesia merupakan minuman yang cocok menemani keluarga saya saat sahur dan berbuka. Seharian kekurangan cairan, tubuh jadi lebih sensitif. Seriawan muncul, bibir pecah-pecah, dan pencernaan tidak nyaman. Itu gejala panas dalam. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya asupan dan pengeluaran cairan tubuh. Tambahan pula waktu tidur berkurang. Saya minum 1 botol isi 200 ml Larutan Cap Kaki Tiga, ahlinya panas dalam, saat sahur dan 1 botol saat berbuka. 


Segarnya Larutan Cap Kaki Tiga dingin!

Sekali-sekali bolehlah ya berbuka dengan menu favorit lontong Medan :))

           Saya dan anak-anak paling suka Larutan Cap Kaki Tiga dingin! Betul-betul pas buat pelepas dahaga. Larutan Cap Kaki Tiga punya beberapa pilihan rasa istimewa dengan kemasan kaleng dan botol yang praktis. Inget-inget ya logonya seperti yang di foto, bukan yang lain. Pastikan yang benar.
Larutan Cap Kaki Tiga minuman tradisional dengan resep turun-temurun lebih dari 80 tahun dipercaya mampu meredakan panas dalam dan sembelit. Larutan ini mengandung mineral alami Gypsum Fibrosum dan Calcitum.  
Jangan khawatir over dosis karena minum banyak. Larutan Cap Kaki Tiga tidak mengandung bahan kimia yang menimbulkan adiksi (ketagihan) kok, bahkan mengandung pengawet pun tidak. Kecuali, pada pasien sakit jantung dan gagal ginjal, memang perlu perhatian khusus. Organ tubuh pasien dengan kedua penyakit tersebut tidak mampu lagi mengatur pengeluaran cairan dari dalam tubuh. Konsultasi ke dokter sebelum minum Larutan Cap Kaki Tiga, ya.     
Larutan Cap Kaki Tiga telah menerima sertifikat halal dari MUI dan memiliki nomor POM. Selain halal, sekali lagi, Larutan Cap Kaki Tiga aman karena tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh.
Larutan Cap Kaki Tiga pernah mendapatkan penghargaan TOP BRAND, MASTER BRAND, SOCIAL MEDIA AWARD, BEST BRAND, WOM Marketing, Indonesia Top Brand Award, dan Satria Brand Award. 

Kadang-kadang saya keluar rumah memenuhi undangan meeting atau berbuka bersama dari brand. Sebelum berangkat, saya membawa beberapa botol Larutan Cap Kaki Tiga. Tau sendiri makanan berbuka di luar macam-macam, ada yang pedas, manis, dan asam. Minggu lalu, Larutan Cap Kaki Tiga yang saya bawa ke acara blogger ternyata bermanfaat bukan hanya untuk diri saya sendiri, alhamdulillah. Sebotol saya berikan kepada Kak Tuty, salah satu teman blogger, karena saluran pencernaannya sedang tidak nyaman.   

Siap sedia selalu Larutan Cap Kaki Tiga

Kesimpulannya, saya selalu sedia Larutan Cap Kaki Tiga di rumah dan di dalam tas untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, apalagi sebentar lagi Lebaran. Makanannya pasti macam-macam juga, kan? 
Yuk, jaga kesehatan supaya kita bisa konsen beribadah dan silaturahim Lebaran. Eid Mubarak 1439 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita termasuk ke dalam golongan pemenang di hari yang fitri nanti. Aamiin yaa Rabbal ‘alaamin. [] Haya Aliya Zaki

Selanjutnya ...

Minggu, 10 Juni 2018

Dissy Reborn, Momen Kembalinya Brand Kosmetik Lokal Milik Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty


           Teman-teman sudah pada baca postingan saya yang Review Dissy Lipstick Matte Rifa belooom? Di situ saya me-review matte lipstick Dissy, sebuah brand kosmetik lokal. Sebelumnya sayup-sayup (((SAYUP-SAYUP))) saya pernah mendengar tentang Dissy, tapi belum jodoh menelaah lebih jauh. Nah, sebulan yang lalu saya mendapat kesempatan mencoba produk Dissy dan lanjut seminggu yang lalu ketemu langsung dengan pemiliknya, artis kondang Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty, di acara launching Dissy Reborn di Agneya Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 
            Terus, setelah 4 tahun Dissy hadir di permukaan bumi ini (halah), kenapa sekarang pakai tagline Dissy Reborn?
Dissy Reborn merupakan serangkaian paket kosmetik terbaru Dissy. Segala sesuatunya berbeda dengan produk lama Dissy, baik dari segi logo, formula, maupun kemasan. “Singkatnya sih kami pengin Dissy naik kelas,” ujar Andhika.
Monmaap, saya pernah membaca review kurang apik dari produk lama Dissy, misal soal lipstik yang cracked dan menggumpal (sulit menyatu) di bibir. Tapi, jujur, ini tidak saya rasakan waktu memakai matte lipstick Dissy Reborn. Lipstiknya terasa lembut di bibir dan tidak membuat bibir kering meskipun saya tidak memakai lip balm. “Kalian beli Dissy Lip Velvet (lipstik cair dengan hasil velvet to matte yang ringan), kalau hasilnya cracked dan menggumpal, saya akan kembalikan uang kalian,” janji Ussy. Ussy berkata seperti itu karena dia yakin dengan okenya formula produk Dissy Reborn. Saya pun sudah membuktikannya sendiri saat mencoba Dissy lipstick matte Rifa. Soal kemasan, kemasan Dissy Reborn berwarna rose brown. Kesannya lebih glam dan eksklusif karena ada tanda tangan Ussy. Suka!   




Produk-produk Dissy Reborn


Pastinya ada pembelajaran selama 4 tahun. Dissy benar-benar milik Andhika dan Ussy, tidak ada campur tangan dari pihak lain. Ussy menjabat direktur, sementara Andhika komisaris. Meski baru kali ini ketemu, saya bisa melihat, jiwa enterpreneur Ussy menonjol banget.
Di awal lahirnya Dissy, Andhika dan Ussy hanya memproduksi sabun, losion, dan lipstik. Jangan salah, meski tidak diekspos di media, Dissy mengalami proses jatuh bangun yang panjang dan melelahkan. Kompetitor brand komestik milik artis satu per satu bermunculan. Dissy banyak introspeksi, terutama dalam hal kualitas. Proses demi proses dinikmati. 
Sekarang produk Dissy sudah komplet, ada lip serum dan lip tint segala, lho. Khusus lip tint, Ussy terinspirasi dari komestik Korea. Soalnya Ussy hobi nonton drakor. Hayooo siapa yang hobi nonton drakor juga? Perhatiin deh bibir pemain drakor pada cakep-cakep semuwah. Omong-omong, itu bibir apa permen Yupi?! Dan, enggak sia-sia, lip tint jadi produk bestseller Dissy. Yay! Produk Dissy bukan asal produksi, ada riset dan survei yang sungguh-sungguh. Salah satu nawaitu Dissy memang membuat produk lokal dengan harga terjangkau.
Produk Dissy sudah mendapat sertifikat HALAL dari MUI dan memiliki nomor POM. Jadi, selain halal, Dissy tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh seperti hidrokuinon, merkuri, dll.   
“Jangan pernah takut memakai produk lokal. Banyak produk lokal yang kualitasnya bagus, termasuk Dissy,” kata Ussy tersenyum.  
Tahun lalu penjualan Dissy sempat tersendat karena kondisi psikologis Ussy yang hamil dan melahirkan. Tahun ini semua diperbaiki dari produk sampai sistem kerja. Produk Dissy bisa dibeli di e-commerce terkemuka seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Elevania, dan segera di Blibli.com. Ussy menghindari menjual produknya di pasar tradisional karena nanti bakal kecampur sama produk-produk lain.
Namun, menurut Andhika, selama ini omset terbesar mereka justru berasal dari reseller. Dissy dan reseller sudah ibarat keluarga, bukan sekadar rekan bisnis. Berkat reseller, konsumen di Papua dan Taiwan bisa membeli produk Dissy. So, insya Allah Dissy tidak akan pernah melupakan reseller. Nawaitu Dissy yang lain adalah menyejahterakan reseller-reseller mereka. Mulia banget, ya! Salut!   



Gemesin banget ya mereka!

Meski sibuk sebagai artis dan kini pengusaha, Ussy tetap mengutamakan keluarga. Keluarga nomor siji itu harga mati. Kalau jadwal acara anak di sekolahan dan jadwal meeting tabrakan, Ussy akan memilih hadir di acara sekolah anak. Boleh percaya boleh enggak, sampai sekarang Andhika kalau makan masih harus disuapi Ussy! Ya amplop anak-anaknya kalah haha. Ngobrol sama dua sejoli muda ini seru banget tahu-tahu sudah beduk buka puasa aja. Satu pesan Ussy yang nempel di kepala saya, "Jangan mengumbar masalah pribadi di medsos, apalagi masalah rumah tangga. Selesaikan secara intern." So inspiring!
Tahniah atas lahirnya Dissy Reborn! Semoga Andhika dan Ussy berjaya dalam bisnis dan kehidupan berumah tangga. Kami tunggu produk-produk Dissy Reborn berikutnya! :) [] Haya Aliya Zaki
Selanjutnya ...

Iklan